Memahami Permainan Baseball dengan Mudah untuk Pemula

Ingin memahami permainan baseball? Artikel ini akan membantu Anda memahami dasar-dasar olahraga yang populer satu ini. 

Baseball termasuk dalam kategori olahraga tim. Ada dua tim yang bertanding di lapangan dengan tujuan meraih poin terbanyak untuk menang.

Menariknya, permainan baseball dilakukan secara bergantian, ofensif dan defensif. Tim yang mendapatkan giliran ofensif akan berusaha mencetak poin, tim yang bermain defensif akan berusaha menghalanginya.

Nah tim defensif bisa mencoba mengeluarkan 3 pemain ofensif untuk mengubah giliran menjadi ofensif. Pergantian ini dilakukan dalam innings, yaitu papan skor baseball dengan perhitungan yang bergantian.

Menariknya, baseball adalah olahraga perhitungan poin yang didapatkan berdasarkan pemain. Tidak seperti sepak bola yang berusaha mencetak gol ke gawang, poin di baseball dihitung ketika suatu pemain berhasil mencapai home base setelah memukul bola.

Artikel ini berisi beberapa informasi dasar mengenai permainan baseball yang perlu Anda tahu. Yuk simak selengkapnya!

Inning

Suatu permainan baseball terdiri dari beberapa innings. Inning dibagi dua dan setiap tim akan bergantian mengisi dengan bermain defensif (fielding) atau ofensif (batting).

Di Major League Baseball (MLB), pertandingan berjalan selama 9 inning. Tim dengan poin terbanyak memenangi pertandingan.

Jika skor sama, akan ada inning tambahan yang diberlakukan. Nah, tidak ada batas waktu untuk olahraga baseball, jadi pertandingan bisa berjalan cepat atau bisa lebih lambat, tergantung skor.

Out

Dalam setiap paruh inning, tim akan bergantian bermain defensif dan ofensif ketika tim defensif berhasil mendapatkan 3 out dari tim ofensif. Out adalah ketika satu pemain dari tim ofensif tidak bisa mencetak poin, ada beberapa situasi yang menghasilkan out, yaitu:

  • Batter mendapatkan 3 strike alias strikeout.
  • Fielder berhasil menangkap bola pukulan batter di udara sebelum menyentuh tanah.
  • Runner disentuh dengan bola oleh fielder.
  • Runner melewati runner lain di depannya, berlari tidak sesuai urutan.
  • Ketika runner gagal mencapai base.
  • Fielder menyentuh base dengan membawa bola sebelum runner masuk.

Posisi

Secara umum ada 9 posisi dalam permainan baseball, yaitu:

  • Pitcher
  • Catcher
  • 1st baseman
  • 2nd baseman
  • 3rd baseman
  • Shortstop
  • Left fielder
  • Center fielder
  • Right fielder

Setiap posisi tersebut bertanggung jawab untuk area tertentu di lapangan. Pitcher bertugas melempar bola, shortstop menghentikan bola yang lewat di antara 2nd base dan 3rd base.

Perlengkapan

Baseball adalah salah satu olahraga yang mewajibkan pelindung kepala, khususnya untuk catcher dan batter. Nah untuk para fielder dan baseman, mereka harus menggunakan sarung tangan khusus untuk menangkap bola.

Sebenarnya baseball adalah olahraga sederhana yang tidak membutuhkan banyak perlengkapan. Berikut sejumlah perlengkapan umum dalam permainan baseball:

  • Kostum
  • Sepatu
  • Topi
  • Gloves (catcher, pitcher, fielder)
  • Bat
  • Bola

Fielding

Fielding adalah salah satu aspek paling penting dalam permainan baseball. Tim yang bermain defensif harus mengisi beberapa area di lapangan.

Setiap fielder harus menggunakan sarung tangan dan bertugas menangkap bola untuk mencegah lawan mencetak poin. Sebisa mungkin fielder harus menangkap bola sebelum mendarat ke tanah.

Pitching

Pitcher adalah posisi terpenting dalam suatu tim, sering disebut sebagai Ace. Aksi melempar bola disebut pitching, tentunya ada aturan-aturan yang harus dipenuhi soal lemparan tersebut agar dianggap sah. Pitcher sering dianggap berperan ofensif karena melempar bola, padahal tugasnya adalah tugas defensif untuk membuat lawan out.

Catching

Seorang pitcher tidak akan bisa bermain maksimal jika tidak punya rekan catcher yang tepat. Catcher adalah rekan yang bertugas menangkap lemparan pitcher tersebut. Menjadi catcher bukan tugas mudah karena harus memikirkan strategi dan membaca kelemahan batter.

Batting

Tim yang berada dalam posisi menyerang harus mencetak poin dengan memukul bola, aksi ini disebut batting. Batting dilakukan oleh setiap pemain berdasarkan urutan yang sudah ditentukan oleh masing-masing tim. Batting dapat mendapatkan poin maksimal jika bisa meraih home run.

Strike zone

Sebuah pitch atau lemparan dapat membuat lawan out jika mendarat tepat di strike zone tanpa terpukul. Tiga kali strike berarti pitcher tersebut berhasil mengalahkan si batter.

Base running

Baseball adalah olahraga menarik yang hitungan poinnya ditentukan berdasarkan pergerakan pemain. Batter yang berhasil memukul bola harus melewati 3 base dan kembali ke home base untuk mencetak satu poin.

Nah itu dia dasar-dasar permainan baseball yang perlu Anda tahu. Gimana nih, menarik kan!

Trik Memilih Kettlebell Swing yang Tepat untuk Kebutuhanmu!

Kettlebell swing menjadi salah satu opsi olahraga yang bisa dilakukan di rumah. Cocok untuk kita yang ingin olahraga di tengah pandemi tanpa harus berinteraksi dengan orang luar.

Namun, kettlebell sendiri ada berbagai ragam dan jenisnya. Mulai dari perbedaan bobot, bahan yang digunakan, hingga bentuknya.

Lalu kettlebell seperti apa sih yang cocok untuk kamu? Intip trik memilih kettlebell yang sesuai dengan kebutuhanmu di ulasan berikut ini!

1. Pilih bobot yang tepat

Pemilihan bobot kettlebell penting karena ini sangat berbeda tergantung kebutuhan kamu. Ada beberapa jenis bobot yang bisa kamu pilih.

Mulai dari jenis single arm yang berbobot mulai dari 12 kg, lalu double arm swing yang berbobot mulai dari 16 kg, dan deadlift yang berbobot mulai dari 32 kg.

Selain itu ada juga kettlebell yang berbobot mulai dari 4 kg untuk jenis Russian Twist. Kamu bisa pilih bobot mana yang cocok dengan level kebutuhan kamu.

2. Pertimbangkan pengalaman menggunakan alat beban

Dalam memilih kettlebell, kamu juga harus mempertimbangkan level pengalaman angkat beban. Jika baru memulai, ada baiknya jangan langsung menggunakan bobot yang terlalu berat.

Berikut beberapa panduan pemilihan kettlebell sesuai dengan level kamu:

  • Pemula: 8 kg untuk wanita, 16 kg untuk pria
  • Menengah: 12 kg untuk wanita, 20 kg untuk pria
  • Ahli: 26 kg untuk wanita, 24 kg untuk pria

Jika kamu belum pernah sama sekali melakukan olahraga dengan beban, ada baiknya konsultasikan ke profesional untuk mengetahui level kemampuanmu.

3. Sesuaikan kettlebell swing dengan goals 

Tujuan dari olahraga yang kamu lakukan juga menentukan jenis kettlebell yang tepat. Setiap goals pastilah akan membutuhkan jenis dan ukuran kettlebell yang berbeda.

Jadi tentukan dulu, apa sih tujuan kamu melakukan jenis olahraga ini. Apakah:

  • Untuk menurunkan berat badan
  • Meningkatkan stamina
  • Membangun otot-otot tubuh
  • Meningkatkan fleksibilitas
  • Membakar lemak di tubuh
  • Atau untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular kamu.

4. Pertimbangan usia dan kemampuan fisik

Sebelum membeli kettlebell, jangan lupa pertimbangkan kemampuan fisik dan usia kamu saat ini. Kelompok usia yang berbeda akan membutuhkan ukuran dan bobot kettlebell swing yang berbeda untuk meminimalisir cedera saat latihan.

Di luar sana kamu bisa menemukan kettlebell yang ramah untuk anak, orang dewasa muda, hingga untuk lansia. Jadi pastikan kamu mengonsultasikannya dengan baik sebelum membelinya.

5. Perhatikan kualitas kettlebell 

Nah bagaimana sih menentukan kualitas kettlebell yang bagus dan tidak? Ada beberapa indikator yang bisa kamu perhatikan nih. Berikut beberapa di antaranya

  • Kehalusan

Coba cek kehalusan di bagian pegangan, rangka pegangan, dan sudutnya. Tingkat kehalusan ini akan menentukan kualitas grip dan memberikan kenyamanan yang lebih baik

  • Kettlebell window

Yang dimaksud window di sini adalah ruang antara bola atau “bell” dan juga pegangannya. Ini adalah area di mana kamu bisa memegang Kettlebell dengan nyaman. Pastikan ada ruang yang cukup untuk kamu bisa mengangkatnya dengan nyaman.

  • Diameter pegangan

Diameter pegangan dari kettlebell juga akan menemukan kenyamanan dan keamanan kamu saat latihan. Pilih yang diameternya cocok dengan kemampuan grip kamu.

Akan lebih mudah memastikan kualitas kettlebell jika kamu membelinya secara offline, karena kamu bisa langsung mencobanya. Jika membelinya secara online, pastikan kamu membaca deskripsi dengan teliti.

Nah itu dia beberapa tips memilih kettlebell yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Sudah tau mau membeli jenis yang seperti apa?

Kenali 5 Perbedaan Utama Antara Latihan Aerobik dan Anaerobik

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting meski seringkali terabaikan, hingga akhirnya jatuh sakit. Nah saat manusia merasakan sakit, ia baru sadar bahwa menjaga kesehatan adalah hal yang utama. Beberapa cara yang dapat menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan adalah dengan latihan aerobik dan anaerobik.

Kata aerobik tentu sudah tak asing lagi terdengar di telinga. Orang-orang sering menyebut senam aerobik, olahraga aerobik, dan lain-lain. Berbeda halnya dengan anaerobik, masih jarang orang yang mengetahuinya. Sebelum memutuskan untuk memilih salah satunya, kenali dengan baik perbedaan antara dua jenis latihan tersebut sebagai berikut.

1.  Definisi Latihan Aerobik dan Anaerobik

Latihan atau olahraga aerobik merupakan latihan yang membuat otot-otot bergerak untuk meningkatkan laju pernapasan dalam waktu yang relatif lama. Sedangkan anaerobik adalah latihan dengan aktivitas fisik yang intens dengan waktu yang singkat. Latihan ini tidak terlalu berpengaruh pada peningkatan oksigen.

2.  Manfaat latihan aerobik

Olahraga aerobik bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, tekanan darah, meningkatkan stamina dan mood. Selain itu, juga dapat mengurangi kelelahan, mengontrol tekanan darah, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan rutin melakukan latihan ini, maka Anda akan tidak mudah sakit.

Latihan anaerobik memiliki fokus utama untuk membentuk otot dan mempertahankan massa otot meskipun terjadi pertambahan usia. Selain itu, olahraga ini juga dapat memperkuat tulang, membakar lemak, serta meningkatkan stamina tubuh. Alhasil, tubuh tetap kuat meskipun beraktivitas sepanjang hari.

3.  Risiko

Melakukan kegiatan apapun tentu memiliki risiko masing-masing, termasuk latihan aerobik. Bagi yang pertama kali melakukan olahraga ini, Anda harus melakukan dengan perlahan demi menghindari cedera. Lakukan pemanasan selama 5 menit sebelum memulai aerobik dan pendinginan dengan waktu yang sama setelahnya.

Waktu ideal bagi pemula untuk melakukan olahraga ini adalah 30 menit. Pendinginan berfungsi untuk melemaskan otot-otot yang telah bekerja selama olahraga berlangsung. Untuk gerakan pemanasan maupun pendinginan, Anda bisa konsultasi dengan pelatih tertentu atau melihat referensi video di internet.

Berbeda dengan sebelumnya, olahraga anaerobik dilakukan dengan intensitas tinggi dengan skala lebih dari tujuh. Jika terjadi kesalahan gerakan maupun program latihan, akan berbahaya. Untuk itu, anaerobik sangat tidak disarankan bagi para pemula dan membutuhkan pendampingan seorang pelatih.

4.  Contoh Olahraga

Berdasarkan penjelasan sebelumnya bahwa latihan aerobik adalah olahraga yang berfokus pada pergerakan otot pinggul, lengan, hingga kaki. Contoh olahraga yang memiliki ciri-ciri yang sama yaitu jalan cepat, bersepeda, jogging, berenang, ski es atau ski air. Selain itu, juga ada panjat tebing, mendayung, hingga pelatihan elips.

Contoh untuk olahraga anaerobik adalah lompat katak atau squat, angkat berat, latihan interval intensitas tinggi/sprint, dan plyometrics. Karena termasuk olahraga yang berat, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu terkait kondisi kesehatan Anda sebelum melakukannya.

5.  Waktu Olahraga Ideal

Untuk menjaga kesehatan dan mendapatkan hasil yang maksimal, olahraga harus dilakukan secara rutin. Untuk aerobik, Anda bisa membagi waktu tergantung intensitasnya. Intensitas sedang adalah 5 hari dalam seminggu dengan durasi olahraga 30 menit sedangkan untuk intensitas tinggi yaitu 3 hari seminggu dengan durasi 25 menit.

Sedangkan latihan anaerobik hanya bisa dilakukan 2 atau 3 kali dalam seminggu. Anda perlu memiliki jeda pemulihan minimal 1 hari pada sela-sela hari olahraga. Misalnya, Anda berolahraga mulai hari Jumat, maka istirahat secara penuh pada hari Sabtu lalu mulai kembali pada hari Minggu.

Menjaga kesehatan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap orang. Apapun jenis olahraga yang Anda pilih, baik latihan aerobik atau anaerobik, sama-sama baik dan bermanfaat asalkan dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan. Jangan memaksakan diri saat berolahraga demi mencapai target. Jika Anda merasa sangat lelah maka segeralah beristirahat.