Menilik Ciri-Ciri Kepribadian koleris

Tegas bukan berarti pemarah.

Tiap orang membawa kepribadian yang unik dari saat ia dilahirkan sampai ia tumbuh besar dan bersosialisasi dengan banyak orang. Meskipun masing-masing memiliki keunikan sendiri, dalam ilmu psikologi setidaknya ada empat pembagian kepribadian. Ada kepribadian koleris, melankolis, sanguinis, serta plegmatis. 

Dari keempat kepribadian tersebut, orang-orang koleris menjadi cenderung menarik perhatian karena pembawaannya yang cenderung tegas bahkan terlihat galak. Orang-orang dengan kepribadian koleris menjadi makin diperhatikan karena banyak di antara mereka yang nyatanya menjadi pemimpin ataupun pebisnis sukses. 

Namun sebenarnya, ciri-ciri kepribadian koleris tidak hanya tegas ataupun galak. Jenis kepribadian yang satu ini banyak memiliki ciri yang mungkin belum pernah Anda sadari sebelumnya. Berikut ini adalah beberapa ciri lain kepribadian koleris yang membuat orang-orang dengan kepribadian ini menjadi kian terlihat tangguh dan berpeluang sukses lebih besar. 

  1. Tidak Mudah Marah dan Tersinggung 

Jika hanya sekali melihat, mungkin Anda berpikiran bahwa orang dengan kepribadian koleris adalah tipe pemarah dan mudah tersinggung. Anda pun menjadi takut untuk berurusan lebih jauh dengan orang-orang ini. Padahal kenyataannya, orang dengan kepribadian yang satu ini justru tidak mudah marah ataupun tersinggung. Mereka hanya tegas, namun bukan tidak mampu mengontrol emosi. 

  1. Lugas 

Kesan tegas dan mudah marah orang-orang dengan kepribadian koleris salah satunya dikarenakan ciri-ciri mereka untuk berbicara secara lugas. Mereka orang yang tidak suka berbelit-belit. Mereka cenderung blak-blakan mengungkapkan apa yang sedang dipikirkan. Ungkapan tersebut bahkan tidak mempertimbangkan perasaan orang lain sehingga kerap kali menimbulkan kesan marah dan penuh emosi. 

  1. Suka Sendiri 

Tidak jarang orang dengan kepribadian koleris lebih memilih sendirian dibandingkan berbaur dengan banyak orang. Saat sendiri, mereka cenderung lebih mampu berpikir cepat dan menata beragam rencana. Namun, bukan berarti orang dengan kepribadian ini antisosial. Mereka hanya tidak terlalu suka berkumpul dan berbincang hal-hal yang kurang bermakna dan menghabiskan waktu. 

  1. Kreatif 

Otak orang-orang koleris cenderung terus berpikir. Tidak ada waktu yang membuat pikiran mereka kosong. Karena itu, jangan heran jika orang dengan kepribadian koleris cenderung mampu menelurkan beragam ide tiap saat. Kemampuan kreatif ini membuat orang-orang koleris menjadi unggul di dalam pekerjaan. 

  1. Tidak Mudah Terpengaruh 

Anda mungkin akan sulit memasukkan pendapat Anda ke dalam pikiran orang dengan kepribadian koleris. Pasalnya, orang koleris cenderung selalu menerapkan prinsip analitis dalam setiap hal. Jika pendapat Anda tidak mendasar dan tidak bisa diterima oleh akalnya, jangan harap orang koleris bisa menyetujui pendapat Anda. Kepribadian yang tidak mudah terpengaruh ini pun menjadi menguntungkan dalam hal mempertahankan pendapat dan prinsip dalam hidup maupun pekerjaan. 

  1. Percaya Diri Tinggi 

Orang-orang dengan kepribadian koleris cenderung memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Hal ini karena ia meyakini kemampuannya dalam hal menganalisis maupun membuat kreasi. Mereka tidak sungkan untuk menunjuk diri mereka guna memimpin suatu grup. Mereka juga tidak akan malu-malu memaparkan kesuksesan mereka. Kadang kala, rasa percaya diri yang tinggi pada orang-orang berkepribadian koleris membuat mereka dicap sombong oleh sebagian orang. 

  1. Suka Mengatur 

Beberapa orang merasa sulit bergaul dengan orang berkepribadian koleris karena sifat mereka yang suka mengatur orang-orang di sekelilingnya. Sebenarnya, ciri-ciri ini timbul karena sifat orang koleris yang cenderung ingin semua hal berjalan sesuai dengan apa yang di pikirannya. Tanpa disadari, hal tersebut membuat mereka cenderung mendominasi perbincangan ataupun kegiatan. 

*** 

Dari beragam ciri kepribadian koleris di atas, apakah Anda menemukan beberapa di antaranya dalam diri Anda, padahal Anda bukan seorang koleris? Tidak perlu bingung, nyatanya banyak ciri-ciri sifat kepribadian yang saling bertabrakan. Jadi, walaupun Anda seorang sanguinis, melankolis, ataupun plegmatis; Anda pun bisa memiliki sisi koleris yang memengaruhi kepribadian Anda.