5 Kandungan Dalam Decolsin Sirup Redakan Flu Disertai Batuk

Decolsin Sirup berfungsi untuk mengatasi gejala flu yang disertai batuk. Decolsin mengandung paracetamol, pseudoephedrine HCl, CTM, dextrmetorphan HBr, dan guaifenesin. Seluruh kandungan dalam Decolsin berkerja sama sebagai zat analgetik (mengatasi rasa nyeri), antipiretik (menurunkan demam), dekongestan (mengatasi pilek dan hidung tersumbat), antihistamin (meredakan hidung gatal dan bersin), serta antitusif dan ekspektoran (meredakan batuk). 

Manfaat dari seluruh kandungan Decolsin sirup seperti zat analgesik ini berguna untuk mengobati gejala nyeri. Pilek dan flu biasa adalah penyakit manusia yang paling umum, dan analgesik  banyak digunakan untuk mengobati gejala nyeri dan demam. Meskipun penggunaan analgesik ini setiap hari, ada sedikit informasi yang tersedia dalam literatur tentang kemanjuran dan keamanan obat-obatan ini dalam mengobati gejala pilek dan flu. Meskipun kurangnya data klinis tentang keamanan dan kemanjuran analgesik untuk pengobatan gejala pilek dan flu, kasus dapat dibuat bahwa obat-obatan ini aman dan efektif untuk pengobatan penyakit umum ini.

Selain zat analgesik, ada juga antipiretik. Antipiretik ini dapat mengobati demam menghilangkan ketidaknyamanan dan menurunkan suhu tubuh ke tingkat normal keduanya merupakan tujuan dalam mengobati demam, tetapi penting juga untuk mengidentifikasi dan mengobati penyebab yang mendasari demam.1-3 Pengobatan demam termasuk penggunaan berbagai antipiretik serta sejumlah nonfarmakologis Pengukuran.

Antipiretik yang tersedia termasuk asetaminofen dan obat antiinflamasi nonsteroid aspirin, ibuprofen, dan naproxen. Asetaminofen dan ibuprofen adalah 2 antipiretik yang paling banyak digunakan. Namun, ibuprofen hanya disetujui untuk meredakan demam pada pasien berusia 6 bulan ke atas. Produk dari antipiretik ini tersedia sebagai produk entitas tunggal atau kombinasi dalam dalam berbagai bentuk, termasuk tablet, kapsul, kapsul gel, gel cair, salut enterik, cairan, suspensi, dan tablet kunyah untuk pasien dewasa dan anak. Seperti pada produk Decolsin Sirup yang berbentuk cairan yang diminum langsung. 

Kemudian, terdapat dekongestan dan antihistamin. Dekongestan dan antihistamin dapat membantu jika Anda mengalami sesak dan bersin karena pilek. Bentuknya berbeda-beda, dan sering kali dicampur menjadi obat kombinasi yang dapat Anda beli tanpa resep.

Ada gunanya melakukan sedikit pekerjaan rumah untuk memastikan Anda memilih obat yang tepat untuk gejala Anda. Mereka membantu mengurangi pembengkakan di saluran hidung Anda, yang mengurangi perasaan tertekan dan meningkatkan aliran udara. Anda akan bisa bernapas jauh lebih baik. Dekongestan tersedia dalam bentuk pil atau semprotan hidung.

Beberapa jenis obat ini dapat membantu meredakan pilek dan bersin saat Anda masuk angin. Antihistamin memblokir bahan kimia yang dibuat tubuh Anda yang disebut histamin yang membuat jaringan di hidung Anda gatal dan membengkak.

Kebanyakan ahli mengatakan bahwa histamin bukanlah penyebab utama hidung meler saat Anda masuk angin. Meski begitu, beberapa antihistamin yang lebih tua, seperti brompheniramine dan chlorpheniramine, dapat meredakan nyeri. Antihistamin baru seperti fexofenadine (Allegra) dan loratidine (Claritin) belum terbukti bekerja untuk gejala flu.

Lalu dari obat Decolsin memiliki zat antitusif dan ekspektoran. Antitusif dan ekspetoran obat yang dapat digunakan orang saat batuk yang mengeluarkan lendir. Dokter dan apoteker menyebut jenis batuk ini sebagai “produktif” atau “basah”.

Ekspektoran mengurangi ketebalan lendir dan membuat sekresi di saluran udara menjadi lebih tipis. Dengan melonggarkan lendir dengan cara ini, ekspektoran memudahkan seseorang untuk batuk berdahak dan membersihkan tenggorokannya.

Itulah 5 kandungan dalam Decolsin Sirup redakan flu disertai batuk. Tak hanya batuk, Decolsin juga bermanfaat untuk meredakan batuk yang menyertai gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin – bersin.

Pilihan Obat Batuk Berdahak Paling Ampuh untuk Anak

Obat batuk berdahak paling ampuh biasanya memiliki kandungan ekspektoran yang mampu mengencerkan dahak, sehingga dahak bisa dikeluarkan dengan mudah. 

Saat si Kecil batuk berdahak, sebaiknya berikan obat dengan kandungan ekspektoran. Hal ini akan membantu si Kecil untuk mengeluarkan dahak dengan mudah dan membuat pernapasan jadi lega. 

Berikut ini pilihan obat berdahak untuk anak yang aman dan efektif mengeluarkan dahak. 

Anakonidin Mucolytic & Expectorant Sirup

Obat batuk ini memiliki kandungan zat aktif guaifenesin dan bromhexine HCl yang berkhasiat mengencerkan dahak sehingga dahak pun mudah dikeluarkan. 

Obat ini aman dikonsumsi pada anak-anak dengan usia 2-12 tahun. Berikut anjuran dosis yang diberikan:

  • Anak usia 2-6 tahun: ½ sendok takar sebanyak 3 kali sehari
  • Anak usia 6-12 tahun: 1 sendok takar sebanyak 3 kali sehari

Pada kondisi tertentu, obat ini bisa menyebabkan efek samping seperti mual, diare, dan juga rasa penuh di perut. 

Anakonidin Mucolytic & Expectorant Sirup isi 60 ml dijual dengan harga Rp12.109.

Mucos Drops

Mucos Drops merupakan obat yang bermanfaat untuk mengatasi penyakit pada saluran pernapasan, termasuk mengatasi batuk berdahak. 

Mucos Drops memiliki kandungan ambroxol hydrochloride yang bisa mengatasi lendir yang muncul pada saluran pernapasan, sehingga bisa segera dikeluarkan.

Obat ini bisa digunakan untuk balita hingga usia 2 tahun, dengan dosis sebagai berikut ini:

  • Balita usia 0-2 tahun: 10 tetes sebanyak 2 kali sehari.

Apabila bayi sulit menelan, penggunaan obat ini bisa dicampurkan pada sari buah, susu, makanan, atau air.

Mucos Drops juga tergolong sebagai obat keras sehingga penggunaannya harus menggunakan resep dari dokter, ya. 

Mucos Drops isi 20 ml dijual dengan harga Rp35.700.

Febrinex Suspensi

Selain meredakan batuk berdahak, obat Febrinex Suspensi juga berkhasiat untuk menurunkan demam karena mengandung paracetamol, dexchlorpheniramine maleate dan guaiacolsulfonate potassium.

Obat ini bisa digunakan oleh anak-anak usia 2-7 tahun dengan dosis sebagai berikut ini:

  • Anak-anak usia 2-4 tahun: 1 sendok takar sebanyak 3-4 kali sehari
  • Anak-anak usia 4-7 tahun: 2 sendok takar sebanyak 3-4 kali sehari

Febrinex Suspensi tergolong obat bebas sehingga tidak perlu menggunakan resep dokter. Febrinex Suspensi isi 60 ml dijual dengan harga Rp19.503. 

Mucohexin Sirup

Mucohexin Sirup memiliki kandungan bromhexine HCl yang membantu mengencerkan dahak, sehingga dahak bisa dikeluarkan dengan mudah dan saluran pernapasan jadi lega. 

Obat ini termasuk ke dalam golongan obat bebas yang cukup aman dikonsumsi oleh anak-anak dengan catatan penggunaannya harus sesuai petunjuk pada label. 

Berikut ini dosis penggunaan Mucohexin Sirup untuk anak-anak usia 2 tahun dan juga dewasa:

  • Anak-anak usia 2-5 tahun: 5ml sebanyak 2 kali sehari
  • Anak-anak usia 5-10 tahun: 5 ml sebanyak 3 kali sehari
  • Dewasa dan anak di atas 10 tahun: 10 ml sebanyak 3 kali sehari

Pada kondisi tertentu, penggunaan obat ini bisa menimbulkan efek samping seperti, mual, diare, gangguan pencernaan, ruam kulit, sakit kepala, berkeringat, hingga gangguan pada perut. 

Mucohexin Sirup isi 120 ml dijual dengan harga Rp16.470.

Camidryl Sirup

Kandungan di dalam Camidryl Sirup memiliki kandungan diphenhydramine HCl dan ammonium chloride yang bisa meredakan dahak. Selain itu, obat ini juga bisa mengatasi demam dan juga pilek. 

Obat ini aman dikonsumsi untuk anak-anak usia 2 tahun dan juga orang dewasa. Berikut dosisnya berikut ini:

  • Anak usia 2-6 tahun: ½ sendok takar setiap 4 jam sekali, maksimal  2 sendok takar per harinya.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1 sendok takar setiap 4 jam sekali, maksimal 4 sendok takar per harinya. 

Meskipun termasuk golongan obat bebas, penggunaannya harus disesuaikan dengan aturan pada label, ya.

Pada beberapa kondisi tertentu, obat ini bisa menyebabkan efek samping seperti gatal-gatal, rasa kantuk, hipotensi, pusing, gangguan pencernaan, mulut dan tenggorokan kering, hingga alergi pada kulit. 

Camidryl Sirup isi 60 ml dijual dengan harga Rp6.004.