Ide Cemilan Sehat yang Bisa Dicoba di Rumah

Pandemi membuat Anda menghabiskan banyak waktu di rumah saja. Sehingga hasrat untuk ngemil makanan pun tidak lagi bisa tertahankan. Agar kesehatan tubuh tetap terjaga, ada baiknya jika Anda mengonsumsi cemilan sehat. 

Cemilan sehat merupakan makanan ringan yang bebas pengawet, rendah kalori, dan terbuat dari bahan-bahan alami. Penting sekali memilih cemilan yang sehat karena konsumsi makanan ringan ini biasanya jadi bagian penting dari pola makan harian.

Rekomendasi Alternatif Mengonsumsi Cemilan Sehat 

1. Pilihlah makanan ringan berbahan dasar gandum

Cemilan dari bahan gandum utuh bisa memberikan Anda energi lebih banyak. Anda juga bisa mengonsumsi sereal yang tinggi serat sebagai cemilan sehat rendah kalori.

2. Kacang-kacangan 

Kacang dan biji-bijian tanpa kandungan garam bisa juga menjadi cemilan yang sehat dan juga enak. Anda bisa mengonsumsi almond, kacang tanah, walnut, kacang mete, hazelnut, biji labu panggang, hingga kacang atau biji-bijian lain yang juga tinggi nutrisi.

3. Kombinasikan cemilan kalori tinggi-rendah

Anda bisa menunda lapar dengan mengombinasikan dua jenis makanan makanan yang tinggi dan rendah kalori. Ambillah sedikit makanan dengan lemak sehat, misalnya selai kacang. Dikombinasikan dengan makanan yang sangat ringan dalam porsi besar, sepeerti batang seledri, apel, atau jeruk.

4. Kembali pada menu sarapan

Anda juga bisa melihat kembali menu sarapan Anda. Seperti yang diketahui makanan yang dikonsumsi saat sarapan bisa menunda rasa lapar. Pilihlah makanan yang bernutrisi, mudah dikonsumsi, dan hemat. 

Misalnya membuat sepotong roti gandum dengan selai. Bisa juga dikombinasikan dengan seporsi kecil granola yang rendah gula. Menu ini bisa menunda rasa lapar menjelang waktu makan siang.

5. Konsumsi lebih dari satu jenis cemilan

Anda bisa mencoba konsumsi lebih dari satu sumber makronutrien seperti protein, karbohidrat, dan lemak. Mislanya dengan mengonsumsi kacang-kacangan dengan beberapa buah anggur.

Cemilan yang mengandung nutrisi seimbang bisa membuat Anda merasa kenyang sehingga porsi cemilan sehat Anda tidak terlalu banyak. 

Ide Cemilan Sehat yang Bisa Anda Buat di Rumah

  • Yogurt Yunani dengan campuran buah dan kacang

Anda bisa membuat cemilan sehat dengan yogurt Yunani plain yang dicampur dengan satu porsi buah, dan ditambah segenggam kacang. Cemilan ini mengandung protein dari yogurt, serat dari buah-buahan, serta kandungan lemak sehat dari kacang.

  • Apel dengan selai kacang

Mengonsumsi buah apel atau pisang dengan campuran selai kacang juga bisa jadi cemilan sehat dan enak, lho. Namun, jangan sampai Anda mengonsumsi selai kacang dalam porsi banyak, sebab ini tidak baik. Cukup konsumsi 2 sendok makan saja setiap kali ngemil.

  • Sandwich roti gandum isi selai kacang

Anda bisa juga ngemil setengah porsi sandwich isi selai kacang, dan tambahkan cottage cheese. Cemilan ini bisa menambah protein dalam tubuh, serat, hingga lemak sehat. Sehingga Anda bisa merasa kenyang hingga jadwal makan selanjutnya.

  • Telur rebus dengan irisan sayur

Anda bisa menjadikan telur rebus sebagai cemilan sehat. Tiga buah telur rebus yang ditambahkan sayuran bisa jadi kombinasi sarapan yang nikmat dan sehat. Telur yang kaya protein dipadukan dengan sayuran yang tinggi serat. Selain sehat, ini juga bisa mengenyangkan.

Pilih Chia-Yo Gluten Free Sebagai Cemilan Sehat

Cemilan sehat tidak hanya makanan yang dibuat sendiri, tapi ada juga cemilan yang bisa dibeli di pasaran. Tentu Anda harus jeli membeli produk cemilan. Pilihlah makanan ringan yang sehat.

Chia-Yo Gluten Free ini bisa jadi pilihan karena tidak mengandung gluten sehingga cocok untuk Anda yang alergi terhadap gluten. Cemilan ini terbuat dari tepung singkong modifikasi, kelapa parut kering, gula semut organik, pisang, almond, minyak kanola, dan garam himalaya.

Selain itu, Chia-Yo ini tidak mengandung telur, rendah lemak, rendah gula, bebas kolesterol, tanpa bahan pengawet dan pewarna buatan. Bahan-bahan dasarnya alami, sehat, dan segar.

Benarkah Beras Merah Organik Lebih Sehat dan Padat Nutrisi?

Beras merah atau dikenal juga dengan nama beras Asia adalah salah satu varietas beras yang memiliki pigmen warna merah. Beras merah memiliki kaya nutrisi dan rendah gula sehingga diklaim lebih menyehatkan dan sangat direkomendasikan bagi penderita diabetes. 

Agar lebih menyehatkan, beras merah diproduksi dengan cara alami tanpa pestisida atau bahan kimia lain yang disebut dengan beras merah organik. Sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia, masyarakat tak segan untuk membeli beras merah organik

Namun apakah beras merah organik benar-benar kaya manfaat seperti klaimnya? Simak artikel berikut untuk mengetahui fakta mengenai beras merah organik. 

Perbedaan beras merah, coklat, putih, dan hitam

Beras putih yang biasa kita makan sehari-hari tidak memiliki lapisan luar seperti sekam dan dedak, sehingga beras putih juga disebut beras yang dipoles. Oleh karena itu beras putih mengandung lebih sedikit vitamin dan mineral serta tinggi karbohidrat dan indeks glikemik dibandingkan dengan varietas beras lainnya. 

Pada beras coklat, kulit luarnya dihilangkan tapi tetap memiliki lapisan dedak sehingga mengandung lebih banyak serat dan nutrisi. Sedangkan beras merah mengandung antosianin yang kaya nutrisi juga dikemas dengan berbagai manfaat kesehatan. 

Sementara itu beras hitam memiliki semua lapisan luar kulit sehingga memiliki lebih banyak antioksidan dan serat yang tinggi dibandingkan dengan ketiga beras tersebut. 

Manfaat beras merah organik

Berikut ini manfaat beras merah bagi kesehatan.

  1. Membantu menurunkan berat badan

Beras merah efektif mendukung program diet dalam beberapa cara. Karena kandungan seratnya yang tinggi, beras merah membuat Anda lebih kenyang dan berenergi walaupun dimakan dalam porsi kecil. Makanan berserat tinggi juga membuat Anda kenyang lebih lama sehingga terhindar dari cemilan yang tidak menyehatkan.

Sistem pernapasan lebih sehat

Beras merah kaya akan magnesium yang akan membantu mengatur pola pernapasan serta meningkatkan sirkulasi oksigen. Mengonsumsi beras merah secara teratur juga dapat dijadikan sebagai cara untuk mencegah dan meringankan asma.

Menurunkan kolesterol tinggi

Komponen aktif dalam beras merah yang disebut monacolin K. efektif mengurangi kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (jahat) dalam darah. Bahkan efeknya sama seperti obat penurun kolesterol yang sering diresepkan dokter. Kadar kolesterol yang rendah akan menurunkan risiko penyakit jantung.

Menurunkan kadar gula darah tinggi

Beras merah telah lama disarankan untuk penderita diabetes karena terbukti memiliki indeks glikemik rendah. Kadar indeks glikemik yang rendah memperlambat kenaikan kadar gulkosa sehingga membuat gula darah lebih stabil.

Baik untuk kesehatan tulang

Sebagai sumber kalsium dan magnesium, beras merah dapat membantu meningkatkan tulang dan mencegah dari penyakit tulang seperti arthritis dan osteoporosis.

Menjaga kesehatan pencernaan

Beras merah merupakan sumber serat yang baik. Seperempat cangkir beras merah mengandung 2 gram serat atau mencukupi 8 persen dari kebutuhan serat harian orang dewasa. 

Serat sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan karena membantu memudahkan buang air besar serta meningkatkan fungsi usus. 

Beras merah organik diproduksi dengan cara alami, menggunakan pupuk lokal dan pestisida organik sehingga beras terjaga dari paparan bahan kimia yang bisa merugikan tubuh. Dengan manfaat dari beras merah, memilih beras merah organik tentunya membawa manfaat besar bagi kesehatan tubuh.

Catatan

Beras merah organik aman dikonsumsi mulai dari bayi hingga lansia. Namun beras merah bisa saja menyebabkan efek samping bagi beberapa orang, seperti perut kembung, mulas, dan pusing. Terlepas dari itu, beras merah organik terbukti menyehatkan.

Kalori Kentang Goreng Tinggi Tidak Baik untuk Kesehatan

Bukan menjadi sebuah rahasia bahwa makanan yang digoreng merupakan jenis makanan favorit banyak orang. Kalori kentang goreng yang tinggi dan cheese stick yang berminyak tidak menghentikan mereka para pecinta makanan gorengan untuk terus mengkonsumsinya. Tidak hanya mengandung kalori, makanan yang digoreng juga mengandung lemak trans yang dapat memberikan efek negatif bagi tubuh. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih detail. 

Tinggi kalori

Kalori kentang goreng yang tinggi sudah menjadi rahasia umum. Apabila dibandingkan dengan metode memasak lain, “deep frying” akan menambah lebih banyak kalori pada makanan. Saat makanan digoreng dalam minyak panas, makanan akan kehilangan air dan menyerap lemak, sehingga menigkatkan kandungan kalori yang dimiliki. Makanan goreng juga memiliki lemak dan kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan makanan yang sama namun diolah dengan metode selain digoreng. Contohnya, 100 gram kentang panggang hanya mengandung 93 kalori dan 0 gram emak, namun kalori kentang goreng 100 gram adalah 319 kalori dan 17 gram lemak. Sementara itu, 100 gram ikan cod panggang hanya mengandung 105 kalori dan 1 gram lemak; namun 100 gram ikan cod goreng mengandung 232 kalori dan 12 gram lemak. Seperti yang Anda lihat, kalori meningkat sangat lebih dari 2 kali lipat apabila suatu bahan makanan diproses dengan metode digoreng. 

Gorengan tinggi kandungan lemak trans

Lemak trans terbentuk ketika lemak tak jenuh mengalami proses yang disebut hydrogenation. Para produsen makanan sering melakukan hidrogenasi lemak menggunakan tekanan tinggi dan gas hydrogen untuk meningkatkan daya tahan dan stabilitas. Namun, hydrogenation juga terjadi ketika minyak dipanaskan hingga suhu sangat tinggi pada saat memasak. Proses ini mengubah struktur kimia lemak, membuatnya sulit bagi tubuh untuk mengurainya, yang nantinya dapat menyebabkan efek negatif bagi kesehatan tubuh. Faktanya, lemak trans dihubungkan dengan meningkatnya risiko banyak penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, dan obesitas. 

Karena gorengan seperti kentang goreng dimasak pada minyak dengan suhu sangat tinggi, ada kemungkinan besar gorengan mengandung lemak trans. Terlebih lahi, gorengan sering digoreng padaa minyak sayur yang telah diproses, yang mana sudah mengandung lemak trans bahkan sebelum dipanaskan. Sebuah studi pada minyak canola dan minyak kedelai menemukan bahwa 0,6-4,2 persen kandungan asam lemaknya adalah lemak trans. Saat minyak tersebut dipanaskan, kandungan lemak transnya dapat meningkat. Faktanya, setiap kali minyak kembali digunakan untuk menggoreng, kandungan lemak trans juga tetap dapat meningkat. Karena hal itulah Anda sangat tidak disarankan untuk menggunakan minyak yang sama berulang kali.

Dapat mengandung acrylamide yang berbahaya

Tidak hanya kalori kentang goreng yang tinggi yang harus diwaspadai. Gorengan juga mengandung acrylamide, zat beracun yang dapat terbentuk di makanan pada saat memasak dalam suhu yang tinggi, seperti menggoreng, memanggang, dan membakar. Zat ini terbentuk dari reaksi kimia antara gula dan sebuah asam amino yang disebut asparagine. Produk kentang goreng dan produk panggangan biasanya mengandung konsentrasi acrylamide yang tinggi. Studi pada hewan menemukan bahwa kandungan acrylamide yang tinggi memiliki risiko menyebabkan beberapa jenis kanker. Akan tetapi, kebanyakan dari studi tersebut menggunakan acrylamide dengan dosis yang sangat tinggi, sekitar 1000 hingga 100 ribu kali lipat dibandingkan dengan jumlah rata-rata yang manusia biasa konsumsi. Namun, ada beberapa studi lain yang mengindikasikan bahwa acrylamide dari diet tidak berhubungan dengan risiko kanker jenis apapun.