Kandungan Prenagen Yogurt Baik untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Yogurt adalah salah satu produk susu yang tidak hanya memiliki rasa yang enak, tetapi juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk ibu hamil karena membantu bayi mendapatkan nutrisi tambahan yang mereka butuhkan untuk tumbuh secara alami selama masa kehamilan.

Yogurt dapat menggantikan berbagai camilan selama masa kehamilan. Makanan yang satu ini dikemas dengan nutrisi penting seperti kalsium dan protein. Kandungan ini sangat bagus untuk perkembangan janin karena kebutuhan protein sangat tinggi selama kehamilan.

Karena yogurt terbuat dari susu, yogurt juga memiliki nilai gizi yang sama dengan susu. Selain itu, yogurt juga dapat dibuat dengan susu yang sudah di pasteurisasi dan susu mentah.

Prenagen hadir dengan produk Prenagen yoghurt dengan rasa strawberry blush yang lezat dan segar, serta mampu melengkapi nutrisi harian dengan seimbang pada ibu hamil dan janin.

Berbeda dengan jenis susu yang ada di produk Prenagen sebelumnya, Prenagen yoghurt Strawberry Blush merupakan jenis susu bubuk berbahan dasar susu fermentasi (acidified milk). Acidified Milk atau susu bubuk fermentasi adalah susu hasil proses fermentasi dari asam laktat. Uniknya, Prenagen yoghurt ini dilarutkan dalam air dingin, sehingga menambah kesegaran rasa saat dikonsumsi.

Kandungan yang tersedia di Prenagen Yogurt

Konsumsi Prenagen Yogurt Strawberry Blush dua kali dalam sehari akan membantu memberikan nutrisi yang maksimal untuk perkembangan janin dan kesehatan ibu hamil itu sendiri.

Prenagen Yogurt memiliki kandungan yang sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil, seperti:

  • Asam Folat: Berperan dalam pertumbuhan dan pembelahan sel serta berperan dalam pembentukan sel darah merah. Asam folat sangat penting untuk dikonsumsi sebelum dan selama kehamilan karena dapat membantu mencegah cacat lahir pada otak dan saraf bayi.
  • Zat Besi: Komponen hemoglobin dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Zat besi bertanggung jawab dalam pembentukan sel darah merah dan hemoglobin yang sangat dibutuhkan untuk memasok oksigen serta nutrisi ke tubuh ibu hamil dan janin
  • Vitamin B6: Salah satu faktor dalam metabolisme energi dan pembentukan jaringan. Vitamin B6 tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil, tetapi juga berperan besar dalam pembentukan dan perkembangan saraf dan otak janin. Dengan asupan vitamin B6 yang cukup, janin dapat tumbuh dan berkembang dengan normal, serta berisiko lebih rendah mengalami gangguan tumbuh kembang.
  • Protein: Komponen esensial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, serta dapat membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein juga berperan sebagai zat pembangun atau pembentuk serta memperbaiki jaringan tubuh pada janin seperti otot, tulang, mata kulit, jantung dan hati.
  • Kalsium: Membantu dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi. Selama hamil, kebutuhan kalsium ibu bertambah karena kalsium diperlukan untuk membangun tulang dan gigi janin dalam kandungan.
  • Vitamin D: Membantu penyerapan kalsium, mendukung pertumbuhan tulang dan gigi bayi, mencegah bayi terlahir dengan berat badan rendah.
  • Omega 3: Memberikan sistem kekebalan tubuh yang baik untuk Si Kecil.

Cara menyajikan Prenagen Yogurt

Untuk dapat menikmati Prenagen Yogurt dengan lebih nikmat, langkah-langkah yang harus Anda lakukan adalah:

  1. Menjaga kebersihan sangat penting terutama ketika ingin menyajikan makanan atau minuman untuk dikonsumsi, maka dari itu langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir kemudian keringkan.
  2. Tambahkan 3 sendok makan (± 50g) PRENAGEN Yogurt ke dalam gelas.
  3. Tuangkan 180 ml air dingin (10°C). Tidak dianjurkan membuatnya dengan air panas karena yogurt akan menggumpal.
  4. Aduk sampai larut. Periksalah suhu susu yang telah larut. Prenagen Yogurt siap dihidangkan dan diminum segera.

Anda harus segera konsumsi susu setelah dilarutkan. Sisa susu harus dibuang jika tidak diminum lebih dari 2 jam setelah dilarutkan.


Temukan Prenagen Yogurt Strawberry Blush di toko SehatQ yang bisa Anda akses melalui website atau aplikasi SehatQ. Download aplikasi SehatQ melalui App / Play Store dan nikmati berbagai macam fitur kesehatan menarik untuk Anda.

Kegunaan, Dosis, dan Efek Samping Obat Obipluz

Selama masa kehamilan dan menyusui, ibu disarankan menambah asupan nutrisi dari suplemen karena nutrisi yang didapat dari makanan tidak bisa mencukupi kebutuhan dua orang, yaitu ibu dan bayi.

Obipluz merupakan suplemen makanan halal dan bersertifikasi BPOM dan umum diberikan oleh dokter kepada ibu hamil dan ibu menyusui (pre dan post natal). Suplemen ini mengandung vitamin dan mineral serta lemak sehat DHA dan EPA untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu selama dan pasca kehamilan. 

Simak artikel berikut untuk mengetahui kegunaan obat Obipluz serta kemungkinan efek samping yang bisa timbul. 

Deskripsi obat Obipluz

Obipluz mengandung vitamin dan mineral, serta lemak asam esensial dari minyak ikan. Kombinasi bahan dalam Obipluz membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan ibu menyusui. 

Kandungan asam lemak esensial dari minyak ikannya mampu menunjang perkembangan otak bayi sejak dalam kandungan. Selain itu, suplemen ini juga dilengkapi zat besi yang berperan penting dalam produksi sel darah merah dan meningkatkan aliran oksigen ke dalam tubuh ibu dan janin sehingga ibu hamil dan menyusui terbebas dari risiko anemia. 

Komposisi Obipluz

Obipluz suplemen makanan hadir dalam bentuk sediaan soft capsule. Setiap kapsul Obipluz mengandung:

  • Vitamin A 3000 IU
  • Vitamin D 200 IU
  • Vitamin E 30 IU
  • Vitamin B1 2 mg
  • Vitamin B2 2 mg
  • Vitamin B6 3 mg
  • Vitamin B12 3 mcg
  • Vitamin C 100 mg
  • Biotin (vitamin B7) 35 mcg
  • Asam folat 100 mcg
  • Kalsium pantotenat 3.26 mg
  • Nikotinamida 20 mg
  • Zat besi elemental 30 mg
  • Yodium 150 mcg
  • Tembaga 1000 mcg
  • Mangan 1 mg
  • Magnesium 5 mg
  • Zinc 15 mg
  • Kalsium karbonat 100 mg
  • DHA 105 mg
  • EPA 20 mg

Kegunaan

Manfaat utama dari suplemen Obipluz adalah memenuhi kebutuhan nutrisi harian ibu hamil dan menyusui, serta menjaga kesehatan ibu dan bayi. Suplemen ini juga diindikasikan untuk:

  • Mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi sejak dalam janin
  • Meningkatkan kualitas dan produksi ASI
  • Mengurangi risiko bayi lahir dalam keadaan cacat, seperti terhindar dari cacat tabung saraf (spina bifida)
  • Mencegah bayi lahir prematur

Dosis dan aturan pakai

Obipluz dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan dengan dosis 1 kapsul sehari. Obipluz juga bisa diminum bersama makanan agar bisa diserap tubuh dengan lebih baik. 

Usahakan untuk minum suplemen di waktu yang sama setiap hari. Apabila Anda melewati 1 dosis, jangan minum dosis ekstra di kemudian harinya karena bisa meningkatkan risiko efek samping.

Setelah digunakan, simpan obat di tempat sejuk dan kering serta terlindung dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Efek samping

Suplemen ini umumnya aman diminum oleh kebanyakan wanita. Anda mungkin menemukan feses Anda berwarna gelap lebih dari biasanya setelah minum Obipluz, tapi jangan khawatir karena itu merupakan efek samping umum dan tidak berbahaya. Efek samping tersebut akan hilang setelah Anda menghentikan penggunaan obat. 

Jika dikonsumsi secara berlebihan, Obipluz bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti sakit perut dan mulas. 

Catatan

Obipluz termasuk golongan obat bebas yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Suplemen ini hanya berfungsi memenuhi nutrisi harian ibu hamil dan menyusui, bukan untuk menggantikan nutrisi utuh dari pola makan sehat. 

Jangan konsumsi Obipluz jika Anda memiliki alergi berat terhadap salah satu kandungan suplemen. Jika Anda hendak menjalani operasi, hentikan penggunaan Obipluz dua minggu sebelum karena dapat meningkatkan risiko pendarahan.

Benjolan di Ketiak Kerap Dialami Ibu Hamil & Menyusui

Secara kodrati tubuh seorang wanita dilengkapi dengan rahim dan payudara. Dua organ itu memungkinkannya hamil dan menyusui, sebagai sunnatullah berlangsungnya peradaban manusia. Akan tetapi, di balik muruah itu, ada hal-hal luar biasa yang membuat wanita jauh lebih rentan dibanding laki-laki, salah satunya adalah potensi munculnya benjolan di ketiak.

Sejak hamil hingga nanti menyusui, tubuh wanita banyak mengalami perubahan. Peningkatan aktivitas hormonal jadi alasan utama terjadinya kondisi itu. Organ yang ikut merespons lonjakan aktivitas hormonal itu adalah kelenjar getah bening. Secara otomatis ia akan membengkak dan bukan hal aneh jika mulai muncul benjolan di ketiak.

Sekadar informasi bahwa ketiak termasuk organ limfatik yang ada di tubuh manusia. Di bawah ketiak terdapat kelenjar getah bening. Oleh karena itu, ketika kelenjar getah bening mulai membengkak, kerap kali wujudnya terlihat di ketiak.

Lebih lanjut, benjolan di ketiak yang terjadi pada masa kehamilan hingga menyusui terjadi karena adanya pembesaran payudara akibat jaringan kelenjar susu mulai aktif mempersiapkan sumber daya bagi anak yang dilahirkan kelak. Posisi jaringan kelenjar susu sendiri berada dekat dengan ketiak. Ketika jaringan kelenjar susu aktif, payudara akan mulai membesar; terasa penuh; dan mengeras. Barang tentu jaringan atau organ yang ada di sekitar payudara juga akan ikut terdampak.

Salah seorang dokter, dr. Brigitta Godong., mengonfirmasi hal itu. “Benjolan di ketiak ya itu ada hubungannya dengan si ASI tadi karena memang ada kelenjar pada payudara itu nyambung ke atas ketiak. Jadi kalau payudaranya bengkak dia ke ketiak juga suka bengkak,” ujarnya.

Pada masa-masa ini, aktif tidaknya seorang ibu menyusui anaknya menjadi sesuatu yang krusial. Sebab jika tidak segera dikeluarkan, ASI yang terus diproduksi kelenjar susu akan semakin membuat payudara terasa tidak keruan.

Dokter Brigitta menambahkan bahwa masa pembengkakan payudara ini biasanya berlangsung selama beberapa hari atau satu minggu pertama menyusui. Pasalnya, selama masa tersebut produksi ASI sedang menyesuaikan kebutuhan bayi. 

Penting sekali untuk rajin mengeluarkan ASI bila payudara sudah terasa penuh. Jika si kecil belum mau menyusu, seorang ibu bisa mengakalinya dengan memompa ASI tersebut agar tidak terjadi pembengkakan. “ASI di payudara itu kalau sudah produksi harus dikeluarkan, kalau tidak bisa bengkak,” katanya.

Pada umumnya, pembengkakan payudara, berserta kondisi lain yang menyertai, termasuk benjolan di ketiak, akan mengempis dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Dan itu bukan suatu kondisi yang harus dikhawatirkan.

Akan tetapi, sayangnya, di beberapa kasus ada juga benjolan di ketiak yang menunjukkan gejala kanker. Atau memang cairan getah bening yang keluar ini membengkak karena infeksi bakteri, jamur, atau virus pada lengan atau payudara.

Di sini pemeriksaan oleh dokter penting untuk dilakukan. Pemeriksaan oleh dokter akan menjadikan kondisi jadi lebih terang. Dalam arti, apabila memang terjadi kondisi serius, itu dapat segera diketahui agar bisa dilakukan prosedur-prosedur penanganan untuk mengatasinya.

Namun, jika bengkak di payudara dan benjolan di ketiak itu terjadi memang karena hal-hal yang sifatnya tidak serius, seorang wanita hanya perlu melakukan beberapa upaya sederhana untuk meredakannya.

Ibu bisa melakukan pijatan sederhana di ketiak, mengompresnya dengan air hangat, hingga minum jus lemon, atau minum air perasan kunyit. Lemon dan kunyit punya kandungan antiinflamasi yang bisa mengurangi dampak pembengkakan.

“Biasanya kalau kayak gitu bisa melakukan massage ringan. Kalau lagi mandi misalnya kan pakai sabun licin, nah bisa sekalian dipijit ke arah ketiak. Pusatkan pijatan ke arah ketiak. Lakukan saja itu, sambil ditekan-tekan sedikit yang ada benjolan di ketiak. Jangan ditekan terlalu keras, yang penting ringan aja, tapi teratur,” tutur dr. Brigitta.

Seperti Apa Trimester 3 di Masa Kehamilan?

Jika Anda memasuki masa kehamilan, ada berbagai hal yang perlu Anda perhatikan, salah satunya termasuk proses kehamilan. Proses kehamilan terdiri dari 3 tahap atau trimester, antara lain trimester 1, trimester 2, dan trimester 3. Trimester 3 terjadi di antara minggu ke-29 hingga minggu ke-40 masa kehamilan.

Trimester 3 merupakan tahap kehamilan yang mendekati waktu persalinan. Artinya, jika Anda memasuki trimester 3, Anda akan melahirkan anak dalam waktu yang lebih dekat. Meskipun demikian, Anda juga perlu waspada karena trimester 3 akan menimbulkan komplikasi pada tubuh Anda.

Perkembangan di Trimester 3

Berikut adalah perkembangan yang dialami bayi jika Anda memasuki trimester 3:

  • 7 bulan

Ketika usia kehamilan mencapai 7 bulan, panjang bayi akan mencapai sekitar 35 cm, dan berat badannya mencapai sekitar 1 kg.

Selain itu, ukuran bayi semakin besar karena karena cadangan lemak yang berkembang. Pada bulan tersebut, tubuhnya dapat menyimpan nutrisi seperti kalsium. Bayi dapat merasakan berbagai hal seperti cahaya dari luar.

  • 8 bulan

Ketika usia kehamilan mencapai 8 bulan, panjang bayi akan mencapai sekitar 45 cm, dan berat badannya mencapai sekitar 2 kg.

Selain itu, cadangan lemak tubuh bayi semakin banyak. Sebagian besar organ tubuh bayi telah berkembang. Bayi mengalami peningkatan kekebalan tubuh dan cadangan antibodinya bertambah.

  • 9 bulan

Ketika usia kehamilan mencapai 9 bulan, kelamin bayi terbentuk dengan sempurna. Penampilan fisik lain seperti tengkorak dan rambut juga terbentuk dengan sempurna. Bayi akan lahir pada bulan tersebut. Sebagian bayi akan lahir lebih cepat, namun sebagian bayi akan lahir lebih lambat. Hal tersebut tergantung pada kondisi bayi.

Perubahan di Trimester 3

Ketika Anda memasuki trimester 3 kehamilan, berikut adalah perubahan yang terjadi pada Anda:

  • Penampilan fisik

Ketika Anda memasuki trimester tersebut, payudara Anda melunak dan mengeluarkan ASI (air susu ibu). Selain itu, perut Anda terasa kencang jika disentuh. Kulit Anda memutih pada waktu tersebut.

  • Kondisi yang Anda alami

Trimester 3 pada masa kehamilan juga dapat menimbulkan kondisi berupa sakit punggung, sakit pinggang, wasir, maag, dan kaki membengkak.

Komplikasi

Komplikasi yang terjadi pada ibu hamil di trimester 3 adalah sebagai berikut:

  • Pendarahan.
  • Preeklampsia.
  • Kelahiran secara prematur.
  • Masalah pada plasenta.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan di Trimester 3

Jika Anda memasuki trimester 3 dan ingin menjaga kondisi bayi, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan:

  • Gerakan bayi

Jika Anda merasa bahwa gerakan bayi kurang aktif atau tidak bergerak sama sekali, hal tersebut menunjukkan adanya masalah pada bayi Anda.

  • Kondisi tubuh

Jika Anda mengalami suatu kondisi pada tubuh, hal tersebut menunjukkan bahwa Anda mengalami komplikasi.

  • Periksa kandungan

Anda sebaiknya secara rutin untuk memeriksa kondisi kehamilan. Contoh alat yang dapat memantau perkembangan kehamilan Anda adalah USG.

  • Kontraksi

Kontraksi juga perlu Anda perhatikan untuk mengetahui kapan tepatnya Anda akan melahirkan.

  • Persalinan

Ada baiknya jika Anda memesan kamar di rumah sakit sebagai persiapan untuk melakukan persalinan.

Cara Menjaga Kesehatan Selama Masa Kehamilan

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh selama menjalani masa kehamilan:

  • Mengkonsumsi makanan sehat.
  • Mengkonsumsi air putih secara rutin.
  • Mengkonsumsi vitamin.
  • Berolahraga yang ringan.

Kesimpulan

Trimester 3 merupakan masa kehamilan yang cukup banyak untuk dipertimbangkan. Trimester 3 juga mendekati waktunya melahirkan. Oleh karena itu, Anda dihimbau untuk menjaga kesehatan selama masa kehamilan, khususnya jika waktunya dekat untuk melahirkan. Untuk informasi lebih lanjut tentang trimester 3, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.