Senyawa Sulphoraphane di Brokoli, Bisa Membantu Mencegah Diabetes?

Sulphoraphane merupakan senyawa alami di tumbuhan seperti brokoli, kol, kembang kol, dan kale. Akan tetapi, brokoli memiliki kandungan sulphoraphane tertinggi dibandingkan bahan pangan lainnya. Bentuk pengolahan juga ikut memengaruhi kadar senyawa tersebut. Terdapar berbagai manfaat senyawa sulphoraphane, salah satunya umtuk membantu mencegah penyakit diabetes tipe 2. 

Kandungan sulphoraphane pada brokoli

Senyawa sulphoraphone terbentuk ketika glucoraphine diubah oleh myrosinase. Kedua senyawa tersebeut akan bereaksi ketika sel-sel di brokoli rusak atau ketika dikunyah. Menurut Journal Food Science, kandungan sulphorapahane tertinggi berada pada brokoli dan kol merah dibandingkan jus kol putih, dan kembang kol. 

Proses pemasakan brokoli memengaruhi kandungan sulphoraphane. Berdasarkan Journal Experimental and Clinical Seciences, brokoli yang tidak diberi perlakuan panas memiliki kadar sulphoraphane sebanyak 22,8%, sementara proses pengukusan membuat sulphoraphane hanya terbentuk sekitar 4,2%. Anda sebaiknya mengolah brokoli dengan cara dipanaskan ringan. Apabila pemanasan brokoli di bawah 60 derajat celsius, maka pembentukan sulphoraphana bisa mencapai 97,9%. 

Selain itu, hindari pemrosesan dengan cara deep frying atau menggoreng dengan minyak banyak, menambahkan gula dalam jumlah banyak, atau membaluri brrokoli menggunakan keju. 

Sulphoraphane dan diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 menjadi penyakit yang diderita ratusan juta masyarakat dunia. Penderita tidak mampu menyimpan gula darah sehingga kadar gula darah di dalam tubuhnya. 

Sebuah penelitian membuktikan, sebanyak 97 orang yang mengalami diabetes tipe 2 telah mengonsumsi ekstrak kecambah brokoli setara dengan 150 mikromol sulphoraphane setiap hari. Hal ini memengaruhi kadar gula darah.

Penelitian lain menyebutkan, sulphoraphane secara efektif mengurangi kadar gula darah puasa sebesar 6,5% dan meningkatkan peningkatan indikator kontrol gula dalam darah. Efek ini sangan berdamapk kuat pada pasien yang mengalami obesitas serta tidak menjalani pola hidup sehat untuk menghindari risiko diabetes.  

Seseorang yang mengonsumsi ekstrak brokoli secara teraturr akan mengalami penurunan kadar gula darah secara signifikan. Sulphoraphane hanya memiliki efek samping ringan, bahkan hampir tidak ada. Senyawa ini mempunyai efek antidiabetes terutama jenis diabetes tipe 2.   

Cara mencegah diabetes lainnya

Pencegahan diabetes dilakukan dengan cara mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Saat ini, tren diabetes sudah mulai menyerang anak muda karena pola hidup mereka yang tidak sehat. Konsumsi gula dan kalori yang tidak terkontrol serta rendahnya olahraga dan aktivitas fisik membuat diabetes dapat diderita anak muda sekalipun. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah diabetes:

  1. Kurangi konsumsi gula- menurut Permenkes No. 30 tahun 2013, mengonsumsi gula sebaiknya tidak lebih dari 4 sendok makan per hari
  2. Melakukan olahraga rutin- setidaknya lakukan olahraga selama 30 menit setiap hari
  3. Minum air- usahakan minuma air 2 liter atau setara 8 gelas setiap hari
  4. Turunkan berat badan jika overweight atau obesitas- perhitungan ideal atau tidaknya berat badan disesuaikan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT)
  5. Hindari merokok- kebiasaan ini dapat memicu diabetes secara tidak langsung
  6. Diet rendah karbohidrat- kurangi konsumsi karbohidrat terlebih jika menderita overweight atau obesitas
  7. Kontrol porsi makan- sesuaikan porsi makan dengan kebutuhan kalori dan aktivitas setiap hari
  8. Hindari kebiasaan sedentari- lakukan aktivitas fisik meskipun hanya sekadar berjalan-jalan santai
  9. Konsumsi sumber serat cukup- pastikan makan buah sebanyak 2-3 porsi dan sayuran sebanyak 3-5 porsi
  10. Perbaanyak konsumsi vitamin D- sumber vitamin D banyak didapatkan dari paparan sinar matahari serta konsumi minyak hati ikan 
  11. Kurangi konsumsi makanan beku atau kaleng- sebaiknya pilih bahan pangan segar yang diolah sendiri
  12. Konsumsi kopi atau teh- polifenol mampu membantu melindungi tubuh dari risiko diabetes

Sulphoraphane efektif dalam membantu mencegah diabetes tipe 2 jika dikonsumsi secara teratur serta diolah dengan tepat agar senyawa tersebut bisa terbentuk maksimal. Selain itu, perlu digarisbawahi bahwa sulphoraphane tidak bisa dijadikan pengobatan utama penyakit diabetes. Konsultasikan ke ahli gizi atau dokter terkait makanan dan minuman yang dikonsumsi selama menderita diabetes.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *