Kenali 5 Perbedaan Utama Antara Latihan Aerobik dan Anaerobik

Kenali 5 Perbedaan Utama Antara Latihan Aerobik dan Anaerobik

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting meski seringkali terabaikan, hingga akhirnya jatuh sakit. Nah saat manusia merasakan sakit, ia baru sadar bahwa menjaga kesehatan adalah hal yang utama. Beberapa cara yang dapat menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan adalah dengan latihan aerobik dan anaerobik.

Kata aerobik tentu sudah tak asing lagi terdengar di telinga. Orang-orang sering menyebut senam aerobik, olahraga aerobik, dan lain-lain. Berbeda halnya dengan anaerobik, masih jarang orang yang mengetahuinya. Sebelum memutuskan untuk memilih salah satunya, kenali dengan baik perbedaan antara dua jenis latihan tersebut sebagai berikut.

1.  Definisi Latihan Aerobik dan Anaerobik

Latihan atau olahraga aerobik merupakan latihan yang membuat otot-otot bergerak untuk meningkatkan laju pernapasan dalam waktu yang relatif lama. Sedangkan anaerobik adalah latihan dengan aktivitas fisik yang intens dengan waktu yang singkat. Latihan ini tidak terlalu berpengaruh pada peningkatan oksigen.

2.  Manfaat latihan aerobik

Olahraga aerobik bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, tekanan darah, meningkatkan stamina dan mood. Selain itu, juga dapat mengurangi kelelahan, mengontrol tekanan darah, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan rutin melakukan latihan ini, maka Anda akan tidak mudah sakit.

Latihan anaerobik memiliki fokus utama untuk membentuk otot dan mempertahankan massa otot meskipun terjadi pertambahan usia. Selain itu, olahraga ini juga dapat memperkuat tulang, membakar lemak, serta meningkatkan stamina tubuh. Alhasil, tubuh tetap kuat meskipun beraktivitas sepanjang hari.

3.  Risiko

Melakukan kegiatan apapun tentu memiliki risiko masing-masing, termasuk latihan aerobik. Bagi yang pertama kali melakukan olahraga ini, Anda harus melakukan dengan perlahan demi menghindari cedera. Lakukan pemanasan selama 5 menit sebelum memulai aerobik dan pendinginan dengan waktu yang sama setelahnya.

Waktu ideal bagi pemula untuk melakukan olahraga ini adalah 30 menit. Pendinginan berfungsi untuk melemaskan otot-otot yang telah bekerja selama olahraga berlangsung. Untuk gerakan pemanasan maupun pendinginan, Anda bisa konsultasi dengan pelatih tertentu atau melihat referensi video di internet.

Berbeda dengan sebelumnya, olahraga anaerobik dilakukan dengan intensitas tinggi dengan skala lebih dari tujuh. Jika terjadi kesalahan gerakan maupun program latihan, akan berbahaya. Untuk itu, anaerobik sangat tidak disarankan bagi para pemula dan membutuhkan pendampingan seorang pelatih.

4.  Contoh Olahraga

Berdasarkan penjelasan sebelumnya bahwa latihan aerobik adalah olahraga yang berfokus pada pergerakan otot pinggul, lengan, hingga kaki. Contoh olahraga yang memiliki ciri-ciri yang sama yaitu jalan cepat, bersepeda, jogging, berenang, ski es atau ski air. Selain itu, juga ada panjat tebing, mendayung, hingga pelatihan elips.

Contoh untuk olahraga anaerobik adalah lompat katak atau squat, angkat berat, latihan interval intensitas tinggi/sprint, dan plyometrics. Karena termasuk olahraga yang berat, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu terkait kondisi kesehatan Anda sebelum melakukannya.

5.  Waktu Olahraga Ideal

Untuk menjaga kesehatan dan mendapatkan hasil yang maksimal, olahraga harus dilakukan secara rutin. Untuk aerobik, Anda bisa membagi waktu tergantung intensitasnya. Intensitas sedang adalah 5 hari dalam seminggu dengan durasi olahraga 30 menit sedangkan untuk intensitas tinggi yaitu 3 hari seminggu dengan durasi 25 menit.

Sedangkan latihan anaerobik hanya bisa dilakukan 2 atau 3 kali dalam seminggu. Anda perlu memiliki jeda pemulihan minimal 1 hari pada sela-sela hari olahraga. Misalnya, Anda berolahraga mulai hari Jumat, maka istirahat secara penuh pada hari Sabtu lalu mulai kembali pada hari Minggu.

Menjaga kesehatan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap orang. Apapun jenis olahraga yang Anda pilih, baik latihan aerobik atau anaerobik, sama-sama baik dan bermanfaat asalkan dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan. Jangan memaksakan diri saat berolahraga demi mencapai target. Jika Anda merasa sangat lelah maka segeralah beristirahat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *