Penyebab Rasa Logam di Mulut

Rasa logam di mulut, atau istilah medisnya disebut sebagai dysgeusia atau parageusia, merupakan masalah yang timbul di indera pengecap dimana penderita mengalami rasa pahit seolah-olah mereka mencicipi sesuatu yang terbuat dari bahan logam.

image Rasa Logam di Mulut

Masalah pada indera pengecap bisa membuat penderita mengalami rasa pahit di mulut, baik dalam waktu yang singkat maupun lama. Penderita juga bisa mengalami kondisi tersebut secara tiba-tiba.

Indera pengecap dikendalikan oleh saraf sensoris dimana saraf tersebut memiliki kegunaan dalam memberikan penciuman dan rasa. Kedua saraf tersebut juga memberikan tanggapan terhadap rasa di mulut.

Setelah zat masuk ke dalam mulut, ujung saraf indera perasa dan penciuman akan memberikan sinyal ke otak. Rasa dari zat yang ada di dalam mulut akan diubah menjadi rasa tertentu, baik manis, asam, asin, pahit, maupun campuran. Masalah yang terjadi pada fungsi neurologis bisa memicu ketidakteraturan pada rasa di mulut.

Gejala

Pada umumnya, rasa logam di mulut tidak membahayakan tubuh. Namun, pada kondisi yang lebih serius, rasa logam di mulut bisa memberikan tanda bahwa seseorang mengalami suatu penyakit seperti diabetes. Pasien yang mengalami kondisi yang lebih serius perlu bertemu dengan dokter supaya kondisinya bisa segera ditangani.

Berikut adalah gejala yang dialami penderita akibat rasa logam di mulut:

  • Mulut kering.
  • Mengeluarkan air liur secara berlebihan.
  • Gusi berdarah.
  • Nafas bau.
  • Kelelahan.
  • Batuk.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Demam.
  • Nyeri.
  • Hidung tersumbat.
  • Indera penciuman yang buruk.
  • Kehilangan selera makanan.

Berikut adalah gejala yang lebih serius akibat rasa logam di mulut:

  • Perubahan kesadaran.
  • Kesulitan untuk menelan.
  • Demam tinggi.
  • Gangguan pernafasan.

Penyebab

Rasa logam di mulut terjadi karena faktor berikut:

  • Usia

Semakin bertambah usia seseorang, mereka semakin lebih mudah mengalami risiko tertentu, termasuk rasa logam di mulut.

  • Kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk yang dapat memicu rasa logam di mulut adalah tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik, bernafas dari mulut, merokok, dan lidah tergigit atau terbakar.

  • Infeksi

Rasa logam di mulut juga dipengaruhi oleh jenis infeksi berikut:

  • Infeksi saluran pernafasan atas.
  • Infeksi kelenjar air liur.
  • Sinusitis.
  • Infeksi telinga bagian tengah.
  • Sakit tenggorokan.
  • Radang tenggorokan.
  • Periodontitis.
  • Radang gusi.
  • Kondisi medis

Rasa logam di mulut bisa terjadi jika seseorang mengalami kondisi berikut:

  • Maag.
  • Cedera kepala.
  • Demensia.
  • Kehamilan.
  • Alergi makanan.
  • Kekurangan vitamin B12.
  • Gangguan ginjal.
  • Gangguan di bagian sistem saraf pusat.
  • Sindrom.
  • COVID-19.
  • Obat-obatan

Berikut adalah obat-obatan yang dapat menimbulkan efek samping rasa logam di mulut:

  • Antibiotik.
  • Antihistamin.
  • Antidepresan.
  • Antijamur.
  • Rifampin.
  • Obat pereda asma.
  • Obat penghambat asetilkolinesterase (obat untuk penyakit Alzheimer).
  • Obat yang mengandung logam berat.
  • Vitamin yang mengandung kalsium dan zat besi.

Jika Anda Mengalami Rasa Logam Di Mulut

Jika Anda mengalami rasa logam di mulut, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang Anda gunakan (jika dokter memerlukannya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan menanyakan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda mengalami penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik. 

Pengobatan

Setelah melakukan diagnosis, dokter akan menentukan pengobatan berdasarkan seberapa parah kondisi tersebut dialami pasien. Obat resep dapat diberikan kepada pasien untuk mengatasi rasa logam di mulut.

Pencegahan

Cara-cara untuk mencegah rasa logam di mulut adalah sebagai berikut:

  • Mengkonsumsi air putih secara rutin.
  • Mengkonsumsi permen bebas gula.
  • Membersihkan mulut (termasuk gigi) secara rutin.
  • Tidak melakukan kebiasaan buruk (seperti merokok).

Kesimpulan

Walaupun rasa logam di mulut memberikan ketidaknyamanan pada mulut, kondisi tersebut tidak membahayakan tubuh (kecuali jika Anda mengalami kondisi lain). Jika Anda ingin mengatasi rasa logam di mulut, Anda bisa mencoba cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang rasa logam di mulut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *