Penyebab dan Gejala Penyakit Hammertoe

Hammertoe adalah kelainan bentuk jari kaki yang timbul akibat ketidakseimbangan pada otot, tendon, atau ligamen yang biasanya berfungsi menahan jari kaki tetap lurus. 

Kondisi ini biasanya terjadi pada jari kedua, ketiga, dan keempat pada kaki. Saat kamu mengalami kelainan ini, ujung jari kaki menekuk ke bawah dan sendi tengah melengkung ke atas.

Seiring berjalannya waktu, jari kaki terjebak dalam posisi kaku seperti cakar. Lalu apa sih yang menyebabkan kelainan jari ini? Seperti apa gejalanya? Simak rangkuman terkait “jari palu” pada ulasan berikut ini!

Jenis-jenis hammertoe

Kelainan ini dapat dibagi menjadi tiga jenis berbeda berdasarkan tahapan keparahannya, yaitu:

  • Fleksibel: di mana jari kaki yang terdampak masih dapat bergerak pada persendian
  • Semi-kaku: di mana jari kaki yang terdampak mulai kaku dan sulit digerakkan
  • Kaku: di mana jari yang terdampak  tidak bisa lagi bergerak karena tendon dan jaringan lunak telah mengencang

Saat sendi mulai sulit digerakkan, kamu mungkin akan mulai merasakan sakit dan ketidaknyamanan pada jari hingga pergelangan kaki.

Penyebab

Penyebab umum dari kelainan jari ini adalah penggunaan sepatu yang pendek, sempit, dan terlalu ketat. Kondisi ini menyebabkan jari kaki menekuk ke atas.

Alhasil otot dan tendon di jari kaki mengencang dan menjadi lebih pendek. Ini membuat jari kaki tetap dalam posisi bengkok.

Berikut beberapa penyebab lain dari kelainan jari palu:

1. Faktor genetik

Jenis kaki yang kamu miliki sejak lahir menjadi salah satu faktor risiko kamu bisa mengembangkan jenis kelainan bentuk sendi ini.

Apabila kamu lahir dengan kondisi tulang panjang di jari kaki mereka lebih mungkin untuk mengembangkan kelainan jari ini di masa depan.

Selain itu, bentuk kaki yang datar dan fleksibel juga bisa menyebabkan jari palu saat kaki mencoba untuk menstabilkan terhadap lengkungan datar. Kaki dengan lengkungan tinggi juga dapat membentuk jari palu karena tendon ekstensor mengalahkan fleksor.

2. Trauma atau cedera

Trauma berupa benturan, tersandung, tergelincir, dan insiden lain yang bisa menyebabkan jari kaki patah juga bisa menjadi penyebab jari palu ini.

3. Keseimbangan otot kaki

Jika keseimbangan otot-otot di kaki kamu tidak normal maka bisa menyebabkan terjadinya kestabilan yang pada akhirnya membuat jari kaki berkontraksi.

4. Penggunaan sepatu jenis tertentu

Beberapa jenis sepatu seperti sepatu hak tinggi memiliki sedikit atau bahkan tidak ada penyangga lengkung. Ini menciptakan tekanan berat pada jari kaki dan persendiannya. 

Selain itu alas kaki yang terlalu ketat di bagian toe box dapat membuat jari-jari kaki terjepit. Dan membuat jari-jari tidak bisa diluruskan sebagaimana posisi normalnya.

5. Penyakit tertentu

Beberapa jenis penyakit neuromuskular juga bisa menyebabkan timbulnya kaki palu. Seperti orang yang menderita diabetes.

Penderita diabetes yang memiliki gangguan aliran darah yang buruk atau neuropati, lesi yang terinfeksi dapat menyebabkan hilangnya jari kaki, kecuali jika sepatu mereka dimodifikasi.

Gejala

Berikut beberapa gejala umum hammertoe yang harus kamu waspadai:

  • Sendi di jari kaki mulai terasa kaku
  • Rasa nyeri yang biasanya terasa di bagian atas jari kaki yang tertekuk
  • Nyeri pada bola kaki
  • Kapalan di bagian atas sendi
  • Kemerahan, peradangan, atau sensasi terbakar
  • Gerakan terbatas atau nyeri pada sendi jari kaki
  • Pembengkakan pada sendi
  • Luka terbuka

Nah itu dia sedikit rangkuman mengenai penyebab dan gejala hammertoe. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *