Jenis Kista Selain Kista Epididimis Apa Saja?

Kista epididimis adalah kista yang menyerang saluran reproduksi pria berupa adanya benjolan berisi cairan di buah zakar.

Meski begitu, kista epididimis adalah termasuk jinak dan tidak berpengaruh pada kesuburan pria. Meskipun jika benjolan kista epididimis adalah agak membesar, sebaiknya harus dikonsultasikan pada dokter.

Ternyata selain kista pada saluran reproduksi pria, terdapat juga kista lainnya yang sering muncul pada tubuh. Beberapa di antaranya bisa jinak, namun bisa juga ganas sehingga perlu pengobatan berupa pembedahan. Apa saja itu? Simak di bawah ini!

Kista jerawat

Kista jerawat adalah kista berupa jerawat-jerawat yang timbul pada muka. Namun jerawat-jerawat ini bukanlah jerawat biasa.

Ini adalah jerawat nodulistik atau jerawat kistik yang merupakan jerawat yang tak hanya menyumbat pori-pori, tetapi juga menimbulkan peradangan dan infeksi.

Kista arakhnoid

Kista arakhnoid adalah kista yang disebabkan oleh membran arakhnoid yang menutupi otak, dan biasanya ada pada bayi yang baru lahir.

Proses penyebabnya terjadi selama perkembangan janin yang ditandai dengan penggandaan atau pembelahan untuk membentuk kantong abnormal cairan serebrospinal.

Kista Baker

Nama lainnya adalah kista poplitea, yaitu kista yang membuat seseorang yang menderitanya mengalami tonjolan dan perasaan sesak di belakang perut.

Kista ini dapat memberikan nyeri yang cukup parah saat peregangan lutut atau saat melakukan aktivitas fisik lainnya, dan kista baker ini biasanya berkembang di pada area sendi lutut yang bermasalah karena artritis dan robekan tulang rawan.

Kista bartholin

Atau disebut juga dengan kista vagina adalah kista yang muncul pada area kewanitaan, dan membuat vagina tidak nyaman saat disentuh.

Penyebab terjadinya kista ini adalah karena adanya infeksi pada kelenjar bartholin. Penyebab lainnya adalah adanya cedera pada vagina.

Kista ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat menyebabkan komplikasi infeksi ke leher rahim dan saluran reproduksi dalam.

Kista payudara

Selain kanker, rupanya payudara juga dapat terkena kista. Kista payudara ini terbentuk dan ada di bagian dalam payudara.

Kista dapat muncul di kedua sisi payudara, dan bisa mendadak berubah menjelang dan setelah menstruasi. 

Bentuk kista ini bulat atau lonjong serta dapat berpindah-pindah. Kista tidak bersifat ganas dan menjadi kanker namun untuk pencegahan harus dioperasi.

Kista dermoid

Kista dermoid merupakan kista yang mempunyai bentuk seperti jerawat kecil, tidak menyakitkan, dan tidak berbahaya.

Kista dapat muncul pada permukaan kulit, tulang belakang, otak, dalam hidung, rongga sinus, rongga perut, dan indung telur.

Kista tumbuh secara abnormal dan mengandung berbagai struktur jaringan seperti kelenjar keringat, folikel, rambut, gigi, dan jaringan saraf.

Kista epidermoid

Ini adalah kista yang terbentuk akibat adanya penumpukan keratin, yaitu sebuah jenis protein yang terbentuk secara alami dari sel-sel kulit yang terus berkembang.

Benjolannya berukuran 0,5-2 cm, dan berwarna kuning, berbau, tebal, dan tidak berasa sakit. Kista ini termasuk jinak dan tidak bersifat kanker.

Kista ginjal

Kista ginjal adalah kista yang berada dalam ginjal, dan bisa tumbuh sangat banyak, serta hanya berisi cairan.

Kista ini disebut dapat menyebabkan penyakit ginjal meskipun tidak bersifat sel kanker, dan biasanya ada pada orang usia lanjut. Jika tidak ditangani, kista bisa pecah dan menyebabkan perih di punggung.

Kista ovarium

Kista ini adalah jenis kista yang umumnya dimiliki semua wanita, dan terdapat dalam ovarium yang bertugas melepas sel telur yang kemudian dibentuk dalam folikel.

Di folikel sel telur dijaga dengan sebuah cairan. Namun folikel ini dapat berubah menjadi kista jika folikel tidak mengeluarkan sel telur dan cairan.

Kista ovarium selain epididimis ini biasanya hilang dengan sendirinya setelah melewati 2-3 siklus datang bulan sehingga tidak memerlukan perawatan. Namun perawatan diperlukan sebab bila membesar dapat menyebabkan torsi ovarium 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *