Harga Peditox dan Keamanannya untuk Ibu Hamil

Kutu kepala (Pediculus humanus capitis) merupakan parasit kecil yang tinggal di rambut dan kepala, karena itu juga dikenal dengan kutu rambut. Kutu rambut sangat mudah menyebar melalui kontak langsung maupun tidak langsung dari orang yang terinfeksi, terutama lewat topi, sisir, dan handuk. 

Tidak diketahui darimana kutu rambut berasal, namun yang jelas kebersihan bukanlah faktor utama munculnya kutu rambut. Bahkan, kutu rambut dikenal sebagai hewan yang suka tinggal di lingkungan yang bersih. 

Di Indonesia, kutu rambut lebih sering mempengaruhi anak-anak. Ketika itu terjadi, mereka akan diberikan Peditox untuk membasmi kutu rambut. Karena mudah menyebar, kutu rambut bisa saja berpindah ke anggota keluarga mereka termasuk ibu. Lalu, apakah Peditox bisa digunakan oleh ibu hamil? Simak artikel berikut untuk mengetahui harga Peditox dan keamanannya untuk ibu hamil. 

Peditox obat apa?

Peditox adalah cairan pembasmi parasit seperti kutu rambut. Peditox mengandung zat aktif permetrin 1% yang diketahui sejak lama ampuh membasmi kutu rambut. Obat ini bekerja dengan cara menyerang membran sel kutu hingga lumpuh sehingga lebih mudah dihilangkan. 

Dosis dan penggunaan Peditox

Untuk menggunakan Peditox, cukup oleskan secukupmua dan secara menyeluruh pada rambut dan kulit kepala setelah keramas dan dalam kondisi lembab. Setelah diaplikasikan, diamkan selama 10 menit dengan kondisi kepala tertutup handuk atau kain, lalu sisir rambut dengan serit. 

Setelah disisir, bilas rambut dengan rambut hangat lalu keringkan. Dalam sekali penggunaan, Peditox sudah bisa membunuh kutu maupun telurnya. Namun jika kutu rambut dirasa masih ada, Anda bisa menggunakannya kembali setelah 7 hari pemakaian pertama. 

Apakah Peditox bisa digunakan pada ibu hamil?

Permetrin yang terkandung dalam Peditox dimasukkan dalam kategori kehamilan B oleh Food and Drug Administration (FDA), yang berarti peneiltian pada hewan tidak menyebabkan risiko pada janin namun butuh penelitian lebih lanjut pada manusia. 

Namun beberapa penelitian menunjukkan ibu hamil trimester 1 yang menggunakan permetrin secara topikal tidak menyebabkan risiko apapun pada janin. Bahkan, dalam penelitian lain wanita hamil yang menggunakan 4% permetrin juga menunjukkan yang sama. Karena hal itu, permetrin seringkali dijadikan sebagai pilihan pertama obat pembasmi kutu pada ibu hamil. 

Selain dengan Peditox, Anda juga bisa mendapatkan perawatan lain yang diresepkan dokter seperti. Namun diantara obat yang disebutkan di bawah, harga Peditox mungkin lebih murah. 

  • Sampo anti kutu, biasanya mengandung malathion, benzil alkohol 5%, suspensi spinosad 0,9%, dan ivermectin 0,5%
  • Obat oral seperti obat antiparasti atau antibiotik 

Jika Anda khawatir akan risiko penggunaannya, Anda bisa menyisir dengan sisir basah untuk menghilangkan kutu rambut. Anda juga bisa menggunakan minyak atsiri seperti minyak pohon teh, minyak lavender, dan minyak biji mimba untuk membasahi rambut sebelum disisir menggunakan serit. 

Efek samping

Penggunaan Peditox pada beberapa orang mungkin akan merasakan efek samping seperti sensasi panas di kulit kepala, menyengat, gatal, atau mati rasa. Namun tidak semua orang merasakan efek samping yang sama. 

Apabila Anda merasakan sensasi terbakar yang parah, sakit kepala, mual, muntah, diare, atau demam, segera bilas dan hentikan penggunaan serta hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. 

Catatan

Harga Peditox mungkin lebih murah dibandingkan dengan obat pembasmi kutu lainnya. Namun jika setelah penggunaan secara rutin kutu tak kunjung hilang, Anda bisa menghubungi dokter untuk meminta perawatan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *