Tenggorokan Gatal dan Batuk, Mungkin Ini Penyebabnya

Pernahkah Anda mengalami tenggorokan gatal dan batuk? Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai faktor. Umumnya, salah satu faktor yang paling sering menyebabkan hal ini adalah flu.

Akan tetapi, bukan berarti rasa gatal di tenggorokan hanya disebabkan oleh flu. Bisa jadi ada juga kondisi medis lain yang memicu Anda merasakan hal ini. 

Tenggorokan gatal terus-menerus bisa disebabkan oleh dehidrasi

Mengidentifikasi penyebab tenggorokan gatal dan batuk

Penyebab paling umum dari rasa gatal di tenggorokan adalah alergi. Alergi ini bisa bermacam-macam, contohnya seperti: 

  • Rhinitis alergi

Rhinitis alergi adalah reaksi alergi yang terjadi saat tubuh melepaskan histamin secara berlebihan. Histamin sendiri merupakan zat kimia yang diproduksi oleh tubuh ketika tubuh mengalami reaksi alergi atau infeksi.

Histamin sebenarnya tidak berbahaya. Hanya saja, reaksinya bisa mengganggu dan menghambat seseorang untuk beraktivitas secara normal. 

Batuk dan sakit tenggorokan adalah salah satu reaksi alergi yang paling sering terjadi akibat histamin berlebih. Pemicu produksi histamin ini bisa bermacam-macam, mulai dari debu, serbuk sari, iritasi, asap, dan lain sebagainya. 

  • Alergi obat

Terkadang, alergi juga bisa terjadi saat Anda mengonsumsi obat tertentu. Meskipun obat tersebut sebenarnya bertujuan untuk mengobati kondisi medis lain. 

Biasanya, obat yang bisa memicu reaksi alergi adalah penicilin dan antibiotik. Untuk tingkat keparahan alerginya akan berbeda-beda pada setiap orang. Sensasi tenggorokan gatal dan batuk adalah salah satu reaksi alergi yang paling umum. 

Reaksi ini mungkin tidak akan langsung Anda rasakan setelah mengonsumsi obat. Biasanya, dibutuhkan waktu beberapa menit hingga beberapa jam bagi Anda untuk merasakan reaksi alergi. 

  • Alergi makanan

Banyak orang memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Reaksi alergi tidak jarang membuat seseorang merasakan tenggorokan gatal dan batuk. 

Alergi makanan terjadi ketika tubuh bereaksi terhadap makanan tertentu yang Anda konsumsi. Reaksi tubuh itu akan terasa mengganggu, seolah-olah makanan yang Anda makan membahayakan tubuh. 

Reaksi alergi akibat makanan bisa muncul hanya beberapa menit saja setelah Anda mengonsumsi makanan pemicu alergi. 

  • Infeksi bakteri dan virus

Bukan hanya alergi, tenggorokan yang gatal juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus. Kondisi ini disebut dengan radang tenggorokan. 

Radang tenggorokan biasanya akan berkembang menjadi sakit tenggorokan yang lebih parah, memicu batuk, hingga menyebabkan demam. Ini disebabkan oleh paparan virus atau bakteri tertentu. 

Radang tenggorokan sebaiknya tidak diabaikan. Untuk mengatasi radang yang disebabkan oleh infeksi, biasanya Anda bisa mengandalkan obat antibiotik. 

  • Dehidrasi

Tenggorokan gatal dan batuk bisa juga terjadi akibat dehidrasi. Dehidrasi terjadi saat tubuh kehilangan cairan lebih banyak dari jumlah air yang masuk. 

Dehidrasi bisa terjadi ketika cuaca panas, berkeringat, atau saat Anda baru saja melakukan aktivitas berat dan berolahraga. Tidak jarang, dehidrasi juga terjadi akibat kondisi medis tertentu. 

Untuk mengatasi dehidrasi, pastikan Anda meningkatkan asupan air Anda. Ini berguna juga untuk meredakan rasa gatal dan sakit di tenggorokan serta batuk yang Anda alami. 

Apabila rasa gatal di tenggorokan sudah sangat parah dan tak kunjung sembuh, konsultasikan kondisi Anda dengan dokter. Dokter bisa membantu melakukan diagnosa untuk mengidentifikasi apa sebenarnya penyebab dari kondisi Anda. 

Setelah itu, dokter akan memberikan upaya pengobatan yang disesuaikan dengan faktor penyebab tersebut. Dalam beberapa kasus, tenggorokan gatal dan batuk tak bisa disembuhkan sekedar dengan obat yang dijual di pasaran, tetapi memerlukan obat resep dokter khusus.

Perbedaan Bersin Terus-menerus karena Flu dan Alergi

Bersin terus-menerus terkadang dialami oleh seseorang yang sedang mengalami flu dan pilek. Namun, ada juga gejala bersin yang dialami karena efek alergi. Beberapa contoh alergi yang menyebabkan bersin di antaranya adalah alergi bulu hewan, alergi makanan, hingga alergi debu. 

Secara umum, seseorang bersin disebabkan karena saraf trigeminal mengalami peradangan. Hal tersebut disebabkan berbagai faktor, seperti zat iritan dan alergen. Hidung yang terkena alergen dan iritan akan mengalami iritasi pada tenggorokan dan selaput lendir hidung/ Lantas, apa saja perbedaan ciri bersin terus-menerus karena flu dan alergi? Berikut ulasannya!

Bersin Terus-menerus karena Flu

Gejala bersin pada umumnya sering menimpa seseorang yang sedang mengalami pilek dan flu. Kondisi bersin dalam intensitas yang sering tentu saja mengganggu dan tidak jarang memengaruhi produktivitas seseorang. Tidak jarang bersin-bersin juga masuk kategori gejala penyakit yang menyerang paru-paru, misalnya seperti asma. Supaya tidak bingung, ada baiknya Anda ketahui terlebih dahulu ciri umum saat seseorang mengalami flu:

  • Bersin-bersin disertai dengan hidung gatal dan berair. Hal tersebut disebabkan karena hidung terinfeksi virus influenza. Bersin pada saat flu merupakan cara alami tubuh seseorang mengeluarkan kuman dari tubuhnya. 
  • Muncul lendir dari hidung. Tidak hanya gatal di area hidung, virus juga menyebabkan ingus keluar dari hidung Anda. Biasanya lendir berwarna kuning, putih, maupun hijau.
  • Nyeri otot dan sakit kepala. Saat mengalami flu, selain bersin terus-menerus, seseorang bisa mengalami nyeri otot dan sakit kepala. Hal tersebut terjadi karena saluran sinus pada hidung mengalami penyumbatan. 
  • Nyeri tenggorokan. Kondisi tersebut menyebabkan tenggorokan terasa sakit saat menelan.  Penyebabnya ada beragam, namun yang paling sering terjadi disebabkan karena virus influenza. 

Bersin Terus-menerus karena Alergi

Terkadang ada kondisi dimana Anda mengalami bersin namun sedang tidak menderita flu. Situasi tersebut adalah hal yang umum. Ada kemungkinan penyebab Anda bersin adalah karena reaksi alergi. Ada respon dari sistem kekebalan tubuh karena mengidentifikasi kehadiran benda-benda asing di sekitar mereka. Lantas, alergi apa saja yang menyebabkan gejala bersin terus-menerus?

  • Bersin-bersin karena alergi makanan. Seseorang yang terkena alergi makanan dapat mengalami kondisi seperti gatal-gatal di area mata, hidung berair, dan muncul beberapa ruam di area kulit. Contoh makanan yang kerap memicu alergi di antaranya adalah kacang, susu, kedelai,dan telur. 
  • Mengalami gustatory rhinitis. Penyebab bersin terus-menerus juga dialami bagi penderita yang terkena gustatory rhinitis. Penyakit tersebut merupakan jenis rhinitis alergi yang ditimbulkan karena makanan tertentu. Contoh makanan yang sering memicu munculnya alergi gustatory rhinitis adalah: sup pedas, kari, bubuk cabai, wasabi, sambal, serta alkohol.
  • Refleks nasokuler. Pernahkah Anda di situasi tiba-tiba bersin saat berhadapan dengan cahaya sinar matahari? Kondisi tersebut dapat disebut sebagai refleks nasokuler. Terkadang saat seseorang berhadapan dengan cahaya terang, ada reaksi antara hidung dan mata yang menyebabkan stimulasi saraf pada selaput lendir hidung. 
  • Bersin karena efek samping minum obat-obatan tertentu. Penyebab bersin lainnya kemungkinan terjadi karena seseorang mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu. Efek samping bersin biasanya akan berhenti saat pemakaiannya juga dihentikan. Namun, alangkah baiknya apabila kondisi tersebut dikonsultasikan dan diawasi oleh dokter. 

Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Hal terpenting yang harus dilakukan adalah menjauh dari penyebab alergi seperti bulu hewan, udara dingin, asap rokok, debu, hingga asap rokok. Sedangkan jika bersin terus-menerus terjadi karena gejala flu, jangan lupa untuk mengonsumsi obat flu yang mengandung antihistamin dan dekongestan. 

Yuk, Ikuti Tutorial Lengkap Senam Kaki Diabetes

Senam kaki diabetes adalah olahraga yang disarankan bagi para penderita diabetes. Ada berbagai macam pilihan olahraga yang baik, namun secara spesifik, senam kaki memiliki manfaat untuk melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan saraf sensoris. Apalagi penderita diabetes membutuhkan aktivitas bergerak lebih banyak, mengingat adanya risiko yang lebih besar apabila terkena obesitas.

Senam kaki memiliki berbagai manfaat yang baik bagi kesehatan. Manfaat tersebut di antaranya adalah mencegah komplikasi diabetes, memperbaiki sirkulasi darah pada kaki, dan fleksibel karena bisa dilakukan dimana saja: saat tidur, berdiri, maupun duduk. Berikut tutorial lengkap senam kaki diabetes yang bisa Anda coba. 

Tutorial Lengkap Senam Kaki Diabetes

Ada tiga posisi berbeda yang bisa Anda coba saat menerapkan senam kaki diabetes. Anda bisa melakukannya saat duduk, berdiri, dan saat berbaring. Apa saja yang harus disiapkan saat melakukan senam kaki diabetes? Tidak ada persiapan spesifik. Namun, pastikan Anda melakukannya dalam keadaan rileks dan fokus. Berikut 3 tutorial lengkap senam kaki diabetes dalam posisi duduk, berdiri, dan tidur. 

Senam Kaki Diabetes Posisi Duduk

Berikut tahap-tahap saat melakukan senam kaki dengan posisi duduk:

  • Cari spot yang nyaman untuk duduk, tegakkan punggung Anda dengan tangan berada di sisi badan.
  • Letakkan tumit kaki menyentuh lantai dan angkat salah satu ujung kaki ke atas. Lakukan gerakan tersebut selama 10 menit secara bergantian dari kaki kiri dan kanan.
  • Selanjutnya, dengan posisi yang sama mulailah untuk mengangkat salah satu kaki dan angkat ujung kaki.
  • Tumit dalam keadaan menyentuh lantai, kemudian putar pergelangan kaki seperti membuat lingkaran 360 derajat. 
  • Masih dalam posisi duduk, letakkan kedua tangan di sisi badan, duduklah dengan posisi tanpa bersandar dan naikkan jemari kaki naik-turun dengan posisi tumit tertahan di lantai. 
  • Mirip seperti posisi jinjit, angkat kedua tumit ke atas dan lakukan gerakan tersebut secara bergantian sambil mengatur napas supaya teratur. 
  • Gerakan selanjutnya adalah dengan cara meletakkan kaki di lantai, posisikan ujung kaki seperti mencengkeram, angkat jemari kaki dan luruskan kembali. Lakukan gerakan tersebut secara berulang.

Senam Kaki Diabetes Posisi Berdiri

Gerakan selanjutnya adalah senam kaki yang bisa dilakukan dengan posisi berdiri. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan:

  • Posisikan badan dalam keadaan berdiri dengan tegak. Gerakkan kaki kiri melangkah ke belakang dan perlahan tekuk lutut kaki kanan. Lakukan hingga otot betis kaki kiri terasa tertarik. 
  • Peregangan lebih optimal apabila tumit kaki kiri dalam keadaan tetap menyentuh lantai.
  • Selanjutnya, gerakan dilanjutkan dengan posisi masih berdiri tegak. Tangan berada di pinggang, angkat salah satu kaki hingga setinggi betis dan membentuk sudut 90 derajat. 
  • Lakukan gerakan tersebut selama 10 menit secara bergantian.

Senam Kaki Diabetes Posisi Tidur 

Terakhir, selain dengan posisi duduk dan berdiri, Anda bisa menerapkan senam kaki dengan posisi tertidur. 

  • Berbaringlah di atas tempat tidur dengan nyaman dan rileks.
  • Luruskan kedua kaki dengan tumit menyentuh tempat tidur. Angkat dan turunkan jemari/ujung kaki secara bergantian.
  • Masih di posisi yang sama, cobalah untuk memutar pergelangan kaki seperti membentuk lingkaran 360 derajat. 
  • Perbanyak gerakan yang melibatkan ujung dan jemari kaki. Turun dan naik kan secara perlahan, masing-masing gerakan kurang lebih 10 menit secara bergantian.

Senam kaki diabetes adalah olahraga sederhana yang bisa dilakukan secara teratur. Supaya tidak mudah bosan dan makin bersemangat, Anda bisa melakukannya sembari bersantai bersama keluarga atau saat menonton televisi.

Bagaimana Proses Penuaan Itu Terjadi

Penuaan adalah sesuatu yang kita semua lakukan tetapi sangat sedikit yang kita pahami.  Tentu, mudah untuk membuat daftar semua perubahan yang terjadi seiring bertambahnya usia hilangnya ingatan, kerutan, dan kehilangan otot tetapi tidak ada yang benar-benar mengerti apa itu penuaan, mengapa itu terjadi, dan apakah kita benar-benar dapat memperlambat atau menghentikannya.

Apa Itu Penuaan?

Pikirkan proses penuaan sebagai “apa yang terjadi pada tubuh kita dari waktu ke waktu.” Definisi ini mencakup berbagai proses yang dialami tubuh manusia seiring bertambahnya usia (berlawanan dengan tanda-tanda penuaan, seperti uban dan kerutan).

Beberapa penuaan disebabkan oleh tubuh, seperti lonjakan pertumbuhan yang dialami anak-anak selama masa pubertas. Penuaan juga bisa bersifat akumulatif, seperti timbulnya kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari yang berlebihan.

Jenis Penuaan

Menggali lebih dalam proses penuaan, ada beberapa teori yang menjelaskan bagaimana dan mengapa tubuh kita menua pada berbagai tingkatan.

Penuaan Seluler

Sebuah sel dapat bereplikasi sekitar 50 kali sebelum materi genetik tidak lagi dapat disalin secara akurat.  Kegagalan replikasi ini disebut sebagai penuaan seluler di mana sel kehilangan karakteristik fungsionalnya.  Akumulasi sel-sel tua adalah ciri penuaan seluler, yang pada gilirannya diterjemahkan menjadi penuaan biologis.

Semakin banyak kerusakan yang terjadi pada sel oleh radikal bebas dan faktor lingkungan, semakin banyak sel yang perlu bereplikasi dan semakin cepat penuaan seluler berkembang.

Penuaan Hormonal

Hormon memainkan peran besar dalam penuaan, terutama selama masa kanak-kanak ketika mereka membantu membangun tulang dan otot dan memfasilitasi perkembangan karakteristik pria atau wanita sekunder.

Seiring waktu, produksi banyak hormon akan mulai berkurang, menyebabkan perubahan pada kulit (seperti kerutan dan hilangnya elastisitas) dan hilangnya tonus otot, kepadatan tulang, dan gairah seks.

Kerusakan Akumulatif

Penuaan yang disebabkan oleh kerusakan akumulatif (yaitu, “keausan”) adalah tentang faktor eksternal yang dapat menumpuk seiring waktu.  Paparan racun, radiasi UV, makanan tidak sehat, dan polusi dapat menjadi beberapa hal yang dapat merugikan tubuh.

Seiring waktu, faktor-faktor eksternal ini dapat secara langsung merusak DNA dalam sel (sebagian dengan memaparkannya pada peradangan yang berlebihan atau persisten).  Akumulasi kerusakan dapat merusak kemampuan tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri, mendorong penuaan yang cepat.

Penuaan Metabolik

Saat Anda menjalani hari Anda, sel-sel Anda terus-menerus mengubah makanan menjadi energi, yang menghasilkan produk sampingan— beberapa di antaranya dapat berbahaya bagi tubuh. Proses metabolisme, meskipun penting, dapat menyebabkan kerusakan progresif pada sel, sebuah fenomena yang disebut sebagai proses penuaan metabolik

Beberapa ahli percaya bahwa memperlambat proses metabolisme melalui praktik seperti pembatasan kalori dapat memperlambat penuaan pada manusia.

Proses Penuaan

Budaya kita yang terobsesi dengan usia dikonsumsi dengan “memperlambat penuaan” dan meningkatkan umur panjang, tetapi kebenaran dasar dari semua itu adalah bahwa menjadi tua tidak dapat dihindari.  Apapun yang Anda lakukan, tubuh Anda akan berubah dalam beberapa cara utama.

Misalnya, pada saat seseorang berusia 20 tahun, jaringan paru-paru akan mulai kehilangan elastisitasnya, otot-otot di sekitar tulang rusuk akan mulai melemah, dan fungsi paru-paru secara keseluruhan secara bertahap akan mulai berkurang.

Demikian pula, produksi enzim pencernaan akan mulai melambat seiring bertambahnya usia, yang mempengaruhi bagaimana nutrisi diserap ke dalam tubuh dan jenis makanan yang dapat kita cerna tanpa kesulitan.

Saat wanita mendekati menopause, cairan vagina akan berkurang dan jaringan seksual akan mulai mengalami atrofi karena hilangnya estrogen.  Pada pria, otot tanpa lemak akan menipis dan produksi sperma akan berkurang karena penurunan kadar testosteron.

Cara Memperlambat Penuaan

Penuaan tidak bisa dihindari.  Dengan demikian, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi faktor lingkungan yang mempengaruhi penuaan:

  • Makan dengan baik. Penambahan gula, garam, dan lemak jenuh mendatangkan malapetaka pada tubuh, meningkatkan risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Untuk menghindari masalah terkait penuaan ini, tingkatkan asupan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, produk susu rendah lemak, serta daging dan ikan tanpa lemak.
  • Baca label. Jika Anda membeli makanan kemasan untuk kenyamanan, periksa label untuk memastikan bahwa Anda membatasi asupan natrium di bawah 1.500 miligram (mg) per hari, asupan gula Anda menjadi sekitar 25 mg per hari, dan asupan lemak jenuh Anda kurang dari 10% dari  kalori harian Anda.
  • Berhenti merokok. Berhenti merokok meningkatkan sirkulasi dan tekanan darah sekaligus secara drastis mengurangi risiko kanker. Meskipun sering kali diperlukan beberapa kali upaya berhenti untuk akhirnya menghentikan kebiasaan tersebut, ada alat bantu penghentian yang efektif yang dapat membantu.
  • Olahraga. Kebanyakan orang dewasa tidak memenuhi persyaratan olahraga yang direkomendasikan untuk kesehatan yang baik (kira-kira 30 menit olahraga sedang hingga berat 5 hari per minggu). Meski begitu, 15 menit aktivitas sedang per hari dapat meningkatkan umur panjang dibandingkan tanpa olahraga
  • Mensosialisasikan. Sosialisasi membuat kita tetap terlibat secara psikologis dan dapat membantu mempengaruhi umur panjang juga.11 Pertahankan hubungan yang baik dan sehat dengan orang lain. Tetap terhubung dengan orang yang Anda cintai, dan pastikan untuk bertemu orang baru.
  • Tidur yang cukup. Kurang tidur kronis terkait dengan kesehatan yang lebih buruk dan rentang hidup yang lebih pendek. Dengan meningkatkan kebersihan tidur Anda dan tidur sekitar 7 hingga 8 jam per malam, Anda mungkin tidak hanya merasa lebih baik tetapi juga hidup lebih lama.
  • Mengurangi stres. Stres dan kecemasan kronis dapat merusak tubuh Anda karena memicu pelepasan hormon stres inflamasi yang disebut kortisol mengakibatkan proses penuaan. Belajar mengendalikan stres dengan teknik relaksasi dan terapi pikiran-tubuh dapat membantu meringankan tekanan inflamasi tidak langsung yang ditempatkan pada sel.

Penyebab Rasa Logam di Mulut

Rasa logam di mulut, atau istilah medisnya disebut sebagai dysgeusia atau parageusia, merupakan masalah yang timbul di indera pengecap dimana penderita mengalami rasa pahit seolah-olah mereka mencicipi sesuatu yang terbuat dari bahan logam.

image Rasa Logam di Mulut

Masalah pada indera pengecap bisa membuat penderita mengalami rasa pahit di mulut, baik dalam waktu yang singkat maupun lama. Penderita juga bisa mengalami kondisi tersebut secara tiba-tiba.

Indera pengecap dikendalikan oleh saraf sensoris dimana saraf tersebut memiliki kegunaan dalam memberikan penciuman dan rasa. Kedua saraf tersebut juga memberikan tanggapan terhadap rasa di mulut.

Setelah zat masuk ke dalam mulut, ujung saraf indera perasa dan penciuman akan memberikan sinyal ke otak. Rasa dari zat yang ada di dalam mulut akan diubah menjadi rasa tertentu, baik manis, asam, asin, pahit, maupun campuran. Masalah yang terjadi pada fungsi neurologis bisa memicu ketidakteraturan pada rasa di mulut.

Gejala

Pada umumnya, rasa logam di mulut tidak membahayakan tubuh. Namun, pada kondisi yang lebih serius, rasa logam di mulut bisa memberikan tanda bahwa seseorang mengalami suatu penyakit seperti diabetes. Pasien yang mengalami kondisi yang lebih serius perlu bertemu dengan dokter supaya kondisinya bisa segera ditangani.

Berikut adalah gejala yang dialami penderita akibat rasa logam di mulut:

  • Mulut kering.
  • Mengeluarkan air liur secara berlebihan.
  • Gusi berdarah.
  • Nafas bau.
  • Kelelahan.
  • Batuk.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Demam.
  • Nyeri.
  • Hidung tersumbat.
  • Indera penciuman yang buruk.
  • Kehilangan selera makanan.

Berikut adalah gejala yang lebih serius akibat rasa logam di mulut:

  • Perubahan kesadaran.
  • Kesulitan untuk menelan.
  • Demam tinggi.
  • Gangguan pernafasan.

Penyebab

Rasa logam di mulut terjadi karena faktor berikut:

  • Usia

Semakin bertambah usia seseorang, mereka semakin lebih mudah mengalami risiko tertentu, termasuk rasa logam di mulut.

  • Kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk yang dapat memicu rasa logam di mulut adalah tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik, bernafas dari mulut, merokok, dan lidah tergigit atau terbakar.

  • Infeksi

Rasa logam di mulut juga dipengaruhi oleh jenis infeksi berikut:

  • Infeksi saluran pernafasan atas.
  • Infeksi kelenjar air liur.
  • Sinusitis.
  • Infeksi telinga bagian tengah.
  • Sakit tenggorokan.
  • Radang tenggorokan.
  • Periodontitis.
  • Radang gusi.
  • Kondisi medis

Rasa logam di mulut bisa terjadi jika seseorang mengalami kondisi berikut:

  • Maag.
  • Cedera kepala.
  • Demensia.
  • Kehamilan.
  • Alergi makanan.
  • Kekurangan vitamin B12.
  • Gangguan ginjal.
  • Gangguan di bagian sistem saraf pusat.
  • Sindrom.
  • COVID-19.
  • Obat-obatan

Berikut adalah obat-obatan yang dapat menimbulkan efek samping rasa logam di mulut:

  • Antibiotik.
  • Antihistamin.
  • Antidepresan.
  • Antijamur.
  • Rifampin.
  • Obat pereda asma.
  • Obat penghambat asetilkolinesterase (obat untuk penyakit Alzheimer).
  • Obat yang mengandung logam berat.
  • Vitamin yang mengandung kalsium dan zat besi.

Jika Anda Mengalami Rasa Logam Di Mulut

Jika Anda mengalami rasa logam di mulut, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang Anda gunakan (jika dokter memerlukannya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan menanyakan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda mengalami penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik. 

Pengobatan

Setelah melakukan diagnosis, dokter akan menentukan pengobatan berdasarkan seberapa parah kondisi tersebut dialami pasien. Obat resep dapat diberikan kepada pasien untuk mengatasi rasa logam di mulut.

Pencegahan

Cara-cara untuk mencegah rasa logam di mulut adalah sebagai berikut:

  • Mengkonsumsi air putih secara rutin.
  • Mengkonsumsi permen bebas gula.
  • Membersihkan mulut (termasuk gigi) secara rutin.
  • Tidak melakukan kebiasaan buruk (seperti merokok).

Kesimpulan

Walaupun rasa logam di mulut memberikan ketidaknyamanan pada mulut, kondisi tersebut tidak membahayakan tubuh (kecuali jika Anda mengalami kondisi lain). Jika Anda ingin mengatasi rasa logam di mulut, Anda bisa mencoba cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang rasa logam di mulut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Gejala dan Tipe Gangguan Hormon pada Pria

Gangguan hormon kebanyakan dialami oleh wanita terutama saat menstruasi dan menopause. Namun ternyata gangguan ini juga dapat dialami oleh pria

Sayangnya hal ini justru kurang diperhatikan, dan kebanyakan pria juga tidak menyadari ketidakseimbangan hormon yang dialami sebab hal tersebut tidak begitu dirasakan atau kurang terlihat jika dibandingkan dengan wanita.

Hal ini jika dibiarkan terus-menerus tentunya akan mengganggu siklus kehidupan pria termasuk dalam urusan seksual.

Karena itu, Anda sebagai pria juga perlu mengetahui ketidakseimbangan hormon yang bisa saja menimpa Anda dengan melihat gejalanya terlebih dahulu.

Gejala Ketidakseimbangan Hormon pada Pria

Ginekomastia

Gejala pertama adalah ginekomastia atau pembesaran payudara. Gejala ini merupakan indikator kuat adanya ketidakseimbangan hormon pada pria.

Sebenarnya mudah untuk menghilangkan gejala ini, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat seperti berolahraga atau hindari makanan siap saji.

Akan tetapi, dalam beberapa hal ini tidak sepenuhnya tidak bisa dihilangkan dengan cara di atas jika menyangkut masalah hormonal yang diakibatkan oleh lebih dominannya hormon estrogen daripada testosteron.

Ginekomastia tidaklah berdampak buruk secara fisik namun hal ini sangat memengaruhi penampilan Anda sehingga tidak percaya diri.

Salah satu solusi yang bisa ditawarkan adalah melakukan pembedahan untuk membetulkan rasio hormon yang ada pada tubuh.

Libido Rendah

Gejala kedua ketidakstabilan hormon pada pria adalah libido yang rendah atau kehilangan gairah seksual yang tentu saja secara psikologis cukup mengganggu dan berpengaruh pada hubungan dan kehidupan seksual Anda.

Hal ini disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan hormon, yaitu tingginya kadar estrogen yang dapat mengganggu dan hasrat dan kinerja seksual.

Hal ini bisa Anda atasi dengan melakukan terapi hormon setelah melakukan tes diagnostik untuk mendapatkan evaluasi medis.

Disfungsi Ereksi

Gejala gangguan hormon berikutnya pada pria adalah disfungsi ereksi. Banyak yang menyatakan bahwa penyebab gejala yang satu ini adalah karena rendahnya kadar hormon testosteron yang dimiliki.

Namun ternyata itu bukanlah satu-satunya. Penyebab lain juga memberi andil seperti:

  • Depresi
  • Penyakit jantung
  • Stres
  • Penyakit kronis
  • Peradangan 
  • Insomnia

Untuk mengatasi masalah ini Anda perlu melakukan perawatan ekstra atau menjalani gaya hidup sehat.

Lemah Otot dan Berat Badan Bertambah

Gejala ini biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon alih-alih menganggap bahwa hal ini disebabkan oleh diet dan olahraga yang kurang optimal.

Ketidakseimbangan itu adalah karena menurunnya kadar testosteron yang bertugas mengatur pemeliharaan otot-otot tubuh.

Akibatnya jaringan otot Anda menurun dan menyusut saat Anda berolahraga. Hal ini kemudian akan berakibat lagi dengan meningkatnya kalori saat Anda melahap makanan sehabis berolahraga yang tanpa disadari membuat berat badan Anda bertambah.

Selain menurunnya testosteron, penyebab lain Anda mengalami gejala ini adalah karena adanya tingkat kortisol yang tinggi dengan menurunkan metabolisme dan menekan produksi testosteron.

Gangguan tiroid seperti hipotiroidisme juga dapat menurunkan metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Perubahan Suasana Hati

Gejala terakhir adalah perubahan suasana hati. Hal ini lagi-lagi disebabkan oleh rendahnya kadar testosteron yang berpengaruh perasaan frustasi atau marah, perubahan motivasi, kecemasan, dan depresi.

Gejala-gejala seperti ini juga dialami oleh pria yang mempunyai gangguan tiroid, dan sayangnya hal ini banyak tidak disadari.

Untuk bisa meredakan suasana hati yang kacau, Anda harus segera mencari bantuan profesional agar dapat mengetahui penyebab dan bisa mencari dukungan yang tepat.

Jenis-jenis ketidakseimbangan hormon pada pria

Terdapat 4 Jenis ketidakseimbangan hormon yang dialami oleh pria, yaitu:

  • Andropause, atau menopause pada pria. Jenis ini merupakan yang paling umum
  • Kelelahan adrenal yang diakibatkan oleh stres jangka panjang
  • Hipotiroidisme, kondisi ketika kelenjar tiroid menjadi kurang aktif
  • Hipertiroidisme, kondisi ketika kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif

Cara Menanganinya

Untuk menangani ketidakstabilan hormon pada pria ini Anda bisa melakukan terapi penggantian hormon bio identik.

Terapi ini menggunakan hormon pengganti yang sama secara biologis, dan tersedia dalam berbagai bentuk seperti pil, krim, dan gel.

Selain itu, Anda tetap harus mengubah pola, gaya hidup , dan berolahraga supaya gangguan hormon yang Anda alami ini hilang selamanya.

Benjolan di Ketiak Kerap Dialami Ibu Hamil & Menyusui

Secara kodrati tubuh seorang wanita dilengkapi dengan rahim dan payudara. Dua organ itu memungkinkannya hamil dan menyusui, sebagai sunnatullah berlangsungnya peradaban manusia. Akan tetapi, di balik muruah itu, ada hal-hal luar biasa yang membuat wanita jauh lebih rentan dibanding laki-laki, salah satunya adalah potensi munculnya benjolan di ketiak.

Sejak hamil hingga nanti menyusui, tubuh wanita banyak mengalami perubahan. Peningkatan aktivitas hormonal jadi alasan utama terjadinya kondisi itu. Organ yang ikut merespons lonjakan aktivitas hormonal itu adalah kelenjar getah bening. Secara otomatis ia akan membengkak dan bukan hal aneh jika mulai muncul benjolan di ketiak.

Sekadar informasi bahwa ketiak termasuk organ limfatik yang ada di tubuh manusia. Di bawah ketiak terdapat kelenjar getah bening. Oleh karena itu, ketika kelenjar getah bening mulai membengkak, kerap kali wujudnya terlihat di ketiak.

Lebih lanjut, benjolan di ketiak yang terjadi pada masa kehamilan hingga menyusui terjadi karena adanya pembesaran payudara akibat jaringan kelenjar susu mulai aktif mempersiapkan sumber daya bagi anak yang dilahirkan kelak. Posisi jaringan kelenjar susu sendiri berada dekat dengan ketiak. Ketika jaringan kelenjar susu aktif, payudara akan mulai membesar; terasa penuh; dan mengeras. Barang tentu jaringan atau organ yang ada di sekitar payudara juga akan ikut terdampak.

Salah seorang dokter, dr. Brigitta Godong., mengonfirmasi hal itu. “Benjolan di ketiak ya itu ada hubungannya dengan si ASI tadi karena memang ada kelenjar pada payudara itu nyambung ke atas ketiak. Jadi kalau payudaranya bengkak dia ke ketiak juga suka bengkak,” ujarnya.

Pada masa-masa ini, aktif tidaknya seorang ibu menyusui anaknya menjadi sesuatu yang krusial. Sebab jika tidak segera dikeluarkan, ASI yang terus diproduksi kelenjar susu akan semakin membuat payudara terasa tidak keruan.

Dokter Brigitta menambahkan bahwa masa pembengkakan payudara ini biasanya berlangsung selama beberapa hari atau satu minggu pertama menyusui. Pasalnya, selama masa tersebut produksi ASI sedang menyesuaikan kebutuhan bayi. 

Penting sekali untuk rajin mengeluarkan ASI bila payudara sudah terasa penuh. Jika si kecil belum mau menyusu, seorang ibu bisa mengakalinya dengan memompa ASI tersebut agar tidak terjadi pembengkakan. “ASI di payudara itu kalau sudah produksi harus dikeluarkan, kalau tidak bisa bengkak,” katanya.

Pada umumnya, pembengkakan payudara, berserta kondisi lain yang menyertai, termasuk benjolan di ketiak, akan mengempis dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Dan itu bukan suatu kondisi yang harus dikhawatirkan.

Akan tetapi, sayangnya, di beberapa kasus ada juga benjolan di ketiak yang menunjukkan gejala kanker. Atau memang cairan getah bening yang keluar ini membengkak karena infeksi bakteri, jamur, atau virus pada lengan atau payudara.

Di sini pemeriksaan oleh dokter penting untuk dilakukan. Pemeriksaan oleh dokter akan menjadikan kondisi jadi lebih terang. Dalam arti, apabila memang terjadi kondisi serius, itu dapat segera diketahui agar bisa dilakukan prosedur-prosedur penanganan untuk mengatasinya.

Namun, jika bengkak di payudara dan benjolan di ketiak itu terjadi memang karena hal-hal yang sifatnya tidak serius, seorang wanita hanya perlu melakukan beberapa upaya sederhana untuk meredakannya.

Ibu bisa melakukan pijatan sederhana di ketiak, mengompresnya dengan air hangat, hingga minum jus lemon, atau minum air perasan kunyit. Lemon dan kunyit punya kandungan antiinflamasi yang bisa mengurangi dampak pembengkakan.

“Biasanya kalau kayak gitu bisa melakukan massage ringan. Kalau lagi mandi misalnya kan pakai sabun licin, nah bisa sekalian dipijit ke arah ketiak. Pusatkan pijatan ke arah ketiak. Lakukan saja itu, sambil ditekan-tekan sedikit yang ada benjolan di ketiak. Jangan ditekan terlalu keras, yang penting ringan aja, tapi teratur,” tutur dr. Brigitta.

Myalgia Adalah Musuh Otot, Ayo Hindari!

Anda pernah mendengar penyakit myalgia? Dalam bahasa yang lebih umum, myalgia adalah nyeri otot yang mungkin bisa membuat Anda merasa sangat kesakitan. Tidak jarang, gejala dari myalgia pun akan memberikan efek lain selain rasa nyeri.

Sakit leher belakang atau leher belakang sakit dapat diatasi dengan beberapa cara

Kondisi otot yang terus-menerus bekerja keras sampai gangguan autoimun dapat berpengaruh pada keberadaan penyakit ini di tubuh Anda. Namun selain fokus pada penyebabnya, mengetahui cara-cara untuk mencegah myalgia tentulah lebih baik.

Mari mengenali myalgia lebih dalam. Memahami gejala agar penanganan cepat serta melakukan tindakan preventif adalah hal yang tepat untuk menghadapi musuh otot yang satu ini. 

Ciri-ciri Myalgia 

Gejala umum dari myalgia tidak lain adalah rasa otot yang seperti tertarik sehingga menimbulkan kesan nyeri. Rasa nyeri bisa terjadi ketika otot Anda bergerak ataupun diam. Pada awalnya, Anda mungkin hanya merasakan nyeri di suatu area otot tubuh. Namun jika tidak ditangani dengan baik, bukan tidak mungkin rasa nyeri akan tersebar ke berbagai otot tubuh lainnya. 

Selain rasa nyeri, myalgia adalah penyakit yang juga bisa menimbulkan gejala lain yang tidak disangka. Pasalnya gejala dari penyakit ini kadang-kadang terlihat sama sekali tidak berhubungan dengan otot Anda. 

Gejala lain myalgia bisa berupa rasa lelah yang luar biasa. Kelelahan tersebut bahkan dapat membuat Anda kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari yang ringan sekalipun. 

Myalgia juga bisa menyebabkan Anda mengalami demam tinggi yang tidak jarang diikuti rasa menggigil. Gejala ini bisa terjadi apabila nyeri otot diikuti oleh infeksi.  

Yang mungkin Anda tidak duga lainnya, myalgia adalah penyakit yang ternyata bisa mempengaruhi mental Anda. Orang-orang yang menderita myalgia dalam jangka waktu lama tidak jarang didapati memiliki perasaan tertekan yang cukup parah. 

Langkah Pencegahan 

Penyebab myalgia sangatlah beragam. Maka dari itu, sebenarnya cara menghindari penyakit ini pun sangat beraneka. Namun secara umum, pencegahan myalgia adalah upaya untuk membuat otot tidak terlalu bekerja berat secara tiba-tiba juga mencegah peradangan. 

Peregangan otot kerap menjadi anjuran dokter untuk menjadi terapi ataupun langkah preventif guna memulihkan atau menghindarkannya dari myalgia. Peregangan sebaiknya dilakukan setiap kali Anda hendak melakukan aktivitas fisik, khususnya olahraga. 

Yang mungkin tidak Anda sadari juga selama ini, peregangan yang baik seharusnya bukan hanya dilakukan sebelum aktivitas fisik. Melakukan peregangan setelah melakukan olahraga pun sangat penting untuk mencegah Anda terkena myalgia. Tidak perlu lama-lama, Anda sebenarnya hanya perlu peregangan sekitar 5—10 menit di awal atau akhir olahraga agar otot menjadi lebih lentur dan bisa terhindar dari cedera. 

Tentunya, peregangan jangan cuma dilakukan ketika Anda sedang berolahraga. Peregangan juga sebaiknya Anda implementasikan jika memiliki  pekerjaan yang membuat Anda kurang bergerak. Kerjaan yang mengharuskan Anda duduk terus-menerus di lingkungan kerja pun rentan membuat otot tegang hingga akhirnya mengalami myalgia. Karena alasan inilah, sangat penting melakukan peregangan badan 1—2 jam sekali ketika Anda tengah bekerja di meja kerja Anda. 

Anda juga tidak boleh melupakan fakta bahwa salah satu risiko terkena myalgia apabila tubuh mengalami peradangan di otot. Risiko peradangan sendiri bisa Anda minimalkan jika kebutuhan cairan dalam tubuh selalu terpenuhi. 

Karena itu, jagalah tubuh agar tetap terhidrasi. Pastikan Anda mengonsumsi 8 gelas air mineral setiap harinya untuk memastikan kecukupan cairan di badan Anda. Pada hari-hari yang super sibuk ataupun panas, tidak ada salahnya mengonsumsi air lebih daripada yang dianjurkan, 

Mengenal dan memahami penyebab myalgia adalah kunci untuk menghindari penyakit ini. Tentunya Anda juga perlu bijak dalam berolahraga agar tidak mengalami cedera yang pada akhirnya memicu myalgia.

Apa Itu Gastroenteritis Virus atau Flu Perut?

Gastroenteritis virus merupakan sebuah infeksi usus yang ditandai dengan diare berair, kram perut, mual atau muntah, dan demam. Gastroenteritis paling mudah menular melalui hubungan atau kontak langsung dengan orang yang terinfeksi atau mengonsumsi air dan makanan yang terkontaminasi. Apabila Anda adalah orang yang sehat, kemungkinan besar Anda akan pulih tanpa adanya komplikasi serius apapun setelah terkena gastroenteritis. Namun, untuk bayi, orang tua berusia lanjut, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh terganggu, gastroenteritis virus dapat bersifat mematikan. Tidak ada perawatan efektif untuk kasus gastroenteritis virus, sehingga pencegahan adalah kunci penting. Selain menghindari makanan dan air yang terkontaminasi, sering mencuci tangan dengan benar merupakan pertahanan terbaik Anda. 

Meskipun sering dikenal dengan sebutan flu perut, gastroenteritis virus berbeda dengan penyakit influenza. Influenza memengaruhi sistem pernapasan Anda, seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Di sisi lain, gastroenteritis menyerang usus, menyebabkan gejala dan tanda-tanda seperti diare, biasanya tidak berdarah, yang encer (diare berdarah berarti Anda memiliki infeksi berbeda yang lebih parah; kram dan nyeri perut; mual atau muntah; sakit kepala dan nyeri otot; serta demam. Tergantung apa yang menyebabkannya, gejala gastroenteritis virus dapat muncul dalam satu hingga tiga hari setelah Anda tertular dan dengan tingkat keparahan ringan hingga parah. Gejala biasanya hanya akan bertahan selama sehari atau dua hari, namun dalam kasus yang lebih parah kondisi ini dapat bertahan selama 10 hari. Karena memiliki gejala yang sama, sangat mudah Anda menyalahartikan diare virus dengan diare yang disebabkan karena bakteri, seperti Clostridium difficile, salmonella, dan E. coli, atau parasite seperti giardia. 

Penyebab

Anda akan menderita gastroenteritis virus saat Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi, atau berbagi peralatan makan, handuk, dan makanan dengan orang yang terinfeksi penyakit ini. Beberapa virus yang menyebabkan gastroenteritis di antaranya adalah:

  • Norovirus. Baik anak-anak maupun orang dewasa dapat terinfeksi norovirus, yang mana merupakan penyebab utama penyakit akibat makanan di seluruh dunia. Infeksi norovirus dapat menular dengan cepat, terutama pada orang-orang yang tinggal di ruangan tertutup. Dalam banyak kasus, Anda akan tertular virus ini dari makanan dan air yang terkontaminasi, meskipun penularan dari satu orang ke orang lain dapat juga terjadi. 
  • Rotavirus. Di seluruh dunia, rotavirus merupakan penyebab gastroenteritis utama pada anak-anak, yang biasanya tertular penyakit ini karena mereka memasukkan jari atau benda lain yang terkontaminasi virus ke dalam mulut. Infeksi ini paling parah terjadi pada bayi dan balita. Orang dewasa yang terinfeksi rotavirus mungkin tidak akan menunjukkan gejala apapun, namun masih dapat menyebarkan virus ini ke orang lain. Vaksin untuk melawan gastroenteritis virus tersedia di beberap negara, termasuk Amerika Serikat, dan tampak efektif dalam mencegah terjadinya infeksi. 

Beberapa jenis kerang, terutama kerang mentah dan kerang yang dimasak namun kurang matang, juga dapat membuat Anda sakit. Meskipun minum air yang terkontaminasi dapat menyebabkan gastroenteritis dan diare virus, dalam kebanyakan kasus virus ditualrkan lewat rute fecal-oral, dalam arti seseorang menyajikan makanan ke Anda tanpa mencuci tangannya setelah menggunakan toilet. Sementara itu, orang-orang yang rentan menderita gastroenteritis di antaranya adalah anak-anak, karena membutuhkan banyak waktu agar sistem kekebalan anak berkembang dan matang; orang berusia lanjut, karena sistem kekebalan tubuh mereka menjadi tidak efisien akibat usia; dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya mereka yang menderita penyakit HIV/AIDS, sedang menjalani chemotherapy, atau menderita kondisi medis lainnya.

Mencegah Kurap Demi Menghindari Benjolan di Kulit Kepala

Benjolan di kulit kepala bila tidak segera diatasi bakal membuat kita tidak nyaman dalam beraktivitas. Kondisi itu seyogyanya sudah kita cegah sejak jauh-jauh hari. Adapun yang kerap menjadi penyebab munculnya benjolan adalah terjadinya infeksi pada kulit kepala.

Benjolan di kulit kepala bila tidak segera diatasi bakal membuat kita tidak nyaman dalam beraktivitas. Kondisi itu seyogyanya sudah kita cegah sejak jauh-jauh hari. Adapun yang kerap menjadi penyebab munculnya benjolan adalah terjadinya infeksi pada kulit kepala. Infeksi yang dimaksud dalam hal ini adalah yang diakibatkan oleh jamur. 

Infeksi jamur di kulit kepala bisa disebut sebagai kurap atau nama lainnya adalah tinea capitis. Infeksi itu bila tidak segera diatasi atau dicegah kemunculannya bisa menyebabkan benjolan di kulit kepala. Adapun kurap muncul karena jamur dermatofita. Jenis jamur itu biasanya gemar berada di tempat yang hangat atau lembab. Hal ini kemudian yang membuat jamur itu sering ditemukan di kulit kepala.

Sebagai informasi, kurap ini sebetulnya bisa diketahui munculnya melalui gejala yang ditimbulkan. Adapun gejala yang dimaksud adalah rambut menjadi rapuh dan mudah rontok, demam, bagian kulit kepala berwarna agak kemerahan, bercak seperti sisik di area kepala dan bila tidak segera diobati akan melebar. Gejala lainnya adalah ketika disentuh kulit kepala terasa sakit dan kelenjar getah bening membengkak.

Kendati demikian, kita bisa mencegah kurap yang menjadi salah satu penyebab benjolan di kulit kepala. Adapun langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah menggunakan sampo secara rutin. Di sisi lain, yang perlu diingat adalah agar lekas mencuci rambut dengan sampo apabila kita habis mencukur rambut. Ini menjadi catatan khusus karena sering diabaikan.

Metode pencegahan lainnya adalah dengan tidak memakai barang yang sama dengan orang lain. Selain helm, salah satu yang sering terjadi adalah memakai handuk yang sama. Biasanya, pemakaian handuk yang sama ini terjadi di asrama atau mahasiswa perantau yang tinggal di kost. Penting untuk diingat, tidak berbagi pemakaian barang yang berhubungan dengan kepala merupakan pencegahan kurap yang sangat penting untuk dilakukan.

Selain hal tersebut, agar tidak terjadi benjolan di kulit kepala yang disebabkan oleh kurap, kita bisa melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan barang-barang yang digunakan. Mencuci sprei, sarung bantal dan guling, helm dan sisir juga diperlukan. Adapun cara mencegah lainnya adalah tidak berkontak dengan hewan yang terinfeksi jamur penyebab kurap. Bagi pembaca yang memiliki hewan piaraan, ada baiknya segera ke dokter hewan jika hewan anda mengalami kebotakan ada bulunya.

Apabila sudah terlanjur terkena kurap, pembaca bisa melakukan pengobatan dengan memakai obat antijamur. Di samping itu, menggunakan sampo secara rutin juga bisa menjadi cara untuk mengatasi kurap. Adapun jenis obat antijamur yang dimaksud, sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter terkait.

Dari penjelasan tersebut kita dapat mengetahui bahwasannya benjolan di kulit kepala juga bisa disebabkan oleh kurap. Oleh karena itu, apabila kita tidak ingin terjadi benjolan kecil di kepala, alangkah bijaknya bila kita melakukan pencegahan hal-hal yang bisa membuat kulit kepala dan rambut menjadi tidak sehat.

Meskipun terdengar sepele, yang perlu kita tekankan adalah bahwa infeksi jamur di kulit kepala apabila tidak segera diberikan penanganan bisa memberikan dampak yang lebih parah. Dampak yang dimaksud dalam hal ini adalah pembekakan pada kulit kepala dan bernanah. Bila itu terjadi, maka penderita bisa mengalami kebotakan secara permanen. 

Oleh sebab itulah demi menghindari benjolan di kulit kepala akibat kurap ini, pencegahan sangat diutamakan. Terlebih cara mencegahnya pun terbilang mudah dan sangat sederhana. 

Demikian artikel singkat terkait kurap dan benjolan di kulit kepala yang bisa disampaikan. Semoga tulisan ini bisa membuat kita lebih peduli lagi dengan kesehatan kulit kepala dan rambut. Meskipun tampak biasa saja, tetapi infeksi jamur ini perlu mendapatkan perhatian karena bisa membuat penampilan kita tidak menarik dan kurang maksimal.