Penyebab Rasa Logam di Mulut

Rasa logam di mulut, atau istilah medisnya disebut sebagai dysgeusia atau parageusia, merupakan masalah yang timbul di indera pengecap dimana penderita mengalami rasa pahit seolah-olah mereka mencicipi sesuatu yang terbuat dari bahan logam.

image Rasa Logam di Mulut

Masalah pada indera pengecap bisa membuat penderita mengalami rasa pahit di mulut, baik dalam waktu yang singkat maupun lama. Penderita juga bisa mengalami kondisi tersebut secara tiba-tiba.

Indera pengecap dikendalikan oleh saraf sensoris dimana saraf tersebut memiliki kegunaan dalam memberikan penciuman dan rasa. Kedua saraf tersebut juga memberikan tanggapan terhadap rasa di mulut.

Setelah zat masuk ke dalam mulut, ujung saraf indera perasa dan penciuman akan memberikan sinyal ke otak. Rasa dari zat yang ada di dalam mulut akan diubah menjadi rasa tertentu, baik manis, asam, asin, pahit, maupun campuran. Masalah yang terjadi pada fungsi neurologis bisa memicu ketidakteraturan pada rasa di mulut.

Gejala

Pada umumnya, rasa logam di mulut tidak membahayakan tubuh. Namun, pada kondisi yang lebih serius, rasa logam di mulut bisa memberikan tanda bahwa seseorang mengalami suatu penyakit seperti diabetes. Pasien yang mengalami kondisi yang lebih serius perlu bertemu dengan dokter supaya kondisinya bisa segera ditangani.

Berikut adalah gejala yang dialami penderita akibat rasa logam di mulut:

  • Mulut kering.
  • Mengeluarkan air liur secara berlebihan.
  • Gusi berdarah.
  • Nafas bau.
  • Kelelahan.
  • Batuk.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Demam.
  • Nyeri.
  • Hidung tersumbat.
  • Indera penciuman yang buruk.
  • Kehilangan selera makanan.

Berikut adalah gejala yang lebih serius akibat rasa logam di mulut:

  • Perubahan kesadaran.
  • Kesulitan untuk menelan.
  • Demam tinggi.
  • Gangguan pernafasan.

Penyebab

Rasa logam di mulut terjadi karena faktor berikut:

  • Usia

Semakin bertambah usia seseorang, mereka semakin lebih mudah mengalami risiko tertentu, termasuk rasa logam di mulut.

  • Kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk yang dapat memicu rasa logam di mulut adalah tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik, bernafas dari mulut, merokok, dan lidah tergigit atau terbakar.

  • Infeksi

Rasa logam di mulut juga dipengaruhi oleh jenis infeksi berikut:

  • Infeksi saluran pernafasan atas.
  • Infeksi kelenjar air liur.
  • Sinusitis.
  • Infeksi telinga bagian tengah.
  • Sakit tenggorokan.
  • Radang tenggorokan.
  • Periodontitis.
  • Radang gusi.
  • Kondisi medis

Rasa logam di mulut bisa terjadi jika seseorang mengalami kondisi berikut:

  • Maag.
  • Cedera kepala.
  • Demensia.
  • Kehamilan.
  • Alergi makanan.
  • Kekurangan vitamin B12.
  • Gangguan ginjal.
  • Gangguan di bagian sistem saraf pusat.
  • Sindrom.
  • COVID-19.
  • Obat-obatan

Berikut adalah obat-obatan yang dapat menimbulkan efek samping rasa logam di mulut:

  • Antibiotik.
  • Antihistamin.
  • Antidepresan.
  • Antijamur.
  • Rifampin.
  • Obat pereda asma.
  • Obat penghambat asetilkolinesterase (obat untuk penyakit Alzheimer).
  • Obat yang mengandung logam berat.
  • Vitamin yang mengandung kalsium dan zat besi.

Jika Anda Mengalami Rasa Logam Di Mulut

Jika Anda mengalami rasa logam di mulut, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang Anda gunakan (jika dokter memerlukannya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan menanyakan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda mengalami penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik. 

Pengobatan

Setelah melakukan diagnosis, dokter akan menentukan pengobatan berdasarkan seberapa parah kondisi tersebut dialami pasien. Obat resep dapat diberikan kepada pasien untuk mengatasi rasa logam di mulut.

Pencegahan

Cara-cara untuk mencegah rasa logam di mulut adalah sebagai berikut:

  • Mengkonsumsi air putih secara rutin.
  • Mengkonsumsi permen bebas gula.
  • Membersihkan mulut (termasuk gigi) secara rutin.
  • Tidak melakukan kebiasaan buruk (seperti merokok).

Kesimpulan

Walaupun rasa logam di mulut memberikan ketidaknyamanan pada mulut, kondisi tersebut tidak membahayakan tubuh (kecuali jika Anda mengalami kondisi lain). Jika Anda ingin mengatasi rasa logam di mulut, Anda bisa mencoba cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang rasa logam di mulut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Gejala dan Tipe Gangguan Hormon pada Pria

Gangguan hormon kebanyakan dialami oleh wanita terutama saat menstruasi dan menopause. Namun ternyata gangguan ini juga dapat dialami oleh pria

Sayangnya hal ini justru kurang diperhatikan, dan kebanyakan pria juga tidak menyadari ketidakseimbangan hormon yang dialami sebab hal tersebut tidak begitu dirasakan atau kurang terlihat jika dibandingkan dengan wanita.

Hal ini jika dibiarkan terus-menerus tentunya akan mengganggu siklus kehidupan pria termasuk dalam urusan seksual.

Karena itu, Anda sebagai pria juga perlu mengetahui ketidakseimbangan hormon yang bisa saja menimpa Anda dengan melihat gejalanya terlebih dahulu.

Gejala Ketidakseimbangan Hormon pada Pria

Ginekomastia

Gejala pertama adalah ginekomastia atau pembesaran payudara. Gejala ini merupakan indikator kuat adanya ketidakseimbangan hormon pada pria.

Sebenarnya mudah untuk menghilangkan gejala ini, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat seperti berolahraga atau hindari makanan siap saji.

Akan tetapi, dalam beberapa hal ini tidak sepenuhnya tidak bisa dihilangkan dengan cara di atas jika menyangkut masalah hormonal yang diakibatkan oleh lebih dominannya hormon estrogen daripada testosteron.

Ginekomastia tidaklah berdampak buruk secara fisik namun hal ini sangat memengaruhi penampilan Anda sehingga tidak percaya diri.

Salah satu solusi yang bisa ditawarkan adalah melakukan pembedahan untuk membetulkan rasio hormon yang ada pada tubuh.

Libido Rendah

Gejala kedua ketidakstabilan hormon pada pria adalah libido yang rendah atau kehilangan gairah seksual yang tentu saja secara psikologis cukup mengganggu dan berpengaruh pada hubungan dan kehidupan seksual Anda.

Hal ini disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan hormon, yaitu tingginya kadar estrogen yang dapat mengganggu dan hasrat dan kinerja seksual.

Hal ini bisa Anda atasi dengan melakukan terapi hormon setelah melakukan tes diagnostik untuk mendapatkan evaluasi medis.

Disfungsi Ereksi

Gejala gangguan hormon berikutnya pada pria adalah disfungsi ereksi. Banyak yang menyatakan bahwa penyebab gejala yang satu ini adalah karena rendahnya kadar hormon testosteron yang dimiliki.

Namun ternyata itu bukanlah satu-satunya. Penyebab lain juga memberi andil seperti:

  • Depresi
  • Penyakit jantung
  • Stres
  • Penyakit kronis
  • Peradangan 
  • Insomnia

Untuk mengatasi masalah ini Anda perlu melakukan perawatan ekstra atau menjalani gaya hidup sehat.

Lemah Otot dan Berat Badan Bertambah

Gejala ini biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon alih-alih menganggap bahwa hal ini disebabkan oleh diet dan olahraga yang kurang optimal.

Ketidakseimbangan itu adalah karena menurunnya kadar testosteron yang bertugas mengatur pemeliharaan otot-otot tubuh.

Akibatnya jaringan otot Anda menurun dan menyusut saat Anda berolahraga. Hal ini kemudian akan berakibat lagi dengan meningkatnya kalori saat Anda melahap makanan sehabis berolahraga yang tanpa disadari membuat berat badan Anda bertambah.

Selain menurunnya testosteron, penyebab lain Anda mengalami gejala ini adalah karena adanya tingkat kortisol yang tinggi dengan menurunkan metabolisme dan menekan produksi testosteron.

Gangguan tiroid seperti hipotiroidisme juga dapat menurunkan metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Perubahan Suasana Hati

Gejala terakhir adalah perubahan suasana hati. Hal ini lagi-lagi disebabkan oleh rendahnya kadar testosteron yang berpengaruh perasaan frustasi atau marah, perubahan motivasi, kecemasan, dan depresi.

Gejala-gejala seperti ini juga dialami oleh pria yang mempunyai gangguan tiroid, dan sayangnya hal ini banyak tidak disadari.

Untuk bisa meredakan suasana hati yang kacau, Anda harus segera mencari bantuan profesional agar dapat mengetahui penyebab dan bisa mencari dukungan yang tepat.

Jenis-jenis ketidakseimbangan hormon pada pria

Terdapat 4 Jenis ketidakseimbangan hormon yang dialami oleh pria, yaitu:

  • Andropause, atau menopause pada pria. Jenis ini merupakan yang paling umum
  • Kelelahan adrenal yang diakibatkan oleh stres jangka panjang
  • Hipotiroidisme, kondisi ketika kelenjar tiroid menjadi kurang aktif
  • Hipertiroidisme, kondisi ketika kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif

Cara Menanganinya

Untuk menangani ketidakstabilan hormon pada pria ini Anda bisa melakukan terapi penggantian hormon bio identik.

Terapi ini menggunakan hormon pengganti yang sama secara biologis, dan tersedia dalam berbagai bentuk seperti pil, krim, dan gel.

Selain itu, Anda tetap harus mengubah pola, gaya hidup , dan berolahraga supaya gangguan hormon yang Anda alami ini hilang selamanya.

Benjolan di Ketiak Kerap Dialami Ibu Hamil & Menyusui

Secara kodrati tubuh seorang wanita dilengkapi dengan rahim dan payudara. Dua organ itu memungkinkannya hamil dan menyusui, sebagai sunnatullah berlangsungnya peradaban manusia. Akan tetapi, di balik muruah itu, ada hal-hal luar biasa yang membuat wanita jauh lebih rentan dibanding laki-laki, salah satunya adalah potensi munculnya benjolan di ketiak.

Sejak hamil hingga nanti menyusui, tubuh wanita banyak mengalami perubahan. Peningkatan aktivitas hormonal jadi alasan utama terjadinya kondisi itu. Organ yang ikut merespons lonjakan aktivitas hormonal itu adalah kelenjar getah bening. Secara otomatis ia akan membengkak dan bukan hal aneh jika mulai muncul benjolan di ketiak.

Sekadar informasi bahwa ketiak termasuk organ limfatik yang ada di tubuh manusia. Di bawah ketiak terdapat kelenjar getah bening. Oleh karena itu, ketika kelenjar getah bening mulai membengkak, kerap kali wujudnya terlihat di ketiak.

Lebih lanjut, benjolan di ketiak yang terjadi pada masa kehamilan hingga menyusui terjadi karena adanya pembesaran payudara akibat jaringan kelenjar susu mulai aktif mempersiapkan sumber daya bagi anak yang dilahirkan kelak. Posisi jaringan kelenjar susu sendiri berada dekat dengan ketiak. Ketika jaringan kelenjar susu aktif, payudara akan mulai membesar; terasa penuh; dan mengeras. Barang tentu jaringan atau organ yang ada di sekitar payudara juga akan ikut terdampak.

Salah seorang dokter, dr. Brigitta Godong., mengonfirmasi hal itu. “Benjolan di ketiak ya itu ada hubungannya dengan si ASI tadi karena memang ada kelenjar pada payudara itu nyambung ke atas ketiak. Jadi kalau payudaranya bengkak dia ke ketiak juga suka bengkak,” ujarnya.

Pada masa-masa ini, aktif tidaknya seorang ibu menyusui anaknya menjadi sesuatu yang krusial. Sebab jika tidak segera dikeluarkan, ASI yang terus diproduksi kelenjar susu akan semakin membuat payudara terasa tidak keruan.

Dokter Brigitta menambahkan bahwa masa pembengkakan payudara ini biasanya berlangsung selama beberapa hari atau satu minggu pertama menyusui. Pasalnya, selama masa tersebut produksi ASI sedang menyesuaikan kebutuhan bayi. 

Penting sekali untuk rajin mengeluarkan ASI bila payudara sudah terasa penuh. Jika si kecil belum mau menyusu, seorang ibu bisa mengakalinya dengan memompa ASI tersebut agar tidak terjadi pembengkakan. “ASI di payudara itu kalau sudah produksi harus dikeluarkan, kalau tidak bisa bengkak,” katanya.

Pada umumnya, pembengkakan payudara, berserta kondisi lain yang menyertai, termasuk benjolan di ketiak, akan mengempis dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Dan itu bukan suatu kondisi yang harus dikhawatirkan.

Akan tetapi, sayangnya, di beberapa kasus ada juga benjolan di ketiak yang menunjukkan gejala kanker. Atau memang cairan getah bening yang keluar ini membengkak karena infeksi bakteri, jamur, atau virus pada lengan atau payudara.

Di sini pemeriksaan oleh dokter penting untuk dilakukan. Pemeriksaan oleh dokter akan menjadikan kondisi jadi lebih terang. Dalam arti, apabila memang terjadi kondisi serius, itu dapat segera diketahui agar bisa dilakukan prosedur-prosedur penanganan untuk mengatasinya.

Namun, jika bengkak di payudara dan benjolan di ketiak itu terjadi memang karena hal-hal yang sifatnya tidak serius, seorang wanita hanya perlu melakukan beberapa upaya sederhana untuk meredakannya.

Ibu bisa melakukan pijatan sederhana di ketiak, mengompresnya dengan air hangat, hingga minum jus lemon, atau minum air perasan kunyit. Lemon dan kunyit punya kandungan antiinflamasi yang bisa mengurangi dampak pembengkakan.

“Biasanya kalau kayak gitu bisa melakukan massage ringan. Kalau lagi mandi misalnya kan pakai sabun licin, nah bisa sekalian dipijit ke arah ketiak. Pusatkan pijatan ke arah ketiak. Lakukan saja itu, sambil ditekan-tekan sedikit yang ada benjolan di ketiak. Jangan ditekan terlalu keras, yang penting ringan aja, tapi teratur,” tutur dr. Brigitta.

Myalgia Adalah Musuh Otot, Ayo Hindari!

Anda pernah mendengar penyakit myalgia? Dalam bahasa yang lebih umum, myalgia adalah nyeri otot yang mungkin bisa membuat Anda merasa sangat kesakitan. Tidak jarang, gejala dari myalgia pun akan memberikan efek lain selain rasa nyeri.

Sakit leher belakang atau leher belakang sakit dapat diatasi dengan beberapa cara

Kondisi otot yang terus-menerus bekerja keras sampai gangguan autoimun dapat berpengaruh pada keberadaan penyakit ini di tubuh Anda. Namun selain fokus pada penyebabnya, mengetahui cara-cara untuk mencegah myalgia tentulah lebih baik.

Mari mengenali myalgia lebih dalam. Memahami gejala agar penanganan cepat serta melakukan tindakan preventif adalah hal yang tepat untuk menghadapi musuh otot yang satu ini. 

Ciri-ciri Myalgia 

Gejala umum dari myalgia tidak lain adalah rasa otot yang seperti tertarik sehingga menimbulkan kesan nyeri. Rasa nyeri bisa terjadi ketika otot Anda bergerak ataupun diam. Pada awalnya, Anda mungkin hanya merasakan nyeri di suatu area otot tubuh. Namun jika tidak ditangani dengan baik, bukan tidak mungkin rasa nyeri akan tersebar ke berbagai otot tubuh lainnya. 

Selain rasa nyeri, myalgia adalah penyakit yang juga bisa menimbulkan gejala lain yang tidak disangka. Pasalnya gejala dari penyakit ini kadang-kadang terlihat sama sekali tidak berhubungan dengan otot Anda. 

Gejala lain myalgia bisa berupa rasa lelah yang luar biasa. Kelelahan tersebut bahkan dapat membuat Anda kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari yang ringan sekalipun. 

Myalgia juga bisa menyebabkan Anda mengalami demam tinggi yang tidak jarang diikuti rasa menggigil. Gejala ini bisa terjadi apabila nyeri otot diikuti oleh infeksi.  

Yang mungkin Anda tidak duga lainnya, myalgia adalah penyakit yang ternyata bisa mempengaruhi mental Anda. Orang-orang yang menderita myalgia dalam jangka waktu lama tidak jarang didapati memiliki perasaan tertekan yang cukup parah. 

Langkah Pencegahan 

Penyebab myalgia sangatlah beragam. Maka dari itu, sebenarnya cara menghindari penyakit ini pun sangat beraneka. Namun secara umum, pencegahan myalgia adalah upaya untuk membuat otot tidak terlalu bekerja berat secara tiba-tiba juga mencegah peradangan. 

Peregangan otot kerap menjadi anjuran dokter untuk menjadi terapi ataupun langkah preventif guna memulihkan atau menghindarkannya dari myalgia. Peregangan sebaiknya dilakukan setiap kali Anda hendak melakukan aktivitas fisik, khususnya olahraga. 

Yang mungkin tidak Anda sadari juga selama ini, peregangan yang baik seharusnya bukan hanya dilakukan sebelum aktivitas fisik. Melakukan peregangan setelah melakukan olahraga pun sangat penting untuk mencegah Anda terkena myalgia. Tidak perlu lama-lama, Anda sebenarnya hanya perlu peregangan sekitar 5—10 menit di awal atau akhir olahraga agar otot menjadi lebih lentur dan bisa terhindar dari cedera. 

Tentunya, peregangan jangan cuma dilakukan ketika Anda sedang berolahraga. Peregangan juga sebaiknya Anda implementasikan jika memiliki  pekerjaan yang membuat Anda kurang bergerak. Kerjaan yang mengharuskan Anda duduk terus-menerus di lingkungan kerja pun rentan membuat otot tegang hingga akhirnya mengalami myalgia. Karena alasan inilah, sangat penting melakukan peregangan badan 1—2 jam sekali ketika Anda tengah bekerja di meja kerja Anda. 

Anda juga tidak boleh melupakan fakta bahwa salah satu risiko terkena myalgia apabila tubuh mengalami peradangan di otot. Risiko peradangan sendiri bisa Anda minimalkan jika kebutuhan cairan dalam tubuh selalu terpenuhi. 

Karena itu, jagalah tubuh agar tetap terhidrasi. Pastikan Anda mengonsumsi 8 gelas air mineral setiap harinya untuk memastikan kecukupan cairan di badan Anda. Pada hari-hari yang super sibuk ataupun panas, tidak ada salahnya mengonsumsi air lebih daripada yang dianjurkan, 

Mengenal dan memahami penyebab myalgia adalah kunci untuk menghindari penyakit ini. Tentunya Anda juga perlu bijak dalam berolahraga agar tidak mengalami cedera yang pada akhirnya memicu myalgia.

Apa Itu Gastroenteritis Virus atau Flu Perut?

Gastroenteritis virus merupakan sebuah infeksi usus yang ditandai dengan diare berair, kram perut, mual atau muntah, dan demam. Gastroenteritis paling mudah menular melalui hubungan atau kontak langsung dengan orang yang terinfeksi atau mengonsumsi air dan makanan yang terkontaminasi. Apabila Anda adalah orang yang sehat, kemungkinan besar Anda akan pulih tanpa adanya komplikasi serius apapun setelah terkena gastroenteritis. Namun, untuk bayi, orang tua berusia lanjut, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh terganggu, gastroenteritis virus dapat bersifat mematikan. Tidak ada perawatan efektif untuk kasus gastroenteritis virus, sehingga pencegahan adalah kunci penting. Selain menghindari makanan dan air yang terkontaminasi, sering mencuci tangan dengan benar merupakan pertahanan terbaik Anda. 

Meskipun sering dikenal dengan sebutan flu perut, gastroenteritis virus berbeda dengan penyakit influenza. Influenza memengaruhi sistem pernapasan Anda, seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Di sisi lain, gastroenteritis menyerang usus, menyebabkan gejala dan tanda-tanda seperti diare, biasanya tidak berdarah, yang encer (diare berdarah berarti Anda memiliki infeksi berbeda yang lebih parah; kram dan nyeri perut; mual atau muntah; sakit kepala dan nyeri otot; serta demam. Tergantung apa yang menyebabkannya, gejala gastroenteritis virus dapat muncul dalam satu hingga tiga hari setelah Anda tertular dan dengan tingkat keparahan ringan hingga parah. Gejala biasanya hanya akan bertahan selama sehari atau dua hari, namun dalam kasus yang lebih parah kondisi ini dapat bertahan selama 10 hari. Karena memiliki gejala yang sama, sangat mudah Anda menyalahartikan diare virus dengan diare yang disebabkan karena bakteri, seperti Clostridium difficile, salmonella, dan E. coli, atau parasite seperti giardia. 

Penyebab

Anda akan menderita gastroenteritis virus saat Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi, atau berbagi peralatan makan, handuk, dan makanan dengan orang yang terinfeksi penyakit ini. Beberapa virus yang menyebabkan gastroenteritis di antaranya adalah:

  • Norovirus. Baik anak-anak maupun orang dewasa dapat terinfeksi norovirus, yang mana merupakan penyebab utama penyakit akibat makanan di seluruh dunia. Infeksi norovirus dapat menular dengan cepat, terutama pada orang-orang yang tinggal di ruangan tertutup. Dalam banyak kasus, Anda akan tertular virus ini dari makanan dan air yang terkontaminasi, meskipun penularan dari satu orang ke orang lain dapat juga terjadi. 
  • Rotavirus. Di seluruh dunia, rotavirus merupakan penyebab gastroenteritis utama pada anak-anak, yang biasanya tertular penyakit ini karena mereka memasukkan jari atau benda lain yang terkontaminasi virus ke dalam mulut. Infeksi ini paling parah terjadi pada bayi dan balita. Orang dewasa yang terinfeksi rotavirus mungkin tidak akan menunjukkan gejala apapun, namun masih dapat menyebarkan virus ini ke orang lain. Vaksin untuk melawan gastroenteritis virus tersedia di beberap negara, termasuk Amerika Serikat, dan tampak efektif dalam mencegah terjadinya infeksi. 

Beberapa jenis kerang, terutama kerang mentah dan kerang yang dimasak namun kurang matang, juga dapat membuat Anda sakit. Meskipun minum air yang terkontaminasi dapat menyebabkan gastroenteritis dan diare virus, dalam kebanyakan kasus virus ditualrkan lewat rute fecal-oral, dalam arti seseorang menyajikan makanan ke Anda tanpa mencuci tangannya setelah menggunakan toilet. Sementara itu, orang-orang yang rentan menderita gastroenteritis di antaranya adalah anak-anak, karena membutuhkan banyak waktu agar sistem kekebalan anak berkembang dan matang; orang berusia lanjut, karena sistem kekebalan tubuh mereka menjadi tidak efisien akibat usia; dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya mereka yang menderita penyakit HIV/AIDS, sedang menjalani chemotherapy, atau menderita kondisi medis lainnya.

Mencegah Kurap Demi Menghindari Benjolan di Kulit Kepala

Benjolan di kulit kepala bila tidak segera diatasi bakal membuat kita tidak nyaman dalam beraktivitas. Kondisi itu seyogyanya sudah kita cegah sejak jauh-jauh hari. Adapun yang kerap menjadi penyebab munculnya benjolan adalah terjadinya infeksi pada kulit kepala.

Benjolan di kulit kepala bila tidak segera diatasi bakal membuat kita tidak nyaman dalam beraktivitas. Kondisi itu seyogyanya sudah kita cegah sejak jauh-jauh hari. Adapun yang kerap menjadi penyebab munculnya benjolan adalah terjadinya infeksi pada kulit kepala. Infeksi yang dimaksud dalam hal ini adalah yang diakibatkan oleh jamur. 

Infeksi jamur di kulit kepala bisa disebut sebagai kurap atau nama lainnya adalah tinea capitis. Infeksi itu bila tidak segera diatasi atau dicegah kemunculannya bisa menyebabkan benjolan di kulit kepala. Adapun kurap muncul karena jamur dermatofita. Jenis jamur itu biasanya gemar berada di tempat yang hangat atau lembab. Hal ini kemudian yang membuat jamur itu sering ditemukan di kulit kepala.

Sebagai informasi, kurap ini sebetulnya bisa diketahui munculnya melalui gejala yang ditimbulkan. Adapun gejala yang dimaksud adalah rambut menjadi rapuh dan mudah rontok, demam, bagian kulit kepala berwarna agak kemerahan, bercak seperti sisik di area kepala dan bila tidak segera diobati akan melebar. Gejala lainnya adalah ketika disentuh kulit kepala terasa sakit dan kelenjar getah bening membengkak.

Kendati demikian, kita bisa mencegah kurap yang menjadi salah satu penyebab benjolan di kulit kepala. Adapun langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah menggunakan sampo secara rutin. Di sisi lain, yang perlu diingat adalah agar lekas mencuci rambut dengan sampo apabila kita habis mencukur rambut. Ini menjadi catatan khusus karena sering diabaikan.

Metode pencegahan lainnya adalah dengan tidak memakai barang yang sama dengan orang lain. Selain helm, salah satu yang sering terjadi adalah memakai handuk yang sama. Biasanya, pemakaian handuk yang sama ini terjadi di asrama atau mahasiswa perantau yang tinggal di kost. Penting untuk diingat, tidak berbagi pemakaian barang yang berhubungan dengan kepala merupakan pencegahan kurap yang sangat penting untuk dilakukan.

Selain hal tersebut, agar tidak terjadi benjolan di kulit kepala yang disebabkan oleh kurap, kita bisa melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan barang-barang yang digunakan. Mencuci sprei, sarung bantal dan guling, helm dan sisir juga diperlukan. Adapun cara mencegah lainnya adalah tidak berkontak dengan hewan yang terinfeksi jamur penyebab kurap. Bagi pembaca yang memiliki hewan piaraan, ada baiknya segera ke dokter hewan jika hewan anda mengalami kebotakan ada bulunya.

Apabila sudah terlanjur terkena kurap, pembaca bisa melakukan pengobatan dengan memakai obat antijamur. Di samping itu, menggunakan sampo secara rutin juga bisa menjadi cara untuk mengatasi kurap. Adapun jenis obat antijamur yang dimaksud, sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter terkait.

Dari penjelasan tersebut kita dapat mengetahui bahwasannya benjolan di kulit kepala juga bisa disebabkan oleh kurap. Oleh karena itu, apabila kita tidak ingin terjadi benjolan kecil di kepala, alangkah bijaknya bila kita melakukan pencegahan hal-hal yang bisa membuat kulit kepala dan rambut menjadi tidak sehat.

Meskipun terdengar sepele, yang perlu kita tekankan adalah bahwa infeksi jamur di kulit kepala apabila tidak segera diberikan penanganan bisa memberikan dampak yang lebih parah. Dampak yang dimaksud dalam hal ini adalah pembekakan pada kulit kepala dan bernanah. Bila itu terjadi, maka penderita bisa mengalami kebotakan secara permanen. 

Oleh sebab itulah demi menghindari benjolan di kulit kepala akibat kurap ini, pencegahan sangat diutamakan. Terlebih cara mencegahnya pun terbilang mudah dan sangat sederhana. 

Demikian artikel singkat terkait kurap dan benjolan di kulit kepala yang bisa disampaikan. Semoga tulisan ini bisa membuat kita lebih peduli lagi dengan kesehatan kulit kepala dan rambut. Meskipun tampak biasa saja, tetapi infeksi jamur ini perlu mendapatkan perhatian karena bisa membuat penampilan kita tidak menarik dan kurang maksimal.

Depresi Bertambah Buruk? Cari Bantuan Clarity Psychology

Clarity Psychology

Hidup dengan depresi berarti Anda harus hidup dalam percampuran hari-hari yang baik dan buruk. Dalam hari yang baik, suasana hati Anda akan terasa lebih ringan, jelas, dan Anda bisa menjalani hidup dengan baik. Namun, dalam hari-hari yang buruk, suasana hati akan menurun, membuat Anda merasa lelah, lambat, dan mati rasa. Meskipun gejala depresi dapat berangsur-angsur pudar, terutama dengan bantuan tenaga medis kesehatan mental profesional seperti Clarity Psychology, gejala tersebut terkadang dapat semakin menguat dan intens, dengan atau tanpa perawatan. 

Depresi yang berubah dari buruk ke lebih buruk dapat membuat Anda merasa kewalahan. Saat suasana hati Anda gagal berubah menjadi lebih baik setelah beberapa hari buruk yang perlu dijalani, Anda akan mulai bertanya-tanya apakah kondisi tersebut permanen atau tidak. Apabila Anda sudah atau sedang bekerja bersama terapis ahli atau mengonsumsi obat-obatan tertentu, Anda akan merasa tidak ada hal lain yang bisa Anda lakukan, yang mana akan membuat Anda merasa putus asa. Namun, ketahuilah, Anda memiliki banyak pilihan dukungan seperti Clarity Psychology. Tidak setiap pendekatan bekerja untuk semua orang, sehingga mendapatkan kelegaan terkadang hanya masalah menemukan perawatan yang tepat untuk Anda. 

Tanda dan gejala yang perlu diwaspadai

Apabila Anda biasanya memiliki gejala depresi ringan atau berselang-seling, Anda akan menyadarinya secara langsung apabila gejala tersebut tiba-tiba berubah menjadi semakin parah atau terus menerus terjadi. Meskipun demikian, jenis depresi yang berbeda dapat melibatkan berbagai jenis gejala, dan perubahan tersebut datang secara perlahan. Anda mungkin tidak akan menyadari perubahan kecil pada suasana hati dari hari ke hari hingga Anda tiba-tiba merasa lebih buruk dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Apabila hal yang disebutkan sebelumnya terdengar familiar, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan psikolog Clarity Psychology secepatnya seputar pendekatan baru terhadap perawatan khusus. Apabila Anda belum memulai perawatan khusus depresi, berbicara dengan seorang terapis Clarity Psychology tentang gejala tersebut dapat menjadi langkah pertama yang baik. 

Tidak ada yang menarik perhatian Anda

Depresi biasanya melibatkan menurunnya level energi dan hilangnya ketertarikan terhadap hobi lama dan hal-hal lain yang dulunya Anda sukai. Pada saat Anda berusahan untuk pulih, Anda akan menemukan ketertarikan terhadap aktivitas tersebut berangsur-angsur datang kembali, bersamaan dengan level energi. Begitu pula sebaliknya, dalam kasus depresi yang semakin buruk, Anda malah akan hilang ketertarikan terhadap hobi dan aktivitas tersebut sepenuhnya. Anda akan kesulitan menemukan motivasi untuk berolahraga, bersosialisasi, ataupun melakukan hal-hal yang dulunya Anda anggap menyenangkan. Anhedonia, atau kesulitan merasakan kenikmatan dan kesenangan, merupakan sebuah gejala inti dari depresi. Anda juga akan mengalami kesulitan dalam mengumpulkan energi untuk datang bekerja ke kantor atau melakukan aktivitas dasar sehari-hari, seperti membersihkan rumah atau mempersiapkan makanan. Bahkan, orang yang depresi identik dengan enggan merawat diri, seperti tidak mandi dan tidak menggosok gigi. 

Anda menghabiskan banyak waktu sendiri

Dengan depresi, Anda akan kesulitan menemukan kebahagiaan menghabiskan waktu bersama orang lain. Anda enggan bersosialisasi dengan saudara atau teman karena Anda tidak memiliki cukup energi untuk melakukannbya. Mati rasa secara emosional dapat membuat interaksi sosial yang tadinya Anda sukai menjadi tidak memiliki arti. Merasa bersalah, mudah marah, dan rasa tidak berarti juga dapat membuat suasana hati menjadi lebih rumit, serta menghindari kehidupan sosial tampak menjadi pilihan yang lebih aman. Tidak ada yang salah dengan menghabiskan waktu seorang diri. Namun, perasaan kesepian akan membuat suasana hati semakin memburuk. BIcaralah dengan psikolog Clarity Psychology. 

5 Cara Mudah Mengatasi Gatal di Sela Jari Kaki

Munculnya rasa gatal di sela jari kaki tidak bisa diatasi secara sembarangan. Kondisi ini hanya bisa disembuhkan dengan mengetahui penyebabnya. 

Penyebab gatal di sela jari kaki ada berbagai macam, diantaranya:

  • Kulit kering
  • Psoriasis
  • Eksim dishidrosis
  • Kutu air pada kaki  
  • Kurap atau scabies 
  • Dermatitis kontak
  • Gigitan serangga 
  • Diabetes 

Lalu bagaimana cara meredakan gatal di sela kaki jari?

1. Mengobati Gatal di Sela Jari Kaki Akibat Kutu Air

Kutu air pada kaki merupakan kondisi paling umum yang menjadi munculnya rasa gatal di sela jari kaki. Kutu air disebabkan oleh infeksi jamur yang menyerang dari sela-sela jari kaki. Biasanya, gejalanya ditandainya dengan munculnya warna kemerahan serta kulit pecah-pecah.

Untuk mengatasi gatal akibat kutu air ini, Anda dapat mengoleskan obat berupa krim atau salep pembasmi jamur pada jari kaki yang bisa didapatkan di apotek. Jika gatal masih membandel, mintalah obat resep dari dokter untuk penanganan khusus.

2. Mengatasi Gatal di Sela Jari Kaki Akibat Gigitan Serangga

Gigitan serangga sangat mungkin Anda alami terutama jika beraktivitas di daerah rerumputan. Meski tak terlalu membahayakan, rasa gatal yang ditimbulkan tentu akan mengganggu. 

Nah, untuk mengatasi gatal di sela jari kaki akibat gigitan serangga bisa dengan mengompresnya dengan kain yang dibasahi air dingin selama beberapa menit. Hal ini bertujuan untuk meringankan rasa sakit dan pembengkakannya. 

Kemudian, Anda juga bisa mengatasi rasa gatalnya dengan mengoleskan sedikit krim hydrocortisone atau krim calamine. Jika gigitan serangga menimbulkan efek yang lebih serius, segera periksa ke dokter.

3. Jika Gatal di Sela Jari Kaki Akibat Eksim 

Selain gatal, eksim ditandai oleh munculnya lepuhan di bagian lipatan tubuh seperti jari-jari serta di sekitar tangan dan kaki. Lepuhan kulit ini akan menimbulkan rasa gatal dan sakit. Terkadang, kulit Anda juga dapat terkelupas.

Jika gatal di sela jari kaki akibat eksim, maka penyembuhan yang tepat yaitu mengompres lepuhan selama 15 menit setiap beberapa kali sehari. Bersihkan kaki dan tangan setiap hari dengan air suam kuku dan sabun tanpa parfum.

Untuk kasus yang lebih parah, Anda bisa memakai obat krim yang diresepkan oleh dokter. Obat ini akan membantu mengurangi pembengkakan kulit dan menghilangkan lepuhan. 

4. Gatal di Sela Jari Kaki Akibat Dermatitis Kontak

Gatal di sela jari kaki Anda bisa jadi disebabkan oleh sepatu atau kaus kaki yang Anda kenakan. Hal ini akan memicu munculnya dermatitis kontak atau ruam merah pada kulit akibat sentuhan langsung kulit dengan bahan yang membuat alergi.

Cara mengatasinya, Anda harus menghindari pemakaian sepatu dengan bahan yang menimbulkan reaksi alergi. Kemudian, cuci kaki dengan air hangat dan sabun tanpa parfum. 

5. Gatal di Sela Jari Kaki Akibat Psoriasis

Psoriasis terjadi ketika sel-sel pada kulit yang tumbuh terlalu cepat menumpuk di atas permukaan kulit. Kondisi ini biasanya dapat diturunkan melalui genetik dan dapat terjadi dalam jangka panjang. Selain bisa memunculkan rasa gatal di sela jari kaki dan telapak kaki, umumnya psoriasis juga akan menimbulkan bercak kulit kemerahan dan nyeri sendi.

Untuk mengatasi sela jari kaki yang gatal akibat psoriasis, Anda bisa mengoleskan krim dengan kandungan gliserin, lanolin, dan petrolatum yang sekaligus akan melembabkan kulit.  

Itulah cara mengatasi rasa gatal di sela jari kaki. Jika rasa gatal tak kunjung hilang, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dapat mengetahui penyebab pasti dan pengobatan yang tepat. 

Macam-Macam Kandungan Alami di Obat Batuk Herbal

Selain obat resep dari dokter, obat batuk herbal sering dijadikan pilihan untuk menyembuhkan gejala batuk. Obat batuk jenis ini biasanya terbuat dari bahan-bahan alami yang menyehatkan.

Saat menderita gejala batuk, Anda juga bisa mencoba meredakannya dengan mengonsumsi obat herbal. Biasanya, obat herbal bisa didapatkan secara bebas tanpa memerlukan resep dari dokter.

Kandungan pada obat batuk herbal

Ada berbagai macam kandungan alami yang umum digunakan dalam obat batuk herbal. Beberapa di antaranya adalah:

  • Jahe

Jahe dapat meredakan batuk kering atau asma. Kemampuan jahe untuk mengendalikan gejala berasal dari sifat antiinflamasi. Sifat ini juga berkontribusi dalam meredakan mual dan nyeri.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa jahe bisa mengendurkan selaput di saluran udara. Ini akan membuat risiko batuk Anda menjadi lebih rendah. Karena itu, jahe seringkali dijadikan sebagai bahan alami dalam pembuatan obat herbal.

  • Mint

Mint merupakan sejenis spesies tanaman yang sering dijadikan bahan pembuatan permen, teh, dan lain sebagainya. Obat herbal untuk menyembuhkan batuk juga sering menggunakan kandungan ini.

Daun mint terkenal memiliki kemampuan untuk menyembuhkan masalah pada tenggorokan. Ketika dikonsumsi, daun mint akan bekerja sebagai dekongestan untuk membantu memecah dahak. 

  • Daun thyme

Daun thyme memang tidak terlalu populer di Indonesia, namun beberapa obat herbal menggunakan tanaman ini sebagai salah satu bahan alami utamanya. Banyak orang menggunakan daun thyme ini untuk mengobati penyakit pernapasan.

Apabila dikombinasikan dengan daun ivy, daun thyme bisa bekerja semakin efektif untuk mengatasi batuk serta penyakit bronkitis jangka pendek. Hal ini bisa terjadi karena daun thyme mengandung senyawa flavonoid, yaitu senyawa yang bisa mengendurkan otot tenggorokan.

  • Madu

Madu sudah sejak lama dikenal sebagai pengobatan alami yang paling ampuh untuk meredakan gejala sakit tenggorokan dan batuk. Karean itu, banyak obat batuk herbal yang juga menggunakan madu sebagai salah satu bahan pembuatannya.

Secara khusus, madu banyak digunakan untuk obat batuk yang ditujukan bagi anak-anak.  Rasa manis pada madu menjadi daya tarik bagi anak-anak, membuat obat batuk terasa lebih enak dari obat-obatan lainnya.

  • Probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Kandungan ini bekerja dengan menyeimbangkan flora gastrointestinal, yaitu bakteri yang hidup di usus Anda. 

Saat bakteri tersebut menjadi seimbang, fungsi sistem kekebalan tubuh menjadi lebih stabil. Hal ini berkontribusi dalam menyebabkan penurunan risiko infeksi saluran pernapasan dan batuk.

  • Nanas

Tahukah Anda bahwa buah nanas juga bisa menjadi kandungan yang cukup penting dalam obat batuk herbal? Secara khusus, bagian nanas yang digunakan adalah batang dan buah nanas untuk memanfaatkan kandungan bromelain di dalamnya.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa bromelain dari nanas dapat bekerja dengan melonggarkan dahak di tenggorokan. Selain itu, bukan hanya meredakan batuk, kandungan ini juga bisa meringankan masalah sinusitis dan alergi. 

Itulah beberapa kandungan yang seringkali dijadikan sebagai bahan alami dalam pembuatan obat herbal, secara khusus obat herbal yang digunakan untuk mengobati batuk. Selain itu, mungkin masih ada beberapa kandungan lain yang lebih jarang digunakan.

Obat batuk herbal umumnya aman untuk dikonsumsi. Jika ingin memastikan keamanannya, Anda bisa berkonsultasi lebih dulu dengan dokter Anda. Tanyakan pada dokter mengenai reaksi yang mungkin muncul dari penggunaan obat herbal dengan obat lainnya.

7 Gejala Penyerta dari Badan Terasa Panas

Demam akan menyebabkan badan terasa panas. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Selama demam Anda tidak mencapai 39,4 derajat Celcius dan tidak disertai kejang atau muntah, Anda sebenarnya bisa mengobatinya di rumah dengan memperbanyak istirahat, mengonsumsi lebih banyak air, serta memberi kompres basah pada beberapa bagian tubuh. 

image Demam

Hanya saja memang, Anda pasti tidak akan merasa nyaman selama demam. Bukan hanya badan terasa panas, berbagai gejala penyerta akan Anda rasakan dan membuat Anda tidak mampu melakukan aktivitas seperti biasa. 

Apa saja gejala penyerta yang biasanya datang bersama demam? Berikut ini adalah beberapa gejala umum yang hadir bersamaan dengan badan terasa panas yang meningkat. Pernahkan Anda mengalaminya?

  • Menggigil 

Pada saat yang bersamaan ketika badan terasa panas, Anda sangat mungkin merasakan kedinginan yang ekstrem. Bahkan keringat yang keluar dari tubuh Anda bisa jadi terasa dingin. Rasa dingin yang parah inilah pada akhirnya akan membuat Anda menggigil sampai menggemeretakkan gigi. Cobalah untuk melingkupi diri dengan selimut tipis dan memasang kaus kaki untuk mengurangi rasa menggigil tersebut. Namun jika sudah merasa panas, segera lepaskan segala atribut tersebut agar suhu tubuh tidak semakin meningkat. 

  • Berkeringat 

Berkeringat merupakan proses yang wajar dilakukan tubuh untuk mengeluarkan panas berlebih. Bukan hanya ketika demam, pada saat Anda berolahraga atau makan pun, tubuh bisa mengeluarkan keringat. Namun saat badan terasa panas, keringat yang keluar akan lebih banyak. Ini merupakan upaya tubuh Anda untuk menurunkan suhu tubuh yang terlalu tinggi. Semakin tinggi demam Anda, keringat yang keluar pun akan semakin banyak. 

  • Sakit Kepala 

Tidak jarang orang yang mengalami demam akan merasakan sakit kepala. Umumnya, sakit kepala dirasakan pada penderita demam tinggi di atas 38 derajat Celsius. Gejala penyerta ini terjadi karena ketika badan terasa panas, saraf pusat akan ikut terganggu sehingga Anda mudah mengalami pusing dan sulit berkonsentrasi. 

  • Badan Lemas 

Badan terasa panas atau demam akan membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan. Tidak hanya itu, demam yang merupakan respons tubuh melawan infeksi juga memerlukan banyak energi untuk memperkuat perlawanannya. Jadilah pada saat sedang demam, Anda akan merasa tubuh terasa lemas karena energi yang ada terpakai lebih banyak untuk melawan infeksi di dalam tubuh. 

  • Dehidrasi 

Anda mudah merasa haus ketika sedang demam? Hal tersebut merupakan kondisi yang wajar. Lebih banyak keringat yang keluar ketika badan terasa panas lah yang membuat dehidrasi lebih mudah terjadi. Karena itulah ketika Anda demam dan malas untuk minum, Anda akan mengalami dehidrasi parah yang bisa membuat gejala lain, seperti sakit kepala dan menggigil, semakin meningkat. 

  • Nyeri Otot 

Saat badan terasa panas, artinya tubuh sedang mengalami infeksi atau peradangan. Peradangan itu sendiri umumnya akan menimbulkan nyeri di bagian tubuh tertentu, khususnya di bagian otot. Jadi, tidak perlu heran jika ketika mengalami demam, Anda juga mudah merasakan nyeri otot. Rasa nyeri bahkan akan terasa lebih parah ketika tersentuh benda ataupun dipegang oleh orang lain. 

  • Nafsu Makan Berkurang 

Anda akan merasa lebih mudah lelah ketika sedang demam. Disaat yang bersamaan, badan terasa panas membuat kinerja otak dan saraf tidak maksimal, termasuk dalam merespons rasa lapar. Alhasil, penderita demam akan malas untuk makan. Nafsu makan yang berkurang ini sebenarnya tidak dibenarkan. Soalnya ketika demam, tubuh justru sedang membutuhkan lebih banyak asupan energi untuk melawan penyebab infeksi. 

Gejala-gejala penyerta dari badan terasa panas di atas tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Namun jika Anda sudah menemui gejala kejang, muntah, ataupun sensitif terhadap cahaya; segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan obat pereda panas yang sesuai kebutuhan Anda.