Vitamin Nafsu Makan untuk Lansia

Vitamin nafsu makan untuk lansia akan sangat membantu untuk mengatasi penurunan nafsu makan. Kondisi ini wajar terjadi pada lansia.

Nafsu makan menurun pada lansia umumnya tidak terlalu mengkhawatirkan, asalkan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. Namun, yang menjadi masalah adalah jika kondisi semakin buruk dan asupan nutrisi berkurang. 

vitamin dan suplemen tulang untuk lansia

Kurangnya nutrisi dapat menyebabkan berbagai masalah. Terlebih jika sudah ada penyakit bawaan, kondisi penyakit dapat semakin buruk. 

Nah untuk itu, biasanya ada solusi vitamin nafsu makan untuk lansia yang dinilai dapat membantu menjaga nafsu makan dan dengan demikian memenuhi kebutuhan nutrisi. 

Jenis vitamin untuk lansia

Ada beragam vitamin untuk lansia yang dibutuhkan seiring bertambahnya usia. Asupan vitamin tersebut bisa Anda dapatkan dengan cara mengonsumsi makanan-makanan tertentu. Beberapa vitamin untuk orang tua, di antaranya:

1. Vitamin B12

Vitamin B12 sangatlah penting untuk mendukung proses produksi sel darah merah. Selain itu, vitamin ini juga berperan untuk membantu menjaga kesehatan fungsi saraf. Makanan-makanan yang kaya kandungan vitamin B12 antara lain:

  • Ikan
  • Daging merah
  • Daging unggas
  • Telur
  • Susu
  • Produk olahan susu seperti keju atau yogurt

2. Folat atau asam folat

Folat merupakan salah satu bentuk esensial dari vitamin B yang bermanfaat untuk mencegah anemia. Anemia adalah kondisi ketika kadar darah di dalam tubuh kurang dari ideal. Akibat anemia, lansia akan mengalami sejumlah gejala seperti kepala pusing dan badan terasa lemas.

 Itu sebabnya, asam folat ini merupakan vitamin untuk lansia agar tidak lemas dan pusing karena anemia tersebut. Untuk mendapatkan asupan folat, Anda bisa mengonsumsi makanan seperti sayur, buah, dan sereal.

3. Vitamin D

Vitamin D merupakan vitamin untuk orang tua yang penting dalam mencegah osteoporosis, menjaga kepadatan tulang, dan membantu penyerapan kalsium. Selain itu, vitamin D juga membantu melindungi Anda dari penyakit-penyakit seperti:

  • Kanker
  • Diabetes tipe-1
  • Rheumatoid
  • Arthritis
  • Multiple sclerosis
  • Penyakit autoimun

Asupan vitamin D bisa didapatkan dari salmon, tuna, telur, sereal, susu, dan produk olahan susu. Selain itu, sinar matahari juga memberikan asupan vitamin D untuk Anda. Namun, kulit orangtua cenderung kurang efektif untuk menerima asupan vitamin D dari sinar matahari.

Vitamin untuk menambah nafsu makan

Memberikan suplemen atau vitamin nafsu makan untuk lansia sedikit tricky. Pasalnya, hingga kini belum ada hasil penelitian yang memastikan bahwa vitamin dapat langsung merangsang nafsu makan.

Vitamin mungkin dapat merangsang beberapa faktor pendorong, tapi tidak langsung meningkatkan nafsu makan. Meski begitu, setidaknya ada 3 nutrisi penting yang perlu Anda perhatikan, yaitu:

  • Zinc
  • Tiamin (vitamin B-1)
  • Minyak ikan

Anda dapat memulai dengan menambahkan konsumsi minyak ikan. Asal tidak ada alergi ikan, minyak ikan dapat jadi solusi terbaik untuk menambah nafsu makan pada lansia.

Lalu, jika Anda ingin menggunakan suplemen atau vitamin, pastikan ada kandungan zinc dan tiamin. Dua nutrisi ini penting untuk menjaga nafsu makan agar tidak turun.

Memahami kondisi orang tua

Lansia dengan nafsu makan yang terlalu rendah mungkin menimbulkan kekhawatiran berlebih. Seringkali ada kondisi atau penyakit yang mendasari rendahnya asupan makanan mereka.

Ada beberapa hal penting yang bisa diperhatikan, seperti menjaga kesehatan gigi dan mulut, menjaga sistem pencernaan, dan menjaga kebersihan secara menyeluruh.

Aspek sosial juga harus bertimbangkan seiring bertambahnya usia. Makan bersama orang lain dapat meningkatkan nafsu makan dan jumlah makanan yang dikonsumsi.

Coba makan bersama teman atau keluarga. Lansia membutuhkan teman berbincang-bincang saat makan, meski hanya obrolan sederhana.

Tips meningkatkan nafsu makan untuk lansia

Hal pertama yang paling penting diperhatikan adalah kondisi kesehatan yang serius, efek samping pengobatan, atau masalah gigi dan mulut.

Jika tidak ada masalah-maslah tersebut, Anda bisa mencoba 5 tips di bawah ini untuk meningkatkan nafsu makan lansia.

  • Jadwalkan snack atau makan berat. Orang tua mengalami penurunan di setiap aspek kehidupannya. Bahkan terkadang lansia tidak merasa lapar untuk waktu lama. Nah sinyal keliru ini bisa jadi masalah, karena itu sebaiknya Anda menyiapkan jadwal makan dan snack harian secara rutin.
  • Porsi kecil bernutrisi. Tidak perlu khawatir soal porsi yang dikonsumsi. Alih-alih, coba gunakan piring kecil dengan porsi lebih kecil, asal dipenuhi makanan kaya nutrisi. Daripada 3 kali porsi makan besar, sebaiknya dibagi menjadi 5 kali porsi makan kecil.
  • Kurangi peralatan makan. Lansia dengan penyakit atau kondisi khusus mungkin tidak bisa menggunakan peralatan makan yang terlalu ribet. Karena itu, coba siapkan makanan sekali lahap (finger foods) yang tidak membutuhkan peralatan makan.
  • Perbanyak snack. Sebagian orang lebih suka makan sedikit-sedikit tapi sering daripada makan berat dalam sekali duduk. Coba berikan snack sehat untuk lansia seperti yoghurt, buah potong, potongan keju, bahkan segelas susu.
  • Milkshakes atau smoothies. Bagi lansia, mengunyah makanan mungkin melelahkan dan menyulitkan. Anda bisa mengatasi ini dengan makanan lebih lembut atau makanan cair. Sup sayur, susu, atau smoothies bisa jadi solusi tepat.

Perlu diingat, suplemen atau vitamin nafsu makan untuk lansia adalah solusi jika Anda tidak bisa mendapatkan nutrisi alami dari makanan. Vitamin untuk lansia juga bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan untuk lansia yang kaya nutrisi seperti buah dan sayuran.