Pilihan Sampo untuk Rambut Kering

Rambut kering disebabkan ketika rambut Anda tidak mampu menjaga dan tidak mempertahankan kelembapan yang cukup. Kondisi ini dapat mengurangi kulaiaun rambut, membuat rambut terlihat kusam, dan mudah kusut. Beberapa faktor dapat menyebabkan rambut Anda kering dan rusak. Untuk mengatasi kondisi ini Anda dapat menggunakan sampo untuk rambut kering yang dijual di pasaran. Pilihlah sampo untuk rambut kering yang sesuai dengan kebutuhan Anda untuk membantu merawat dan menjaga kebersihan rambut.

Penyebab Rambut Kering

Rambut kering dapat terjadi pada siapa saja, baik itu pria maupun wanita dari segala usia. Namun, seiring bertambahnya usia, rambut akan semakin kering karena produksi keratin dan kolagen yang dibutuhkan rambut menurun. Adapun beberapa faktor yang menyebabkan rambut kering, yaitu:

Kondisi lingkungan 

  • Hidup di daerah yang beriklim kering dan panas
  • cuaca terlalu dingin juga dapat menyebabkan kelenjar kurang memproduksi minyak sehingga menyebabkan rambut kering
  • beraktivitas di bawah sinar matahari atau angin
  • sering berenang di laut yang tinggi garam atau kolam yang tinggi klorin 

Perawatan dan gaya rambut yang salah 

  • terlalu sering mencuci rambut
  • menggunakan sampo dan kondisioner yang kandungannya keras
  • melakukan pewarnaan rambut
  • terlalu sering menggunakan hairdryer, pengeriting rambut, atau pelurus rambut, dan catokan yang terlalu panas

Kondisi medis yang dapat memengaruhi kesehatan rambut 

  • Anoreksia nervosa: anoreksia nervosa adalah gangguan makan yang dapat dapat menyebabkan penderita kekurangan gizi. Hal ini menyebabkan rambut kekurangan nutrisi sehingga menyebabkan rambut kering dan rapuh, bersamaan dengan komplikasi yang lebih serius.
  • Hipotiroidisme: kelenjar paratiroid di leher Anda menghasilkan terlalu sedikit hormon paratiroid yang menyebabkan penurunan kadar kalsium dalam darah. Kekurangan kalsium dapat mengurangi kesehatan tulang, gigi, kulit, dan rambut. 
  • Sindrom Menkes: Sindrom Menkes adalah suatu kondisi genetik yang langka yang menyebabkan sel-sel Anda tidak menyerap cukup copper (tembaga). Penyerapan copper yang rendah dapat memengaruhi kesehatan rambut Anda termasuk kekeringan.

Merawat Rambut Kering

Untuk meningkatkan kelembapan rambut, Anda dapat menggunakan sampo dengan kandungan yang diformulasikan khusus untuk rambut kering. Dalam banyak kasus, Anda dapat merawat rambut kering melalui dengan menggunakan produk khusus untuk rambut kering. Beberapa langkah berikut ini dapat mengurangi risiko rambut kering.

  • Hindari keramas rambut Anda setiap hari, Anda dapat keramas 2 kali sehari.
  • Gunakan produk perawatan yang sesuai dengan jenis rambut Anda.
  • Gunakan produk penataan rambut yang melembapkan dan menghaluskan rambut.
  • Hindari perawatan rambut kimia.
  • Hindari mengeringkan rambut menggunakan hairdryer.
  • Hindari penggunaan pengeriting rambut dan catokan listrik terlalu sering.
  • Lindungi rambut Anda dari paparan sinar matahari menggunakan topi dan produk rambut yang mengandung UV filter. 
  • Jika masalah medis adalah penyebab utama yang membuat rambut Anda kering, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan perawatan yang tepat. 

Cara Memilih Sampo untuk untuk Rambut Kering

Pilihlah sampo untuk rambut kering dengan bahan herbal. Selain itu, pilih sampo yang bebas dari bahan kimia berbahaya seperti sulfat dan paraben. Pilih sampo dengan kandungan zat hidrasi pH yang rendah, mengandung minyak esensial, vitamin, keratin, dan protein. Anda dapat memilih sampo dengan ekstrak kandungan alami seperti lidah buaya, susu, kelapa, shikakai, shea butter, minyak zaitun, ginseng, ekstrak bunga, dan ekstrak buah. 

Catatan

Selain merawat rambut, disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat untuk membantu mengatasi dan mencegah kekeringan rambut. Jika tindakan tersebut tidak menunjukkan hasil dalam beberapa minggu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter.

Langkah yang Harus Diikuti Agar Kulit Cerah dan Sehat

Kulit yang cerah dan sehat pasti dambaan setiap wanita. Tak meski putih, kulit cerah dan sehat merona tetap bisa didapatkan setiap wanita dengan tetap menampilkan ciri khas warna kulit aslinya. Apa sebenarnya maksud kulit cerah dan sehat?

Kulit cerah adalah kulit wajah yang bersinar dan tidak kusam yang sehingga menampilkan tampilan kulit wajah yang merona serta sehat. Lalu apa saja langkah yang harus dilakukan untuk mendapatkan kulit cerah dan sehat? Simak beberapa penjelasan berikut ini:

– Tidur yang cukup

Jangan sepelekan perihal satu ini. Sebab, saat  kurang tidur tak hanya kesehatan tubuh yang dapat menjadi kurang baik, begitupun kesehatan kulit dan kulit wajah. Saat tidur tercukupi, tubuh akan meningkatkan aliran darahnya pada kulit dan hal ini dipercaya dapat membuat tampilan kulit lebih bercahaya setelah bangun. Akibatnya, masalah kulit kusam dan mata panda pun bisa diminimalisir. Setidaknya cukupi kebutuhan jam tidur dengan 7-9 jam per harinya agar kulit dapat terhindar dari berbagai masalah kulit wajah.

– Konsumsi air putih yang banyak

Kulit yang cerah dan sehat tidak akan mungkin bisa didapat saat tubuh tidak terhidrasi dengan baik. Setidaknya konsumsi air dua liter setiap harinya agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Tubuh yang terhidrasi akan mudah memiliki tekstur dan tampilan yang cerah dan sehat.

– Rutin membersihkan wajah

Agar kulit tetap cerah dan sehat, step ini cukup penting dilakukan. Rutin membersihkan wajah akan membuat debu serta kotoran yang dapat jadi penyebab kulit kusam menempel pada permukaan kulit wajah. Membersihkan wajah menggunakan cleanser dapat dilakukan dua kali setiap harinya. Kemudian, sesuaikan juga cleanser dengan jenis kulit serta kebutuhan kulit wajah. 

– Rajin gunakan tabir surya

Paparan sinar matahari sangat mudah membuat tampilan kulit menjadi kusam dan tidak cerah. Inilah pentingnya penggunaan sunscreen setiap hari meskipun Anda berada didalam ruangan. Sebab, sinar UV tetap dapat masuk kedalam ruangan dan mampu menimbulkan efek yang tidak baik pada kulit.

– Lembabkan kulit

Rajin menggunakan pelembab akan membuat kulit wajah semakin terhidrasi dan terhindar dari masalah kulit kering. Saat kulit terhidrasi dengan baik, kulit pun semakin mudah untuk tampak bercahaya serta cerah. Anda dapat menggunakan pelembab kulit setidaknya dua kali sehari setiap harinya.

– Perhatikan juga asupan makanan

Pernah dengar kalimat “Dirimu adalah apa yang kamu makan?” Sepertinya kalimat ini cukup benar. Sebab, apa yang kita konsumsi dan kita terapkan pada tubuh akan mempengaruhi kesehatan serta tampilan tubuh kita.

Untuk mendapat tampilan kulit sehat dan cerah Anda dapat mengkonsumsi makanan dengan asam lemak yang tinggi seperti ikan salmon, seafood, biji-bijian, serta buah dan sayuran seperti alpukat, kiwi, tomat, serta brokoli.

– Jangan lupakan exfoliate

Exfoliate dilakukan untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk pada bagian permukaan kulit. Saat wajah rutin di exfoliate, sel-sel kulit mati yang menumpuk pada permukaan kulit penyebab kulit kusam akan dapat dihilangkan.

Namun, hati-hati juga dalam melakukan exfoliasi kulit. Sebab, terlalu sering melakukan exfoliasi, akan membuat kulit mudah iritasi serta mengalami peradangan, terlebih pada kulit yang berjerawat. Cukup lakukan eksfoliasi pada wajah 1-2 kali dalam seminggu. 

Nivea Facial Foam Sparkling Bright Whitening

Untuk mendapatkan kulit cerah dan sehat, Anda bisa bantu dengan menggunakan nivea facial foam sparkling bright whitening. Selain dapat membersihkan kulit wajah secara menyeluruh, facial foam ini juga mampu mencerahkan tampilan kulit wajah karena mengandung ekstrak mutiara alami di dalamnya. 

Manfaat lain yang juga dapat dihasilkan setelah penggunaan produk ini adalah membantu mengurangi kulit kusam, menyamarkan noda hitam di wajah, serta memberikan kesegaran setelahnya akibat aromanya yang fresh dan menenangkan. Cukup gunakan nivea facial foam sparkling bright whitening 2 kali sehari pada pagi dan malam hari. 

Untuk mendapatkan hasil yang lebih intens, Anda bisa tambahkan dengan rangkaian sparkling bright whitening lainnya. Kemudian, jangan lupa juga untuk terus terapkan gaya hidup sehat dengan menjaga pola tidur, mencukupi kebutuhan air dan makanan, serta rutin gunakan tabir surya setiap harinya agar wajah cerah dan sehat dapat lebih mudah didapat.

Bisa untuk Jerawat, Apa Bahan Utama Vitacid?

Vitacid adalah krim topikal yang bisa digunakan untuk mengobati jerawat. Kemampuan tersebut datang dari komposisi utama krim, yaitu asam retinoat atau tretinoin.

Krim ini bisa digunakan oleh siapa saja yang mengalami masalah dengan kulit berjerawat. Bahkan, bukan hanya menyembuhkan jerawat, krim ini juga sanggup menghilangkan noda di wajah akibat bekas jerawat. 

Asam retinoat sebagai bahan utama Vitacid

Tretinoin atau asam retinoat adalah bahan pengobatan yang sangat umum dipakai dalam produk perawatan jerawat. Anda bisa dengan mudah menemukan kandungan ini dalam obat jerawat yang dijual secara umum di pasaran.

Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa penggunaan tretinoin hanya terbatas untuk mengobati jerawat saja. Apabila Anda memiliki masalah kulit lain, mungkin asam retinoat bukanlah kandungan yang tepat untuk digunakan. 

Selama masalah kulit yang Anda alami adalah masalah jerawat, maka pemakaian asam retinoat aman dilakukan. Kecuali, jika Anda mengalami reaksi alergi, sebaiknya segera hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan dokter Anda. 

Kandungan lain yang baik untuk jerawat

Krim Vitacid memang menggunakan asam retinoat sebagai komposisi utamanya. Namun, selain kandungan tersebut, sebenarnya ada beberapa kandungan lain yang bisa digunakan untuk mengatasi jerawat, seperti:

  • Asam azelaic

Kandungan asam yang satu ini cukup sering ditemukan pada produk perawatan kulit untuk masalah jerawat. Seringkali, asam azelaic dipakai dalam krim atau gel untuk obat jerawat.

Asam azelaic bekerja dengan mengurangi bakteri yang memicu jerawat. Selain itu, asam ini juga dipercaya mampu membantu menormalkan pelepasan sel kulit mati, sehingga muncul lapisan sel kulit baru yang lebih sehat. 

Bagi pemilik kulit sensitif, asam azelaic mungkin bisa menimbulkan reaksi negatif. Tapi, kemungkinan ini cukup kecil, karena asam azelaic umumnya aman dipakai untuk kondisi jerawat ringan dan sedang. 

  • Retinoid

Selain kandungan asam retinoat pada Vitacid, retinoid juga sering dipakai pada obat topikal untuk jerawat. Obat topikal yang mengandung retinoid merupakan kumpulan obat yang berasal dari vitamin A sintetis.

Retinoid pada obat topikal bekerja dengan meningkatkan pergantian sel kulit, menjaga pori-pori agar tidak tersumbat, serta mencegah timbulnya komedo. Retinoid bahkan bisa dipakai untuk mengobati jerawat yang parah sekalipun.

Selain mengobati jerawat, retinoid juga memiliki manfaat lain, yaitu mengatasi gejala penuaan pada kulit. Tidak heran, retinoid sering juga dipakai pada produk perawatan kulit untuk anti-aging.

  • Antibiotik

Antibiotik merupakan jenis obat yang digunakan untuk mengobati infeksi, termasuk infeksi bakteri yang menyebabkan jerawat. Biasanya, antibiotik ditemukan pada obat jerawat yang didapatkan dengan resep dokter.

Anda mungkin tidak bisa membeli obat topikal antibiotik secara bebas. Karena, pemberian dan pemakaian antibiotik memang harus dilakukan dengan hati-hati. 

Apabila pengobatan dengan krim Vitacid kurang maksimal untuk mengatasi jerawat parah, maka Anda bisa mencoba berobat ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan resep pengobatan dengan kandungan antibiotik di dalamnya.

Apapun jenis kandungan yang ada pada obat jerawat tertentu, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap kandungan-kandungan itu. Dengan begitu, Anda bisa mendapat hasil yang lebih baik. Krim Vitacid tidak dapat dibeli secara bebas, baik online maupun offline.

Anda akan memerlukan resep dari dokter untuk bisa mendapatkannya. Ketika akan dipakai, pastikan Anda memakainya sesuai dengan dosis yang dianjurkan, yaitu pemakaian tipis-tipis maksimal satu kali dalam sehari.

Cara Mengatasi dan Merawat Kulit Jari Tangan Mengelupas

Kulit jari tangan mengelupas bisa terjadi karena berbagai hal. Mulai dari kebiasaan buruk, reaksi alergi terhadap produk yang digunakan, hingga kondisi medis tertentu. Jika kulit mengelupas diakibatkan oleh penyakit kulit, maka cara mengatasinya yaitu dengan konsultasi ke dokter secara langsung agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Dokter biasanya akan memberikan resep obat oral atau obat topikal untuk mengatasi gejala kulit mengelupas. Sedangkan untuk perawatan mandiri di rumah, berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan merawat jari tangan mengelupas, di antaranya yaitu sebagai berikut.

Penyebab kulit tangan mengelupas mulai dari kulit kering hingga kondisi medis tertentu

Gunakan Pelembap Tangan

Kulit jari tangan mengelupas bisa terjadi karena kulit terlalu kering. Oleh karena itu, Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan pelembap tangan untuk meningkatkan kadar air pada lapisan luar telapak tangan. Selain itu, pelembap tangan juga berfungsi untuk memperbaiki tekstur kulit agar halus kembali. Ada beberapa jenis bahan dalam pelembap tangan yang bisa Anda cari, misalnya Oklusif yang bisa mencegah hilangnya kadar air dari dalam kulit, Humektan yang bisa mempertahankan kelembapan kulit, serta Emolien yang bisa melembutkan tekstur kulit. Kandungan pelembap tangan yang direkomendasikan misalnya minyak mineral, minyak jojoba, petrolatum, dan lanolin. Gunakan pelembap setelah Anda mencuci tangan atau saat udara sedang dingin seperti dalam ruangan ber-AC.

Hindari Produk yang Membuat Iritasi

Beberapa produk seperti sabun mandi atau pembersih rumah tangga dengan bahan kimia yang terlalu keras bisa menyebabkan kulit jari tangan mengelupas jika digunakan secara terus menerus. Cara mengatasinya yaitu dengan menghindari produk yang dapat menimbulkan iritasi dan alergi. Pilih sabun atau pembersih yang aman bagi kulit sensitif sehingga mencegah kulit jari tangan mengelupas. Salah satunya yaitu dengan memilih produk dengan label hypoallergenic untuk mengurangi risiko alergi. Selain itu, jika Anda diharuskan tetap menggunakan produk dengan bahan kimia secara langsung, melindungi kulit agar tidak terpapar langsung dengan menggunakan sarung tangan khusus. Jangan lupa untuk cuci tangan setelahnya dan gunakan pelembap kulit.

Cuci Tangan Sesuai dengan Kebutuhan

Mencuci tangan secara rutin memang baik karena menghindari kuman dan bakteri yang menempel di telapak tangan masuk ke dalam tubuh. Namun jika dilakukan secara berlebihan justru akan menghilangkan kelembapan kulit dan bisa membuat kulit jari tangan mengelupas. Cuci tangan sesuai kebutuhan, misalnya setelah dari toilet serta sebelum dan sesudah memegang makanan. Gunakan sabun yang memiliki formula ringan dan lembut serta kandungan bebas alkohol. Gosok tangan secara perlahan dan jangan menggesekkan kulit serta telapak tangan terlalu keras. Hindari mencuci tangan menggunakan air yang terlalu panas karena bisa membuat kulit kering. Setelah itu, keringkan tangan dengan menggunakan handuk berbahan lembut atau tisu.

Gunakan Sunscreen Saat Keluar Rumah

Terlalu lama berada di bawah paparan sinar matahari dapat menyebabkan kulit terbakar atau terkena sunburn. Terlebih jika tidak menggunakan tabir surya atau sunscreen untuk menghindari paparan sinar UV secara langsung. Akibatnya bisa membuat bagian tubuh yang terbuka termasuk kulit jari tangan mengelupas. Cara mencegahnya yaitu dengan menggunakan pelindung wajah seperti topi, kacamata, juga mengaplikasikan sunscreen. Ada beberapa jenis sunscreen yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan, misalnya berupa gel, semprot, krim, atau lotion. Kandungan SPF di dalamnya juga berbeda, mulai dari 30 hingga 50 yang bisa menghalangi sinar UVB 98%. Anda bisa mengaplikasikan sunscreen berkali-kali selama berada di luar rumah.

Penuhi Asupan Vitamin

Tidak hanya melakukan perawatan dari luar untuk mengatasi kulit jari tangan mengelupas, Anda juga harus melakukan perawatan dari dalam tubuh. Caranya yaitu perbanyak asupan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan untuk kulit. Tujuannya mencegah kulit kering, menjaga kelembapan kulit, dan membuat kulit menjadi lebih sehat. Perbanyak asupan sayur dan buah yang memiliki manfaat untuk kelembapan kulit. Beberapa di antaranya yaitu apel, alpukat, kiwi, kubis, dan labu.

Harga Lipstik Inez untuk Bibir Kering

Lipstik merupakan salah satu produk makeup yang menjadi favorit banyak wanita. Hal ini karena lipstik dapat memberikan perubahan yang dramatis pada tampilan seseorang. Akan tetapi, penggunaan lipstik mungkin dapat menimbulkan kendala ketika memiliki kondisi bibir kering. Selain harus mengetahui dari segi harga ketika membeli lipstik, seperti harga lipstik Inez, Anda juga dapat mengetahui berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi bibir kering tersebut. Berikut tipsnya untuk Anda.

1. Persiapkan Bibir Anda Sebelum Menggunakan Lipstik

Gunakan produk yang dapat mengeksfoliasi kulit mati bibir. Anda bisa memilih produk berbahan dasar gula yang dapat mengelupas kulit bibir Anda yang pecah-pecah. Setelah itu, gunakan pelembap bibir seperti lip balm untuk merawat kulit bibir.

Anda juga dapat menjaga bibir tetap terhidrasi apalagi ketika malam hari. Anda bisa menggunakan lip balm yang memiliki formula agak berat dan lengket pada malam hari, agar formulanya dapat bekerja dengan baik untuk mengunci kelembapan. Hal ini sangat penting untuk mengisi kembali hilangnya kelembapan kulit di siang hari, apalagi jika Anda sering menggunakan lipstik bertekstur matte dan cair atau liquid yang cepat membuat bibir jadi kering.

2. Oleskan Lip Balm Sebelum Mengoleskan Lipstik

Selain mengetahui harga lipstik Inez, Anda juga dapat mencari produk lip balm yang bagus untuk digunakan sebelum mengaplikasikan lipstik. Aplikasikan lip balm secara tipis-tipis saja ke seluruh bibir sebelum menggunakan lipstik. Saat Anda akan mengaplikasikan lipstik, cobalah untuk menghapus lip balm dengan perlahan. Hal ini karena lip balm jika tidak dihapus, dapat membuat lipstik Anda cepat hilang dan tidak awet tahan lama.

3. Hindari Formula Lipstik yang Membuat Bibir Jadi Kering

Anda mungkin sudah melakukan usaha untuk menghindari penggunaan lipstik yang memiliki formula yang membuat bibir jadi kering. Akan tetapi, banyak merek yang mengeluarkan formula yang dapat digunakan untuk waktu yang lama tanpa luntur.

Jika Anda sudah merasa kalau kulit bibir Anda menjadi kasar karena memakai lipstik sepanjang hari, Anda bisa beristirahat mengenakan lipstik sebentar, lalu oleskan lip balm atau lip gloss untuk membantu menenangkan bibir. Jika kulit bibir Anda mudah kering, pertimbangkan untuk menghindari formula lipstik yang matte, dan lebih memilih lipstik yang menghasilkan tampilan satin atau semi-matte.

Anda juga perlu untuk memeriksa zat aditif yang menjadi formula komposisi pembuatan lipstik tersebut. Jika Anda salah memilih lipstik, maka akan meningkatkan risiko membuat bibir Anda jadi lebih kering. Ada beberapa orang yang alergi atau tidak cocok dengan zat aditif seperti pewarna, pewangi, dan pengawet yang ada di dalam produk lipstik. 

Ada beberapa zat aditif yang sering ditemui di produk lipstik seperti methylparaben dan polyparaben. Kedua zat aditif tersebut berfungsi sebagai bahan pengawet yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di produk lipstik. Selain itu, ada juga zat aditif pada lipstik yaitu zat antioksidan yaitu BHT (butylated hydroxy toluen). Jika jumlah kandungan zat aditif ini tidak sesuai dengan standar, maka BHT justru dapat menyebabkan iritasi kulit bibir.

Untuk Anda yang ingin mendapatkan lipstik yang melembapkan cocok untuk kulit bibir kering, Anda bisa memilih produk Inez Color Contour Plus Lipstick. Lipstik dari Inez ini memiliki banyak varian warna. Untuk warna yang cokelat, lipstik Inez mampu membuat riasan wajah Anda menjadi tampak natural. Tak hanya itu, lipstik Inez ini dibuat dengan formula moisture yang dapat menjaga kelembapan kulit bibir Anda. Harga lipstik Inez ini juga terjangkau, yaitu Rp51.000 saja.

Sabun Batang Vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Baik?

Sabun batang dan sabun cair adalah dua jenis sabun yang paling umum dipakai untuk mandi. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lantas, manakah yang sebenarnya lebih baik untuk digunakan? 

Baik sabun batang maupun sabun cair sama-sama memiliki fungsi untuk membersihkan tubuh Anda. Pemilihannya didasarkan pada kebutuhan serta selera masing-masing orang. 

Perbedaan sabun batang dan sabun cair

Dari segi kegunaan, sabun batang dan sabun cair memiliki kegunaan yang sama. Perbedaannya terletak pada bahan dan cara kerja sabun dalam membuang kotoran.

Sabun batang bekerja dengan cara melarutkan kotoran di permukaan kulit Anda. Kotoran ini biasanya meliputi keringat yang bercampur dengan minyak alami tubuh Anda. 

Ketika kotoran ini mengendap di permukaan kulit, kulit Anda akan dipenuhi dengan bakteri. Sabun batang akan mencegah pembentukan lapisan berminyak ini berkembang menjadi bakteri. 

Sabun cair sebenarnya bekerja dengan mekanisme yang serupa. Akan tetapi, sabun cair tidak hanya melarutkan kotoran, namun juga memberikan nutrisi lainnya yang diperlukan oleh kulit Anda dari bahan-bahan kimia dalam produk sabun. 

Biasanya, sabun cair bisa mengatasi masalah kulit seperti kekeringan, kulit mengelupas, dan pori-pori yang tersumbat. Fungsi ini tidak akan didapatkan dari sabun batang, karena sabun batang hanya berfokus untuk membersihkan saja. 

Akan tetapi, sabun batang mungkin lebih praktis untuk digunakan bagi beberapa orang. Namun, setelah memakainya, Anda tetap perlu memakai pelembab kulit. 

Memilih jenis sabun berdasarkan jenis kulit

Setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda-beda. Kondisi kulit Anda dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, mulai dari faktor genetik, pola makan, lokasi tempat tinggal, usia, dan lain sebagainya. 

Beberapa jenis kulit mungkin lebih cocok dibersihkan dengan sabun batang, sementara beberapa jenis lainnya lebih cocok menggunakan sabun cair. Berikut ini cara memilih jenis sabun berdasarkan kondisi kulit Anda:

  • Sabun untuk kulit rusak

Kulit yang rusak biasanya mengalami berbagai macam masalah kesehatan. Contohnya seperti kulit yang berjerawat, psoriasis, atau rosacea. Apabila Anda mengalami kondisi ini, biasanya sabun cair lebih cocok untuk Anda gunakan. 

Anda bisa mengonsultasikan hal ini dengan dokter kulit Anda. Dokter bisa saja merekomendasikan sabun khusus untuk pengobatan. Biasanya, sabun khusus ini hadir dalam bentuk sabun cair, bukan sabun batang.

  • Sabun untuk kulit kering

Kulit yang kering mengalami beberapa gejala tertentu, seperti kulit mengelupas, kemerahan, dan gatal. Kekeringan ini bisa terjadi karena berbagai macam faktor.

Untuk Anda yang memiliki jenis kulit kering, Anda lebih dianjurkan untuk menggunakan sabun cair. Karena, sabun cair biasanya dilengkapi juga dengan kemampuan untuk melembabkan serta formula lainnya yang penting untuk kesehatan kulit. 

  • Sabun untuk eksfoliasi

Eksfoliasi kulit biasanya diperlukan untuk mengikis lapisan sel kulit terluar yang sudah mati. Hal ini akan memunculkan lapisan sel kulit baru yang lebih sehat. Untuk eksfoliasi kulit, sabun yang dianjurkan adalah sabun batang. 

Sabun batang umumnya mengandung bahan pengelupas alami ataupun sintetis. Bahan ini akan berkontribusi dalam mengeksfoliasi kulit Anda. 

Baik sabun batang maupun sabun cair sama-sama memiliki kelebihan masing-masing. Keduanya pun sama-sama memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk membersihkan kulit. 

Apa pun jenis sabun yang akan Anda pakai nantinya, pastikan untuk selalu memilih yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda.

Inilah Pengobatan yang Bisa Dilakukan oleh Penderita Eksim

Eksim adalah kelainan kulit dengan ciri peradangan atau bengkak, kemerahan, dan rasa gatal. Walaupun tidak menular, kelainan ini menyebabkan rasa tidak nyaman pada bagian kulit yang terkena. Eksim umumnya terjadi pada masa kanak-kanak, misalnya pada bayi dan anak usia muda. Beberapa kasus eksim dapat menyebabkan pembentukan lepuh yang nantinya akan mengeluarkan air. Pengeluaran air ini merupakan indikasi bahwa eksim sudah menjadi infeksi. Eksim (Eczema) juga dikenal sebagai dermatitis.

Penyebab eksim adalah ketidakmampuan kulit dalam melakukan perbaikan terhadap kerusakan sehingga kulit menjadi rawan terhadap kuman dan bakteri. Mereka menyatakan bahwa ketidakmampuan ini disebabkan oleh mutasi pada sebuah gen bernama filaggrin. Guna melakukan perbaikan terhadap kerusakan, kulit membutuhkan sepasang filaggrin sementara orang-orang dengan eksim hanya memiliki satu filaggrin.

Gejala pada eksim merupakan respon tubuh terhadap suatu iritasi sehingga menimbulkan kekambuhan dan ruam. Eksim juga umumnya terjadi pada keluarga dengan riwayat asma dan alergi. Walaupun penyebabnya belum dapat dipastikan, ada beberapa faktor risiko yang dapat memicu eksim, yaitu

  • Stress
  • Rasa panas dan keringat berlebih
  • Rasa dingin dan iklim kering
  • Kulit kering
  • Kontak dengan bahan-bahan kasar dan iritan seperti sabun dan kain sintetis
  • Demam atau infeksi saluran nafas atas

Jika sudah muncul gejala tersebut dan rasa gatal mulai mengganggu, Anda bisa mengobatinya dengan menggunakan obat yang dapat dibeli di apotek. Obat ini bisa meredakan gejala dari kambuhnya eksim yang Anda rasakan.

  1. Kortikosteroid

Obat kortikosteroid dalam bentuk salep atau krim bisa digunakan untuk meringankan peradangan akibat eksim kering. Jenis obat yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala dan peradangan yang terjadi. Beberapa jenis obat antiradang yang biasanya diberikan oleh dokter untuk meredakan keluhan eksim kering adalah hydrocortisone untuk gejala yang ringan, clobetasone butyrate untuk gejala yang sedang, dan mometasone untuk gejala yang lebih parah.

  1. Antihistamin

Antihistamin adalah jenis obat yang digunakan untuk mengatasi reaksi alergi. Nah, jika eksim kering yang Anda alami disebabkan oleh alergi, maka dokter akan memberikan obat jenis ini untuk meringankan gejalanya.

  1. Antibiotik

Antibiotik diberikan jika kulit yang mengalami eksim kering terinfeksi oleh bakteri akibat terlalu sering digaruk. Antibiotik yang diresepkan dokter bisa berbentuk tablet, salep, atau krim.

  1. OAINS

Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) juga bisa menjadi pilihan untuk meredakan peradangan dan meringankan gejala akibat eksim kering. Salah satu obat OAINS yang direkomendasikan untuk mengatasi eksim kering adalah salep crisaborole.

Penggunaan obat saja terkadang tidak cukup untuk mengobati eksim dengan cepat. Jika diperlukan, dokter juga dapat menyarankan terapi lain untuk menunjang kesembuhan. Berikut beberapa terapi yang umum dilakukan.

  • Fototerapi

Fototerapi ditujukan bagi penderita eksim yang tidak membaik setelah menggunakan obat oles atau berulang kali kambuh bahkan setelah pengobatan. Metode ini dilakukan dengan memancarkan sinar ultraviolet dalam jumlah terkendali pada kulit Anda. Sumber cahaya dalam fototerapi adalah sinar ultraviolet B (UVB). Ada pula bentuk fototerapi yang menggunakan sinar UVA buatan dan UVB gelombang pendek. 

  • Perban basah

Pemasangan perban basah dengan obat kortikosteroid dapat mengatasi gejala eksim yang tergolong parah. Prosedur ini biasanya dilakukan di rumah sakit oleh seorang perawat, tapi Anda juga bisa mempelajarinya saat konsultasi dengan dokter.

  • Konseling dan terapi perilaku

Konseling, terapi perilaku, dan terapi relaksasi dapat membantu penderita eksim yang kesulitan menghilangkan kebiasaan menggaruk. Terapi ini juga bermanfaat bagi penderita eksim yang merasa malu atau frustrasi dengan kondisi kulitnya.

Itulah beberapa pengobatan mengenai eksim yang bisa Anda pilih. Pilihlah pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda. Jika kondisi semakin memburuk, segeralah untuk konsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Keunggulan Bioderma Micellar Water untuk Wajah

Bioderma Micellar Water

Micellar water adalah produk perawatan kulit yang sering digunakan sebagai pembersih wajah. Salah satu micellar water berkualitas yang tersedia di Indonesia adalah Bioderma Micellar Water.

Pemakaian micellar water biasanya dilakukan sebelum Anda mencuci muka. Jika Anda membersihkan make up dan kotoran pada wajah dengan micellar water, kulit Anda akan menjadi semakin bersih dan nyaman.

Rekomendasi Bioderma Micellar Water

Bioderma menyediakan pilihan produk micellar water dengan keunggulan yang beragam. Berikut ini rekomendasinya:

  • Bioderma Micellar Water Sensibio H2O

Bioderma Micellar Water Sensibio H2O cocok bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. Penggunaannya bermanfaat untuk membersihkan wajah Anda dan juga make up.

Selain membersihkan, produk ini juga akan mencegah masuknya polutan yang memperburuk iritasi pada kulit Anda. Micellar water ini bekerja dengan melindungi lapisan pertahanan kulit Anda. 

Pembuatan produk micellar water Sensibio H2O menggunakan bahan dasar pharmaceutical-grade highly purified water. Di dalamnya terdapat kombinasi pencegah inflamasi yang disebut biomimetic soothing sugars.

Anda bisa mendapatkan Biodermma Micellar Water Sensibio H2O dengan harga Rp 133 ribu sampai dengan Rp 148 ribu. 

  • Bioderma Micellar Water Sebium H2O

Produk micellar water dari Bioderma yang satu ini cocok untuk Anda yang memiliki kulit kombinasi cenderung berminyak, hingga rentan berjerawat. Ketika Anda membersihkan wajah, micellar water ini tidak akan membuat wajah menjadi terlalu kering.

Karena ditujukan untuk kulit kombinasi cenderung berjerawat, micellar water Sebium H2O bekerja dengan mengatasi produksi sebum. Kulit Anda tidak hanya bersih, tetapi juga terasa lebih segar setelah pemakaiannya.

Pembuatan Bioderma Micellar Water Sebium H2O diformulasikan dengan kandungan zinc gluconate dan copper sulphate. Keduanya merupakan agen pembersih kulit sekaligus mampu mengurangi produksi minyak berlebih.

Formulasi micellar water ini juga menggunakan komposisi yang menyerupai komposisi kulit alami. Penggunaannya cocok baik untuk remaja maupun orang dewasa.

Untuk bisa mendapatkan produk Bioderma ini, Anda bisa mendapatkannya dari kisaran harga Rp 148 ribu sampai dengan Rp 320 ribu. Harga beragam, tergantung ukuran produk yang Anda pilih.

  • Bioderma Micellar Water Hydrabio H2O

Sesuai namanya, produk micellar water dari Bioderma ini bekerja bukan sekedar membersihkan kulit, tetapi juga menghidrasinya. Jadi, pilihan micellar water ini cocok bagi Anda dengan kulit yang kering dehidrasi, cenderung sensitif.

Micellar water ini bekerja dengan membersihkan kulit dari partikel polusi, membersihkan make up dari wajah, melembabkan, serta menenangkan kulit yang sensitif.

Produk ini juga mengandung paten biologis eksklusif bernama Aquagenium. Ini membuat micellar water Hydrabio H2O memiliki toleransi kenyamanan yang tinggi. Kulit Anda akan kembali terlatih untuk mengaktifkan kapasitas pelembab alami.

Sebagian micellar water di pasaran tidak selalu baik untuk digunakan pada area mata. Namun, hal ini tidak berlaku untuk Hydrabio H2O.

Karena, micellar water ini bukan hanya cocok untuk membersihkan wajah, tetapi juga aman digunakan di area mata.

Mengapa perlu menggunakan Bioderma Micellar Water?

Membersihkan muka hanya dengan sabun muka saja tidaklah cukup. Anda perlu melakukan double cleansing setelah beraktivitas seharian, khususnya ketika menggunakan make up.

Pembersih wajah berbahan oil atau balm mungkin akan menyebabkan kulit menjadi kering. Tetapi, micellar water bisa memberikan kelembaban tambahan. Khususnya micellar water dari Bioderma.

Karena itulah, Anda perlu menggunakan Bioderma Micellar Water untuk membersihkan make up serta wajah Anda dari kotoran. Bahkan, setelah penggunaan, Anda tidak perlu membilasnya lagi dengan air. Sehingga, proses pembersihan wajah menjadi lebih praktis.

Minyak Zaitun Bisa Jadi Pencerah Kulit?

Apakah minyak zaitun bisa menjadi pencerah kulit? Jawaban yang singkat adalah iya dan tidak. Sebelum kita membicarakan tentang apa yang minyak zaitun dapat dan tidak bisa lakukan sebagai bagian dari rutinitas pencerah kulit, ada baiknya kita memahami bagaimana produk pencerah kulit bekerja serta bagaimana dan sifat apa yang dimiliki oleh minyak zaitun. Pada umumnya, produk pencerah kulit bertujuan untuk mencerahkan noda atau bintik hitam di kulit serta memberikan tampilan warna kulit yang rata secara keseluruhan. 

Produk pencerah kulit bekerja dengan cara mengurangi pigmen kulit, atau biasa disebut dengan istilah melanin. Semakin banyak melanin yang Anda miliki, semakin gelap warna kulit Anda. Melanin terbuat dari sel-sel di kulit yang disebut melanosit. Produk pencerah kulit akan menghentikan atau memperlambat proses bagaimana melanosit membuat melanin. Ada pula produk yang dapat menghentikan melanin agar tidak terkirim ke lapisan kulit atas. Produk pencerah kulit tidak memberikan hasil yang permanen. Hal ini disebabkan karena melanosit tumbuh saat kulit meremajakan dirinya sendiri.

Produk pencerah kulit juga bekerja dengan cara meningkatkan pengelupasan kulit. Pengelupasan sel kulit yang lebih tua dapat membantu mencerahkan kulit yang telah terbakar atau rusak karena sinar matahari. Pengelupasan kulit alami akan menjadi semakin lambat saat seseorang bertambah usia. Beberapa jenis produk pencerah kulit bekerja dengan cara memicu pengelupasan kulit yang lebih cepat, sehingga sel-sel kulit yang lebih cerah muncul di permukaan atau lapisan atas. 

Minyak zaitun sebagai pencerah kulit

Minyak zaitun ekstra virgin (EVOO) memiliki efek mencerahkan kulit yang cukup sedikit. Minyak tersebut tidak mengurangi melanin atau meningkatkan pengelupasan kulit. Akan tetapi, minyak zaitun dapat membantu menghambat kerusakan atau pigmentasi dari sinar matahari, sekaligus membantu mengurangi kemerahan pada kulit dan keriput. Minyak zaitun dipakai dalam berbagai produk perawatan kulit dan kosmetik. Minyak zaitun banyak ditemukan sabagai salah satu bahan pada krim kulit, pelembap, makeup, pembersih wajah, tabir surya, sabun, dan sampo. Minyak zaitun memiliki manfaat perawatan kulit seperti agen pembersih, yang membuat air dapat bercampur dengan minyak dan kotoran; agen pengemulsi, yang membuat bahan-bahan bercampur; pelembap, yang menghidrasi dan membentuk pembatas pelindung pada kulit; serta tabir surya alami yang bertindak sebagai pembatas langsung sinar UV yang berbahaya. 

Beberapa orang menggunakan campuran minyak zaitun dan jus lemon untuk mencerahkan rambut dan kulit. Jus lemon bukanlah pemutih kulit yang sesungguhnya, meskipun mengandung antioksidan yang dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit yang menyebabkan noda hitam. Mekanisme pencerah kulit alami dalam jus lemon adalah asam sitrat, yang membantu pengelupasan kulit. Pastikan Anda menggunakan campuran just lemon dan minyak zaitun dengan hati-hati, mengingat semua jenis asam dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kulit kering serta memerah. Sangat mungkin pula bagi buah sitrus untuk menyebabkan reaksi kulit pada beberapa orang apabila dikombinasikan dengan paparan sinar matahari. Hal ini dikenal dengan istilah phytophotodermatitis. 

Bahkan minyak makanan alami masih memiliki efek samping apabila digunakan langsung pada kulit sebagai pencerah kulit. Sebuah studi medis menemukan bahwa mengoleskan minyak zaitun  pada kulit orang dewasa selama 4 minggu menyebabkan reaksi alergi. Hal ini bahkan terjadi pada mereka yang tidak memiliki riwayat medis menderita alergi kulit. Krim yang mengandung minyak zaitun biasanya mengandung ekstrak minyak zaitun yang seimbang dan dicampur dengan bahan lain, sehingga lebih aman untuk digunakan dibandingkan dengan minyak zaitun murni. 

Benarkah Noncomedogenic Rahasia Skincare untuk Kulit Berjerawat?

Bagi pemilik kulit yang rentan berjerawat atau acne prone, memilih rangkaian perawatan kulit bukan hanya sekedar apakah jerawat dapat mengempis seketika, tapi juga mencegahnya kembali. Tak jarang segala upaya sudah dilakukan namun tetap tidak mendapatkan hasil yang terbaik.

Meski kini ada banyak produk skincare untuk kulit berjerawat, belum tentu produk tersebut cocok. Beberapa orang justru mengalami breakout atau jerawat yang semakin parah.

Hal yang harus diperhatikan sebelum memilih skincare untuk kulit berjerawat

Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda, maka dari itu skincare yang dibutuhkan juga berbeda. Sebelum menentukan skincare apa yang cocok, ada baiknya untuk mengetahui jenis kulit dan jerawat yang Anda miliki.

  • Jenis jerawat non-inflamasi atau inflamasi

Jerawat non-inflamasi mengacu pada pori-pori tersumbat yang muncul sebagai komedo hitam (blackhead) atau komedo putih (whitehead). Keduanya paling mudah dikenali, dimana komedo hitam memiliki tampilan berwarna gelap dan cenderung tidak terasa bila disentuh. Sedangkan komedo putih berwarna putih dan terasa kasar.

Jerawat inflamasi atau peradangan ditandai dengan tampilan berwarna kemerahan. Papula, pustula, nodul, dan kista termasuk dalam kategori jerawat meradang. Jenis jerawat ini bisa sebagai akibat dari jerawat non-inflamasi yang berkembang dan meradang.

  • Tipe kulit kering atau berminyak

Kulit kering sering dikaitkan dengan kulit berjerawat, karena penumpukan minyak berlebih berkontribusi besar terhadap masalah kulit tersebut. Namun kulit kering juga dapat mengembangkan kondisi berjerawat yang bisa disebabkan oleh faktor lingkungan, atau rutinitas perawatan kulit yang tidak sesuai.

Untuk mengetahui tipe kulit, Anda bisa mencuci muka dan biarkan wajah bersih dari penggunaan produk kulit apapun. Beberapa jam kemudian, periksa kulit Anda. Jika terlihat berkilau, maka Anda memiliki kulit berminyak. Jika kulit tampak kasar, bersisik, atau merah, berarti kulit Anda kering.

Kulit kombinasi akan tampak berminyak di area dahi, hidung, dan dagu (T zone) dan kering di area pipi. Sementara kulit normal akan memiliki kilau yang sehat.

Agar lebih mudah, Anda juga bisa menggunakan face paper oil control.

Noncomedogenic bukan pilihan tepat untuk basmi jerawat

Kecocokan skincare tergantung dalam banyak hal. Selain tipe kulit dan jenis jerawat, alergi terhadap bahan tertentu dapat memicu dan memperburuk jerawat. Sama halnya dengan skincare dengan label noncomedogenic atau disebut juga dengan non-acnegenic dan bebas minyak.

Tidak semua orang cocok dengan senyawa berlabel noncomedogenic, misalnya pemilik kulit sensitif harus berhati-hati dalam mengggunakan asam salisilat dan benzoil peroksida. Minyak noncomedogenic juga berisiko menyebabkan alergi, misalnya minyak almond dan minyak neem.

Padahal noncomedogenic selalu direkomendasikan sebagai senyawa yang harus dicari ketika memilih skincare untuk kulit berjerawat. Selain itu tidak ada peraturan yang mengatur penggunaan kata noncomedogenic pada produk perawatan kulit dan kosmetik, termasuk USA Food and Drug Administration (FDA).

Tips merawat kulit berjerawat

Ketika memilih skincare untuk kulit berjerawat, bacalah komposisinya dengan seksama. Berikut ini tips perawatan kulit berjerawat:

  • Cuci muka maksimal dua kali sehari, dan setelah berkeringat
  • Gunakan tangan langsung untuk membersihkan kulit wajah. Menggunakan alat berisiko mengiritasi kulit
  • Gunakan produk skincare yang lembut, seperti bebas alkohol dan astringen
  • Keramas secara teratur. Jika Anda memiliki rambut berminyak maka berkeramaslah setiap hari untuk menghindari minyak jatuh ke area wajah
  • Hindari menyentuh wajah dengan tangan, termasuk memencet dan memecahkan jerawat
  • Gunakan sunscreen setiap keluar rumah
  • Ubah gaya hidup, mulai dari tidak tidur larut malam, makan makanan sehat bergizi, dan menghindari makanan yang bisa memicu timbulnya jerawat

Jika Anda merasa tidak percaya diri dengan kondisi Anda, ada baiknya konsultasikan dengan dokter kulit. Selain memberikan saran perawatan, dokter kulit juga akan menentukan skincare untuk kulit berjerawat yang tepat.