Cara Menggunakan Closet Duduk dengan Aman

Cara Menggunakan Closet Duduk dengan Aman

Banyak pendapat berbeda mengenai kenyamanan menggunakan closet duduk atau jongkok, biasanya hal ini berdasarkan pada kebiasaan masing-masing setiap orang. Namun, tidak sedikit yang mengklaim jika toilet duduk cenderung lebih nyaman ketimbang jongkok. Lantas sebenarnya manakah yang paling nyaman dipakai, closet duduk vs jongkok.

Toilet jongkok dan duduk merupakan dua jenis kloset yang umum digunakan, meskipun jenis kloset yang digunakan tidak hanya memengaruhi posisi buang air besar tetapi juga kesehatan hingga kelancaran proses pembuangan ini. Hal ini tentu menjadi perhatian tersendiri terlebih jika seseorang tersebut mengetahui bagaimana penggunaan toilet duduk atau jongkok yang aman.

Closet Duduk Vs Jongkok

Berdasarkan kajian para ahli terkait kekurangan dan kelebihan dari masing-masing closet bahwa penggunaan toilet jongkok untuk buang air besar lebih disarankan ketimbang toilet duduk. Namun, bagaimana jika di rumah hanya tersedia toilet duduk, haruskah dibongkar dan diganti dengan toilet jongkok.

Hal itu tidak perlu dilakukan, cukup mengakalinya dengan menggunakan kursi atau bangku pendek untuk diletakkan di bawah kaki ketika buang air besar. Dengan posisi jongkok, akan membuat otot-otot usus menjadi rileks dan jalur keluar feses akan lebih panjang. Selain itu, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin menggunakan closet duduk dengan aman.

Tips Aman Pakai Closet Duduk

  1. Bersihkan Permukaan Kloset

Sebelum buang air besar atau pipis, usahakan untuk membersihkan permukaan kloset dengan menggunakan tisu. Beberapa toilet umum terkadang juga menyediakan cairan pembersih yang bisa dipakai untuk mengelap dudukan kloset.

  1. Lapisi dengan Tisu

Hal ini bisa dilakukan jika seseorang merasa tidak nyaman ketika harus bersentuhan dengan kloset, memanfaatkan ketersediaan tisu yang ada. Ambil beberapa helai tisu secukupnya dan letakkan di atas permukaan kloset, lalu duduk dan usahakan kloset tetap dalam keadaan kering.

  1. Hindari Jongkok di Atas Kloset

Kloset duduk hanya untuk duduk, jadi jangan sekali-kali mencoba untuk jongkok di atas kloset ketika buang air besar. Selain bisa mengotori kloset, jongkok juga dapat berbahaya karena seseorang bisa saja terjatuh karena duduk tidak seimbang.

  1. Tutup Kloset Sebelum Tekan Flush

Setelah buang air besar atau pipir, pastikan untuk menekan tombol flush supaya bagian dalam kloset bersih dari kotoran. Namun, sebelum menekan tombol ini tutup kloset terlebih dahulu agar bakteri tidak terbang ketika terkena tekanan air yang besar, saat menekan flush pastikan menggunakan tisu.

Kelebihan dan Kekurangan Toilet Duduk

Model dan desain yang dimiliki toilet duduk lebih modern dan mewah, toilet jenis ini dianggap lebih nyaman digunakan bagi beberapa kalangan, seperti lansia, wanita hamil besar hingga seseorang yang menderita cedera lutut.

Namun harga toilet duduk cenderung lebih mahal dibanding toilet jongkok, buang air besar menggunakan closet duduk juga dinilai tidak lebih sehat ketimbang kloset tradisional atau toilet jongkok. 

Jika dibandingkan closet duduk vs jongkok, maka buang air besar menggunakan toilet duduk membutuhkan waktu yang lebih lama dan tenaga yang lebih besar ketimband toilet jongkok. Padahal, terlalu keras mengeak saat BAB atau duduk terlalu lama di toilet dapat meningkatkan sejumlah risiko penyakit, seperti wasir dan sembelit.

Penggunaan toilet duduk juga meningkatkan seseorang terjangkit penyakit seperti diare, flu, hingga infeksi kulit. Karena toilet duduk mengharuskan bersentuhan langsung dengan permukaan dudukan kloset yang rentan menjadi sarang bakteri, seperti E.coli dan Shigella.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *