Apa Saja Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Pria?

Seperti yang Anda ketahui, teradpat banyak sekali manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh. Tanaman dengan nama ilmiah Moringa oleifera ini telah digunakan sebagai pengobatan medis sejak zaman dahulu. Daun kelor juga memiliki manfaat khusus bagi kaum pria, terutama beberapa kondisi yang berkaitan dengan kesuburan. 

Apa saja manfaatnya?

Daun kelor disebut sebagai superfood karena kaya akan kandungan gizi. Daunnya biasanya dikeringkan lalu dikonsumsi untuk diambil khasiatnya. Meskipun daun kelor segar juga memiliki khasiat yang sama, tapi daun kelor kering bubuk dianggap lebih praktis jika ingin dikonsumsi sewaktu-waktu. Berikut ini manfaat daun kelor terutama bagi kaum pria:

  1. Meningkatkan kesehatan prostat

Daun kelor terbukti kaya akan kandungan glukosinolat yang berdampak baik bagi kesehatan prostat. Sebuah studi menunjukkan, daun kelor membantu mencegah kondisi pembesaran prostat jinak. Gangguan tersebut membuat pria kesulitan buang air kecil. Meskipun demikian, penelitian masih sebatas diujicobakan pada hewan sehingga dibutuhkan uji lanjutan secara langsung pada manusia.

  1. Membantu mengatasi disfungsi ereksi

Kondisi ini mengakibatkan ketidakmampuan pria melakukan ereksi yang dibutuhkan saat berhubungan seks. Berdasarkan Journal of Zhejiang University, ekstrak daun kelor mampu membuat rileks otot polos pada penis sehingga banyak darah yang mengalir ke area tersebut. Keluhan disfungsi ereksi pun berkurang karena aliran darah semakin lancar. Akan tetapi, penelitian tersebut juga masih sebatas dilakukan pada hewan coba.  

  1. Meningkatkan keseuburan

Pria berkontribusi menyebabkan infertilitas pada sekitar 40% kasus. Masalah umumnya yaitu produksi sperma yang kurang dan motilitas atau daya gerak sperma yang tidak normal. 

Beberapa studi menyebutkan, daun dan biji tanaman kelor  merupakan sumber antioksidan yang sangat baik sehingga dapat membantu mencegah kerusakan oksidatif pada sel. Kerusakan ini mengganggu produksi sperma atau merusak DNA sperma. 

Bubuk daun kelor juga terbukti meningkatkan volume cairan semen serta jumlah dan motilitas sperma secara signifikan. Akan tetapi, penelitian ini baru dibuktikan pada hewan coba kelinci. 

  1. Membantu mengontrol kadar gula darah

Tak hanya kesuburan pria, daun kelor juga berkaitan dengan pengontrolan kadar gula darah. Pasalnya, kadar gula darah meningkat pada penderita diabetes tipe 2 karena tubuhnya tidak mampu memproduksi insulin dengan cukup. Diabets tipe 2 lebih banyak terjadi pada laki-laki daripada perempuan. 

Beberapa studi yang dilakukan pada tikus membuktikan bahwa ekstrak daun kelor mampu menurunkan kadar gula darah serta meningkatkan produksi insulin dan penyerapan gula. Akan tetapi, dibutuhkan studi jangka panjang dan berkualitas tinggi yang melibatkan banyak orang sebelum menarik kesimpulan mengenai khasiat daun kelor dalam membantu mengatasi diabetes tipe 2. 

Apakah terbukti aman bagi kesehatan?

Daun kelor telah digunakan sebagai pengobatan tradisional sejak ribuan tahun lalu. Oleh karena itu, keamanannya pun terbukti melalui sejarah panjang tersebut. 

Selain itu, hasil sebuah penelitian membuktikan tidak ada efek samping yang muncul pada respoden yang mengonsumsi 50 gram bubuk daun kelor dalam sekali minum maupun diminum sebanyak 7 gram setiap hari selama 90 hari.

Daun kelor telah banyak tersedia dalam bentuk bubuk kering, kapsul siap minum, atau teh herbal tanpa atau dengan tambahan perasa lainnya. 

Meskipun demikian, pasien yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk menghindari adanya interaksi obat.   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *