Seberapa Penting Peran Kedokteran Okupasi di Tempat Kerja?

Kedokteran okupasi adalah cabang ilmu kedokteran yang berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan di tempat kerja

Kedokteran okupasi, sebelumnya disebut kedokteran industri, cabang kedokteran yang berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan dan pencegahan serta pengobatan penyakit dan cedera akibat kecelakaan pada populasi pekerja di tempat kerja. Kedokteran okupasi paling sering dibutuhkan oleh karyawan di pabrik maupun beberapa perusahaan yang memenuhi syarat untuk layanan medis. 

Penyakit yang berhubungan langsung dengan pekerjaan diakui oleh dokter Mesir dan Romawi awal. Pengobatan okupasi modern dapat dikatakan dimulai dengan Bernardino Ramazzini, seorang dokter Italia abad ke-17 yang sangat menyarankan bahwa dokter yang ingin mempelajari penyebab keluhan pasien harus menyelidiki pekerjaan pasien. Dengan Revolusi Industri, jumlah orang yang terpapar potensi bahaya di tempat kerja meningkat pesat. Cedera traumatis menjadi sering, dan penyakit akibat debu yang dihirup serta gas dan uap berbahaya dikenali, seringkali oleh orang non medis.

Awalnya, program medis kerja diarahkan pada pengobatan cedera atau penyakit yang diakibatkan dari atau selama bekerja. Segera terlihat bahwa pencegahan lebih ekonomis daripada pengobatan. Sebagai upaya terakhir, alat pelindung seperti masker dan pakaian khusus dikenakan oleh para pekerja.

Dengan berkembangnya pengendalian preventif ini, maka jumlah penyakit yang disebabkan di tempat kerja menjadi menurun. Pengembangan proses baru dan material baru, bagaimanapun, menghasilkan bahaya baru pada tingkat yang terus meningkat, dan kewaspadaan yang konstan diperlukan. Misalnya, pengakuan bahwa penyakit paru-paru dapat diakibatkan oleh paparan berilium menunjukkan perlunya kesadaran yang berkelanjutan akan bahan-bahan yang berpotensi beracun. Ini juga menunjukkan bahwa bahan yang pernah dianggap tidak beracun sebenarnya bisa menjadi racun; Pergeseran ini mungkin disebabkan oleh perubahan karakteristik fisik atau kimia bahan, perubahan metode penggunaan bahan dan paparan terhadap bahan.

Perhatian terhadap penyakit akibat pekerjaan menyebabkan perhatian terhadap kesehatan pekerja secara umum, bukan hanya karena minat pada kesejahteraan mereka tetapi juga karena itu adalah bisnis yang baik. Program kesehatan kerja yang baik meningkatkan hubungan manajemen-pekerja dan mengurangi ketidakhadiran; perputaran tenaga kerja menurun dan produktivitas meningkat. 

Dalam banyak kasus, penghematan yang dihasilkan oleh pengurangan premi yang dibayarkan untuk asuransi kompensasi pekerja yang dibayarkan untuk program kesehatan kerja. Tergantung pada negara dan pekerjaan, jenis program kesehatan sangat bervariasi; bisnis besar, misalnya, cenderung menawarkan cakupan yang luas, sementara pabrik kecil mungkin memiliki program medis yang terbatas. Program yang komprehensif, selain memberikan pengobatan penyakit dan cedera, dapat mencakup pemeriksaan pra-kerja dan pemeriksaan berkala selama bekerja.

Banyak pelaporan penyakit akibat kerja yang tidak memadai. Angka yang penyakit akibat kerja menjadi lebih kecil daripada cedera, misalnya, ledakan tambang yang menyebabkan kematian. Mungkin diperlukan beberapa tahun pengamatan dan penelitian untuk menemukan bahwa beberapa debu, bahan kimia, atau jenis energi fisik tertentu berbahaya.

Selain itu, dokter mungkin kesulitan memutuskan suatu penyakit akibat pekerjaan. Banyak penyakit akibat kerja yang meniru penyakit dari hal lainnya. Kesulitan lain muncul dari fakta bahwa meskipun penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan dapat dicurigai, dokter sering kekurangan tes untuk mengidentifikasi penyakit tersebut sebagai penyakit yang spesifik. 

Akibatnya, terhadap setiap kasus penyakit akibat kerja yang didiagnosis, mungkin ada banyak kasus yang baru jadi atau tidak dikenali dari penyebab yang sama. Pengenalan bahan toksisitas yang tidak diketahui, serta perubahan dalam operasi industri, dapat menciptakan masalah yang tidak diketahui dalam mencegah efek berbahaya sampai setelah pekerja terpengaruh. Itulah mengapa peran kedokteran okupasi di tempat kerja sangat penting.

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Gigi Sensitif

Sebagian dari kita pasti pernah mengalami gigi terasa nyeri dan ngilu saat mengonsumsi makanan dingin atau panas. Atau bahkan, saat tidak lagi mengonsumsi apapun. Sensasi gigi terasa nyeri dan ngilu ini menjadi salah satu tanda bahwa gigi Anda mengalami masalah kesehatan sehingga gigi pun menjadi lebih sensitif.

Gigi sensitif dapat terjadi sebentar hanya dalam beberapa saat atau bisa juga sampai jangka panjang. Kondisi seperti ini apabila dibiarkan tentunya akan mengganggu aktivitas keseharian. Meski begitu, Anda tak perlu khawatir sebab, gigi sensitif bisa diatasi dengan melihat dari penyebab yang mendasarinya.

Lantas, apa saja penyebab, gejala, dan bagaimana cara mengatasi gigi sensitif? Yuk simak informasinya lebih lanjut!

Apa itu gigi sensitif?

Gigi sensitif merupakan kondisi ketika lapisan di bawah gigi terbuka karena jaringan gusi atau lapisan pelindung yang menutupi akar gigi menyusut. Adanya iritasi ini menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman, terlebih ketika gigi terkena suhu panas, dingin, atau karena makanan dan minuman asam. 

Rasa ngilu dan nyeri akan Anda rasakan pada satu atau bahkan semua gigi. Meski begitu, gigi sensitif bisa diatasi dengan melihat dari penyebabnya.

Penyebab gigi sensitif

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan enamel gigi terkikis sehingga gigi jadi lebih sensitif. Tanpa disadari, gigi terasa nyeri dan ngilu karena disebabkan dari kebiasaan buruk sehari-hari. Berikut ini adalah penyebab umum gigi menjadi sensitif:

  • Menyikat gigi terlalu keras
  • Menggunakan sikat gigi dengan bulu yang keras
  • Tanpa sadar menggertakan gigi pada saat tidur
  • Kebiasaan mengunyah es batu
  • Langsung menyikat gigi setelah makan, khususnya makanan yang bersifat asam
  • Adanya plak berlebihan pada gigi
  • Menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol

Selain kebiasaan-kebiasaan tersebut, adanya masalah kesehatan lain juga dapat memicu sensitivitas gigi. Misalnya saja saat seseorang mengalami gastroesophageal reflux (GERD). Kondisi ini dapat menyebabkan asam naik dari lambung dan kerongkongan, dan dapat merusak gigi seiring waktu.

Gejala yang mungkin terjadi

Melihat dari gejala, sebenarnya tak ada gejala yang signifikan. Namun yang paling sering terjadi ketika gigi Anda mengalami masalah biasanya Anda akan merasakan sensasi rasa nyeri  dan ngilu di bagian gusi atau gigi, yang bisa terasa sampai ke akar gigi. 

Gejala-gejala ini termasuk kepekaan terhadap panas atau dingin, nyeri saat menggigit atau mengunyah, demam, sakit gigi, dan pembengkakan atau kemerahan pada gusi.

Apabila Anda mengalami gejala tersebut dalam jangka waktu yang lama dan cenderung intens, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Mengatasi gigi sensitif

Jika sensitivitas gigi yang Anda rasakan cenderung ringan, Anda dapat mencoba perawatan gigi secara alami yang dapat dilakukan di rumah. Salah satunya dengan memilih pasta gigi yang berlabel khusus dibuat untuk gigi sensitif. Biasanya pasta gigi ini tidak mengandung bahan yang mengiritasi. Selain itu, pilihlah obat kumur yang tidak mengandung alkohol demi mengurangi iritasi pada gigi sensitif.

Apabila perawatan di rumah tidak berhasil, dan sensitivitas gigi tidak berkurang, Anda bisa segera memeriksakan diri ke dokter gigi. 

Dalam kasus sensitivitas dan ketidaknyamanan yang parah akibat resesi gusi, biasanya dokter akan merekomendasikan untuk melakukan cangkok gusi.

Melihat dari penyebabnya yang cenderung akibat dari kebiasaan sehari-hari, mulai sekarang Anda perlu memerhatikan dan menghindari kebiasaan tersebut, seperti mengurangi menguyah es, langsung sikat gigi setelah makan tanpa menunggu jeda selama 30 menit, dan hindari menyikat gigi terlalu keras agar nantinya tidak menyebabkan gigi sensitif.

Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil 6 Bulan

Banyak wanita akan menderita sakit pinggang saat hamil 6 bulan. Rasa sakit ini biasanya akan dirasakan pada saat usia kehamilan mencapai trimester kedua dan ketiga. Temuan dari sebuah studi tahun 2018 menyatakan bahwa sekitar 32 persen wanita hamil menderita sakit pinggang saat hamil 6 bulan. Menurut ACOG, hormon yang diproduksi oleh tubuh pada masa kehamilan dapat membuat persendian relax, yang membuat persendian menjadi lebih “mobile” dan rentan menderita cedera. Pinggul dan pinggang rentan menderita nyeri karena peran yang dibawanya dalam mendukung pergerakan dan tubuh. Berdiri terlalu lama, melakukan aktivitas tertentu, dan duduk atau bahkan berbaring dapat membuat pinggul dan pinggang sakit. 

Ada beberapa cara untuk mengatasi sakit pinggang saat hamil 6 bulan. Termasuk di antaranya adalah pilihan perawatan medis, perawatan di rumah, dan peregangan yang dapat membantu meringankan rasa sakit pinggang saat hamil 6 bulan. Dalam beberapa kasus, kombinasi antara perawatan-perawatan tersebut dapat membantu meredakan rasa nyeri. 

perempuan sakit pinggang saat hamil
  • Intervensi medis. Apabila Anda menderita sakit pinggang saat hamil yang intens dan terus menerus terjadi, hubungi dokter. Dokter akan memeriksa Anda dan janin guna mencari tanda-tanda persalinan prematur atau kemungkinan komplikasi lain. Dalam beberapa kasus, dokter akan merekomendasikan penggunaan obat-obatan OTC untuk membantu merawat rasa nyeri yang berhubungan dengan pinggul, pinggang, atau bagian tubuh lainnya. Ibu hamil harus mengikuti instruksi dari dokter seputar konsumsi obat-obatan dengan baik. Obat-obatan OTC seperti acetaminophen memiliki risiko tersendiri. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum meminum pereda nyeri OTC pada saat hamil. 
  • Kompres hangat. Kompres hangat adalah cara yang efektif untuk membantu meringankan rasa nyeri saat hamil. Anda bisa melakukan hal ini dengan membasahi handuk bersih menggunakan air hangat. Anda juga bisa membeli kompres atau heating pad untuk memberikan panas pada pinggul dan punggung.
  • Sabuk pinggul. Sabuk pinggul adalah alat pendukung yang ibu hamil bisa pakai untuk membantu mendukung pinggul dan pinggang pada masa kehamilan. Menurut sebuah studi, memakai sabuk pinggul memiliki efek yang positif pada tubuh pada masa kehamilan dan dapat membantu merawat nyeri pinggul. 
  • Posisi tidur. Apabila ibu hamil tidur menyamping, ia harus menempatkan bantal di antara kaki. Bantal yang didesain khusus tersedia untuk menyediakan dukungan ekstra untuk ibu hamil. Meskipun bantal biasa akan menyediakan dukungan tertentu, bantal kehamilan akan memberikan dukungan yang lebih optimal. Anda bisa menggunakannya untuk mengatasi sakit pinggang saat hamil 6 bulan. 
  • Peregangan dan olahraga. ACOG merekomendasikan ibu hamil untuk terus berolahraga ringan pada masa kehamilan. Olahraga atau latihan yang bisa dilakukan seperti berjalan, berenang, yoga, dan aktivitas ringan hingga sedang lainnya. Satu manfaat besar dari latihan adalah latihan dapat mencegah pertambahan berat badan, yang mana akan memberikan tekanan tambahan pada pinggul dan pinggang. Yoga dapat menjadi pilihan yang baik bagi ibu hamil. Dengan yoga, Anda bisa meregangkan pinggul dan pinggang dan bagian tubuh lainnya yang nyeri akibat sakit pinggang saat hamil 6 bulan. 

Sakit pinggang saat hamil 6 bulan merupakan kondisi yang normal akibat perubahan hormon dan distribusi berat. Apabila Anda menderita sakit pinggang saat hamil 6 bulan, perawatan rumahan seperti kompres, sabuk pendukung, latihan ringan, dan rutinitas yoga yang dimodifikasi dapat membantu meringankan gejala yang dirasakan. Berhati-hatilah saat menggunakan obat-obatan OTC. Dokter dapat memberikan saran seputar penggunaan obat-obatan atau program latihan apapun.

6 Penyebab Jantung Berdebar Saat Hamil

Selama ibu mengandung, maka kesehatan adalah hal utama yang harus selalu diperhatikan. Sebab, kesehatan ibu akan sangat berpengaruh pada kesehatan janin yang sedang dikandung. 

Akan tetapi, kondisi mengandung juga kerap membuat ibu mengalami beberapa masalah kondisi kesehatan. Ini karena pada saat wanita mengandung, maka imunitas menjadi menurun dan sangat rentan terpapar patogen.

Salah satu dari sekian banyak yang harus diperhatikan adalah terpenuhinya suplai darah yang membawa nutrisi beserta oksigen kepada janin. Namun, tak jarang ibu yang mengalami jantung berdebar saat hamil sehingga membuat ibu merasa khawatir dan stres.

Faktanya, jantung berdebar saat hamil adalah hal umum dan normal terjadi selama masa kehamilan. Tetapi, tak banyak ibu hamil yang mengetahui hal tersebut, dan tidak pula tahu apa saja penyebabnya sehingga membuat mereka merasa cemas yang berlebih.

Berikut ini akan dijelaskan apa saja yang bisa menjadi penyebab jantung berdebar saat hamil dan bisa terjadi pada trimester awal hingga akhir.

  1. Penambahan volume darah

Ketika wanita hamil, maka Anda akan mengalami peningkatan volume di dalam tubuh. Penambahan volume darah ini berguna bagi janin untuk menyediakan kebutuhan dalam proses tumbuh kembang selama berada di kandungan.

Akan tetapi, meningkatnya jumlah darah ini akan membuat ibu merasakan jantung berdebar saat hamil. Sebab, dengan begitu jantung akan bekerja lebih ekstra untuk memompa seluruh darah. 

  1. Perubahan hormon

Tidak hanya volume darah, hormon progesteron wanita yang hamil juga akan berbeda dengan saat sebelum hamil. 

Meningkatnya jumlah sekresi hormon progesteron ini akan menimbulkan rasa jantung berdebar saat hamil. Hal ini diduga karena mekanisme tubuh untuk membantu mengedarkan darah hingga sampai ke bagian uterus dan rahim. 

Biasanya, peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan jantung berdebar terjadi di awal kehamilan, yakni di saat tubuh belum mengalami penambahan volume darah tetapi sudah dipompa dengan detak jantung yang meningkat.

  1. Stres

Tak jarang wanita akan mengalami stres selama masa kehamilan, apalagi jika ini merupakan kehamilan pertama baginya. Ada banyak hal yang dipikirkan oleh ibu hamil sampai ia merasakan stres, seperti perubahan bentuk tubuh, memikirkan proses persalinan, perkembangan janin yang tidak sesuai, dan lainnya.

Akibat dari stres tersebut akan memberikan dampak pada peningkatan detak jantung sehingga akan terasa jantung berdebar saat hamil. 

Oleh karena itulah menjaga pikiran agar tetap sehat dan tidak mengalami stres sangatlah penting. Anda bisa melakukan beberapa hal, seperti berolahraga ringan, meditasi, dan lainnya.

  1. Aritmia

Aritmia merupakan kondisi gangguan kesehatan yang berkaitan dengan irama jantung. Aritmia terjadi ketika terdapat sinyal listrik yang mengalir ke jantung dan mempengaruhi kinerja jantung. Nantinya, jantung akan terpacu sehingga berdetak lebih kenjang dan membuat jantung berdebat saat hamil.

  1. Kekurangan volume darah

Tidak hanya kerena kelebihan, anemia atau kekurangan darah juga bisa membuat jantung berdebar. Ini karena kebutuhan tubuh akan pasokan darah tetaplah sama meskipun darah sedang mengalami penurunan volume.

Untuk tetap memenuhi kebutuhan tersebut, jantung akan meningkatkan kinerjanya dan memompa darah lebih keras agar darah sampai ke seluruh bagian tubuh.

Peningkatan aktivitas jantung itulah yang membuat Anda merasakan jantung berdebar saat hamil. Itulah mengapa mengonsumsi makanan yang mampu menambah volue darah dan juga suplemen dianjurkan oleh dokter.

  1. Kedinginan

Secara lahiriah, tubuh memiliki kemampuan beradaptasi dan menjaga keseimbangan terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Termasuk pula penyesuaian atau adaptasi tubuh dengan suhu lingkungan yang rendah. Ketika suhu di sekitar ibu hamil menjadi dingin, maka tubuh akan berusaha mengurangi rasa dingin tersebut.

Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengecilkan ukuran diameter pembuluh darah. Namun, karena hal tersebut, maka jantung akan memompa agar darah dapat melewati pembuluh yang mengecil. Itulah alasan mengapa pada saat dingin akan merasakan jantung berdebar saat hamil.

Ada banyak penyebab lainnya yang bisa membuat Anda merasakan jantung berdebar saat hamil. Sebab, penyebab dari hal ini akan berbeda pada setiap individu. 

Akan tetapi, jika jantung berdebar saat hamil sudah mengganggu dan tidak mereda setelah Anda mengatasinya dengan berbagai cara, maka Anda harus segera mengonsultasikannya dengan dokter.

Mengetahui Proses Denaturasi Protein, Berikut Penyebab dan Contohnya

Istilah denaturasi protein mungkin masih cukup asing bagi banyak orang.  Namun, bentuknya cukup sering terjadi disekitar kita.

Denaturasi protein merupakan proses perubahan bentuk normal protein yang terjadi akibat terputusnya beberapa ikatan hidrogen. Konformasi protein berubah karena adanya modifikasi pada struktur tersier dan kuartener protein sehingga protein tidak dapat menjalankan fungsi selulernya.

Penyebab Denaturasi Protein

Ada beberapa hal yang menyebabkan denaturasi protein, yaitu:

  • Proses pemanasan
  • Asam basa
  • Alkohol
  • Logam berat

Jenis denaturasi juga dapat dibedakan berdasarkan penyebabnya, yaitu denaturasi akibat induksi biologis dan induksi secara non biologis.

Proses Denaturasi Protein

Protein yang telah mengalami denaturasi biasanya akan menunjukkan beberapa karakteristik tertentu, seperti memiliki bentuk fisik yang cacat. Pasalnya, ikatan hidrogen di dalam protein telah rusak sehingga membuat tampilannya pun terganggu.

Protein yang mendapatkan tekanan eksternal membuat ikatan hidrogen menjadi lemah dan rusak. Tekanan eksternal tersebut dapat berupa pemanasan atau terpapar asam. 

Struktur protein yang terdenaturasi adalah lebih acak, lebih longgar, dan biasanya tidak dapat dilarutkan. Bagian struktur protein yang tersembunyi juga akan menjadi terbuka pada bagian-bagian tertentu serta membentuk sebuah ikatan dengan molekul protein lainnya akibat denaturasi. Inilah yang membuat protein menggumpal dan tidak larut di dalam air.

Selain tampilan fisik, proses denaturasi juga akan menghilangkan aktivitas dan fungsi biologis protein itu sendiri.

Kematian Sel Akibat Denaturasi Protein

Aktivitas sel dapat terganggu karena proses denaturasi protein. Apabila sel gagal dalam memperbaiki gangguan yang dialami, maka sel bisa mengalami kematian dini.

Perlu diketahui, protein yang mengalami denaturasi bisa mendapatkan kembali keadaan alaminya. Hal ini terjadi ketika zat pemicu denaturasi dihilangkan atau disebut juga dengan renaturasi. 

Beberapa protein yang bisa mengalami renaturasi adalah seperti enzim ribonuklease, hemoglobin, dan albumin serum dari darah. Meskipun demikian, ada kondisi dimana renaturasi tidak dapat dilakukan.

Proses denaturasi protein bisa meningkatkan risiko sejumlah penyakit, seperti kebutaan, penyakit alzheimer, serta penyakit yang berhubungan dengan neurodegeneratif lainnya.

Fungsi Denaturasi Protein

Denaturasi protein memiliki beberapa fungsi bagi tubuh manusia, diantaranya adalah:

  • Tubuh dapat membunuh patogen melalui proses denaturasi protein dengan adanya sekresi biokimia dan regulasi pH.
  • Denaturasi protein berperan penting dalam proses pencernaan makanan, dimana protein pada makanan akan didenaturasi oleh pelepasan aksi enzim pencernaan.
  • Peran denaturasi protein dalam proses DNA adalah membuka DNA dan membuat terjadinya replikasi atau transkripsi. Untai DNA tidak dapat disalin untuk membuat transkrip mRNA translasi protein tanpa proses denaturasi.
  • Di dunia medis, denaturasi berfungsi untuk membunuh berbagai patogen.
  • Di dunia penelitian, denaturasi digunakan dalam proses reaksi berantai polimerase. Hal ini akan menghasilkan salinan DNA dengan cepat secara in vitro.

Contoh Proses Denaturasi Protein

Makanan yang dimasak atau dipanaskan merupakan salah satu contoh proses denaturasi protein yang paling sering dijumpai. Makanan yang dimasak akan mengalami perubahan, seperti telur yang menjadi keras ketika direbus. 

Telur mentah berbentuk cair, saat terpapar panas maka terjadi perubahan bentuk dan warna karena proses denaturasi protein pada telur tersebut. Proses pemanasan menyebabkan kemampuan protein dalam mengikat air menjadi menurun sehingga mengakibatkan terjadinya koagulasi.

Asam dan basa juga bisa membuat protein terdenaturasi karena protein memiliki titik isoelektrik. Jumlah muatan positif dan negatif pada protein sama, sehingga saat bertemu bahan kimia yang bersifat asam atau basa, protein akan terdenaturasi yang ditandai dengan larutannya menjadi keruh dan membentuk gumpalan.

Alkohol juga dapat masuk ke dinding sel dan menyebabkan denaturasi protein di dalam sel tersebut. Ini terjadi pada alkohol dengan kadar 70%. 

Sedangkan alkohol dengan kadar 95%, protein yang berada di luar dinding sel akan dikoagulasikan. Ini akan akan mencegah alkohol lainnya masuk ke dalam sel melalui dinding sel. Maka dari itu, alkohol dengan kadar 70% digunakan sebagai desinfektan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai proses hingga contoh denaturasi protein yang terjadi disekeliling Anda. Pada dasarnya, denaturasi protein dapat terjadi secara biologis maupun non biologis.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Membeli Perosotan Anak

Perosotan anak adalah salah satu mainan yang sangat direkomendasikan untuk buah hati Anda, apalagi pada masa pandemi seperti sekarang. Adanya perosotan anak di rumah bisa mengurangi kebosanan anak yang dianjurkan tidak pergi ke mana-mana. Adanya perosotan anak juga bisa membuat anak aktif bergerak sembari memainkannya. 

Anda bisa menemukan banyak merek perosotan anak yang berseliweran di toko-toko ketika pada akhirnya hendak membelikan mainan interaktif ini bagi si kecil. Anda pun sangat mungkin diterpa kemungkinan hingga akhirnya asal mengambil perosotan anak tanpa mempertimbangkan berbagai hal pasca pembeliannya. Ujung-ujungnya, rasa menyesal pun bisa dengan mudah menyelinap. 

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli perosotan anak. Ini bukan hanya menyangkut pembelian tersebut tidak menyisakan penyesalan bagi Anda. Yang lebih penting, hal-hal tentang perosotan anak di bawah ini berpengaruh besar pada kenyamanan dan keamanan si kecil ketika menggunakannya. 

Usahakan Beli dengan Komponen Lengkap 

Dengan komponen yang lengkap, aktivitas bermain si kecil pada perosotan anak akan lebih aman dan menarik. Bukan hanya papan seluncur untuk bisa merosot, pada saat memilih perosotan anak carilah model yang memiliki tangga panjat, pagar, sampai laras geser untuk mendukung kenyamanan dan keamanan anak bermain perosotan tersebut. 

Tidak Ada Sudut Tajam yang Menonjol 

Hal ini kerap tidak terperhatikan ketika Anda membeli suatu mainan anak. Padahal jelas, apapun mainannya, syarat utama keamanannya adalah tidak ada sudut tajam yang menonjol pada bagian-bagian permainan tersebut. Prinsip keamanan ini pulalah yang mesti Anda pegang ketika memilih perosotan anak. Pastikan anak mengecek tiap sudut perosotan dan mendapati tidak ada sudut tajam yang menonjol, yang bisa membahayakan anak Anda ketika menggunakannya. 

Material Penangkal Listrik Statis 

Material perosotan anak yang mau Anda beli juga tidak boleh diabaikan. Ada beberapa material yang bisa memicu listrik statis, bahkan jika itu terbuat dari plastik sekalipun! Pastikan Anda menanyakan adanya penangkal listrik statis pada material yang digunakan di perosotan tersebut atau tidak supaya mainan yang Anda beli tidak menyakiti buah hati Anda nantinya. 

Pastikan Kekuatan Perosotan 

Perosotan anak nantinya akan ditibani dengan berat anak yang memainkannya. Jangan lupa untuk mengecek berapa kapasitas kekuatan dari perosotan yang Anda beli. Ini guna menghindari kerusakan mainan yang datang terlalu cepat akibat beban yang ternyata berlebih. 

Memiliki Bentuk dan Warna Menarik 

Bentuk dan warna perosotan anak bisa sangat berpengaruh kepada hasrat si kecil untuk memainkannya. Carilah bentuk dan warna perosotan yang menarik dan disukai oleh anak. Tidak ada salahnya mengajak anak mencari perosotan anak bersama agar ia bisa mendapatkan model dan warna kesukaan pada perosotan yang diinginkan. Dengan begitu, ia akan lebih bersemangat memainkannya. Anda pun tidak kesal karena ada mainan yang terbengkalai karena tidak disukai anak. 

Kelengkapan dengan Mainan Lain 

Saat ini sudah banyak model perosotan anak yang dilengkapi dengan jenis mainan lainnya. Contohnya ada perosotan yang sudah dilengkapi dengan ayunan. Ada pula perosotan anak yang memiliki bagian berupa ring basket untuk aktivitas anak lainnya. Sesuaikan kelengkapan mainan lain dari perosotan anak yang Anda pilih dengan apa yang anak Anda sukai. 

Pahami Cara Perakitan 

Sangat penting untuk memahami cara merakit sebuah perosotan mainan. Soalnya, peluang untuk merakitnya sendiri pasti tetap ada, walaupun mungkin di awal pengiriman, perakitan perosotan anak yang Anda beli bisa mendapatkan bantuan. Jangan sampai karena tidak memahami cara perakitan yang benar, perosotan anak yang Anda beli menjadi kurang kuat ketika dimainkan atau justru menjadi mudah rusak. 

Anda bisa membeli perosotan anak dengan merek-merek terpercaya untuk mempermudah pemilihan perosotan yang nyaman dan aman buat anak. Jangan lupa pula mempertimbangkan ukuran besar perosotan anak agar bisa cocok untuk ruangan bermain di rumah.

Cara Atasi Croup (Batuk Menggonggong) Pada Si Kecil

Batuk pada orang dewasa maupun pada anak merupakan kondisi yang umum terjadi. Melansir dari NHS Inform, batuk merupakan tindakan reflek untuk membersihkan saluran udara dari lendir dan iritasi seperti debu atau asap. Batuk bisa sembuh dengan sendirinya dan jarang merupakan penyakit yang serius.

Batuk bisa disebabkan oleh peradangan karena bakteri atau virus. Bahkan jenisnya pun beragam, ada batuk kering, batuk berdahak, hingga batuk menggonggong. Pada anak-anak ada beberapa jenis batuk yang  lebih sering dialami, di antaranya, croup atau batuk menggonggong, bronkiolitis, batuk rejan, hingga pada tahap kondisi serius jangka panjang merupakan tAnda dari penyakit cystic fibrosis.

Kali ini yanng akan dibahas adalah mengenai croup atau batuk menggonggong yang diakibatkan oleh virus yang membuat saluran udara anak membengkak. Anak mungkin akan mengalami gejala pilek, batuk menggonggong (seperti suara gonggongan anjing laut), suara serak, dan mengeluarkan suara melengking bernada tinggi saat bernapas.

Berikut cara mengatasi croup pada anak dan pencegahannya.

Kapan harus ke dokter?

Anak dengan gejala croup yang parah, memburuk serta berlangsung lebih lama dari tiga sampai lima hari atau tidak berpengaruh pada pengobatan di rumah, segera periksakan ke dokter. Pemeriksaan segera akan membantu mendiagnosis kondisi dan membuat pengobatan lebih tepat. 

Segera cari pertolongan medis jika anak Anda:

  • Membuat suara pernapasan yang bising dan bernada tinggi baik saat menghirup maupun menghembuskan napas
  • Membuat suara napas bernada tinggi saat tidak menangis atau gelisah
  • Mulai meneteskan air liur atau mengalami kesulitan menelan
  • Tampak cemas dan gelisah atau lelah dan lesu
  • Bernapas lebih cepat dari biasanya
  • Berjuang untuk bernafas karena merasa sulit bernafas
  • Berubahnya kulit menjadi biru atau keabu-abuan di sekitar hidung, mulut atau kuku 

Pengobatan croup

Pengobatan atau perawatan bergantung pada gejala, usia, seberapa parah kondisi dan kesehatan umum anak. Jika croup parah, anak Anda mungkin tidak dapat bernafas dengan baik dan perlu ke rumah sakit, tapi untuk kasus ringan pengobatannya bisa dilakukan di rumah.

Obat-obatan yang biasanya diresepkan oleh ahli kesehatan atau dokter anak Anda untuk meringankan gejala, ini dapat berupa: 

  • Obat-obatan yang dihirup 

Jika anak Anda mengalami kesulitan bernapas, perawatan inhalasi atau obat yang dihirup bisa mengatasinya. Ini bisa digunakan untuk meredakan suara siulan (stridor) dan membuat anak lebih mudah untuk bernapas.

  • Obat steroid

Obat streoid dapat membantu mencegah bertambah parahnya penyakit. Steroid dapat diberikan secara oral atau dengan mulut atau melalui suntikan jika oral tidak memungkinkan. 

  • Obat-obatan lainnya

Obat lain mungkin akan diresepkan bila croup pada anak berasal dari alergi atau refluks. Obat seperti acetaminophen atau ibuprofen untuk demam atau ketidaknyamanan biasa direkomendasikan. Antibiotik bisa diresepkan untuk alergi akibat bakteri, tapi tidak berguna jika penyakitnya disebabkan oleh virus. Tapi jangan memberikan obat batuk atau flu pada anak sebelum diresepkan dokter, karena biasanya ini tidak membantu atau pun dianjurkan.

Pencegahan croup

Pencegahan croup bisa dilakukan dengan cara yang sama untuk mencegah flu atau pilek, antara lain: 

  • Sering mencuci atau membersihkan tangan, ini adalah langkah yang paling penting
  • Jauhkan atau jangan biarkan anak Anda dekat dengan siapa pun yang sakit
  • Beritahu dan dorong anak Anda untuk batuk atau bersin ke sikunya.
  • Untuk mencegah infeksi yang lebih serius, beri vaksinasi pada anak Anda. Vaksin difteri dan haemophilus influenza tipe b (hib) menawarkan perlindungan dari beberapa infeksi saluran napas atas yang paling langka dan berbahaya. 

Perawatan rumahan untuk atasi croup pada anak 

Croup bisa membaik dengan sendirinya dalam kurun waktu 48 jam. Beberapa hal di bawah ini bisa Anda terapkan untuk merawat anak yang mengalami croup di rumah.

  • Tetap tenang adalah cara yang paling utama, dengan tenang Anda akan bisa berpikir apa yang harus Anda lakukan, jangan lupa untuk membuat anak Anda juga tetap tenang untuk menghindari gejala yang memburuk
  • Bantu anak duduk dengan tegak dan jaga agar kepalanya tetap tinggi baik saat ia berbaring atau tidur
  • Hibur mereka saat mereka merasa tertekan, menangis akan memperbutuk gejala pada anak 
  • Beri anak banyak cairan atau beri banyak minum
  • Hindari berbagi peralatan makan dan minum pada anak dengan orang lain
  • Untuk kasus yang lebih ringan, metode ini dapat membantu di rumah:
  • Menghirup uap atau udara malam yang sejuk juga dapat membantu anak Anda bernapas lebih mudah. Ini dapat dilakukan dengan, memasang pelembab udara di kamar anak Anda, meletakkan waslap basah yang hangat di atas hidung dan mulut anak Anda saat dia bernapas, membuat ruang uap di kamar mandi, menggendongnya dan pergi ke luar untuk menghirup udara malam yang sejuk.

Croup merupakan batuk dengan suara menggonggong yang banyak terjadi pada anak. Ini dapat ditangani dengan perawatan rumahan dan bila semakin parah Anda bisa memeriksakannya ke dokter. Berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada anak saat mengalami croup.

Pengobatan yang tepat akan membantu anak Anda sembuh lebih cepat dan kembali sehat. Pastikan anak Anda selalu menjaga kebersihan dan mendapatkan vaksin untuk menghindari penyakit pernafasan yang kronis.

Jika Anda ingin mendapat informasi lebih banyak tentang croup, Anda dapat mencarinya di website atau aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa chat langsung dengan dokter melalui aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Lakukan 6 Hal Ini Jika Ingin Tubuh Terus Sehat

Tubuh yang sehat tentu jadi keinginan setiap orang. Saat tubuh sehat, kita dapat dengan mudah melakukan berbagai aktivitas yang diinginkan. Sebaliknya, saat tubuh dalam kondisi yang tidak baik, berbagai aktivitas pun jadi terhambat dan sulit untuk didukung oleh tubuh. Tubuh yang sehat bisa di dapatkan saat Anda melakukan berbagai langkah  yang tepat. Terus memperhatikan makanan yang masuk pada tubuh, aktif bergerak, hingga konsumsi vitamin merupakan langkah yang bisa Anda lakukan untuk terus mendapat tubuh yang sehat. 

1.Asupan makanan

Asupan makanan bisa dibilang jadi salah satu pengaruh terbesar agar tubuh bisa terus sehat. Sebab apa yang masuk dalam tubuh dapat mempengaruhi keseluruhan kesehatan tubuh mulai dari pembentukan energi hingga penggantian jaringan pada tubuh. Itulah sebabnya mengapa asupan makanan menjadi hal yang penting untuk terus diperhatikan. Agar dapat terus sehat, tubuh memerlukan berbagai nutrisi baik dari banyak makanan. Anda dapat mengkombinasikan hewan dan tumbuhan seperti daging, ikan, telur, sayuran, buah-buahan, kacang dan biji-bijian, hingga susu rendah lemak setiap hari untuk mendapatkan berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh. 

2.Tetap aktif bergerak

Rutin melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga sangat baik untuk terus mendukung kesehatan tubuh. Aktif bergerak dapat meminimalisir terjadinya penyakit kronis hingga mengurangi depresi. Tak perlu melakukan olahraga yang berat dan membebani, Anda lebih baik berfokus pada konsistensi saat melakukan olahraga ringan yang disukai. Setidaknya, lakukan olahraga 15-30 menit setiap harinya agar tubuh tetap sehat.

3.Tidur yang cukup

Tidur penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Saat tubuh sedang tidur, tubuh akan mengeluarkan hormon sitokin yang mampu memberikan perlindungan pada sistem kekebalan. Itulah sebabnya mengapa saat kurang tidur, tubuh jadi lebih rentan terserang berbagai penyakit. Untuk itu, penting untuk terus mencukupi kebutuhan tidur setidaknya 6-8 jam per harinya. Kemudian perhatikan juga kenyamanan ruangan dengan tetap menjaga kebersihan kamar, berikan diffuser, serta redupkan lampu beberapa jam sebelum tidur, agar lebih kualitas tidur dapat lebih baik.

4.Jauhi berbagai racun

Racun yang dimaksud adalah penggunaan sesuatu yang dapat merusak tubuh. Contohnya adalah  penggunaan rokok serta alkohol. Didalam rokok terkandung karbon monoksida, nikotin, hingga zat berbahaya lainnya yang jika dihirup terus menerus dapat menurunkan fungsi jantung. Begitupun alkohol. Penggunaan alkohol dalam waktu yang lama dapat menurunkan kekebalan alami tubuh yang membuat tubuh lebih sulit untuk melawan penyakit dan virus yang menyerang. 

5.Minimalisir stres

Stres nyatanya tak bisa dianggap hal yang sepele bagi kesehatan. Kehadiran stres mampu meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh yang bisa bisa mengacaukan metabolisme didalam tubuh. Untuk meminimalisirnya, cobalah untuk melakukan banyak kegiatan diluar rumah contohnya berjalan santai, rutin melihat pemandangan, menanam bunga, atau lakukan meditasi secara rutin bisa perlu. 

6.Berikan tubuh asupan vitamin

Selain dari makanan, asupan vitamin dari suplemen juga bisa Anda beri pada tubuh agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Anda bisa pilih suplemen dengan berbagai kandungan sekaligus untuk menunjang kesehatan, seperti Fundifar Kaplet. Didalam Fundifar kaplet ini terkandung vitamin B1, B6, serta vitamin E yang dapat membantu memelihara kesehatan tubuh, mengurangi tubuh terkena resiko penyakit, hingga membantu mengelola kesehatan organ agar tetap berfungsi dengan baik. Untuk membantu memelihara kesehatan tubuh, Anda cukup mengkonsumsi Fundifar kaplet 1 kali/hari sesudah makan.

Kesehatan tubuh sebenarnya bisa di dapat jika tubuh terus menjalankan gaya hidup sehat. Setelah menjalankan gaya hidup sehat, jangan lupa untuk berikan tubuh asupan suplemen yang mengandung berbagai vitamin di dalamnya untuk terus memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh sehingga dapat  menunjang kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Feminax Adalah Obat Paling Ampuh Redakan Gejala Ketika Menstruasi

Mungkin banyak pula di antara para wanita merasakan beragam keluhan saat haid. Namun tenang saja karena kini sudah tersedia Feminax yang cocok untuk dikonsumsi. Feminax adalah obat yang mampu redakan beragam gejala yang biasanya timbul ketika menstruasi. Baik itu sakit kepala, sakit pinggang, punggung, kram, mual dan lainnya.

Ada kandungan kombinasi Parasetamol 500 mg yang bagus sebagai anti nyeri. Selain itu ada pula ekstrak hiosiami 19 mg yang mampu kurangi tegangan pada bagian otot rahim. Kini sudah tersedia beberapa varian terbaik dari Feminax. 

Baik itu Feminax sugar free dengan kandungan 6000 mg kunyit, 4000 mg asam jawa, 500 mg kencur bahkan 3 mg gingseng cona. Kini anda pun bisa membeli obatnya baik itu di toko obat, apotik bahkan swalayan.

Mengenal Cara Kerja Feminax

Feminax adalah salah satu obat pereda beragam keluhan yang muncul ketika haid. Dimana kali ini anda pun juga perlu memahami bagaimanakah cara kerja obat tersebut. Parasetamol yang berperan sebagai analgetik bekerja secara langsung menekan hormon prostaglandin sehingga terjadi kontraksi pada bagian otot uterus. 

Sedangkan kandungan ekstrak herbal hiosiamin ini mampu kurangi ketegangan yang berada pada otot rahim.

Tentu saja mekanisme kerjanya sesuai dengan khasiat yang berada dalam herbal tersebut. Dimana obat tersebut memang berfungsi mampu mengurangi rasa kram perut, perut mulas, nyeri perut ketika menstruasi dan lainnya.

Feminax memang bermanfaat mampu kurangi rasa nyeri yang biasanya timbul saat menstruasi. Pada varian feminax sugar free ternyata anda beragam manfaat yang bisa dirasakan. 

Dimana manfaat tersebut bisa dirasakan dari herbal yang berada didalamnya. Baik itu asam jawa, kunyit,kencur bahkan ginseng cina yang memiliki manfaat tertentu. Mengapa harus merasa ragu mengkonsumsinya jika memang obat tersebut sangat berkhasiat bagi kesehatan tubuh.

Feminax sangatlah berpotensi timbulkan beragam efek samping. Baik itu retensi urin, mulut yang kering, rasakan sembelit, reaksi darah bahkan juga pelebaran pada bagian pupil. Menariknya masih banyak pula efek samping yang ditimbulkan. Meskipun demikian ternyata obat ini terbilang aman untuk dikonsumsi.

Dosis Pemakaian Feminax

Setelah mengetahui pengertian feminax adalah. Kini sudah saatnya anda pahami bagaimanakah dosis penggunaannya. Dimana anda bisa mengkonsumsinya sebanyak 3 kali dalam sehari 1 hingga 2 tablet ketika merasakan nyeri haid. Sedangkan dosis yang cocok untuk anak remaja usia 10 hingga 16 tahun cukup dengan 3 kali dalam sehari 1 tablet.

Biasanya untuk feminax sugar free, anda hanya perlu melarutkan q sachet obatnya dalam 150 ml air. Kemudian anda bisa minum 3 hari sebelum haid bahkan juga 3 hari setelah haid. Anda bisa minum baik itu menggunakan air dingin maupun air hangat sekalipun.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Penggunaan Feminax

Apabila rasa nyeri yang anda rasakan selama haid ini tidak kunjung sembuh dalam kurun waktu 5 hari. Alangkah baiknya anda segera menghubungi dokter. Alangkah baiknya anda tidak mengkonsumsi Feminax ini melebihi dosis yang sudah dianjurkan. Dengan mematuhi anjuran yang sudah tersedia maka rasa nyeri ketika haid pun nantinya bisa hilang.

Pasien yang mempunyai penyakit jantung, penyakit hati, gagal ginjal tentunya harus memperhatikan dosisnya. Hubungilah dokter agar nantinya bisa menyesuaikan dosis pemakaian paling tepat. Feminax varian sugar free biasanya memiliki kandungan pemanis buatan aspartame sehingga anda harus berhati-hati jika memang ingin mengkonsumsinya.

Itulah tadi sekilas penjelasan mengenai feminax adalah obat yang bisa membantu meredakan nyeri saat haid. Semoga saja penjelasan di atas mampu memperluas pengetahuan anda mengenai obat tersebut.

Mengenal Apa Itu Bekuan Darah

Bekuan darah merupakan gumpalan darah yang menyerupai gel dan terbentuk pada pembuluh darah. Bekuan darah juga disebut sebagai gumpalan darah adalah hal normal guna mencegah tubuh mengalami pendarahan terlalu banyak akibat luka. Nantinya trombosit dan fibrin akan membentuk sumbatan guna menghentikan luka yang terjadi pada kulit.

Apa Itu Bekuan Darah?

Ada dua jenis bekuan darah yaitu:

  • Trombus: Merupakan gumpalan darah yang tidak bergerak dan bisa menghalangi aliran darah. Gumpalan ini juga disebut sebagai trombosis.
  • Embolus: Merupakan gumpalan darah yang dapat bergerak dan hal ini sangat membahayakan. Embolus juga disebut sebagai emboli.

Gumpalan darah juga bisa terbentuk di pembuluh darah arteri dan vena. Keduanya merupakan kondisi serius yang harus mendapatkan penanganan medis. 

Gumpalan darah yang berada di arteri dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke karena menghalangi suplai darah dan oksigen mencapai organ vital seperti jantung atau otak.

Sedangkan gumpalan yang berada di vena cenderung bergerak dengan lambat sehingga membuat penderita tidak menyadari memiliki gumpalan vena. Ada tiga jenis gumpalan yang terbentuk di pembuluh darah vena yaitu:

  • Trombosis vena superfisial, gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit.
  • Trombosis vena dalam (DVT), terbentuk di pembuluh darah dalam seperti kaki, paha, otak, hati atau ginjal.
  • Emboli paru (PE) Merupakan akibat dari DVT yang mengalir ke paru-paru dan dapat berakibat fatal bagi penderitanya.

Gejala

Gejala bekuan darah akan bergantung di mana gumpalan terbentuk. Bahkan beberapa orang mungkin saja tidak mengalami gejala sama sekali. Umumnya gejala dari bekuan darah meliputi:

  • Lengan atau kaki: Pembengkakan, nyeri dan kemerahan pada area gumpalan.
  • Perut: Sakit perut, mual, diare dan muntah .
  • Jantung: Masalah pernapasan, mual, pusing, berkeringat, atau nyeri di dada.
  • Paru-paru: Batuk darah, jantung berdebar kencang, sesak napas, berkeringat, demam , dan nyeri dada.
  • Otak: Sakit kepala, pusing, dan kesulitan berbicara dan melihat dengan jelas, kelemahan pada wajah, lengan, atau kaki.

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena bekuan darah. Beberapa faktornya meliputi:

  • Berusia di atas 65 tahun
  • Dalam perjalanan yang membuat duduk lebih dari empat jam
  • Obesitas
  • Sedang hamil
  • Memiliki keluarga dengan riwayat pembekuan darah
  • Merokok
  • Menderita kanker
  • Penggunaan pil KB

Namun Anda bisa menurunkan faktor risiko tersebut dengan cara:

  • Berolahraga dengan teratur
  • Berhenti merokok
  • Mengonsumsi makanan sehat
  • Tetap terhidrasi
  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengontrol tekanan darah dan gula darah

Diagnosa

Dokter akan melakukan sejumlah tes pada pasien yang dicurigai mengalami bekuan darah. Tes tersebut meliputi:

  • Tes darah
  • Tes pencitraan seperti ultrasound, MRA (Magnetic Resonance Angiography) atau CT scan yang juga membantu dokter menyingkirkan kemungkinan penyebab lain dari gejala yang Anda rasakan.
  • Pemindaian Ventilasi-Perfusi (Pemindaian V/Q) untuk diagnosa emboli paru.

Pengobatan

Jika dari hasil tes tersebut, Anda didiagnosa mengalami pembekuan darah, maka dokter akan merekomendasikan pengobatan seperti:

  • Penggunaan obat antikoagulan atau pengencer darah guna melarutkan gumpalan darah yang terbentuk.
  • Pembedahan dengan menggunakan kateter untuk memberikan obat langsung ke bekuan darah untuk membantunya larut.
  • Filter vena cava memasukkan filter ke dalam vena cava inferior untuk menangkap gumpalan darah.

Kapan Harus Mendatangi Dokter?

Bekuan darah cukup sulit dideteksi sekalipun Anda memiliki gejala. Karena itu rangkaian tes diperlukan. Namun jika Anda mengalami sesak napas secara mendadak, merasa dada tertekan dan kesulitan berbicara, melihat atau berbicara maka segera datangi unit gawat darurat.