10 Tips Mengelola Kolitis Ulseratif

Kolitis ulseratif adalah jenis penyakit radang usus (IBD) yang menyebabkan usus besar dan rektum meradang. Gejala termasuk borok kecil, sering diare dan sakit perut. Ini adalah kondisi jangka panjang dan perlu dikelola. Makanan tertentu tidak menyebabkan radang usus besar meskipun mereka menyebabkan kekambuhan. Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengendalikannya dan meminimalkan komplikasi.

1.Makan makanan kecil

Makan makanan kecil lebih sering membantu untuk mengontrol gejala kolitis ulserativa. Direkomendasikan lima atau enam kali makan, daripada tiga kali makan biasa. Ini lebih mudah dikelola untuk sistem pencernaan karena lebih sedikit tekanan yang diberikan padanya.

2.Merawat Sakit

Bila Anda menderita kolitis ulserativa (UC), minum obat adalah cara terbaik untuk mengendalikan gejolak. Tetapi pengobatan mungkin tidak menghilangkan semua gejala Anda dengan segera. Kiat-kiat berikut membantu Anda mengelola diare, kram perut, dan gejala lainnya sehingga Anda dapat kurang fokus pada UC dan lebih fokus pada sisa hidup Anda.

3.Temukan latihan yang berhasil

Selama merasakan sakit, Anda mungkin merasa terlalu sakit dan lelah untuk berolahraga. Efek dari olahraga berdampak tinggi, seperti berlari, pada sistem pencernaan Anda mungkin berarti tidak mungkin.

Tetapi Anda harus melakukan apa pun yang Anda bisa untuk mendapatkan beberapa aktivitas fisik, bahkan jika itu hanya berjalan lambat atau kelas yoga yang lembut. 

4.Minum banyak cairan

Karena sering diare, mudah mengalami dehidrasi ketika Anda menderita kolitis ulserativa, asupan air yang tinggi sangat penting untuk mengatasi hal ini. Alkohol dan kafein dapat memperburuk diare dan minuman bersoda dapat menyebabkan perut kembung, jadi hindari ketiganya.

5.Istirahatlah

Tidur adalah kunci bagi siapa saja dengan penyakit kronis untuk membantu tubuhnya mengatasi penyakit tersebut. Siapa yang menambahkan bahwa tidak baik untuk pikiran atau perutnya jika dia tidak tidur tujuh hingga delapan jam setiap malam.

Jika gejala Anda membuat sulit untuk tidur sepanjang malam, tanyakan kepada dokter Anda apakah ada langkah-langkah yang dapat Anda ambil atau obat-obatan yang dapat ia resepkan yang akan membantu Anda lebih mudah beristirahat.

6.Mual

Makanan hambar juga dapat membantu melawan mual. Pikirkan roti putih, pasta putih, saus apel, jus buah, kaldu, selai kacang krim, sayuran yang dimasak dengan lembut, dan ikan kukus. Temukan tempat yang tenang dan bebas bau untuk makan. Kemudian kunyah dengan baik dan minum perlahan, dan jangan langsung berbaring setelahnya.

7.Buat buku harian makanan

Makanan tertentu akan menyebabkan nyeri dan setiap orang berbeda-beda. Menyimpan catatan terperinci tentang apa yang telah Anda makan akan membantu Anda mengidentifikasi makanan yang perlu Anda hindari dan memungkinkan Anda untuk menghilangkannya dari diet Anda.

8.Kelelahan

Ketika kelelahan terus-menerus menjadi masalah, buatlah buku harian kelelahan dan cari waktu ketika Anda cenderung merasa kurang lelah. Kemudian jadwalkan kegiatan prioritas tinggi untuk waktu tersebut. Pantau asupan cairan Anda karena dehidrasi dapat menyamar sebagai kelelahan. Berolahraga secara teratur untuk meningkatkan energi Anda dan menghindari tidur siang yang lama, yang dapat membuat Anda grogi dan membuat Anda lebih sulit untuk tidur di malam hari.

9.Iritasi anal

Air mata kecil di lapisan saluran anus bisa menjadi menyakitkan dan gatal. Mandi air hangat mungkin terasa menenangkan. Anda mungkin juga ingin membatasi makanan yang dapat mengiritasi dubur, termasuk kelapa, buah-buahan kering, buah-buahan dan sayuran mentah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan makanan pedas. Tanyakan kepada dokter Anda tentang salep topikal, seperti nitrogliserin dosis rendah.

10.Demam

Untuk demam terkait Kolitis Ulseratif, minum cairan, berpakaian ringan, dan atur termostat pada suhu sejuk yang nyaman di rumah. Di tempat kerja, coba gunakan kipas angin kecil untuk menjaga sirkulasi udara. Tanyakan kepada dokter Anda tentang penggunaan asetaminofen untuk mengurangi demam. Hindari aspirin, ibuprofen, dan naproxen, yang dapat mengiritasi saluran pencernaan Anda.

Obat Pengobatan Kolitis Ulserativa

Perawatan untuk kolitis ulserativa mencakup obat-obatan dan pembedahan; Namun, tidak ada obat yang dapat menyembuhkan kolitis ulserativa. Obat-obatan yang mengobati kolitis ulserativa adalah:

  • agen anti-inflamasi, misalnya, senyawa 5-ASA seperti sulfasalazine (Azulfidine), dan olsalazine (Dipentum), dan kortikosteroid topikal dan sistemik), dan
  • imunomodulator, misalnya, 6-mercaptopurine (6-MP), azathioprine (Imuran), methotrexate (Rheumatrex, Trexall), siklosporin (Gengraf, Neoral).

Pengobatan kolitis ulseratif dengan obat-obatan serupa, meskipun tidak selalu identik, dengan pengobatan penyakit Crohn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *