Sabun Batang Vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Baik?

Sabun batang dan sabun cair adalah dua jenis sabun yang paling umum dipakai untuk mandi. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lantas, manakah yang sebenarnya lebih baik untuk digunakan? 

Baik sabun batang maupun sabun cair sama-sama memiliki fungsi untuk membersihkan tubuh Anda. Pemilihannya didasarkan pada kebutuhan serta selera masing-masing orang. 

Perbedaan sabun batang dan sabun cair

Dari segi kegunaan, sabun batang dan sabun cair memiliki kegunaan yang sama. Perbedaannya terletak pada bahan dan cara kerja sabun dalam membuang kotoran.

Sabun batang bekerja dengan cara melarutkan kotoran di permukaan kulit Anda. Kotoran ini biasanya meliputi keringat yang bercampur dengan minyak alami tubuh Anda. 

Ketika kotoran ini mengendap di permukaan kulit, kulit Anda akan dipenuhi dengan bakteri. Sabun batang akan mencegah pembentukan lapisan berminyak ini berkembang menjadi bakteri. 

Sabun cair sebenarnya bekerja dengan mekanisme yang serupa. Akan tetapi, sabun cair tidak hanya melarutkan kotoran, namun juga memberikan nutrisi lainnya yang diperlukan oleh kulit Anda dari bahan-bahan kimia dalam produk sabun. 

Biasanya, sabun cair bisa mengatasi masalah kulit seperti kekeringan, kulit mengelupas, dan pori-pori yang tersumbat. Fungsi ini tidak akan didapatkan dari sabun batang, karena sabun batang hanya berfokus untuk membersihkan saja. 

Akan tetapi, sabun batang mungkin lebih praktis untuk digunakan bagi beberapa orang. Namun, setelah memakainya, Anda tetap perlu memakai pelembab kulit. 

Memilih jenis sabun berdasarkan jenis kulit

Setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda-beda. Kondisi kulit Anda dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, mulai dari faktor genetik, pola makan, lokasi tempat tinggal, usia, dan lain sebagainya. 

Beberapa jenis kulit mungkin lebih cocok dibersihkan dengan sabun batang, sementara beberapa jenis lainnya lebih cocok menggunakan sabun cair. Berikut ini cara memilih jenis sabun berdasarkan kondisi kulit Anda:

  • Sabun untuk kulit rusak

Kulit yang rusak biasanya mengalami berbagai macam masalah kesehatan. Contohnya seperti kulit yang berjerawat, psoriasis, atau rosacea. Apabila Anda mengalami kondisi ini, biasanya sabun cair lebih cocok untuk Anda gunakan. 

Anda bisa mengonsultasikan hal ini dengan dokter kulit Anda. Dokter bisa saja merekomendasikan sabun khusus untuk pengobatan. Biasanya, sabun khusus ini hadir dalam bentuk sabun cair, bukan sabun batang.

  • Sabun untuk kulit kering

Kulit yang kering mengalami beberapa gejala tertentu, seperti kulit mengelupas, kemerahan, dan gatal. Kekeringan ini bisa terjadi karena berbagai macam faktor.

Untuk Anda yang memiliki jenis kulit kering, Anda lebih dianjurkan untuk menggunakan sabun cair. Karena, sabun cair biasanya dilengkapi juga dengan kemampuan untuk melembabkan serta formula lainnya yang penting untuk kesehatan kulit. 

  • Sabun untuk eksfoliasi

Eksfoliasi kulit biasanya diperlukan untuk mengikis lapisan sel kulit terluar yang sudah mati. Hal ini akan memunculkan lapisan sel kulit baru yang lebih sehat. Untuk eksfoliasi kulit, sabun yang dianjurkan adalah sabun batang. 

Sabun batang umumnya mengandung bahan pengelupas alami ataupun sintetis. Bahan ini akan berkontribusi dalam mengeksfoliasi kulit Anda. 

Baik sabun batang maupun sabun cair sama-sama memiliki kelebihan masing-masing. Keduanya pun sama-sama memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk membersihkan kulit. 

Apa pun jenis sabun yang akan Anda pakai nantinya, pastikan untuk selalu memilih yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda.