Obat Selain Damuvit Yang Mampu Mengatasi Jerawat Anda

Jerawat bisa terjadi pada siapa saja ketika adanya minyak dan sel kulit mati yang tersumbat di pori-pori kulit. Kondisi ini jika tidak segera diatasi tentunya akan mengganggu penampilan Anda. Anda bisa mengalami jerawat di mana saja seperti wajah, dada bahkan punggung. Ada banyak cara yang bisa menjaga Anda untuk terhindar dari jerawat. Salah satunya adalah mengonsumsi suplemen seperti Damuvit.

Damuvit tidak hanya melindungi kulit dari jerawat tetapi juga efektif untuk memelihara kesehatan sekaligus melancarkan sistem metabolisme tubuh. Dalam mengatasi jerawat bisa dilakukan dari dalam maupun luar tubuh. Jika ingin menjaga dari dalam tubuh, Anda bisa melakukan pola hidup sehat dan menjaga makanan yang dikonsumsi.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat sedang hingga ringan. Salah satunya dengan menggunakan obat-obatan atau produk yang mengandung beberapa senyawa yang baik untuk jerawat. Biasanya produk ini bisa berupa sabun, lotion, gel sampai pembersih.

1. Salep benzoil peroksida

Obat salep untuk mengatasi jerawat bukanlah hal asing lagi, terutama salep benzoil peroksida. Membunuh bakteri penyebab jerawat, mencegah sel kulit mati, mengurangi produksi minyak di kulit wajah sampai menjaga pori-pori agar tetap terbuka adalah manfaat yang akan Anda rasakan dari penggunaan salep benzoil peroksida ini.

Pengobatan dengan menggunakan salep benzoil peroksida ini membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 10 minggu. Pada proses penyembuhannya ini terdapat efek samping seperti kulit kering dan mengelupas, tetapi Anda tidak perlu khawatir karena jika sudah seperti itu artinya jerawat Anda akan segera membaik.

2. Salep retinoid

Vitamin A yang terkandung pada salep retinoi ini biasa digunakan untuk mengatasi jerawat dengan taraf ringan hingga sedang. Tidak hanya itu, salep retinoid mampu untuk mengobati kondisi komedo baik itu whitehead maupun blackhead. Mengangkat sel kulit mati sekaligus merangsang pertumbuhan sel kulit baru, membuka pori-pori yang tersumbat hingga mampu mengurangi produksi minyak di wajah Anda adalah manfaat lain yang dirasakan dari salep retinoid. Jika ingin menggunakan salep ini, Anda memerlukan resep dari dokter.

3. Asam salisilat

Membantu meluruhkan sel kulit mati sehingga menjaga pori-pori tetap bersih serta mengurangi reaksi peradangan adalah manfaat yang akan Anda dapatkan dari asam salisilat. Bahkan tidak hanya itu saja, asam salisilat ini juga efektif untuk mengurangi minyak pada wajah, mengatasi pembengkakan hingga menghilangkan komedo.

Manfaat yang baik untuk permasalahan wajah ini nyatanya memiliki beberapa efek samping seperti kulit kering, terkelupas, kulit terasa panas sampai iritasi kemerahan dan gatal. Bila Anda mengalami efek ini segera hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan dokter.

3. Salep asam hidroksi alfa (AHA)

Kandungan asam hidroksida alfa atau yang lebih dikenal dengan AHA (alpha hydroxy acids) memang sangat ampuh untuk mengatasi permasalahan di wajah Anda terutama untuk mengobati jerawat. AHA tidak hanya mengobati jerawat tetapi juga membantu mengecilkan pori-pori agar jerawat tidak lagi mudah untuk kembali. Senyawa AHA memiliki 7 turunannya yang juga memiliki manfaat besar bagi penyembuhan jerawat yaitu lactic acid, malic acid, tartaric acid, hydroxycaproic acid, hydroxycaprylic acid, citric acid, dan glycolic acid.

4. Asam azelat

Sifat antimikroba dan antiradang yang dimiliki oleh asam azelat efektif untuk mencegah dan mengobati jerawat yang mengganggu. Tidak hanya itu, salep asam azelat juga memiliki manfaat membersihkan pori-pori, menyamarkan noda bekas jerawat dan meminimalkan risiko terbentuknya luka karena jerawat. Cara kerja dari asam azelat membutuhkan waktu yang lama sehingga jarang direkomendasikan oleh dokter sebagai pertolongan pertama meski memiliki manfaat yang begitu besar bagi kulit berjerawat.

Itulah beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengatasi persoalan jerawat selain menjaga dari dalam tubuh dengan mengonsumsi Damuvit. Anda bisa membeli obat – obatan tersebut secara daring di SehatQ.

Bisa untuk Jerawat, Apa Bahan Utama Vitacid?

Vitacid adalah krim topikal yang bisa digunakan untuk mengobati jerawat. Kemampuan tersebut datang dari komposisi utama krim, yaitu asam retinoat atau tretinoin.

Krim ini bisa digunakan oleh siapa saja yang mengalami masalah dengan kulit berjerawat. Bahkan, bukan hanya menyembuhkan jerawat, krim ini juga sanggup menghilangkan noda di wajah akibat bekas jerawat. 

Asam retinoat sebagai bahan utama Vitacid

Tretinoin atau asam retinoat adalah bahan pengobatan yang sangat umum dipakai dalam produk perawatan jerawat. Anda bisa dengan mudah menemukan kandungan ini dalam obat jerawat yang dijual secara umum di pasaran.

Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa penggunaan tretinoin hanya terbatas untuk mengobati jerawat saja. Apabila Anda memiliki masalah kulit lain, mungkin asam retinoat bukanlah kandungan yang tepat untuk digunakan. 

Selama masalah kulit yang Anda alami adalah masalah jerawat, maka pemakaian asam retinoat aman dilakukan. Kecuali, jika Anda mengalami reaksi alergi, sebaiknya segera hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan dokter Anda. 

Kandungan lain yang baik untuk jerawat

Krim Vitacid memang menggunakan asam retinoat sebagai komposisi utamanya. Namun, selain kandungan tersebut, sebenarnya ada beberapa kandungan lain yang bisa digunakan untuk mengatasi jerawat, seperti:

  • Asam azelaic

Kandungan asam yang satu ini cukup sering ditemukan pada produk perawatan kulit untuk masalah jerawat. Seringkali, asam azelaic dipakai dalam krim atau gel untuk obat jerawat.

Asam azelaic bekerja dengan mengurangi bakteri yang memicu jerawat. Selain itu, asam ini juga dipercaya mampu membantu menormalkan pelepasan sel kulit mati, sehingga muncul lapisan sel kulit baru yang lebih sehat. 

Bagi pemilik kulit sensitif, asam azelaic mungkin bisa menimbulkan reaksi negatif. Tapi, kemungkinan ini cukup kecil, karena asam azelaic umumnya aman dipakai untuk kondisi jerawat ringan dan sedang. 

  • Retinoid

Selain kandungan asam retinoat pada Vitacid, retinoid juga sering dipakai pada obat topikal untuk jerawat. Obat topikal yang mengandung retinoid merupakan kumpulan obat yang berasal dari vitamin A sintetis.

Retinoid pada obat topikal bekerja dengan meningkatkan pergantian sel kulit, menjaga pori-pori agar tidak tersumbat, serta mencegah timbulnya komedo. Retinoid bahkan bisa dipakai untuk mengobati jerawat yang parah sekalipun.

Selain mengobati jerawat, retinoid juga memiliki manfaat lain, yaitu mengatasi gejala penuaan pada kulit. Tidak heran, retinoid sering juga dipakai pada produk perawatan kulit untuk anti-aging.

  • Antibiotik

Antibiotik merupakan jenis obat yang digunakan untuk mengobati infeksi, termasuk infeksi bakteri yang menyebabkan jerawat. Biasanya, antibiotik ditemukan pada obat jerawat yang didapatkan dengan resep dokter.

Anda mungkin tidak bisa membeli obat topikal antibiotik secara bebas. Karena, pemberian dan pemakaian antibiotik memang harus dilakukan dengan hati-hati. 

Apabila pengobatan dengan krim Vitacid kurang maksimal untuk mengatasi jerawat parah, maka Anda bisa mencoba berobat ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan resep pengobatan dengan kandungan antibiotik di dalamnya.

Apapun jenis kandungan yang ada pada obat jerawat tertentu, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap kandungan-kandungan itu. Dengan begitu, Anda bisa mendapat hasil yang lebih baik. Krim Vitacid tidak dapat dibeli secara bebas, baik online maupun offline.

Anda akan memerlukan resep dari dokter untuk bisa mendapatkannya. Ketika akan dipakai, pastikan Anda memakainya sesuai dengan dosis yang dianjurkan, yaitu pemakaian tipis-tipis maksimal satu kali dalam sehari.