Tidak Hanya Daging Merah, Buah Juga Merupakan Sumber Makanan Penambah Darah yang Baik

Apakah Anda pernah mengalami anemia? Merasa lesu, letih, dan lemas ketika sedang beraktivitas ternyata dapat mengganggu produktivitas. Kondisi anemia, seperti anemia defisiensi zat besi dan anemia defisiensi vitamin B-12, sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan penambah darah, terutama memenuhi kebutuhan zat besi untuk tubuh.

Ada pun rekomendasi asupan zat besi untuk perempuan dewasa, yaitu 18 miligram per hari. Sementara itu, kebutuhan zat besi ibu hamil mencapai minimum 27 miligram per hari. Di sisi lain, kebutuhan zat besi untuk laki-laki dewasa adalah 8 miligram per hari. Bagi penderita anemia, asupan zat besi yang dibutuhkan harus mencapai 150-200 miligram per hari.

Mengonsumsi makanan penambah darah secara rutin dapat membantu penderita anemia untuk pulih. Beberapa makanan yang dapat dijadikan menu hidangan, yaitu daging merah, sayuran berwarna hijau tua, biji-bijian, kacang-kacangan, dan beberapa makanan dengan kandungan vitamin C.

Anda juga dapat mengonsumsi beberapa jenis buah penambah darah berikut ini sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi tubuh:

  • Kurma. Buah kurma mengandung sekitar 4.97 miligram zat besi untuk setiap 100 gram. Tidak hanya kaya akan zat besi, buah khas negara Timur Tengah ini juga memiliki kandungan vitamin dan nutrisi lain, seperti vitamin A dan K.
  • Semangka. Semangka menjadi salah satu buah dengan kandungan air yang banyak. Selain itu, di dalamnya terdapat 0.24 milligram zat besi untuk setiap 100 gram. Walaupun tergolong sebagai zat besi non-heme yang sulit diserap tubuh, semangka memiliki kandungan vitamin C yang mempercepat penyerapan zat besi dalam tubuh.
  • Jenis buah beri. Baik itu buah stroberi maupun bluberi, kedua jenis buah ini mengandung zat besi sebanyak 0.3 miligram untuk setiap 100 gram. Tidak hanya itu, buah beri juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi.
  • Kismis. Kismis adalah anggur kering yang memiliki 1 miligram zat besi untuk tiap 100 gram. Kandungan zat besi yang dimiliki oleh kismis merupakan dua kali lipat jumlahnya dibanding dengan anggur segar.
  • Aprikot kering. Setidaknya terdapat sekitar 2.7 miligram zat besi untuk tiap 100 gram aprikot kering.

Penyerapan zat besi dalam tubuh secara optimal baru akan dapat tercapai jika Anda juga turut mengimbangi pola makan sehat dengan menghindari konsumsi kafein.