8 Manfaat Bangle yang Mujarab untuk Kesehatan

Jenis rempah-rempah yang satu ini memang tidak terlalu familiar di Indonesia. Bukannya karena jarang digunakan, alasan mengapa bangle kurang populer disebabkan banyak orang mengira jenis tanaman ini sama dengan jahe. Sepintas memang demikian adanya. Padahal jika diperhatikan lebih lanjut, terdapat perbedaan bangle dengan jahe dari segi ukuran maupun tekstur. Bangle memiliki ukuran yang lebih besar sekaligus memiliki kulit yang lebih berkerut dibandingkan jahe. 

Perbedaan jahe dan bangle tidak hanya dari segi bentuk. Dari segi manfaat, kedua rempah-rempah ini juga menghasilkan khasiat yang berbeda. Bangle sendiri memiliki segudang manfaat kesehatan yang sudah terbukti kemujarabannya karena kerap digunakan sebagai obat tradisional di berbagai negara, tidak terkecuali di Indonesia. 

Berikut ini adalah ragam manfaat bangle yang sudah terbukti. Mencoba kemujarabannya untuk mrmulihkan dan menjaga stamina serta kebugaran Anda pun tidak ada salahnya!

  1. Melawan Masalah Pencernaan 

Berbagai masalah pencernaan mampu ditangani oleh bangle. Salah satu yang paling terkenal adalah bangle kerap diandalkan untuk meredakan perut kembung. Tidak hanya itu, bangle juga cocok dijadikan sebagai obat untuk orang-orang yang tengah mengalami diare. 

  1. Mengurangi Nyeri Sendi 

Jumlah penelitian mengenai kemampuan jahe sebagai anti nyeri memang masih sangat terbatas. Namun hingga saat ini, rempah-rempah yang mirip jahe tersebut kerap dipercaya mampu meredakan rasa nyeri pada penderita, osteoarthritis maupun rheumatoid arthritis.

  1. Mengobati Batuk 

Kalau Anda sedang mengalami batuk berdahak, cobalah mengonsumsi air rebusan bangle. Pengobatan tradisional untuk menyembuhkan batuk menggunakan rempah-rempah ini sudah diterapkan cukup lama dan terbukti lumayan ampuh. Namun, tidak semua batuk bisa reda dengan larutan bangle. Air rebusan bangle lebih mampu memulihkan kondisi batuk berdahak karena efek hangat yang dihasilkan ketika Anda meminumnya. 

  1. Meredakan Asma 

Penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan ini bahkan bisa berangsur membaik dengan air rebusan bangle! Dalam pengobatan tradisional Thailand, bangle sudah lama digunakan untuk meredakan gejala asma. Tertarik mencobanya?

  1. Menjaga Kesehatan Hati 

Dalam pengobatan tradisional, bangle kadang-kadang digunakan sebagai obat sakit kuning. Bukan sekadar mitos, nyatanya berdasarkan penelitian terbaru, ekstrak bangle mampu menjaga kesehatan hati bahkan menekan kerusakan hati. Ini karena adanya senyawa kurkumin dan kasumunin pada rempah-rempah tersebut. 

  1. Menurunkan Demam 

Bangle memiliki sifat anti peradangan. Ini menjadi suatu keuntungan bagi Anda sebab dengan demikian, bangle mampu menjadi obat alternatif untuk menurunkan demam secara alami. Cukup campurkan bangle dalam menu makanan Anda untuk mengolahnya khusus dengan cara merebusnya. Demam tinggi pun akan lebih cepat turun dengan mengonsumsi tanaman mirip jahe ini. 

  1. Menyembuhkan Gejala Kelumpuhan 

Memang belum ada studi khusus yang membuktikan kemampuan bangle menyembuhkan gejala kelumpuhan. Namun dalam pengobatan tradisional Thailand, tanaman yang disebut pai ini termasuk mujarab melawan gejala kelumpuhan. Cara penggunaannya dengan memijat baluran bangle kepada kaki atau bagian tubuh lain yang mulai mengalami mati rasa. 

  1. Mengatur Siklus Haid 

Siklus haid yang tidak teratur bisa menunjukkan adanya indikasi masalah pada bagian rahim Anda. Namun sebelum khawatir berlebihan, cobalah mengonsumsi air rebusan bangle. Rebusan tanaman rempah ini dipercaya mampu mengatur siklus haid lebih lancar. Tidak hanya itu, dengan rutin mengonsumsi bangle, nyeri haid yang Anda alami kemungkinan besar akan berkurang sehingga Anda bisa melakukan beragam aktivitas harian selama haid berlangsung. 

*** 

Mulai sekarang belajar membedakan jahe dan bangle, yuk, supaya bisa memanfaatkan khasiat rempah-rempah tersebut dengan maksimal. Siapa tahu, keluhan kesehatan Anda selama ini bisa dipulihkan dengan mengonsumsi ramuan dari bangle.

Ingin Menurunkan Berat Badan? Cobalah Manfaat Air Ketumbar

Siapa sangka jika ketumbar, sebagai bumbu dapur yang berukuran mungil ini, memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat dari rempah-rempah ini ternyata menurunkan berat badan secara alami. Khasiat itu bisa didapat dari manfaat air ketumbar atau disebut pula sebagai air rendamannya.

Khasiat ini didapat lantaran biji k.etumbar merangsang enzim di sistem pencernaan manusia. Jika enzim itu aktif, ia membantu meningkatkan sistem pencernaan kita. Selain itu, biji-biji ketumbar juga merupakan sumber serat yang bai dalam mempromosikan penurunan berat badan.

Penjelasan lebih lanjut mengenai manfaat air ketumbar untuk menurunkan berat badan ada di ulasan berikut ini:

Sebuah fakta mengungkapkan bahwa nilai gizi biji ketumbar sungguh menakjubkan. Biji ketumbar mengandung enam jenis asam, termasuk vitamin C (asam askorbat), dan jenis mineral serta vitamin yang berbeda. Masing-masing memiliki manfaat untuk kesehatan.

Selain itu, penelitian telah menunjukkan mengonsumsi air ketumbar bisa menurunkan berat badan secara efektif. Ketika usus tidak berfungsi dengan baik, hal itu bisa memperlambat laju metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Sistem pencernaan yang baik adalah kunci penurunan berat badan. Pencernaan yang buruk dapat menyebabkan penambahan berat badan, karena kita tidak dapat menyerap dan mengasimilasi nutrisi kita dengan benar.

Manfaat air ketumbar juga berfungsi sebagai minuman detoksifikasi. Detoksifikasi membantu menghilangkan semua racun berlebih dan membantu Anda merasa ringan dan berkontribusi pada penurunan berat badan.

Rendaman air biji ketumbar akan membantu tubuh dalam menumpahkan kelebihan berat air, dengan cara yang sehat dan alami. Jika Anda ingin membeli biji ketumbar sendiri, pilih benih yang tumbuh secara organik dan terlihat segar.

Namun, bila Anda memanennya, usahakan memetiknya saat sudah hijau. Idealnya, kepala biji harus memiliki sedikit tangkai. Kemudian, simpan benih dengan tangkai ke dalam kantong kertas cokelat selama beberapa hari. Tunggu sampai berwarna kecokelatan dan benar-benar kering. Setelah kering, Anda dapat menyimpannya dalam wadah kedap udara untuk mencegah lembab dan menggumpal.

Cara Membuat Rendaman Air Biji Ketumbar untuk Menurunkan Berat Badan

Berikut cara medapatkan manfaat air ketumbar untuk mendukung program penurunan berat badan.

– Pertama, ambil satu sendok makan biji ketumbar dan masukkan ke dalam rebusan air.

– Tunggu selama sekitar satu menit hingga mendidih.

– Kemudian, tiriskan air rebusan dan biarkan sampai dingin.

– Simpan air rendaman biji ketumbar tadi selama semalaman dan saring airnya di pagi hari.

– Setelah itu, minum rendaman air biji ketumbar secara rutin.

Selain biji ketumbar, Anda juga bisa menggunakan daun ketumbar untuk membantu menurunkan berat badan. Ada dua cara sederhana untuk membuat minuman detoksifikasi dari daun ketumbar. Untuk ibu hamil atau memiliki riwayat penyakit kronis sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli medis terlebih dahulu.

Berikut dua langkahnya:

1. Rendam sekitar 10-20 daun ketumbar di dalam air semalaman. Saring dan minum keesokan paginya saat kondisi  perut kosong. Anda juga dapat menambahkan satu sendok makan jus lemon agar manfaatnya lebih optimal.

2. Cuci daun ketumbar lalu blender. Tambahkan setengah cangkir air hangat, satu sendok makan jus lemon dan madu secukupnya. Mulailah mengonsumsi ramuan ini dengan perut kosong setiap pagi.

***

Tak hanya untuk kesehatan, ternyata manfaat air ketumbar juga dapat membantu proses penurunan badan seseorang. Dengan mengonsumsi air rendaman ketumbar secara teratur, hal itu akan membuat tubuh Anda langsing, melancarkan pencernaan, mencegah pilek dan flu, serta mengobati menstruasi tidak teratur.