8 Bahan Dasar Terbaik Sebagai Alternatif Daging Vegetarian

Munculnya alternatif daging vegetarian telah menambah menu baru dalam dunia kuliner. Kita tentu tahu bahwa mengonsumsi sesuatu secara berlebihan tidaklah menyehatkan untuk tubuh, termasuk daging. Maka dari itu, para peneliti dan juga industri makanan melakukan berbagai inovasi produk pengganti daging.

Beberapa alternatif daging vegetarian, termasuk burger nabati, sosis, serta dari bahan kacang-kacangan, sayuran, sereal, dan bahan lainnya. Daging vegetarian ini menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan dengan daging. Burger vegan, misalnya, bebas kolesterol dan mengandung lebih sedikit kalori dan lemak dibandingkan burger yang terbuat dari daging.

8 Bahan dasar sebagai alternatif daging vegetarian.

Selain dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, masih banyak lagi bahan dasar untuk dijadikan alternatif daging vegetarian yang dapat Anda nikmati. Daging dari olahan nabati ini membantu Anda tetap menikmati makanan yang sehat dan memuaskan, meskipun tanpa daging.

  • Terong.

Siapa sangka? Ternyata, terong dapat menawarkan tekstur daging dengan rasa yang gurih (umami). Salah satu jenis sayuran serbaguna ini dapat disajikan dengan berbagai cara, mulai dari dipanggang, ditumis, dan dijadikan isian. Terong dapat menjadi pilihan daging vegetarian untuk Anda yang ingin menikmati makanan dengan tekstur daging dan rasa yang umami.

  • Jamur.

Jamur juga menjadi salah satu bahan yang banyak dicari orang untuk dijadikan sebagai alternatif daging vegetarian. Jamur yang sangat populer adalah jamur portobello sebagai pengganti burger, seperti Portobello Sandwich. Tidak hanya itu, jamur juga dapat diolah dengan cara dicincang, diiris, atau digiling, sehingga memberikan tekstur dan rasa yang cocok untuk menggantikan daging. Anda juga dapat menambahkan bahan lainnya, seperti kentang dan tomat untuk menambah cita rasa.

  • Tahu.

Selain dimakan utuh, tahu juga sering dikonsumsi dalam bentuk produk olahan, seperti nugget tahuatau martabak tahu. Tekstur dan rasanya akan mengikuti bumbu yang digunakan pada bahan yang dimasak bersamaan dengan tahu. Oleh sebab itu, tahu sering kali dijadikan sebagai menu pelengkap yang kaya rasa, seperti kari tahu dan roasted-tofu with soy-lime.

  • Tempe.

Tempe adalah produk tradisional yang terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi. Berbeda dengan tahu yang terbuat dari susu kedelai, tempe diolah dengan kacang kedelai utuh, sehingga nilai gizinya pun akan berbeda. Tempe mengandung semua asam amino esensial, sehingga cocok dijadikan sebagai daging vegetarian yang kaya protein. Selain itu, tempe juga mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang penting untuk menjaga kesehatan usus.

Dilansir dari Healthline, tempe memiliki rasa yang lebih kuat dan tekstur yang lebih kencang dibandingkan tahu. Tempe sering kali diolah dengan cara dipanggang, ditumis, dan dilengkapi dengan biji-bijian. Jika Anda menerapkan diet bebas gluten, pastikan untuk membaca label kemasannya dengan cermat.

  • Nangka.

Mungkin terdengar aneh membayangkan nangka dijadikan sebagai bahan alternatif daging vegetarian. Namun, tekstur nangka sebenarnya sangat mirip dengan daging ayam yang disuwir. Meskipun buah tropis ini kelihatannya susah dikupas karena kulitnya yang tebal, Anda bisa mendapatkan nangka yang sudah dipotong-potong di supermarket terdekat dalam bentuk makanan kaleng.

  • Kembang kol.

Kembang kol juga sering dipilih sebagai alternatif daging vegetarian, karena teksturnya yang ringan dan diam-diam dapat menggantikan makanan tertentu. Mulai dari putih telur, kentang, kulit pizza, isian bakso, dan daging ayam. Tidak heran, makanan ini laris manis di kalangan para penganut diet vegetarian.

  • Kacang polong.

Kacang polong mengandung protein yang tinggi, yaitu 9 gram per 1/2 cangkir (dimasak). Selain karena proteinnya, teksturnya yang hangat dan rasanya yang pedas membuat orang banyak mengandalkan kacang polong dijadikan sebagai alternatif daging vegetarian. Kacang polong atau lentil ini tersedia dalam berbagai warna, termasuk merah, coklat, hitam, dan hijau. Anda juga bisa membelinya dalam bentuk yang sudah dikeringkan ataupun dikalengkan.

  • Gluten gandum (seitan).

Gluten gandum atau seitan berasal dari gluten, protein dalam gandum. Teksturnya padat dan kenyal, dengan sedikit rasa. Makanan ini sering diberi kecap atau bumbu lainnya untuk menambah rasa. Seitan dapat dijadikan sebagai pengganti ayam dan daging sapi hampir di semua resep makanan.

Seitan tinggi protein, rendah karbohidrat, dan sumber zat besi yang baik. Hanya saja, karena bahan utamanya adalah gluten gandum, sehingga tidak cocok untuk orang yang mengikuti diet bebas gluten.

Inilah 8 bahan dasar yang dapat Anda gunakan sebagai alternatif daging vegetarian. Kini, Anda tak perlu khawatir lagi tidak dapat mengonsumsi daging, sebab adanya daging vegetarian dapat mengobati kerinduan Anda terhadap menu daging. Selalu perhatikan label kemasannya jika Anda membeli bahan-bahan tersebut dalam bentuk olahan dan kemasan pabrik.