Ketika Infeksi dan Peradangan Seluruh Tubuh Dipicu Urosepsis

Urosepsis bermula oleh infeksi saluran kemih yang menyebar ke organ lain

Dapat dikatakan bahwa darah adalah “hidup” manusia. Keberadaannya di dalam tubuh memungkinkan segalanya bekerja sebagaimana mestinya. Namun, kadang ada kondisi yang membuat darah tercemar dan berujung pada timbulnya masalah. Urosepsis hanyalah secuil faktor dari kemungkinan yang lebih besar. 

Dalam medis, kondisi “darah keracunan” disebut dengan sepsis. Sepsis membuat darah tercemar akibat reaksi dari sistem imun tubuh. Ketika tubuh terkena infeksi bakteri atau zat asing tertentu, sistem imun terlalu aktif dan memberikan respon berlebihan. Hal ini membuat antibodi diproduksi terlalu banyak dan akhirnya masuk ke dalam darah, kemudian menyebabkan darah “keracunan”.

  • Mengenal Urosepsis

Urosepsis adalah salah satu jenis sepsis. Kondisi ini terjadi akibat perluasan atau komplikasi dari Infeksi Saluran Kemih (ISK). Sebagian besar infeksi saluran kemih terjadi di kandung kemih (sistitis) dan uretra (uretritis). Sementara infeksi ginjal (pielonefritis) lebih jarang terjadi, tetapi biasanya bersifat lebih parah. 

Urosepsis adalah suatu kondisi di mana infeksi saluran kemih menyebar dari saluran kemih ke aliran darah yang menyebabkan infeksi sistemik yang bersirkulasi melalui tubuh. Kondisi ini merangsang tubuh menghasilkan antibodi berlebihan. Akhirnya, antibodi ini bocor ke dalam pembuluh darah di sekitar organ perkemihan dan menimbulkan urosepsis.

Urosepsis dapat dengan cepat berkembang menjadi infeksi yang bisa mengancam jiwa, bahkan dengan diagnosis dan pengobatan yang cepat, urosepsis masih bisa berkembang menjadi infeksi yang sulit dikendalikan dengan obat dan perawatan. Dalam kasus yang paling parah, sepsis dapat menyebabkan kegagalan organ multsistem.

Gejala atau tanda-tanda urosepsis lebih dari sekadar segala yang dikeluhkan penderita ISK. Mungkin awalnya penderita urosepsis juga mengalami hal yang sama, mulai dari sering buang air kecil, sensasi penuh pada kandung kemih, dan sebagainya.

Akan tetapi, secara lebih spesifik gejala atau tanda yang dikeluhkan penderita urosepsis lebih urosepsis juga dapat menunjukkan gejala yang lebih serius. Berikut beberapa gejala atau kondisi yang menandakan, meski tak terbatas pada, seperti:

  • Nyeri di dekat ginjal, di sisi bawah punggung
  • Mual dengan atau tanpa muntah
  • Kelelahan ekstrim
  • Volume urine berkurang atau tidak keluar sama sekali
  • Sulit bernapas atau napas cepat
  • Kebingungan
  • Merasa cemas yang berlebihan
  • Perubahan denyut jantung, seperti detak jantung yang cepat (palpitasi)
  • Denyut lemah
  • Demam tinggi atau suhu tubuh rendah
  • Banyak berkeringat

Jika Anda sudah mulai memiliki atau merasakan beberapa kondisi di atas, atau bahkan Anda merupakan orang-orang dengan risiko urosepsis, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di pusat medis. 

Hal ini tentu saja untuk meminimalisir kondisi berkembang kea rah yang buruk dan tidak diinginkan, seperti syok septik dan kegagalan multiorgan yang bisa membahayakan nyawa seseorang.

  • Syok Septik, Ketika Organ di Seluruh Tubuh Mengalami Peradangan

Syok septik merupakan keadaan penurunan tekanan darah yang disertai dengan tanda kegagalan sirkulasi udara pada darah. Hal ini disebabkan oleh peradangan pada seluruh tubuh yang diakibatkan oleh adanya infeksi, dalam hal ini kelompok sepsis, termasuk urosepsis.

Selain infeksi di saluran kemih, syok septik ini bisa dipicu oleh infeksi atau sepsis di tempat lain, mulai dari saluran napas dan paru-paru hinnga infeksi saluran pencernaan. Syok septik dapat meningkatkan risiko gagal organ hingga kematian pada penderita sepsis.

Pada syok septik, pemberian antibiotik diperlukan untuk mengatasi infeksi bakteri yang menjadi penyebabnya. Jenis antibiotik yang diberikan akan disesuaikan dengan jenis bakteri yang menginfeksi tubuh.

Selain itu, dokter dapat memberikan perawatan lain sesuai dengan keadaan pasien, seperti cuci darah (terapi dialisis) jika terjadi kagagalan fungsi ginjal, pembedahan jika memang ada lokasi infeksi yang perlu dioperasi, serta pemberian obat-obatan untuk mengendalikan gula darah dan untuk meringankan gejala lainnya.

Dari semua penjelasan di atas dapat dipahami bahwa menjaga kondisi tubuh tetap sehat merupakan kunci dari terhindar dari kemungkinan terburuk tersebut. Agar tak terserang syok septik, seseorang mungkin perlu menjaga kesehatan organ reproduksinya, termasuk saluran kencing, sehingga tak menderita urosepsis yang kita tahu bisa berkembang menjadi kondisi membahayakan tersebut.

Olahraga Dan Latihan Untuk Memperkuat Tangan

Tangan, merupakan salah satu kelompok otot terpenting yang Anda miliki. Karena hampir semua yang Anda lakukan, melibatkan koordinasi dan kekuatan mata dan tangan. Oleh karena itu sangat penting untuk melatih tangan Anda dengan olahraga tangan.

Anda pasti menggunakan tangan Anda setiap hari, dari mengirim pesan sampai memasak. Jadi bagaimana menjaga agar tangan dan jari-jari kita dalam kondisi yang baik? 

Sering kali, tangan Anda menjadi lelah, sakit dan sakit menyakitkan. Jika Anda menderita radang sendi, tendinitis, sindrom terowongan karpal atau penyakit tangan tidak nyaman lainnya, Anda mungkin mengalami gejala tersebut lebih teratur.

Terdapat banyak latihan olahraga sederhana yang dapat membantu memperkuat tangan dan jari Anda, meningkatkan rentang gerak Anda. Berikut olahraga untuk tangan dan jari yang dapat membantu meningkatkan fleksibilitas, ketangkasan dan kekuatan Anda:

  • Ambil bola remasan

Ambil bola yang lembut dan pegang di telapak tangan Anda, peras dengan sekuat tenaga tanpa menyebabkan tangan Anda sakit. Tahan posisi ini selama tiga hingga lima detik, lalu lepaskan. Usahakan untuk mengulangi latihan ini 10 hingga 12 kali untuk masing-masing tangan Anda.  Lanjutkan latihan ini dua hingga tiga kali seminggu. Meskipun tidak seperti olahraga yang kuat, latihan ini akan memberikan kemampuan untuk memperkuat tangan Anda.

  • Boxing dengan kepalan tangan

Dengan masing-masing tangan, buat kepalan tangan secara independen, lalu lilitkan ibu jari ke jari-jari Anda. Setelah itu, arahkan kepalan tangan untuk memukul ke depan secara bergantian. Olahraga boxing dapat membantu Anda meningkatkan rentang gerak.

  • Badminton 

Olahraga yang menggunakan raket ini merupakan salah satu olahraga yang melatih kekuatan tangan Anda. Selain itu, badminton juga memperkuat tulang dan fleksibilitas Anda.

Karena tangan Anda melakukan begitu banyak kegiatan tanpa Anda pikirkan; sangat penting untuk menjaga tangan tetap kuat. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk melakukan olahraga atau latihan yang fokus pada kekuatan otot tangan Anda.

Sama-Sama Metode Endoskopi, Apa Beda Bronkoskopi dan Mediastinoscopy?

Kondisi medis yang terjadi di organ dalam tubuh tentu saja membutuhkan perlakuan tertentu untuk memeriksa atau mengobatinya. Jika pada beberapa puluh tahun yang lalu dunia medis hanya mengenal teknik bedah, kini perkembangan teknologi telah membuatnya semakin mudah. Hanya butuh alat kecil, dokter sudah dapat menjangkau “target”. Metode itu dinamakan endoskopi, dengan berbagai jenisnya, termasuk dua di antaranya adalah bronkoskopi dan mediastinoscopy.

Secara sederhana, endoskopi dapat dimengerti sebagai sebuah prosedur pemeriksaan yang bertujuan untuk melihat kondisi organ tubuh tertentu secara visual, dengan menggunakan alat khusus yang disebut endoskop.

Endoskop merupakan alat berbentuk seperti selang lentur yang dilengkapi dengan kamera pada bagian ujungnya, yang dapat disambungkan ke monitor untuk memproyeksikan gambar yang ditangkap. Endoskop dapat dimasukkan ke dalam tubuh melalui rongga tubuh, seperti mulut, hidung, anus, atau melalui irisan kulit (insisi) yang dibuat khusus untuk endoskopi.

Dua jenis yang disebut di atas, bronkoskopi dan mediastinoscopy, merupakan metode endoskopi yang umum digunakan untuk memeriksa rongga dada, utamanya paru-paru dan sekitarnya. Lantas, terletak di manakah perbedaan keduanya? Berikut penjelasan singkatnya.

  • Bronkoskopi

Bronkoskopi adalah prosedur medis yang dilakukan untuk memeriksa saluran pernapasan serta paru-paru bagian dalam. Prosedur ini menggunakan alat khusus yang disebut dengan bronkoskop, berbentuk tabung tipis yang dilengkapi dengan kamera serta lampu pada bagian ujung tabung.

Prosedur bronkoskopi biasanya dijalankan untuk membuat diagnosa gangguan kesehatan pada paru-paru, misalnya infeksi, tumor, atau penyakit lainnya pada paru-paru. Selain membuat diagnosa, prosedur bronkoskopi juga biasanya ditempuh sebagai metode pengobatan penyakit paru-paru, bentuk penanganan dengan mengambil benda asing yang menyumbat saluran pernapasan, serta mengambil lendir atau jaringan dalam paru-paru untuk dijadikan sampel pemeriksaan.

Biasanya, dokter akan menyarankan bronkoskopi jika pasien mengalami kondisi seperti batuk berkepanjangan, batuk darah, gangguan pernapasan, atau karena dokter curiga telah terjadi sesuatu di dalam dada pasien setelah melakukan pemeriksaan radiologi (rontgen atau CT scan).

Fungsi bronkoskopi dalam kondisi tersebut umumnya untuk mengambil sampel jaringan pada area paru-paru untuk dilakukan tes lanjutan demi menegakkan diagnosis penyakit pada paru-paru. Namun, tidak menutup kemungkinan pula metode itu dilakukan untuk mencari penyebab gangguan yang dialami oleh saluran pernapasan. Gangguan yang dimaksud mencakup perdarahan, kesulitan bernapas, serta batuk kronis atau batuk yang tidak kunjung sembuh.

  • Mediastinoscopy

Jenis endoskopi ini juga sama-sama difungsikan untuk memeriksa atau menangani masalah di sekitar rongga dada. Akan tetapi, mediastinoscopy ini terfokus pada mediastinum atau ruang di belakang tulang dada (sternum), di antara paru-paru.

Di ruang itulah terletak berbagai organ vital manusia, mulai dari jantung, pembuluh darah jantung, kelenjar getah bening, trakea, kerongkongan (esofagus), hingga kelenjar timus. Alat khusus yang digunakan dalam prosedur mediastinoscopy ini disebut mediastinoskop.

Sama dengan alat bantu endoskopi lain, alat ini berbentuk seperti selang yang lentur dengan kamera dan lampu di ujungnya. Pun nantinya dokter dapat melihat organ dan struktur dalam mediastinum dengan lebih jelas. Gambar dari alat ini juga dapat ditampilkan di layar komputer maupun direkam.

Tujuan dilakukannya mediastinoscopy juga lebih spesifik jika dibanding bronkoskopi. Mediastinoscopy dikhususkan untuk memeriksa dan menegakkan diagnosis dari kemungkinan kanker yang terjadi di area itu.

Jaringan yang akan diambil dalam prosedur ini adalah kelenjar getah bening di mediastinum. Dokter umumnya melakukan mediastinoscopy untuk mencari tahu penyebaran kanker telah agar stadium kanker dapat ditentukan. Berbagai jenis kanker yang dapat dideteksi lewat metode ini di antaranya:

  • Kanker limfatik;
  • Kanker paru;
  • Kanker bronkus;
  • Serta kemungkinan kanker lain yang terjadi di mediastinum

Dari sedikit penjelasan di atas dapat tergambar sedikit mengenai kedua jenis endoskopi ini. Sebenarnya tak ada yang jauh berbeda antara mediastinoscopy dengan bronkoskopi. Perbedaan mungkin hanya terletak pada posisi atau “target” pemeriksaan.

Sedangkan metode, alat penunjang yang digunakan, serta maksud dan tujuan dari mediastinoscopy dan bronkoskopi hampir sama persis. Namun, keduanya tak bisa saling menggantikan. Artinya, pelaksanaan masing-masing metode ini harus sesuai dengan kondisi atau masalah yang diderita oleh pasien.

Seringkali Susah Buang Air Besar? Ini Dia Faktor Penyebabnya

Apakah Anda seringkali mengalami kesulitan ketika akan buang air besar? Tenang, kondisi ini pada dasarnya umum terjadi. Rasa sembelit atau konstipasi ternyata dapat terjadi pada seseorang sebanyak tiga kali dalam seminggu. Susah buang air besar ini umumnya terjadi akibat kotoran yang cenderung padat dan keras, sehingga sulit untuk dikeluarkan oleh tubuh.

Susah buang air besar juga dapat menjadi tanda adanya gangguan medis tertentu, seperti sindrom iritasi usus. Kondisi sindrom iritasi usus yang dapat di atas dengan perawatan dan penanganan khusus dari dokter. Tidak perlu khawatir! Sebagian kasus susah buang air besar bukan merupakan gangguan medis serius dan bersifat jangka pendek. Perawatan dan penyembuhannya pun dapat dikatakan mudah.

Ini Faktor Penyebab Susah Buang Air Besar

Ketika ingin mengetahui penyebab dari susah buang air besar, terdapat beberapa pertanyaan yang perlu Anda ajukan pada diri sendiri. Pertanyaannya berupa:

  1. Sudahkah Anda cukup mengonsumsi makanan berserat?

Makanan berserat dibutuhkan oleh tubuh untuk memperlancar kinerja organ-organ pencernaan, seperti usus. Asupan makanan berserat dapat menunjang kerja dan fungsi usus secara lebih optimal. Anda dapat mengonsumsi makanan berserat, seperti buah dan sayuran secara rutin setiap hari agar kebutuhan gizi dalam tubuh dapat terpenuhi.

  1. Sudahkah Anda memenuhi kebutuhan cairan tubuh?

Tentu Anda seringkali mendengar saran atau membaca informasi tentang pentingnya minum air putih bagi kesehatan tubuh. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat bahwa proses mengeluarkan makanan dan kotoran melalui usus membutuhkan bantuan banyak cairan agar dapat berjalan dengan lancar.

Ketika tubuh kekurangan asupan air, maka tubuh akan secara otomatis menyerap Kembali kandungan air dari kotoran. Proses ini menjadikan feses lebih keras, sehingga sulit untuk dikeluarkan.

  1. Apakah suplemen menjadi sumber masalah?

Jika Anda rutin mengonsumsi suplemen, maka Anda perlu untuk waspada terhadap efek samping yang ditimbulkan. Tanpa disadari, suplemen zat besi atau kalsium yang terkandung dalam suplemen dapat memicu sembelit pada sebagian orang.

Walaupun begitu, Anda tetap diperbolehkan untuk mengonsumsi suplemen. Hanya saja, Anda juga perlu untuk menyeimbangkannya dengan asupan serat, memperbanyak minum air, dan aktif secara fisik untuk mencegah sembelit.

Jika hal tersebut tidak juga mengatasi permasalahan sembelit Anda, maka waktunya bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

  1. Sering menahan untuk buang air besar?

Apakah Anda memiliki kebiasaan untuk membuang air besar? Hal ini dapat terjadi ketika keseharian Anda dipenuhi oleh berbagai aktivitas dan pekerjaan. Ada kalanya Anda enggan untuk buang air besar, karena tidak nyaman menggunakan toilet umum di tempat Anda beraktivitas jika dibanding dengan toilet di rumah.

Kebiasaan menahan buang air besar ini juga dapat menjadi faktor susah buang air besar. Kotoran yang berada di usus besar akan semakin mengeras dan sulit untuk dikeluarkan tiap kali Anda menahan untuk buang air besar.

  1. Semakin bertambah usia, maka semakin berisiko mengalami permasalahan pada usus

Tahukah Anda bahwa faktor usia juga berpengaruh terhadap permasalahan susah buang air besar? Semakin Anda bertambah usia, risiko terjadinya gangguan kesehatan pada usus juga turut meningkat. Menerapkan pola hidup sehat sedari usia muda dengan rutin berolahraga, memperbanyak minum air putih, dan mengonsumsi makanan sehat, dapat menurunkan risiko gangguan usus.

Hati-hati, Ini Penyebab Diare Kronis!

Diare kerap dianggap sebagai masalah pencernaan umum yang biasa dialami oleh orang dewasa. Namun berhati-hatilah, diare yang dianggap biasa tersebut nyatanya dapat mengancam nyawa Anda jika sudah tergolong sebagai diare kronis.

diare kronis

Diare kronis ditandai dengan terus berlanjutnya gejala buang air besar berbentuk cairan selama lebih dari 2 minggu. Kondisi ini membuat penderita menjadi terserang dehidrasi parah juga membuat kerusakan yang lebih parah pada saluran pencernaan. Jika sudah masuk dalam kondisi ini, mendapatkan penanganan medis langsung dari dokter merupakan upaya yang mesti Anda tempuh.

Pengobatan diare kronis tidak semudah mengobati diare biasa. Setidaknya ada berbagai pemeriksaan yang mesti Anda jalani guna memastikan penanganan medis sesuai dengan penyebab diare ini. Karena itu daripada repot mengurus perawatan jika terkena diare kronis, lebih baik berhati-hati dan berusahalah menghindari dari berbagai penyebab diare kronis ini.

  1. Konsumsi Obat Pencahar Berlebih

Diare kronis awalnya kerap dipicu dari kebiasaan Anda mengonsumsi berbagai macam obat-obatan tidak sesuai dosis. Khususnya apabila Anda suka menggunakan obat-obatan pencahar ataupun antibiotik, berhati-hatilah! Jika penggunaannya berlebih, obat-obatan tersebut justru akan membuat Anda terserang diare kronis.

Obat pencahar yang dimaksud di sini bukan hanya obat-obatan medis yang sudah melalui uji klinis. Penggunaan jamu atau obat herbal yang bertujuan melancarkan buang air besar juga berpotensi menimbulkan diare kronis.

  • Makanan dengan Tambahan Protein

Anda penyuka susu atau makanan kemasan yang mengandung protein tinggi lainnya? Ternyata, makanan-makanan tersebut juga bisa menjadi penyebab diare kronis menyerang. Namun, makanan dengan tambahan protein yang memicu diare parah sangat bergantung dengan kondisi Anda.

Jika Anda termasuk orang yang memiliki intoleransi terkait protein tinggi, potensi makanan-makanan tersebut menyebabkan diare kronis akan semakin tinggi. Pada orang yang demikian, sebaiknya hindari juga makanan atau minuman dengan tambahan sorbitol, fruktosa, olestra. Sayangnya, tidak semua oran menyadari tingkat kesensitifannya terkait protein tinggi. Perlu ada pemeriksaan khusus ke dokter.

  • Kafein dan Alkohol

Ketika mengonsumsi minuman dengan kandungan kafein atau alkohol tinggi, Anda mungkin sadar tingkat buang air besar Anda akan semakin lancar. Karena itu pulalah, kopi kerap menjadi pilihan sarapan guna memperlancar pencernaaan di pagi hari. Akan tetapi jika konsumsinya tidak dibatasi, minuman dengan kadar kafein dan alkohol tinggi justru bisa membuat Anda terserang diare kronis.

Pasalnya, kafein dan alkohol memiliki sifat mencairkan feses. Karena alasan ini pulalah, ketika dikonsumsi melebihi yang seharusnya, feses Anda akan terlalu cair dan mengarah kepada diare. Jika konsumsi kafein dan alkohol terus dilanjutkan, siap-siap saja diare tersebut akan terus berlanjut lebih dari 2 minggu.

  • Imunitas Tubuh yang Rendah

Diare kronis sangat mudah menyerang orang-orang yang memiliki tingkat imunitas tubuh yang rendah. Alasannya karena imunitas yang rendah, baik bakteri maupun virus lebih mudah masuk ke tubuh, tidak terkecuali jenis bakteri Aeromonas, E.coli, Salmonella, serta virus norovirus ataupun rotavirus yang menjadi penyebab diare.

Jadi ketika Anda menyadari imunitas tubuh Anda rendah, lebih berhati-hatilah dalam mengonsumsi segala sesuatu. Tidak hanya makanan dan minuman, penggunaan obat-obat anti-inflamasi pada orang yang memiliki imunitas tubuh yang rendah juga mudah memicu datangnya diare kronis.

  • Infeksi Berkepanjangan

Beberapa orang kerap mengabaikan adanya infeksi pada tubuh mereka, apalagi jika infeksi tersebut dirasa tidak terlalu bermasalah pada kondisi tubuh mereka. Padahal, infeksi yang kecil sekalipun dapat memicu berbagai penyakit lain, tidak terkecuali penyakit diare kronis.

Karena itu, jika memang ada menderita infeksi, baiknya segera menanganinya. Lakukan pengobatan sampai tuntas guna meminimalkan risiko penyakit bawaan lain dari infeksi tersebut. Dengan cara ini, potensi hadirnya diare kronis pun bisa dibatasi.

*** Bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena jika sudah terkena diare kronis, bisa dipastikan segala aktivitas Anda akan terganggu. Belum lagi Anda mesti memikirkan biaya pengobatan yang akan keluar jika diare tersebut tak kunjung sembuh.

Jenis-Jenis Penyakit yang Bisa Disembuhkan dengan Witch Hazel

Manfaat Witch Hazel untuk kesehatan kulit

Dalam produk perawatan kulit, kandungan witch hazel cukup sering digunakan sebagai bahan untuk mengatasi berbagai kondisi pada kulit. Kandungan ini tidak hanya digunakan sebagai bahan perawatan kecantikan, tetapi juga menjadi salah satu komposisi pada obat-obatan. 

Witch hazel sebagai bahan perawatan kulit

Kandungan witch hazel diambil dari tanaman berjenis Hamamelis virginiana. Bagian yang paling sering digunakan adalah bagian daun dan kulit kayu. 

Sejak berabad-abad yang lalu, witch hazel sudah sering digunakan dengan cara dioleskan pada bagian kulit yang bermasalah. Pada produk kecantikan, kandungan ini sering digunakan pada toner, yaitu produk perawatan kulit wajah untuk membersihkan dan mengencangkan pori-pori.

Umumnya, witch hazel lebih banyak digunakan untuk pengobatan kulit bagian luar. Konsumsi witch hazel hanya dilakukan pada kondisi kesehatan tertentu yang menyerang bagian dalam tubuh, seperti diare dan pilek. 

Penyakit yang bisa diobati dengan witch hazel

Karena manfaatnya yang beragam, kandungan witch hazel dipercaya mampu mengatasi berbagai permasalahan dan penyakit kulit. Secara khusus, witch hazel bisa membantu untuk menyembuhkan kondisi: 

  • Wasir

Wasir menjadi salah satu penyakit yang umum diatasi dengan penggunaan kandungan witch hazel. Kondisi ini merupakan kondisi saat terjadi pembesaran pada pembuluh darah di area sekitar anus. Saat seseorang menderita wasir, mereka cenderung akan mengalami pendarahan dan iritasi. 

Pengobatan wasir menggunakan witch hazel bisa dilakukan dengan mengoleskannya pada area yang terkena menggunakan bola kapas. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan kandungan witch hazel ke dalam air yang akan digunakan untuk mandi. 

Dengan bertindak sebagai astringen, witch hazel akan meredakan infeksi akibat wasir. 

  • Jerawat

Sejak lama, witch hazel dipercaya mampu menyembuhkan jerawat pada kulit. Secara khusus, kandungan ini akan bekerja dengan baik pada jerawat di pemilik kulit berminyak. 

Witch hazel akan bekerja sebagai anti-inflamasi dengan mengerutkan jaringan kulit dan memperkecil pori-pori. Hal ini akan mengurangi resiko perkembangan bakteri penyebab jerawat pada kulit. 

Selain itu, witch hazel juga mampu memberikan efek menangkan pada kulit berjerawat untuk meredakan peradangan.

  • Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit kulit berupa penumpukan sel kulit di permukaan kulit. Hal ini terjadi karena adanya perubahan sel kulit yang lebih cepat dari biasanya sehingga menimbulkan iritasi dan peradangan. 

Kandungan witch hazel menjadi salah satu kandungan yang dipercaya mampu mengobati kondisi ini. Kandungan ini akan bekerja dengan membersihkan minyak berlebih pada kulit sambil tetap menjaga kelembabannya. 

Dalam pengobatan psoriasis, witch hazel bisa dikombinasikan dengan kandungan lain yang juga memiliki manfaat bagi kulit, seperti lidah buaya, mentol, dan minyak tea tree

  • Ketombe dan masalah kulit kepala

Umumnya, shampo dengan kandungan witch hazel dipercaya mampu mengurangi ketombe pada rambut. Selain itu, kandungan ini juga bisa mengatasi kondisi kulit kepala lainnya, seperti sensitivitas kulit kepala yang berlebih. 

Sensitivitas kulit kepala disebabkan oleh beberapa faktor, seperti adanya penyakit kulit atau kondisi kesehatan lainnya. Penggunaan witch hazel bisa dilakukan dengan mengoleskannya pada area kulit kepala untuk meredakan rasa gatal dan nyeri, juga mengurangi munculnya ketombe. 

Selain itu, kondisi kulit kepala yang kering juga bisa diatasi dengan memanfaatkan kandungan witch hazel. 

Meski dipercaya mampu mengatasi kondisi kelainan kulit, penggunaan witch hazel sebaiknya tetap digunakan dengan berhati-hati. Lakukan konsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk menentukan cara penggunaan yang paling tepat bagi kondisi kesehatan Anda. 

Ini Dia Cara Atasi Penyebab Mata Ikan Secara Efektif

Apabila Anda pernah mengalami tumbuhnya mata ikan di telapak kaki, perasaan tidak nyaman seringkali menyertai Anda ketika sedang berjalan atau berdiri. Faktor penyebab mata ikan tidak lain adalah virus. Pada awalnya, mata ikan tidak akan menunjukkan gejala apa pun. Namun, Anda akan merasa nyeri akibat tekanan saat berjalan atau berdiri.

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa mata ikan menular. Maka dari itu, mengatasi hingga ke akarnya menjadi penting untuk dilakukan. Di bawah ini, terdapat beberapa cara mudah untuk mengatasi penyebab mata ikan secara efektif.

Bagaimana membasmi penyebab mata ikan

  • Asam salisilat

Cara pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan menggunakan obat yang mengandung asam salisilat. Dengan cara ini, kandungan asam salisilat akan secara perlahan mengikis kulit mata ikan hingga ia benar-benar hilang.

Anda dapat menggunakan obat ini sebanyak 2 kali sehari agar mendapatkan hasil yang optimal. Cara penggunaannya adalah dengan merendam bagian tubuh yang terkena mata ikan dalam air hangat selama 10 menit sebelum menggunakan obat ini.

  • Plester duct tape

Plester duct tape adalah plester sejenis lakban yang dapat Anda gunakan untuk menutupi area tubuh yang ditumbuhi mata ikan. Penggunaannya cukup mudah, yaitu hanya dengan menempelkan pada area mata ikan dan menggantinya setiap dua kali sehari. Jika Anda ingin mempercepat penyembuhan, Anda diperbolehkan untuk mengganti plester lebih sering dari yang direkomendasikan. Mata ikan akan hilang minimal setelah 28 hari penggunaan plester ini.

Walaupun cara ini terdengar sederhana, namun sebuah penelitian menyebutkan bahwa penggunaan plester duct tape lebih efektif jika dibanding dengan prosedur cryotherapy (prosedur medis untuk menghilangkan mata ikan).

  • Larutan povidone iodine

Selain dua cara di atas, Anda juga dapat menggunakan cairan dengan kandungan Povidone Iodine yang diaplikasikan sebanyak dua kali sehari secara rutin. Mata ikan akan hilang dalam kurun waktu 12 minggu. Obat ini cukup mudah ditemukan di apotek terdekat tanpa perlu resep dari dokter.

Berikut 5 Penyakit Bayi yang Tidak Boleh Disepelekan oleh Orang Tua

Sebagai orang tua yang baru saja dikaruniai keturunan, menjaga kesehatan buah hati menjadi salah satu prioritas yang perlu dipersiapkan dengan matang. Orang tua didorong untuk turut sadar mengenai berbagai macam hal pengetahuan, baik itu asupan gizi bayi hingga penyakit bayi.

Nyatanya, penyakit bayi cukup umum dialami bahkan hingga ia berusia satu tahun. Sayangnya, mendeteksi penyakit bayi cukup sulit, karena bayi belum mampu untuk berkomunikasi secara jelas, hanya berupa tangisan. Maka dari itu, orang tua dituntut untuk selalu waspada terhadap perubahan gejala yang ditunjukkan oleh sang buah hati.

Apa saja penyakit bayi yang umum menyerang?

  • Demam

Demam merupakan salah satu penyakit yang lazim menyerang siapa pun, tidak terkecuali bayi. Pada dasarnya, demam dapat menjadi gejala dari adanya gangguan dalam tubuh yang harus diwaspadai.

Bayi dikatakan mengalami demam jika suhu tubuhnya di atas 37 derajat Celsius. Pada umumnya, penyakit demam akan hilang sendirinya, jika diimbangi dengan perawatan yang tepat. Namun, jika demam berkelanjutan, orang tua diharapkan segera membawa anak ke dokter.

  • Pilek

Pilek yang umumnya disebabkan oleh virus membuat selaput hidung dan saluran pernapasan memproduksi lendir, sehingga terkadang menghambat pernapasan bayi. Bayi yang mengalami pilek, umumnya ditandai gejalanya dengan demam. Selain itu, pilek biasanya disertai dengan batuk, napas yang tersengal, hingga pola makan atau tidur yang terganggu.

  • Sulit buang air besar

Ketika bayi telah diperbolehkan mengonsumsi makanan padat, sulit buang air besar menjadi salah satu penyakit bayi yang umum diderita. Feses yang terlalu keras akan sulit dikeluarkan. Kondisi tersebut akan berdampak pada bayi yang enggan untuk toilet training.

Meskipun begitu, bayi tetap diharuskan untuk membuang air besar. Jika tidak, maka tinja akan semakin keras, karena air diserap oleh dinding usus. Orang tua diharapkan untuk memerhatikan frekuensi BAB dan tekstur feses buah hati.

  • Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

GERD tidak hanya diderita oleh orang dewasa, namun dapat juga dialami oleh bayi. Hal ini disebabkan, karena katup antara esofagus dan otot perut bayi belum terbentuk sempurna. Umumnya, bayi akan rewel dan lebih banyak menangis jika terkena GERD. Selain itu, bayi juga akan lebih muntah atau meludah disertai dengan suara yang serak atau bersendawa.

  • Diare

Penyebab umum diare, antara lain virus, bakteri, alergi, maupun obat-obatan tertentu. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bayi akan kehilangan banyak cairan dalam tubuhnya. Ada pun, gejala yang perlu diwaspadai, yaitu rewel, mata terlihat cekung, ubun-ubun cekung, buang air kecil dalam jumlah yang sedikit, dan elastisitas kulit menurun.

Tidak Hanya Daging Merah, Buah Juga Merupakan Sumber Makanan Penambah Darah yang Baik

Apakah Anda pernah mengalami anemia? Merasa lesu, letih, dan lemas ketika sedang beraktivitas ternyata dapat mengganggu produktivitas. Kondisi anemia, seperti anemia defisiensi zat besi dan anemia defisiensi vitamin B-12, sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan penambah darah, terutama memenuhi kebutuhan zat besi untuk tubuh.

Ada pun rekomendasi asupan zat besi untuk perempuan dewasa, yaitu 18 miligram per hari. Sementara itu, kebutuhan zat besi ibu hamil mencapai minimum 27 miligram per hari. Di sisi lain, kebutuhan zat besi untuk laki-laki dewasa adalah 8 miligram per hari. Bagi penderita anemia, asupan zat besi yang dibutuhkan harus mencapai 150-200 miligram per hari.

Mengonsumsi makanan penambah darah secara rutin dapat membantu penderita anemia untuk pulih. Beberapa makanan yang dapat dijadikan menu hidangan, yaitu daging merah, sayuran berwarna hijau tua, biji-bijian, kacang-kacangan, dan beberapa makanan dengan kandungan vitamin C.

Anda juga dapat mengonsumsi beberapa jenis buah penambah darah berikut ini sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi tubuh:

  • Kurma. Buah kurma mengandung sekitar 4.97 miligram zat besi untuk setiap 100 gram. Tidak hanya kaya akan zat besi, buah khas negara Timur Tengah ini juga memiliki kandungan vitamin dan nutrisi lain, seperti vitamin A dan K.
  • Semangka. Semangka menjadi salah satu buah dengan kandungan air yang banyak. Selain itu, di dalamnya terdapat 0.24 milligram zat besi untuk setiap 100 gram. Walaupun tergolong sebagai zat besi non-heme yang sulit diserap tubuh, semangka memiliki kandungan vitamin C yang mempercepat penyerapan zat besi dalam tubuh.
  • Jenis buah beri. Baik itu buah stroberi maupun bluberi, kedua jenis buah ini mengandung zat besi sebanyak 0.3 miligram untuk setiap 100 gram. Tidak hanya itu, buah beri juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi.
  • Kismis. Kismis adalah anggur kering yang memiliki 1 miligram zat besi untuk tiap 100 gram. Kandungan zat besi yang dimiliki oleh kismis merupakan dua kali lipat jumlahnya dibanding dengan anggur segar.
  • Aprikot kering. Setidaknya terdapat sekitar 2.7 miligram zat besi untuk tiap 100 gram aprikot kering.

Penyerapan zat besi dalam tubuh secara optimal baru akan dapat tercapai jika Anda juga turut mengimbangi pola makan sehat dengan menghindari konsumsi kafein.

Kenali Perbedaan Pengapuran Tulang dan Pengeroposan Tulang

Meskipun terdengar sama, namun Anda perlu tahu bahwa pengapuran tulang dan pengeroposan tulang merupakan kondisi yang berbeda. Pengapuran tulang atau biasa disebut osteoarthritis merupakan penyakit pada tulang dan persendian yang seringkali dikaitkan dengan proses penuaan. Sedangkan pengeroposan tulang atau osteoporosis adalah suatu kondisi dimana terjadi pengurangan kepadatan dan kualitas tulang. Supaya tahu lebih jelas, simak artikel berikut ini.

Pengapuran tulang

Pengapuran tulang atau osteoartritis merupakan penyakit tulang dan persendian yang berkaitan dengan penuaan. Pada pengapuran tulang ini terjadi penipisan pada tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan antar tulang yang satu dengan yang lain dan menjaga agar pergerakan antar sendi dapat berlangsung dengan lancar dan mudah.

Kondisi ini umumnya terjadi di tulang-tulang besar yang berfungsi sebagai penyangga berat badan tubuh seperti lutut, panggul, tulang belakang, dan pergelangan kaki. Pengapuran tulang dapat terjadi secara perlahan dengan penyebab yang hingga kini tidak diketauhi. Namun, ada beberapa faktor resiko seperti obesitas, lemah otot, aktivitas fisik berlebih atau kurang, trauma sendi, dan faktor keturunan turut menyumbang terjadinya pengapuran tulang.

Pada pengapuran tulang, gejala utama yang biasanya dialami penderitanya adalah nyeri sendi, gangguan pergerakan, kaku sendi pada pagi hari atau setelah beristirahat, dan bengkak di sekitar persendian. Nyeri sendi umumnya diperparah jika seseorang makin banyak bergerak dan kadang terdengar bunyi “klik” pada saat bergerak.

Pengeroposan tulang

Pengeroposan tulang berbeda dengan pengapuran tulang. Jika pengapuran terjadi pada tulang rawan, pada pengeroposan tulang terjadi pengurangan kepadatan dan kualitas tulang secara perlahan dan terus menerus. Pengeroposan tulang dapat terjadi pada siapa saja, tetapi wanita, orang dengan lanjut usia, dan orang dari ras kaukasia lebih beresiko mengalami pengeroposan tulang.

Pada wanita menopause pengeroposan tulang dapat terjadi lebih cepat. Tidak seperti pengapuran tulang yang menimbulkan gejala nyeri, pada pengeroposan tulang gejala tidak dirasakan hingga terjadi patah tulang. Hal ini menyebabkan pengeroposan tulang disebut sebagai silent disease. Baik pengapuran dan pengeroposan tulang merupakan kondisi kronis yang terjadi pada tulang. Meskipun terlihat mirip, tetapi keduanya memiliki gejala dan penyebab yang sangat berbeda.