Minyak Zaitun Bisa Jadi Pencerah Kulit?

Apakah minyak zaitun bisa menjadi pencerah kulit? Jawaban yang singkat adalah iya dan tidak. Sebelum kita membicarakan tentang apa yang minyak zaitun dapat dan tidak bisa lakukan sebagai bagian dari rutinitas pencerah kulit, ada baiknya kita memahami bagaimana produk pencerah kulit bekerja serta bagaimana dan sifat apa yang dimiliki oleh minyak zaitun. Pada umumnya, produk pencerah kulit bertujuan untuk mencerahkan noda atau bintik hitam di kulit serta memberikan tampilan warna kulit yang rata secara keseluruhan. 

Produk pencerah kulit bekerja dengan cara mengurangi pigmen kulit, atau biasa disebut dengan istilah melanin. Semakin banyak melanin yang Anda miliki, semakin gelap warna kulit Anda. Melanin terbuat dari sel-sel di kulit yang disebut melanosit. Produk pencerah kulit akan menghentikan atau memperlambat proses bagaimana melanosit membuat melanin. Ada pula produk yang dapat menghentikan melanin agar tidak terkirim ke lapisan kulit atas. Produk pencerah kulit tidak memberikan hasil yang permanen. Hal ini disebabkan karena melanosit tumbuh saat kulit meremajakan dirinya sendiri.

Produk pencerah kulit juga bekerja dengan cara meningkatkan pengelupasan kulit. Pengelupasan sel kulit yang lebih tua dapat membantu mencerahkan kulit yang telah terbakar atau rusak karena sinar matahari. Pengelupasan kulit alami akan menjadi semakin lambat saat seseorang bertambah usia. Beberapa jenis produk pencerah kulit bekerja dengan cara memicu pengelupasan kulit yang lebih cepat, sehingga sel-sel kulit yang lebih cerah muncul di permukaan atau lapisan atas. 

Minyak zaitun sebagai pencerah kulit

Minyak zaitun ekstra virgin (EVOO) memiliki efek mencerahkan kulit yang cukup sedikit. Minyak tersebut tidak mengurangi melanin atau meningkatkan pengelupasan kulit. Akan tetapi, minyak zaitun dapat membantu menghambat kerusakan atau pigmentasi dari sinar matahari, sekaligus membantu mengurangi kemerahan pada kulit dan keriput. Minyak zaitun dipakai dalam berbagai produk perawatan kulit dan kosmetik. Minyak zaitun banyak ditemukan sabagai salah satu bahan pada krim kulit, pelembap, makeup, pembersih wajah, tabir surya, sabun, dan sampo. Minyak zaitun memiliki manfaat perawatan kulit seperti agen pembersih, yang membuat air dapat bercampur dengan minyak dan kotoran; agen pengemulsi, yang membuat bahan-bahan bercampur; pelembap, yang menghidrasi dan membentuk pembatas pelindung pada kulit; serta tabir surya alami yang bertindak sebagai pembatas langsung sinar UV yang berbahaya. 

Beberapa orang menggunakan campuran minyak zaitun dan jus lemon untuk mencerahkan rambut dan kulit. Jus lemon bukanlah pemutih kulit yang sesungguhnya, meskipun mengandung antioksidan yang dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit yang menyebabkan noda hitam. Mekanisme pencerah kulit alami dalam jus lemon adalah asam sitrat, yang membantu pengelupasan kulit. Pastikan Anda menggunakan campuran just lemon dan minyak zaitun dengan hati-hati, mengingat semua jenis asam dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kulit kering serta memerah. Sangat mungkin pula bagi buah sitrus untuk menyebabkan reaksi kulit pada beberapa orang apabila dikombinasikan dengan paparan sinar matahari. Hal ini dikenal dengan istilah phytophotodermatitis. 

Bahkan minyak makanan alami masih memiliki efek samping apabila digunakan langsung pada kulit sebagai pencerah kulit. Sebuah studi medis menemukan bahwa mengoleskan minyak zaitun  pada kulit orang dewasa selama 4 minggu menyebabkan reaksi alergi. Hal ini bahkan terjadi pada mereka yang tidak memiliki riwayat medis menderita alergi kulit. Krim yang mengandung minyak zaitun biasanya mengandung ekstrak minyak zaitun yang seimbang dan dicampur dengan bahan lain, sehingga lebih aman untuk digunakan dibandingkan dengan minyak zaitun murni. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *