Mana Lebih Banyak, Manfaat Mie Instan atau Bahayanya?

Siapa sih yang tidak menyukai mie instan? Hampir seluruh masyarakat rasanya menyukai makanan satu ini. Selain praktis, kelezatan rasa yang diberikan mie instan pun mampu menggugah selera penikmatnya untuk makan mie lagi, lagi, dan lagi. Sayangnya, masih banyak yang belum menyadari, kalau makan mie instan secara berlebihan berbahayauntuk kesehatan tubuh. Kira-kira, lebih banyak mana ya, manfaat mie instan atau bahayanya untuk tubuh? Daripada penasaran, langsung saja yuk, simak penjelasannya di bawah ini!  

Kandungan gizi mie instan

Secara umum, kandungan zat gizi mie instan memiliki kalori rendah, tapi miskin akan zat gizi lainnya. Mie instan terbuat dari tepung terigu yang telah diperkaya dengan nutrisi dari bahan-bahan sintetis, seperti zat besi dan vitamin B, agar mie jadi lebih bergizi. Nah, manfaat mie instan mungkin dapat Anda peroleh, karena adanya penambahan vitamin dan mineral tersebut.

Sayangnya, kandungan zat gizi penting lainnya pada mie sangat rendah, termasuk protein, serat, vitamin A, C, dan B12, serta kalsium, magnesium, dan kalium. Terlebih lagi, mie instan adalah makanan kemasan, bukan makanan utuh atau segar, sehingga kekurangan antioksidan dan senyawa fitokimia yang banyak berdampak positif untuk kesehatan tubuh.

Bahaya mie instan

Anda mungkin bertanya-tanya, seberapa bahayanya mie instan terhadap kesehatan kita? Umumnya, meskipun satu porsi mie instan (43 gram) memiliki jumlah kalori yang rendah (188 Kalori), tapi kebanyakan orang mengonsumsi mie instan lebih dari satu porsi, bahkan hampir setara dengan dua porsi atau 371 Kalori. Belum lagi, masyarakat Indonesia yang suka makan mie instan dengan nasi. Wah, terbayangkah Anda, berapa total kalori yang Anda konsumsi?

Hal yang perlu Anda perhatikan lagi adalah kandungan natrium dan MSG (zat aditif) dalam mie instan. Umumnya, mie instan mengandung natrium cukup tinggi, lebih dari 600 mg per porsinya. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Electronic Journal of Biology, mengonsumsi mie instan telah menyumbangkan sekitar 30% dari total asupan natrium (2.032,2 mg per hari). Begitu pula, dengan kandungan monosodium glutamat (MSG) atau penguat rasa pada mie instan, akan berbahaya untuk tubuh jika terlalu banyak dikonsumsi.

Belum lagi, asupan kalori, natrium, dan MSG dari makanan Anda yang lainnya. Jika tidak terkontrol dan terbiasa mengonsumsi mie instan hampir setiap hari, dapat membahayakan kesehatan tubuh. Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah studi yang dipublikasikan oleh The Journal of Nutrition, bahwa mengonsumi mie instan dua kali dalam seminggu dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik. Kondisi ini merupakan kumpulan masalah kesehatan yang menyebabkan obesitas, diabetes, hipertensi, dan stroke.

Lalu, adakah manfaat mie instan untuk tubuh?

Setelah melihat bahaya mie instan, mungkin Anda jadi berpikir, apakah tidak ada manfaat mie instan sama sekali saat kita mengonsumsinya? Jawabannya adalah ada, meskipun tidak sebanyak makanan lain yang lebih sehat dan lebih banyak nutrisinya.

Kandungan zat gizi mie instan memang bervariasi berdasarkan mereknya. Beberapa merek mie instan ada yang menambahkan kandungan vitamin dan mineral, termasuk mangan dan vitamin B kompleks, seperti tiamin dan riboflavin. Oleh sebab itu, masih ada manfaat mie instan yang bisa Anda peroleh, yaitu memperoleh zat gizi esensial tertentu yang bermanfaat untuk tubuh.

Yang terpenting adalah tidak mengonsumsi mie instan saja, apalagi menjadikannya sebagai makanan utama bersama nasi. Cobalah untuk makan sayur, buah, kacang atau biji-bijian, daging atau ikan, sehingga kebutuhan zat gizi penting harian Anda tetap terpenuhi. Mulai dari sekarang, batasi asupan mie instan Anda dan jangan pernah menjadikan mie instan sebagai pengganti makanan rutin Anda setiap hari.

Catatan

Memang, manfaat mie instan jauh lebih sedikit dibandingkan risiko bahayanya untuk tubuh Anda. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsinya sama sekali. Anda hanya perlu bijak dalam mengonsumsi mie instan, agar terhindar dari masalah kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *