Ketika Infeksi dan Peradangan Seluruh Tubuh Dipicu Urosepsis

Urosepsis bermula oleh infeksi saluran kemih yang menyebar ke organ lain

Dapat dikatakan bahwa darah adalah “hidup” manusia. Keberadaannya di dalam tubuh memungkinkan segalanya bekerja sebagaimana mestinya. Namun, kadang ada kondisi yang membuat darah tercemar dan berujung pada timbulnya masalah. Urosepsis hanyalah secuil faktor dari kemungkinan yang lebih besar. 

Dalam medis, kondisi “darah keracunan” disebut dengan sepsis. Sepsis membuat darah tercemar akibat reaksi dari sistem imun tubuh. Ketika tubuh terkena infeksi bakteri atau zat asing tertentu, sistem imun terlalu aktif dan memberikan respon berlebihan. Hal ini membuat antibodi diproduksi terlalu banyak dan akhirnya masuk ke dalam darah, kemudian menyebabkan darah “keracunan”.

  • Mengenal Urosepsis

Urosepsis adalah salah satu jenis sepsis. Kondisi ini terjadi akibat perluasan atau komplikasi dari Infeksi Saluran Kemih (ISK). Sebagian besar infeksi saluran kemih terjadi di kandung kemih (sistitis) dan uretra (uretritis). Sementara infeksi ginjal (pielonefritis) lebih jarang terjadi, tetapi biasanya bersifat lebih parah. 

Urosepsis adalah suatu kondisi di mana infeksi saluran kemih menyebar dari saluran kemih ke aliran darah yang menyebabkan infeksi sistemik yang bersirkulasi melalui tubuh. Kondisi ini merangsang tubuh menghasilkan antibodi berlebihan. Akhirnya, antibodi ini bocor ke dalam pembuluh darah di sekitar organ perkemihan dan menimbulkan urosepsis.

Urosepsis dapat dengan cepat berkembang menjadi infeksi yang bisa mengancam jiwa, bahkan dengan diagnosis dan pengobatan yang cepat, urosepsis masih bisa berkembang menjadi infeksi yang sulit dikendalikan dengan obat dan perawatan. Dalam kasus yang paling parah, sepsis dapat menyebabkan kegagalan organ multsistem.

Gejala atau tanda-tanda urosepsis lebih dari sekadar segala yang dikeluhkan penderita ISK. Mungkin awalnya penderita urosepsis juga mengalami hal yang sama, mulai dari sering buang air kecil, sensasi penuh pada kandung kemih, dan sebagainya.

Akan tetapi, secara lebih spesifik gejala atau tanda yang dikeluhkan penderita urosepsis lebih urosepsis juga dapat menunjukkan gejala yang lebih serius. Berikut beberapa gejala atau kondisi yang menandakan, meski tak terbatas pada, seperti:

  • Nyeri di dekat ginjal, di sisi bawah punggung
  • Mual dengan atau tanpa muntah
  • Kelelahan ekstrim
  • Volume urine berkurang atau tidak keluar sama sekali
  • Sulit bernapas atau napas cepat
  • Kebingungan
  • Merasa cemas yang berlebihan
  • Perubahan denyut jantung, seperti detak jantung yang cepat (palpitasi)
  • Denyut lemah
  • Demam tinggi atau suhu tubuh rendah
  • Banyak berkeringat

Jika Anda sudah mulai memiliki atau merasakan beberapa kondisi di atas, atau bahkan Anda merupakan orang-orang dengan risiko urosepsis, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di pusat medis. 

Hal ini tentu saja untuk meminimalisir kondisi berkembang kea rah yang buruk dan tidak diinginkan, seperti syok septik dan kegagalan multiorgan yang bisa membahayakan nyawa seseorang.

  • Syok Septik, Ketika Organ di Seluruh Tubuh Mengalami Peradangan

Syok septik merupakan keadaan penurunan tekanan darah yang disertai dengan tanda kegagalan sirkulasi udara pada darah. Hal ini disebabkan oleh peradangan pada seluruh tubuh yang diakibatkan oleh adanya infeksi, dalam hal ini kelompok sepsis, termasuk urosepsis.

Selain infeksi di saluran kemih, syok septik ini bisa dipicu oleh infeksi atau sepsis di tempat lain, mulai dari saluran napas dan paru-paru hinnga infeksi saluran pencernaan. Syok septik dapat meningkatkan risiko gagal organ hingga kematian pada penderita sepsis.

Pada syok septik, pemberian antibiotik diperlukan untuk mengatasi infeksi bakteri yang menjadi penyebabnya. Jenis antibiotik yang diberikan akan disesuaikan dengan jenis bakteri yang menginfeksi tubuh.

Selain itu, dokter dapat memberikan perawatan lain sesuai dengan keadaan pasien, seperti cuci darah (terapi dialisis) jika terjadi kagagalan fungsi ginjal, pembedahan jika memang ada lokasi infeksi yang perlu dioperasi, serta pemberian obat-obatan untuk mengendalikan gula darah dan untuk meringankan gejala lainnya.

Dari semua penjelasan di atas dapat dipahami bahwa menjaga kondisi tubuh tetap sehat merupakan kunci dari terhindar dari kemungkinan terburuk tersebut. Agar tak terserang syok septik, seseorang mungkin perlu menjaga kesehatan organ reproduksinya, termasuk saluran kencing, sehingga tak menderita urosepsis yang kita tahu bisa berkembang menjadi kondisi membahayakan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *