Inilah 5 Macam Ukuran Perut Ibu Hamil

“Eh, kamu udah hamil berapa bulan, sih?”

“Kok, perutnya masih segitu-gitu, aja?”

“Dicek gih ntar kenapa-napa lagi!”

Pernahkah Anda mendengar orang-orang sekitar menanyakan hal seperti di atas? Seketika Anda jadi khawatir terhadap ukuran perut Anda yang tidak sesuai dengan usia kehamilan. Ukuran perut ibu hamil bisa saja berbeda-beda antar individu. Jadi, Anda tidak perlu khawatir kalau ukuran perut saat hamil berbeda dengan tetangga yang sedang hamil juga.

perut ibu hamil

Arti setiap perbedaan ukuran perut ibu hamil.

Memiliki bentuk perut yang berbeda-beda kerap kali membuat para ibu hamil merasa insecure, alias tidak percaya diri terhadap kehamilannya. Padahal, belum tentu kondisi kehamilan Anda mengalami suatu masalah. Berikut ada 5 macam bentuk perut yang sering terjadi pada ibu hamil.

  1. Kecil (carrying small).

Ukuran perut ibu hamil ini terlihat kecil, bahkan orang-orang sekitar menganggap Anda kurang makan. Padahal, Anda sudah makan dengan baik, melakukan olahraga secara rutin, dan teratur periksa kehamilan ke dokter ataupun bidan.

Sebenarnya, dokter selalu memantau setiap kali melakukan pemeriksaan rutin, termasuk ukuran perut ibu hamil pada usia kehamilan 15 hingga 20 minggu. Dikatakan normal, apabila seorang wanita mulai menunjukkan penambahan ukuran perut sekitar 1 sentimeter setiap minggunya.

Menurut para ahli, penyebab potensial ukuran perut ibu hamil terlihat kecil adalah kondisi oligohidramnion, yaitu cairan ketuban yang terlalu sedikit di dalam rahim. Dokter akan memberitahukannya pada saat sesi pemeriksaan rutin jika memang Anda mengalami hal tersebut.

  • Besar (carrying large).

Ukuran perut ibu hamil dapat terlihat besar dan gendut, karena pengaruh dari posisi bayi di dalam rahim. Bahkan, perut hamil yang besar bisa terjadi pada wanita yang mungil. Apabila kehamilan Anda saat ini bukanlah kehamilan pertama, mungkin Anda akan membandingkan ukuran perut yang lebih besar dibandingkan kehamilan sebelumnya.

Hal tersebut mungkin disebabkan otot-otot dan ligamen sedikit meregang pada kehamilan sebelumnya, sehingga tidak tahan terhadap tekanan yang semakin membesar pada rahim. Dalam kasus yang jarang terjadi, ukuran perut ibu hamil yang besar disebabkan oleh kelebihan cairan ketuban (polihidramnion). Dokter atau bidan akan terus memantau perkembangan ukuran perut Anda selama pemeriksaan rutin.

  • Rendah (carrying low).

Ukuran perut ibu hamil yang rendah sering terjadi pada ibu yang menjalani kehamilan kedua atau ketiga dan kerap mengundang rasa tidak nyaman. Hal ini disebabkan melemahnya otot-otot dan ligamen yang mendukung perkembangan rahim, sehingga tidak mampu lagi menahan rahim yang semakin membesar.

Terkadang, bisa saja posisi bayi telah jatuh mendekati jalan lahir, biasanya menjadi pertanda persalinan sudah mulai dekat. Jika Anda mengalaminya sebelum usia 37 minggu, segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan apakah hari persalinan sudah dekat atau belum. Perlu diketahui, tidak semua hal ini terjadi pada setiap ibu hamil.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang muncul, Anda bisa melakukan latihan seperti memiringkan panggul. Latihan ini akan membantu meringankan ketidaknyamanan atau rasa sakit pada punggung bagian bawah.

  • Tinggi (carrying high).

Jika ukuran perut tinggi, biasanya menandakan Anda memiliki otot perut yang bagus dan kuat. Selain itu, bisa juga karena tubuh Anda tinggi. Dalam banyak kasus, ukuran perut ibu hamil yang tinggi dianggap normal, kecuali diagnosis dokter Anda berkata lain. Selalu pastikan dokter Anda memantau ukuran perut saat hamil secara teratur.

  • Melebar (carrying wide).

Ukuran perut ini sering dialami oleh ibu hamil yang mengalami kelebihan berat badan, seolah-olah membawa lebih dari satu sisi perut. Ukuran perut ibu hamil akan terlihat melebar seperti posisi bayi melintang. Artinya, kepala bayi tidak menghadap ke atas ataupun ke bawah. Menurut para ahli, kondisi ini tidak menyebabkan masalah selama posisi bayi dibalik pada waktu persalinan. Tidak jarang, ibu hamil dengan ukuran perut melebar melahirkan secara sesar. Inilah 5 macam ukuran perut ibu hamil yang sering dialami. Pada dasarnya, perbedaan ukuran perut ini bukanlah sesuatu hal yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Selama Anda memenuhi asupan zat gizi yang dibutuhkan, menerapkan gaya hidup sehat, serta rutin cek kehamilan ke dokter, maka jangan terlalu dipusingkan dengan ukuran perut yang berbeda. Selalu ikuti arahan dan instruksi dari dokter maupun bidan demi keselamatan Anda dan bayi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *