Keunggulan Bioderma Micellar Water untuk Wajah

Bioderma Micellar Water

Micellar water adalah produk perawatan kulit yang sering digunakan sebagai pembersih wajah. Salah satu micellar water berkualitas yang tersedia di Indonesia adalah Bioderma Micellar Water.

Pemakaian micellar water biasanya dilakukan sebelum Anda mencuci muka. Jika Anda membersihkan make up dan kotoran pada wajah dengan micellar water, kulit Anda akan menjadi semakin bersih dan nyaman.

Rekomendasi Bioderma Micellar Water

Bioderma menyediakan pilihan produk micellar water dengan keunggulan yang beragam. Berikut ini rekomendasinya:

  • Bioderma Micellar Water Sensibio H2O

Bioderma Micellar Water Sensibio H2O cocok bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. Penggunaannya bermanfaat untuk membersihkan wajah Anda dan juga make up.

Selain membersihkan, produk ini juga akan mencegah masuknya polutan yang memperburuk iritasi pada kulit Anda. Micellar water ini bekerja dengan melindungi lapisan pertahanan kulit Anda. 

Pembuatan produk micellar water Sensibio H2O menggunakan bahan dasar pharmaceutical-grade highly purified water. Di dalamnya terdapat kombinasi pencegah inflamasi yang disebut biomimetic soothing sugars.

Anda bisa mendapatkan Biodermma Micellar Water Sensibio H2O dengan harga Rp 133 ribu sampai dengan Rp 148 ribu. 

  • Bioderma Micellar Water Sebium H2O

Produk micellar water dari Bioderma yang satu ini cocok untuk Anda yang memiliki kulit kombinasi cenderung berminyak, hingga rentan berjerawat. Ketika Anda membersihkan wajah, micellar water ini tidak akan membuat wajah menjadi terlalu kering.

Karena ditujukan untuk kulit kombinasi cenderung berjerawat, micellar water Sebium H2O bekerja dengan mengatasi produksi sebum. Kulit Anda tidak hanya bersih, tetapi juga terasa lebih segar setelah pemakaiannya.

Pembuatan Bioderma Micellar Water Sebium H2O diformulasikan dengan kandungan zinc gluconate dan copper sulphate. Keduanya merupakan agen pembersih kulit sekaligus mampu mengurangi produksi minyak berlebih.

Formulasi micellar water ini juga menggunakan komposisi yang menyerupai komposisi kulit alami. Penggunaannya cocok baik untuk remaja maupun orang dewasa.

Untuk bisa mendapatkan produk Bioderma ini, Anda bisa mendapatkannya dari kisaran harga Rp 148 ribu sampai dengan Rp 320 ribu. Harga beragam, tergantung ukuran produk yang Anda pilih.

  • Bioderma Micellar Water Hydrabio H2O

Sesuai namanya, produk micellar water dari Bioderma ini bekerja bukan sekedar membersihkan kulit, tetapi juga menghidrasinya. Jadi, pilihan micellar water ini cocok bagi Anda dengan kulit yang kering dehidrasi, cenderung sensitif.

Micellar water ini bekerja dengan membersihkan kulit dari partikel polusi, membersihkan make up dari wajah, melembabkan, serta menenangkan kulit yang sensitif.

Produk ini juga mengandung paten biologis eksklusif bernama Aquagenium. Ini membuat micellar water Hydrabio H2O memiliki toleransi kenyamanan yang tinggi. Kulit Anda akan kembali terlatih untuk mengaktifkan kapasitas pelembab alami.

Sebagian micellar water di pasaran tidak selalu baik untuk digunakan pada area mata. Namun, hal ini tidak berlaku untuk Hydrabio H2O.

Karena, micellar water ini bukan hanya cocok untuk membersihkan wajah, tetapi juga aman digunakan di area mata.

Mengapa perlu menggunakan Bioderma Micellar Water?

Membersihkan muka hanya dengan sabun muka saja tidaklah cukup. Anda perlu melakukan double cleansing setelah beraktivitas seharian, khususnya ketika menggunakan make up.

Pembersih wajah berbahan oil atau balm mungkin akan menyebabkan kulit menjadi kering. Tetapi, micellar water bisa memberikan kelembaban tambahan. Khususnya micellar water dari Bioderma.

Karena itulah, Anda perlu menggunakan Bioderma Micellar Water untuk membersihkan make up serta wajah Anda dari kotoran. Bahkan, setelah penggunaan, Anda tidak perlu membilasnya lagi dengan air. Sehingga, proses pembersihan wajah menjadi lebih praktis.

Minyak Zaitun Bisa Jadi Pencerah Kulit?

Apakah minyak zaitun bisa menjadi pencerah kulit? Jawaban yang singkat adalah iya dan tidak. Sebelum kita membicarakan tentang apa yang minyak zaitun dapat dan tidak bisa lakukan sebagai bagian dari rutinitas pencerah kulit, ada baiknya kita memahami bagaimana produk pencerah kulit bekerja serta bagaimana dan sifat apa yang dimiliki oleh minyak zaitun. Pada umumnya, produk pencerah kulit bertujuan untuk mencerahkan noda atau bintik hitam di kulit serta memberikan tampilan warna kulit yang rata secara keseluruhan. 

Produk pencerah kulit bekerja dengan cara mengurangi pigmen kulit, atau biasa disebut dengan istilah melanin. Semakin banyak melanin yang Anda miliki, semakin gelap warna kulit Anda. Melanin terbuat dari sel-sel di kulit yang disebut melanosit. Produk pencerah kulit akan menghentikan atau memperlambat proses bagaimana melanosit membuat melanin. Ada pula produk yang dapat menghentikan melanin agar tidak terkirim ke lapisan kulit atas. Produk pencerah kulit tidak memberikan hasil yang permanen. Hal ini disebabkan karena melanosit tumbuh saat kulit meremajakan dirinya sendiri.

Produk pencerah kulit juga bekerja dengan cara meningkatkan pengelupasan kulit. Pengelupasan sel kulit yang lebih tua dapat membantu mencerahkan kulit yang telah terbakar atau rusak karena sinar matahari. Pengelupasan kulit alami akan menjadi semakin lambat saat seseorang bertambah usia. Beberapa jenis produk pencerah kulit bekerja dengan cara memicu pengelupasan kulit yang lebih cepat, sehingga sel-sel kulit yang lebih cerah muncul di permukaan atau lapisan atas. 

Minyak zaitun sebagai pencerah kulit

Minyak zaitun ekstra virgin (EVOO) memiliki efek mencerahkan kulit yang cukup sedikit. Minyak tersebut tidak mengurangi melanin atau meningkatkan pengelupasan kulit. Akan tetapi, minyak zaitun dapat membantu menghambat kerusakan atau pigmentasi dari sinar matahari, sekaligus membantu mengurangi kemerahan pada kulit dan keriput. Minyak zaitun dipakai dalam berbagai produk perawatan kulit dan kosmetik. Minyak zaitun banyak ditemukan sabagai salah satu bahan pada krim kulit, pelembap, makeup, pembersih wajah, tabir surya, sabun, dan sampo. Minyak zaitun memiliki manfaat perawatan kulit seperti agen pembersih, yang membuat air dapat bercampur dengan minyak dan kotoran; agen pengemulsi, yang membuat bahan-bahan bercampur; pelembap, yang menghidrasi dan membentuk pembatas pelindung pada kulit; serta tabir surya alami yang bertindak sebagai pembatas langsung sinar UV yang berbahaya. 

Beberapa orang menggunakan campuran minyak zaitun dan jus lemon untuk mencerahkan rambut dan kulit. Jus lemon bukanlah pemutih kulit yang sesungguhnya, meskipun mengandung antioksidan yang dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit yang menyebabkan noda hitam. Mekanisme pencerah kulit alami dalam jus lemon adalah asam sitrat, yang membantu pengelupasan kulit. Pastikan Anda menggunakan campuran just lemon dan minyak zaitun dengan hati-hati, mengingat semua jenis asam dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kulit kering serta memerah. Sangat mungkin pula bagi buah sitrus untuk menyebabkan reaksi kulit pada beberapa orang apabila dikombinasikan dengan paparan sinar matahari. Hal ini dikenal dengan istilah phytophotodermatitis. 

Bahkan minyak makanan alami masih memiliki efek samping apabila digunakan langsung pada kulit sebagai pencerah kulit. Sebuah studi medis menemukan bahwa mengoleskan minyak zaitun  pada kulit orang dewasa selama 4 minggu menyebabkan reaksi alergi. Hal ini bahkan terjadi pada mereka yang tidak memiliki riwayat medis menderita alergi kulit. Krim yang mengandung minyak zaitun biasanya mengandung ekstrak minyak zaitun yang seimbang dan dicampur dengan bahan lain, sehingga lebih aman untuk digunakan dibandingkan dengan minyak zaitun murni. 

Benarkah Noncomedogenic Rahasia Skincare untuk Kulit Berjerawat?

Bagi pemilik kulit yang rentan berjerawat atau acne prone, memilih rangkaian perawatan kulit bukan hanya sekedar apakah jerawat dapat mengempis seketika, tapi juga mencegahnya kembali. Tak jarang segala upaya sudah dilakukan namun tetap tidak mendapatkan hasil yang terbaik.

Meski kini ada banyak produk skincare untuk kulit berjerawat, belum tentu produk tersebut cocok. Beberapa orang justru mengalami breakout atau jerawat yang semakin parah.

Hal yang harus diperhatikan sebelum memilih skincare untuk kulit berjerawat

Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda, maka dari itu skincare yang dibutuhkan juga berbeda. Sebelum menentukan skincare apa yang cocok, ada baiknya untuk mengetahui jenis kulit dan jerawat yang Anda miliki.

  • Jenis jerawat non-inflamasi atau inflamasi

Jerawat non-inflamasi mengacu pada pori-pori tersumbat yang muncul sebagai komedo hitam (blackhead) atau komedo putih (whitehead). Keduanya paling mudah dikenali, dimana komedo hitam memiliki tampilan berwarna gelap dan cenderung tidak terasa bila disentuh. Sedangkan komedo putih berwarna putih dan terasa kasar.

Jerawat inflamasi atau peradangan ditandai dengan tampilan berwarna kemerahan. Papula, pustula, nodul, dan kista termasuk dalam kategori jerawat meradang. Jenis jerawat ini bisa sebagai akibat dari jerawat non-inflamasi yang berkembang dan meradang.

  • Tipe kulit kering atau berminyak

Kulit kering sering dikaitkan dengan kulit berjerawat, karena penumpukan minyak berlebih berkontribusi besar terhadap masalah kulit tersebut. Namun kulit kering juga dapat mengembangkan kondisi berjerawat yang bisa disebabkan oleh faktor lingkungan, atau rutinitas perawatan kulit yang tidak sesuai.

Untuk mengetahui tipe kulit, Anda bisa mencuci muka dan biarkan wajah bersih dari penggunaan produk kulit apapun. Beberapa jam kemudian, periksa kulit Anda. Jika terlihat berkilau, maka Anda memiliki kulit berminyak. Jika kulit tampak kasar, bersisik, atau merah, berarti kulit Anda kering.

Kulit kombinasi akan tampak berminyak di area dahi, hidung, dan dagu (T zone) dan kering di area pipi. Sementara kulit normal akan memiliki kilau yang sehat.

Agar lebih mudah, Anda juga bisa menggunakan face paper oil control.

Noncomedogenic bukan pilihan tepat untuk basmi jerawat

Kecocokan skincare tergantung dalam banyak hal. Selain tipe kulit dan jenis jerawat, alergi terhadap bahan tertentu dapat memicu dan memperburuk jerawat. Sama halnya dengan skincare dengan label noncomedogenic atau disebut juga dengan non-acnegenic dan bebas minyak.

Tidak semua orang cocok dengan senyawa berlabel noncomedogenic, misalnya pemilik kulit sensitif harus berhati-hati dalam mengggunakan asam salisilat dan benzoil peroksida. Minyak noncomedogenic juga berisiko menyebabkan alergi, misalnya minyak almond dan minyak neem.

Padahal noncomedogenic selalu direkomendasikan sebagai senyawa yang harus dicari ketika memilih skincare untuk kulit berjerawat. Selain itu tidak ada peraturan yang mengatur penggunaan kata noncomedogenic pada produk perawatan kulit dan kosmetik, termasuk USA Food and Drug Administration (FDA).

Tips merawat kulit berjerawat

Ketika memilih skincare untuk kulit berjerawat, bacalah komposisinya dengan seksama. Berikut ini tips perawatan kulit berjerawat:

  • Cuci muka maksimal dua kali sehari, dan setelah berkeringat
  • Gunakan tangan langsung untuk membersihkan kulit wajah. Menggunakan alat berisiko mengiritasi kulit
  • Gunakan produk skincare yang lembut, seperti bebas alkohol dan astringen
  • Keramas secara teratur. Jika Anda memiliki rambut berminyak maka berkeramaslah setiap hari untuk menghindari minyak jatuh ke area wajah
  • Hindari menyentuh wajah dengan tangan, termasuk memencet dan memecahkan jerawat
  • Gunakan sunscreen setiap keluar rumah
  • Ubah gaya hidup, mulai dari tidak tidur larut malam, makan makanan sehat bergizi, dan menghindari makanan yang bisa memicu timbulnya jerawat

Jika Anda merasa tidak percaya diri dengan kondisi Anda, ada baiknya konsultasikan dengan dokter kulit. Selain memberikan saran perawatan, dokter kulit juga akan menentukan skincare untuk kulit berjerawat yang tepat.

Ini Macam-Macam Pil KB untuk Jerawat

Penggunaan pil KB untuk jerawat sudah banyak digunakan oleh para wanita. Secara khusus, pil KB kombinasi yang menggabungkan hormon estrogen dan progesteron di dalamnya lebih efektif untuk mengatasi jerawat.

Sebenarnya, penggunaan pil KB untuk jerawat bukanlah hal yang berbahaya. Bahkan, ada banyak manfaat yang didapat untuk masalah jerawat Anda dengan penggunaan secara teratur. 

Akan tetapi, bila tidak digunakan dengan bijak, pil KB juga bisa menimbulkan efek samping dan resiko berbahaya. Karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan untuk menggunakannya. 

Macam-macam pil KB untuk jerawat

Tidak semua jenis pil KB efektif untuk mengobati jerawat. Berdasarkan penelitian, jenis-jenis pil KB yang efektif untuk mengatasi jerawat antara lain: 

  • Ortho Tri-Cyclen

Pil KB yang satu ini menggunakan hasil kombinasi estrogen dan progestin yang disebut dengan norgestimate. Pil ini tersedia di apotek dengan dosis progestin yang berbeda-beda.

Untuk informasi, progestin adalah bentuk dari hormon progesteron yang dibuat oleh manusia. 

  • YAZ

Jenis pil KB ini menggabungkan drospirenone dan ethinyl estradiol. Drospirenon adalah hormon sintetis buatan manusia.

Meski efektif mengobati jerawat, drospirenon pada YAZ dipercaya bisa meningkatkan resiko pembekuan darah dibandingkan dengan pil KB jenis lainnya. 

  • Estrostep

Estrostep mengombinasikan hormon estrogen dengan progestin yang menghasilkan norethindrone. Tidak hanya itu, pil KB ini juga menggabungkan ethinyl estradiol dan ferrous fumarate. Dosis estrogen pada pil KB jenis ini berbeda-beda untuk setiap merek. 

Menurut penelitian, pil KB kombinasi secara khusus mampu mengobati jerawat yang meradang ataupun tidak. Selain kedua masalah jerawat ini, belum ada penelitian yang bisa membuktikan efektivitas penggunaan pil KB. 

Siapa saja yang bisa menggunakan pil KB untuk jerawat?

Tidak semua orang bisa mengatasi masalah jerawatnya dengan mengonsumsi pil KB. Secara khusus, metode pengobatan jerawat ini hanya ditargetkan untuk wanita dengan kondisi jerawat sedang yang telah berusia minimal 14-15 tahun.

Penyesuaian usia untuk konsumsi pil KB berbeda-beda, tergantung merek yang memproduksi pil KB tersebut. Selain itu, pengobatan jerawat dengan cara ini hanya dianjurkan bagi wanita yang sudah mengalami menstruasi dan memerlukan kontrasepsi.

Anda mungkin baru bisa merasakan efek positif pada jerawat Anda setelah menggunakan pil KB selama beberapa bulan. Pada awal pertama mengonsumsi pil KB, Anda mungkin akan mengalami pertumbuhan jerawat. Hal ini merupakan kondisi yang wajar.

Cara kerja pil KB dalam mengobati jerawat

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami pertumbuhan jerawat, salah satunya faktor hormon. Hormon androgen yang dihasilkan oleh ovarium dan kelenjar adrenal bisa mempengaruhi produksi sebum. Produksi hormon yang berlebih akan memicu sebum yang berlebih pula, dan menyebabkan jerawat.

Sebum adalah minyak yang diproduksi oleh kelenjar pada kulit Anda. Sebum yang berlebih bisa menyumbat pori-pori, membuat terjadinya pertumbuhan bakteri yang menyebabkan jerawat. 

Dalam pil KB kombinasi, terdapat kandungan hormon estrogen dan progestin atau hormon progesteron sintetis. Kedua hormon ini bisa membantu dalam menurunkan level hormon androgen.

Menurunnya level hormon androgen berdampak pula pada produksi sebum yang menurun. Dengan begitu, pertumbuhan jerawat pun dapat dihindari. 

Pengobatan jerawat dengan pil KB untuk jerawat bergantung pada kadar hormon dalam pil KB tersebut. Karena itu, jerawat yang bisa diobati adalah jerawat yang disebabkan oleh hormon Anda.

Eksim Atopik 

Eksim atopik, atau yang disebut sebagai dermatitis atopik, merupakan salah satu jenis dermatitis dimana dermatitis tersebut dapat membuat seseorang mengalami kemerahan pada kulit dan terasa gatal.

Eksim atopik tidak sama seperti penyakit kulit lainnya dimana eksim atopik memiliki sifat kronis atau memiliki durasi yang cukup lama pada kulit manusia. Kondisi seperti ini tidak hanya terjadi pada anak-anak, namun juga bisa terjadi pada orang dewasa.

Tidak hanya itu, orang-orang yang mengalami eksim atopik juga cenderung memiliki riwayat asma dan rinitis alergi. Sampai saat ini, para peneliti belum menemukan obat yang tepat untuk mencegah eksim atopik. Meskipun demikian, para peneliti menyarankan bahwa seseorang yang mengalami kondisi seperti ini dapat diobati dengan pengobatan sesuai anjuran dokter. Penggunaan obat untuk mencegah eksim atopik akan mengurangi rasa gatal dan frekuensi kekambuhan pada tubuh.

Gejala

Eksim atopik akan menimbulkan berbagai gejala, namun bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Berikut adalah gejala yang bisa terjadi pada penderita:

  • Gatal.
  • Kulit kering.
  • Kemerahan.
  • Benjolan berupa nanah.
  • Pembengkakan pada kulit.

Seseorang bisa mengalami kondisi seperti ini sebelum memasuki usia 5 tahun, dan bisa terus terjadi hingga dewasa. Meskipun demikian, eksim atopik bukan merupakan penyakit yang serius dimana kondisi tersebut tidak menimbulkan gejala yang parah bagi tubuh.

Penyebab

Para peneliti juga belum dapat menemukan penyebab eksim atopik dengan pasti. Meskipun demikian, para peneliti menyatakan bahwa eksim atopik bisa disebabkan oleh gabungan antara penyakit genetik dan faktor-faktor lain.

Selain itu, para peneliti percaya bahwa tubuh manusia yang mengalami eksim atopik telah mengalami mutasi gen yang menyebabkan kulit menjadi kering sehingga berisiko mengalami infeksi. Pada dasarnya, eksim atopik serupa dengan reaksi alergi dimana gangguan tersebut dapat menimbulkan gejala seperti terasa gatal.

Tidak hanya penyakit genetik, eksim atopik juga bisa dipengaruhi oleh faktor berikut:

  • Stres.
  • Cuaca panas dan dingin, serta perubahan iklim secara tiba-tiba.
  • Makanan.
  • Penggunaan produk perawatan.
  • Penggunaan bahan kain seperti wol.
  • Pola tidur yang buruk.

Cara Mengatasi Eksim Atopik

Meskipun belum ada pengobatan yang tepat, eksim atopik dapat diatasi dengan cara-cara berikut:

  • Menghindari penyebabnya

Eksim atopik dapat diatasi dengan menghindari faktor yang dapat memicu gangguan tersebut seperti penggunaan produk perawatan. Menghindari faktor secara terus menerus akan mengurangi risiko eksim atopik.

  • Menjaga kelembaban kulit

Orang yang mengalami eksim atopik akan memiliki kulit kering. Oleh karena itu, Anda perlu menggunakan pelembab setelah Anda mandi. Anda juga sebaiknya tidak mandi terlalu lama atau menggunakan suhu panas, karena akan membuat kulit cepat kering.

  • Mengubah pola makan

Jika Anda mengalami eksim atopik karena makanan, Anda sebaiknya konsultasikan masalah tersebut dengan dokter. Dokter dapat membantu Anda mencarikan makanan alternatif yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

  • Menggunakan obat

Anda juga dapat menggunakan obat yang diresepkan dokter untuk mengatasi gejala eksim atopik. Contoh obat yang dapat digunakan adalah krim steroid dan antibiotik. Frekuensi penggunaan obat juga harus sesuai anjuran dokter.

  • Memakai perban khusus

Anda juga bisa memakai perban khusus untuk menutupi bagian kulit yang terdampak eksim atopik. Sebelum menggunakan perban khusus, Anda sebaiknya oleskan kulit Anda dengan salep kortikosteroid. Hal tersebut dapat membantu mengatasi gangguan pada kulit secara efektif.

Kesimpulan

Meskipun eksim atopik dapat menimbulkan berbagai gejala, eksim atopik tidak menimbulkan gangguan yang parah pada tubuh. Oleh karena itu, Anda dapat mengatasi eksim atopik dengan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan persoalan ini dengan dokter.

5 Keuntungan Fungsi Primer Make up

Selama ini ketika berias atau melakukan make up, apakah Anda sudah pasti menggunakan primer atau alas make up? Jika belum, baiknya Anda mulai membiasakan diri memakai alas make up sedari sekarang. Pasalnya walau terkesan sepele, nyatanya fungsi primer make up sungguh besar untuk tampilan akhir hasil riasan berikut juga dengan dampaknya bagi Anda setelah berias.

Secara sederhana, primer make up dapat diartikan sebagai produk kecantikan yang digunakan sebagai alas untuk make up. Umumnya, fungsi primer make up yang diketahui adalah guna membuat wajah lebih lembap sehingga berbagai produk rias mudah dipoleskan ke wajah Anda. Fungsi primer make up tersebut mungkin dinilai terlalu sederhana dan bisa digantikan dengan penggunaan tisu basah atau cuci muka sebelum berias. Karena itulah, banyak orang cenderung mengabaikan proses pemberian primer sebelum mulai berias.

Padahal selain untuk melembapkan wajah, banyak fungsi primer make up lainnya yang jauh lebih penting. Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh ketika terbiasa memakai alas make up sebelum mulai berdandan.

  1. Meratakan Warna

Mau setebal apapun bedak yang Anda pakai, ujung-ujungnya akan sulit menutupi warna kulit wajah yang tidak merata. Apalagi jika di wajah Anda terdapat beberapa gradasi warna, seperti kemerahan karena terbakar matahari atau kehitaman akibat bekas jerawat. Memakai primer make up dapat menjadi jawaban guna meratakan warna kulit Anda terlebih dahulu agar tampilan riasan terlihat sempurna.

  • Mengecilkan Pori-pori

Pori-pori yang besar bisa membuat Anda sulit mengaplikasikan produk rias ke wajah Anda secara rata dan sempurna. Ini karena keberadaan pori-pori tersebut membuat sapuan riasan ke wajah menjadi tersendat bahkan tidak mampu menjangkau bagian dalam kulit yang berpori. Fungsi primer make up sendiri salah satunya adalah menutupi pori-pori pada kulit sehingga membuatnya lebih kecil. Dengan demikian, Anda akan lebih menyapukan produk make up secara merata.

  • Mencegah Iritasi

Produk make up cenderung membuat kulit lebih kering. Fungsi primer make up sendiri adalah guna memberikan kelembapan ekstra bagi kulit. Tidak sekadar memudahkan sapuan make up, kulit yang lebih lembap dan terhidrasi dengan baik nyatanya menjadi kulit yang lebih sehat. Apabila Anda mengabaikan penggunaan prime make up, ancaman iritasi akibat make up yang terlalu lama dipakai lebih terbuka lebar.

  • Meredam Minyak

Mungkin selama ini Anda ragu memakai alas make up karena merasa kulit Anda terlalu berminyak. Dengan memakai primer, Anda menganggap kulit menjadi lebih lembap dan cenderung makin berminyak. Pandangan tersebut jelas keliru. Walaupun memang berfungsi melembapkan kulit, primer make up nyatanya justru mampu menyedot minyak berlebih dari kulit wajah Anda. Dengan begitu, tampikan make up Anda akan lebih natural dan tidak terlalu kelihatan penuh minyak.

  • Riasan Lebih Berkilau

Ada dua orang yang memakai produk make up yang sama, tapi hasil akhir Si A tampak lebih bercahaya dan memesona. Bisa dipastikan, Si A sebelumnya memakai primer sebelum mulai ber-make up. Fungsi primer make up yang tidak bisa ditampik adalah membuat tampilan make up lebih bercahaya. Anda akan mendapati hasil akhir riasan yang berkilau dengan mengoleskan alas make up terlebih dahulu.

Fungsi primer make up sama sekali tidak bisa dipandang remeh. Nyataya dengan menggunakan alas make up, hasil riasan yang jauh lebih sempurna bisa Anda peroleh. Anda pun akan menjadi lebih percaya diri. Tentunya pula dengan memakai primer make up, Anda bisa terhindar dari masalah kulit yang kerap muncul akibat tertutupnya wajah dengan produk-produk make up yang berbahan kimia.