Tidak Haid 1 Bulan, Wajar atau Tidak?

Datang bulan merupakan bagian dari siklus menstruasi wanita yang biasanya terjadi setiap satu bulan sekali. Namun, tidak sedikit wanita yang mengalami keterlambatan haid atau justru tidak haid 1 bulan. Lantas, wajarkah hal itu terjadi?

Tidak haid selama satu bulan bisa saja merupakan salah satu gejala berbagai kondisi, seperti kehamilan, menopause, atau penyakit tertentu. Untuk bisa mengetahui penyebabnya dengan pasti, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter.

Faktor penyebab tidak haid satu bulan

Seringkali, kehamilan menjadi faktor utama seseorang tidak datang bulan. Akan tetapi, hal itu bukan satu-satunya penyebab. Menurut penelitian, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang tidak haid, seperti :

  • Stres

Stres memang bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan, termasuk terlambat datang bulan. Saat stres, produksi hormon di dalam tubuh cenderung menjadi tidak seimbang. Akibatnya, siklus menstruasi Anda pun ikut terganggu.  

Terkadang, Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda sedang mengalami stres. Jika aktivitas harian Anda terasa berat dan siklus menstruasi terganggu, cobalah untuk berkonsultasi pada dokter untuk mengatasinya.

  • Olahraga berlebihan

Olahraga memang bagus untuk kesehatan tubuh, namun juga bisa membawa dampak negatif apabila dilakukan secara berlebihan. Olahraga yang ekstrem akan menyebabkan perubahan hormon hipofisis dan tiroid, mengakibatkan perubahan ovulasi dan menstruasi.

Sebelum membuat jadwal olahraga, lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau pelatih yang sudah ahli di bidangnya. Selain itu, jangan lupa untuk selalu melakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga.

  • Masalah berat badan

Kondisi berat badan Anda secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Anda mungkin tidak haid satu bulan karena memiliki berat badan yang terlalu rendah atau justru terlalu tinggi.

Seseorang yang memiliki berat 10% di bawah normal beresiko mengalami perubahan fungsi dalam tubuh dan mempengaruhi proses ovulasi. Hal tersebut juga bisa terjadi bagi orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

  • Menderita Sindrom Polikistik Ovarium

Faktor lainnya yang memicu seseorang tidak datang bulan adalah sindrom polikistik ovarium. Kondisi ini merupakan sekumpulan gejala yang terjadi karena ketidakseimbangan hormon reproduksi.

Penderita sindrom ini tidak memiliki proses ovulasi yang teratur. Akibatnya, menstruasi pun menjadi lebih ringan dan jarang dibandingkan wanita lainnya. Gejala sindrom polikistik ovarium biasanya meliputi bulu kasar pada wajah dan tubuh, rambut menipis, kutil pada ketiak dan leher, serta bercak hitam pada kulit.

  • Menggunakan alat kontrasepsi

Alat kontrasepsi banyak dipakai sebagai salah satu upaya pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB). Kontrasepsi bekerja dengan menekan rahim untuk mecegah kehamilan. Efek sampingnya, siklus menstruasi Anda mungkin akan terganggu.

Bagi pengguna alat kontrasepsi, tidak haid satu bulan adalah hal yang wajar. Setelah Anda berhenti memakai alat kontrasepsi tersebut, Anda baru akan kembali mendapatkan siklus menstruasi yang normal.

  • Gejala menopause

Umumnya, wanita mengalami menopause pada rentang usia 40-50 tahun. Jika Anda mengalami menopause dini, Anda mungkin akan mengalami siklus menstruasi yang terganggu. Hal ini terjadi bila ovarium Anda berhenti bekerja sebelum mencapai usia 40 tahun.  

Jika Anda mengalami keterlambatan haid hingga lebih dari satu bulan, Anda mungkin mengalami gejala menopause dini.

Masih ada berbagai faktor lain yang bisa menyebabkan Anda tidak haid satu bulan. Akan tetapi, Anda tetap perlu melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan penyebab yang sebenarnya dan mendapat penanganan yang tepat.