Cara Mengatasi Mioma Uteri

Tumor jinak yang timbul di dinding rahim atau uteri seringkali tidak menunjukan gejala yang berarti. Namun, pada beberapa kasus tertentu penderita mioma uteri dapat merasakan gejala yang mengganggu dan cukup serius seperti perdarahan berat dan nyeri perut yang hebat. Pada kondisi yang seperti ini, mioma uteri membutuhkan perawatan dari ahli kandungan.

Perawatan pada penderita mioma uteri dapat dilakukan dengan berbagai macam cara bergantung pada gejala yang timbul, letak mioma uteri, dan rencana persalinan di kemudian hari. Pada kasus mioma uteri yang ringan, pemberian obat-obatan dapat digunakan untuk mengatasi mioma uteri. Sedangkan pada kasus mioma uteri sedang hingga berat, operasi merupakan pilihan utama untuk perawatan mioma uteri.

Pilihan operasi untuk mengatasi mioma uteri

  1. Miomektomi

Prosedur menghilangkan mioma uteri dengan meninggalkan jaringan yang sehat. Prosedur ini disarankan pada wanita yang ingin hamil di kemudian hari. Terdapat tiga pilihan miomektomi, yaitu abdominal, histeroskopi, dan laparaskopi yang pemilihannya dilakukan berdasarkan ukuran, jumlah, dan letak mioma uteri.

  • Histerektomi

Prosedur pengangkatan rahim sebagian atau seluruhnya. Umumnya, histerektomi dilakukan pada mioma uteri yang berukuran besar dan menunjukkan gejala perdarahan hebat. Histerektomi total dapat mencegah timbulnya mioma uteri kembali.

  • Ablasi endometrium

Operasi ini dilakukan pada mioma uteri yang berukuran kecil dengan gejala yang berat. Ablasi endometrium dilakukan melalui vagina dan bertujuan untuk menghancurkan lapisan rahim yang mengandung mioma uteri dengan laser, listrik, panas, atau pembekuan. keuntungan dari ablasi endometrium adalah perdarahan yang minimal dan pemulihan yang cepat paska operasi.

  • Miolisis

Operasi ini dapat menghilangkan mioma uteri yang berukuran kecil dengan memotong suplai darah ke tumor sampai menyusut dan mati. Energi dari frekuensi radio, pemanasan, dan pembekuan bisa digunakan pada prosedur miolisis. Prosedur ini dapat menyebabkan infeksi dan timbulnya jaringan parut yang dapat mempengaruhi kesuburan. Oleh karena itu, Anda perlu diskusikan lebih lanjut jika Anda merencanakan kehamilan di kemudian hari sebelum melakukan miolisis.

  • Embolisasi arteri uterus

Operasi ini dilakukan jika mioma uterus menimbulkan gejala perdarahan atau nyeri hebat. Tabung tipis dimasukkan ke dalam arteri rahim dan disuntikkan zat yang dapat memotong suplai darah ke mioma untuk mengecilkan ukuran mioma uteri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *