Beragam Cara Alami dan Medis untuk Mengatasi Penis Bengkak

Penis bengkak menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas. Penis yang membengkak biasanya akan terlihat iritasi atau terasa gatal. Anda juga mungkin merasa nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual. 

Banyak faktor yang menyebabkan penis bengkak. Gejala yang tampak akan berbeda berdasarkan penyebabnya, sehingga penting untuk mengetahui tanda-tandanya. 

Pembengkakan disertai dengan ruam kemerahan biasanya disebabkan oleh alergi. Dalam kasus yang jarang terjadi, penis yang bengkak merupakan keadaan darurat medis yang butuh penanganan dengan segera.

Penyebab penis bengkak

Pembengkakan pada penis menandakan penis mengalami cedera. Cedera penis bisa terjadi selama berhubungan seksual, terbentur benda keras, goresan, gigitan, luka bakar, atau cedera internal yang disebabkan oleh benda yang dimasukkan ke dalam uretra. 

Bahan yang terkandung dalam produk perawatan area genital dapat menyebabkan reaksi alergi yang menyebabkan penis bengkak. 

Pada kasus yang serius, penis bengkak merupakan tanda dari penyakit kelamin, seperti balanitis, penyakit Peyronie, dan fimosis.  

Cara mengatasi penis bengkak

Untuk meredakan pembengkakan ringan pada penis, Anda bisa mencoba cara rumahan berikut ini:

  1. Kompres hangat atau dingin

Mengompres dengan air hangat atau dingin dapat membantu meredakan pembengkakan. 

Jangan letakkan es batu atau mengucurkan air dingin langsung ke area yang bengkak. Sebaiknya bungkus es dengan kain atau handuk bersih dan letakkan di penis bengkak. 

Selain kompres air hangat, Anda juga bisa berendam dengan air hangat. Namun pastikan suhu air tidak terlalu panas (hangat suam-suam kuku).

  1. Hindari aktivitas berat

Selama pemulihan, hindari melakukan aktivitas yang bisa membebani penis, misalnya berhubungan seksual dan masturbasi, sampai rasa sakitnya hilang. Aktivitas semacam ini dapat memperburuk gejala. 

  1. Hindari produk yang bisa mengiritasi

Hindari penggunaan produk yang mengandung pewangi dan bahan lainnya yang berpotensi menyebabkan iritasi. Jika Anda alergi terhadap suatu zat, Anda juga harus menghindari pemakaian produk yang mengandung zat tersebut. 

Misalnya, beberapa orang alergi terhadap kondom lateks sehingga membuat penis bengkak. 

  1. Mengoleskan gel lidah buaya

Lidah buaya merupakan anti-inflamasi alami yang berfungsi menenangkan kulit teriritasi. Oleskan gel lidah buaya segar ke area yang terdampak. Ini juga termasuk salah satu cara alami meredakan penis bengkak akibat balanitis. 

  1. Kenakan pakaian dalam yang longgar

Jangan kenakan pakaian dalam yang ketat karena dapat memperparah kondisi penis. Jika penis terluka, Anda bisa menutup area yang terluka dengan kain katun tapi jangan bungkus penis atau skrotum dengan perban, tourniquet, atau plester.

Sementara itu perawatan medis diberikan tergantung pada gejala dan penyebab pembengkakan. Pengobatan meliputi:

  • Krim antijamur
  • Krim steroid
  • Obat antijamur oral
  • Antibiotik oral atau intravena

Beberapa kasus penis bengkak, misalnya balanitis, fimosis, parafimosis, dan penyakit Peyronie, membutuhkan tindakan pembedahan. Dokter juga akan meresepkan obat pereda nyeri untuk mengontrol rasa sakit.

Kapan harus ke dokter?

Seringkali penis bengkak akan sembuh dengan sendirinya. Tapi jika pembengkakan semakin parah atau tidak kunjung sembuh, segeralah hubungi dokter. 

Anda juga harus segera mendapatkan perawatan medis jika mengalami cedera penis atau pembengkakan disertai dengan gejala diantaranya:

  • Keluarnya cairan dari penis
  • Gatal
  • Sulit atau sakit saat buang air kecil dan berhubungan seksual
  • Penis bengkok
  • Ereksi menyakitkan atau berlangsung lebih dari empat jam tanpa rangsangan seksual

Penanganan yang terlambat bisa menyebabkan komplikasi fatal, seperti disfungsi ereksi permanen atau jaringan penis mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *