Ini Dia Cara Atasi Penyebab Mata Ikan Secara Efektif

Apabila Anda pernah mengalami tumbuhnya mata ikan di telapak kaki, perasaan tidak nyaman seringkali menyertai Anda ketika sedang berjalan atau berdiri. Faktor penyebab mata ikan tidak lain adalah virus. Pada awalnya, mata ikan tidak akan menunjukkan gejala apa pun. Namun, Anda akan merasa nyeri akibat tekanan saat berjalan atau berdiri.

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa mata ikan menular. Maka dari itu, mengatasi hingga ke akarnya menjadi penting untuk dilakukan. Di bawah ini, terdapat beberapa cara mudah untuk mengatasi penyebab mata ikan secara efektif.

Bagaimana membasmi penyebab mata ikan

  • Asam salisilat

Cara pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan menggunakan obat yang mengandung asam salisilat. Dengan cara ini, kandungan asam salisilat akan secara perlahan mengikis kulit mata ikan hingga ia benar-benar hilang.

Anda dapat menggunakan obat ini sebanyak 2 kali sehari agar mendapatkan hasil yang optimal. Cara penggunaannya adalah dengan merendam bagian tubuh yang terkena mata ikan dalam air hangat selama 10 menit sebelum menggunakan obat ini.

  • Plester duct tape

Plester duct tape adalah plester sejenis lakban yang dapat Anda gunakan untuk menutupi area tubuh yang ditumbuhi mata ikan. Penggunaannya cukup mudah, yaitu hanya dengan menempelkan pada area mata ikan dan menggantinya setiap dua kali sehari. Jika Anda ingin mempercepat penyembuhan, Anda diperbolehkan untuk mengganti plester lebih sering dari yang direkomendasikan. Mata ikan akan hilang minimal setelah 28 hari penggunaan plester ini.

Walaupun cara ini terdengar sederhana, namun sebuah penelitian menyebutkan bahwa penggunaan plester duct tape lebih efektif jika dibanding dengan prosedur cryotherapy (prosedur medis untuk menghilangkan mata ikan).

  • Larutan povidone iodine

Selain dua cara di atas, Anda juga dapat menggunakan cairan dengan kandungan Povidone Iodine yang diaplikasikan sebanyak dua kali sehari secara rutin. Mata ikan akan hilang dalam kurun waktu 12 minggu. Obat ini cukup mudah ditemukan di apotek terdekat tanpa perlu resep dari dokter.

Berikut 5 Penyakit Bayi yang Tidak Boleh Disepelekan oleh Orang Tua

Sebagai orang tua yang baru saja dikaruniai keturunan, menjaga kesehatan buah hati menjadi salah satu prioritas yang perlu dipersiapkan dengan matang. Orang tua didorong untuk turut sadar mengenai berbagai macam hal pengetahuan, baik itu asupan gizi bayi hingga penyakit bayi.

Nyatanya, penyakit bayi cukup umum dialami bahkan hingga ia berusia satu tahun. Sayangnya, mendeteksi penyakit bayi cukup sulit, karena bayi belum mampu untuk berkomunikasi secara jelas, hanya berupa tangisan. Maka dari itu, orang tua dituntut untuk selalu waspada terhadap perubahan gejala yang ditunjukkan oleh sang buah hati.

Apa saja penyakit bayi yang umum menyerang?

  • Demam

Demam merupakan salah satu penyakit yang lazim menyerang siapa pun, tidak terkecuali bayi. Pada dasarnya, demam dapat menjadi gejala dari adanya gangguan dalam tubuh yang harus diwaspadai.

Bayi dikatakan mengalami demam jika suhu tubuhnya di atas 37 derajat Celsius. Pada umumnya, penyakit demam akan hilang sendirinya, jika diimbangi dengan perawatan yang tepat. Namun, jika demam berkelanjutan, orang tua diharapkan segera membawa anak ke dokter.

  • Pilek

Pilek yang umumnya disebabkan oleh virus membuat selaput hidung dan saluran pernapasan memproduksi lendir, sehingga terkadang menghambat pernapasan bayi. Bayi yang mengalami pilek, umumnya ditandai gejalanya dengan demam. Selain itu, pilek biasanya disertai dengan batuk, napas yang tersengal, hingga pola makan atau tidur yang terganggu.

  • Sulit buang air besar

Ketika bayi telah diperbolehkan mengonsumsi makanan padat, sulit buang air besar menjadi salah satu penyakit bayi yang umum diderita. Feses yang terlalu keras akan sulit dikeluarkan. Kondisi tersebut akan berdampak pada bayi yang enggan untuk toilet training.

Meskipun begitu, bayi tetap diharuskan untuk membuang air besar. Jika tidak, maka tinja akan semakin keras, karena air diserap oleh dinding usus. Orang tua diharapkan untuk memerhatikan frekuensi BAB dan tekstur feses buah hati.

  • Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

GERD tidak hanya diderita oleh orang dewasa, namun dapat juga dialami oleh bayi. Hal ini disebabkan, karena katup antara esofagus dan otot perut bayi belum terbentuk sempurna. Umumnya, bayi akan rewel dan lebih banyak menangis jika terkena GERD. Selain itu, bayi juga akan lebih muntah atau meludah disertai dengan suara yang serak atau bersendawa.

  • Diare

Penyebab umum diare, antara lain virus, bakteri, alergi, maupun obat-obatan tertentu. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bayi akan kehilangan banyak cairan dalam tubuhnya. Ada pun, gejala yang perlu diwaspadai, yaitu rewel, mata terlihat cekung, ubun-ubun cekung, buang air kecil dalam jumlah yang sedikit, dan elastisitas kulit menurun.

Tidak Hanya Daging Merah, Buah Juga Merupakan Sumber Makanan Penambah Darah yang Baik

Apakah Anda pernah mengalami anemia? Merasa lesu, letih, dan lemas ketika sedang beraktivitas ternyata dapat mengganggu produktivitas. Kondisi anemia, seperti anemia defisiensi zat besi dan anemia defisiensi vitamin B-12, sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan penambah darah, terutama memenuhi kebutuhan zat besi untuk tubuh.

Ada pun rekomendasi asupan zat besi untuk perempuan dewasa, yaitu 18 miligram per hari. Sementara itu, kebutuhan zat besi ibu hamil mencapai minimum 27 miligram per hari. Di sisi lain, kebutuhan zat besi untuk laki-laki dewasa adalah 8 miligram per hari. Bagi penderita anemia, asupan zat besi yang dibutuhkan harus mencapai 150-200 miligram per hari.

Mengonsumsi makanan penambah darah secara rutin dapat membantu penderita anemia untuk pulih. Beberapa makanan yang dapat dijadikan menu hidangan, yaitu daging merah, sayuran berwarna hijau tua, biji-bijian, kacang-kacangan, dan beberapa makanan dengan kandungan vitamin C.

Anda juga dapat mengonsumsi beberapa jenis buah penambah darah berikut ini sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi tubuh:

  • Kurma. Buah kurma mengandung sekitar 4.97 miligram zat besi untuk setiap 100 gram. Tidak hanya kaya akan zat besi, buah khas negara Timur Tengah ini juga memiliki kandungan vitamin dan nutrisi lain, seperti vitamin A dan K.
  • Semangka. Semangka menjadi salah satu buah dengan kandungan air yang banyak. Selain itu, di dalamnya terdapat 0.24 milligram zat besi untuk setiap 100 gram. Walaupun tergolong sebagai zat besi non-heme yang sulit diserap tubuh, semangka memiliki kandungan vitamin C yang mempercepat penyerapan zat besi dalam tubuh.
  • Jenis buah beri. Baik itu buah stroberi maupun bluberi, kedua jenis buah ini mengandung zat besi sebanyak 0.3 miligram untuk setiap 100 gram. Tidak hanya itu, buah beri juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi.
  • Kismis. Kismis adalah anggur kering yang memiliki 1 miligram zat besi untuk tiap 100 gram. Kandungan zat besi yang dimiliki oleh kismis merupakan dua kali lipat jumlahnya dibanding dengan anggur segar.
  • Aprikot kering. Setidaknya terdapat sekitar 2.7 miligram zat besi untuk tiap 100 gram aprikot kering.

Penyerapan zat besi dalam tubuh secara optimal baru akan dapat tercapai jika Anda juga turut mengimbangi pola makan sehat dengan menghindari konsumsi kafein.

Kenali Perbedaan Pengapuran Tulang dan Pengeroposan Tulang

Meskipun terdengar sama, namun Anda perlu tahu bahwa pengapuran tulang dan pengeroposan tulang merupakan kondisi yang berbeda. Pengapuran tulang atau biasa disebut osteoarthritis merupakan penyakit pada tulang dan persendian yang seringkali dikaitkan dengan proses penuaan. Sedangkan pengeroposan tulang atau osteoporosis adalah suatu kondisi dimana terjadi pengurangan kepadatan dan kualitas tulang. Supaya tahu lebih jelas, simak artikel berikut ini.

Pengapuran tulang

Pengapuran tulang atau osteoartritis merupakan penyakit tulang dan persendian yang berkaitan dengan penuaan. Pada pengapuran tulang ini terjadi penipisan pada tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan antar tulang yang satu dengan yang lain dan menjaga agar pergerakan antar sendi dapat berlangsung dengan lancar dan mudah.

Kondisi ini umumnya terjadi di tulang-tulang besar yang berfungsi sebagai penyangga berat badan tubuh seperti lutut, panggul, tulang belakang, dan pergelangan kaki. Pengapuran tulang dapat terjadi secara perlahan dengan penyebab yang hingga kini tidak diketauhi. Namun, ada beberapa faktor resiko seperti obesitas, lemah otot, aktivitas fisik berlebih atau kurang, trauma sendi, dan faktor keturunan turut menyumbang terjadinya pengapuran tulang.

Pada pengapuran tulang, gejala utama yang biasanya dialami penderitanya adalah nyeri sendi, gangguan pergerakan, kaku sendi pada pagi hari atau setelah beristirahat, dan bengkak di sekitar persendian. Nyeri sendi umumnya diperparah jika seseorang makin banyak bergerak dan kadang terdengar bunyi “klik” pada saat bergerak.

Pengeroposan tulang

Pengeroposan tulang berbeda dengan pengapuran tulang. Jika pengapuran terjadi pada tulang rawan, pada pengeroposan tulang terjadi pengurangan kepadatan dan kualitas tulang secara perlahan dan terus menerus. Pengeroposan tulang dapat terjadi pada siapa saja, tetapi wanita, orang dengan lanjut usia, dan orang dari ras kaukasia lebih beresiko mengalami pengeroposan tulang.

Pada wanita menopause pengeroposan tulang dapat terjadi lebih cepat. Tidak seperti pengapuran tulang yang menimbulkan gejala nyeri, pada pengeroposan tulang gejala tidak dirasakan hingga terjadi patah tulang. Hal ini menyebabkan pengeroposan tulang disebut sebagai silent disease. Baik pengapuran dan pengeroposan tulang merupakan kondisi kronis yang terjadi pada tulang. Meskipun terlihat mirip, tetapi keduanya memiliki gejala dan penyebab yang sangat berbeda.

Cara Mengatasi Mioma Uteri

Tumor jinak yang timbul di dinding rahim atau uteri seringkali tidak menunjukan gejala yang berarti. Namun, pada beberapa kasus tertentu penderita mioma uteri dapat merasakan gejala yang mengganggu dan cukup serius seperti perdarahan berat dan nyeri perut yang hebat. Pada kondisi yang seperti ini, mioma uteri membutuhkan perawatan dari ahli kandungan.

Perawatan pada penderita mioma uteri dapat dilakukan dengan berbagai macam cara bergantung pada gejala yang timbul, letak mioma uteri, dan rencana persalinan di kemudian hari. Pada kasus mioma uteri yang ringan, pemberian obat-obatan dapat digunakan untuk mengatasi mioma uteri. Sedangkan pada kasus mioma uteri sedang hingga berat, operasi merupakan pilihan utama untuk perawatan mioma uteri.

Pilihan operasi untuk mengatasi mioma uteri

  1. Miomektomi

Prosedur menghilangkan mioma uteri dengan meninggalkan jaringan yang sehat. Prosedur ini disarankan pada wanita yang ingin hamil di kemudian hari. Terdapat tiga pilihan miomektomi, yaitu abdominal, histeroskopi, dan laparaskopi yang pemilihannya dilakukan berdasarkan ukuran, jumlah, dan letak mioma uteri.

  • Histerektomi

Prosedur pengangkatan rahim sebagian atau seluruhnya. Umumnya, histerektomi dilakukan pada mioma uteri yang berukuran besar dan menunjukkan gejala perdarahan hebat. Histerektomi total dapat mencegah timbulnya mioma uteri kembali.

  • Ablasi endometrium

Operasi ini dilakukan pada mioma uteri yang berukuran kecil dengan gejala yang berat. Ablasi endometrium dilakukan melalui vagina dan bertujuan untuk menghancurkan lapisan rahim yang mengandung mioma uteri dengan laser, listrik, panas, atau pembekuan. keuntungan dari ablasi endometrium adalah perdarahan yang minimal dan pemulihan yang cepat paska operasi.

  • Miolisis

Operasi ini dapat menghilangkan mioma uteri yang berukuran kecil dengan memotong suplai darah ke tumor sampai menyusut dan mati. Energi dari frekuensi radio, pemanasan, dan pembekuan bisa digunakan pada prosedur miolisis. Prosedur ini dapat menyebabkan infeksi dan timbulnya jaringan parut yang dapat mempengaruhi kesuburan. Oleh karena itu, Anda perlu diskusikan lebih lanjut jika Anda merencanakan kehamilan di kemudian hari sebelum melakukan miolisis.

  • Embolisasi arteri uterus

Operasi ini dilakukan jika mioma uterus menimbulkan gejala perdarahan atau nyeri hebat. Tabung tipis dimasukkan ke dalam arteri rahim dan disuntikkan zat yang dapat memotong suplai darah ke mioma untuk mengecilkan ukuran mioma uteri.

Waspada Jantung Membengkak Alias Kardiomegali, Ini Gejalanya!

Mungkin Anda pernah mendengar atau membaca berita mengenai kondisi jantung seseorang yang membesar atau membengkak. Pada dunia medis, kondisi ini disebut dengan kardiomegali. Kardiomegali bukan sebuah penyakit. Istilah ini merujuk pada kondisi yang dapat menjadi tanda untuk penyakit lain yang menyerang jantung Anda. Lalu, bagaimana cara mendeteksinya?

Gejala yang dialami penderita kardiomegali

Ada beberapa gejala yang perlu dicurigai bagi penderita kardiomegali, gejala tersebut meliputi:

  • Aritmia, atau detak jantung yang tidak normal
  • Edema yaitu kondisi dimana kaki dan pergelangannya mengalami pembengkakan
  • Mengalami pusing
  • Mudah merasa lelah
  • Sesak napas

Selain itu, penderita yang sudah tahap lanjut mungkin mengalami gejala-gejala di bawah ini yang berupa sesak napas yang berat, nyeri di area dada, pingsan, serta muncul rasa tidak nyaman atau sakit pada tangan leher, rahang, atau punggung. Penting untuk Anda ingat bahwa gejala-gejala di atau mungkin berbeda satu sama lain di antara penderitanya. Selain itu, beberapa orang yang mengalami kardiomegali bisa saja tidak menunjukkan gejala-gejala yang sudah disebutkan.

Bagaimana dokter mendiagnosis kardiomegali?

Jika seseorang mengalami gejala-gejala kardiomegali, berkonsultasi dan menemui dokter sangat disarankan. Untuk tahap pertama, foto rontgen thoraks (dada) menjadi pemeriksaan umum yang dilakukan oleh dokter untuk meninjau ada tidaknya pembesaran pada jantung.

  • Echocardiogram

Tes yang memakai gelombang suara untuk bisa memantau dan mendiagnosis pembesaran pada jantung. Hasil tes ini membantu untuk menentukan efisiensi pemompaan pada jantung.

  • Elektrokardiogram

Tes yang dapat untuk melihat permasalahan irama pada jantung serta memantau aktivitas listrik pada organ ini. Selain itu, tes juga bisa mendeteksi kerusakan akibat dari serangan jantung.

  • Tes stres

Tes yang dapat memantau detak jantung, tekanan darah, serta pernapasan saat Anda mengayuh sepeda statis atau berjalan di  atas treadmill. Dengan tes ini, kinerja jantung pada waktu melakukan aktivitas fisik dapat terlihat.

  • Tes pencitraan

Tes ini dapat membantu dokter untuk mendeteksi penyakit katup jantung atau peradangan. Selain itu, tes ini juga bisa menunjukkan struktur jantung dan dada.  Tes magnetic resonance imaging (MRI), computerized tomography (CT) scan, dan X-ray.

  • Tes darah

Tes darah memiliki fungsi untuk meninjau zat yang terkandung dalam darah yang dihasilkan oleh tubuh serta yang dapat menyebabkan kardiomegali.

Pengobatan Hemangioma pada Bayi

Hemangioma pada bayi kadang membuat orang tua menjadi panik. Apalagi jika Anda termasuk orang tua muda yang mungkin kaget melihat kondisi ini pertama kali. Bagaimana tidak, pada kulit tubuh bayi tiba-tiba muncul tumpukan massa berwarna merah tua yang menyerupai spons. tumpukan massa ini dapat diawali dengan adanya tanda berwarna yang menyerupai tanda lahir yang mungkin awalnya tidak terkesan apa-apa.

Sebagai orang tua yang pertama kali mendapatkan pengalaman di atas, Anda tidak perlu khawatir. Hemangioma adalah suatu kondisi yang umum terjadi pada bayi dan anak-anak. Biasanya, kondisi ini ditemukan di bayi bahkan saat mereka baru berusia satu tahun. Hemangioma terjadi karena tumbuhnya pembuluh darah secara abnormal pada kulit anak dan bayi. pada mayoritas kasus, hemangioma bukanlah kondisi yang dapat membahayakan bayi.

Meskipun akhirnya akan berubah menjadi tumpukan massa yang menyerupai spons, hemangioma tidak menyebabkan kanker. Spons tersebut akan hilang dengan sendirinya dan secara perlahan-lahan. Namun ada beberapa kondisi dimana hemangioma dapat berubah menjadi besar atau mungkin menyebabkan rasa sakit dan lesi pada bayi. Pada kondisi ini, bayi yang menderita komplikasi hemangioma harus segera mendapatkan tindakan medis dari dokter.

Perawatan yang bisa dilakukan oleh dokter

Ada beberapa perawatan yang perlu diberikan pada bayi yang menderita komplikasi hemangioma pada kulit:

  1. Beta blocker

Beta blocker yang diberikan dapat berupa gel timolol yang aman dan dapat diaplikasikan beberapa kali dalam sehari. Penggunaan gel ini dilakukan selama kurang lebih 6 hingga 12 bulan untuk menyembuhkan hemangioma superfisial dan ulserasi yang kecil.

  • Obat kortikosteroid

Obat ini dapat mengurangi pertumbuhan hemangioma serta menghentikan peradangan. Obat kortikosteroid diberikan pada kepada bayi atau anak yang tidak bisa menggunakan beta blocker.

  • Perawatan laser

Perawatan jenis ini dapat diaplikasikan untuk mengobati luka yang sakit pada hemangioma atau menghilangkan hemangioma itu sendiri.

  • Pembedahan

Prosedur pembedahan dapat dilakukan jika hemangioma yang menempel pada anak dan bayi memiliki ukuran yang besar dan berada di area sensitif.

Hemangioma bisa juga muncul pada organ internal bayi dan anak. Jika hemangioma internal tumbuh sangat besar atau menimbulkan rasa sakit, ada beberapa tindakan medis yang harus dilakukan.

Diet Golongan Darah O yang Tidak Boleh Anda Lewatkan untuk Memiliki Tubuh Idaman

Berapa banyak metode diet yang telah Anda terapkan? Apakah hasilnya memuaskan? Atau Anda sudah terlebih dulu berhenti dari usaha diet? Jika Anda merasa buntu dalam menemukan program diet yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, diet golongan darah O pantas untuk Anda coba.

Dengan menerapkan pola diet sesuai golongan darah, tubuh dapat menyerap asupan gizi lebih baik. Hal tersebut terjadi akibat reaksi kimia dari makanan yang dikonsumsi dengan darah dalam tubuh. Masih bingung dengan diet golongan darah O? Simak informasi selengkapnya berikut.

Apa itu diet golongan darah O?

Jenis golongan darah dapat berdampak pada risiko seseorang untuk terkena penyakit tertentu. Seseorang dengan golongan darah O dikatakan memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan lambung, dan memiliki risiko lebih rendah dalam mengidap penyakit jantung koroner.

Hal ini menjelaskan bahwa terdapat asupan makanan tertentu yang dianjurkan dan yang harus dihindari oleh pemilik darah O, begitu pula dengan jenis darah lainnya. Telah disebutkan, bahwa makanan yang dikonsumsi akan memberikan reaksi tertentu pada darah dalam tubuh. Salah satu reaksi tersebut yaitu diproduksinya jenis protein lektin. Protein lektin tersebut memiliki peran penting dan berpengaruh terhadap kelancaran saluran pencernaan.

Reaksi kimia yang terjadi dapat berbeda antarsatu golongan darah dengan lainnya. Hal ini menghasilkan pengelompokan jenis makanan yang perlu dikonsumsi dan yang perlu dihindari.

Sumber makanan atau minuman apa saja yang baik untuk diet golongan darah O?

Berikut daftar makanan dan minuman yang aman dikonsumsi untuk diet golongan darah O:

  • Protein hewani: daging sapi, domba, kambing muda, cod, herring, makarel.
  • Produk susu: mentega, produk keju (mozzarella, keju kambing, feta), dan susu kedelai.
  • Sayuran: tomat, kale, okra, ubi, paprika merah, rumput laut, labu.
  • Buah: plum, prune, fig, anggur, jenis buah beri.
  • Jenis kacang: walnut, hazelnut, almond, kacang tolo.
  • Minuman: sparkling water, soda, teh wine.

Daftar makanan dan minuman yang disebutkan di atas, bukan merupakan satu-satunya makanan yang dapat dikonsumsi. Lebih jelas mengenai pantangan dan rekomendasi asupan gizi yang sesuai, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter, sehingga mendapatkan pola diet yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Tips Menghindari Sinar Biru Penyebab Badan Lemas Ngantuk

Ketika beraktivitas di siang hari, terkadang kita merasa badan lemas ngantuk. Jika Anda mengalaminya, coba periksa Kembali apakah tidur Anda sudah cukup baik dari segi kuantitas dan kualitasnya. Kuantitas tidur setiap orang memang berbeda-beda. Pada umumnya, 8 jam diambil sebagai jumlah jam tidur yang cukup. Namun, bukan tidak mungkin seseorang butuh 2 jam lebih lama, atau bahkan 2 jam lebih sebentar dari waktu tersebut. Jika Anda merasa kuantitas tidur Anda sudah cukup, mari beralih pada kuantitas tidur. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi kualitas tidur adalah cahaya.

Tentu sejak kecil diajarkan untuk mematikan lampu sebelum tidur. Kondisi penerangan kamar memang sangat berpengaruh pada kualitas tidur seseorang. Semakin gelap kamar, maka sekina Anda mudah tertidur. Cahaya terutama sinar biru dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang membantu tidur nyenyak. Malam hari merupakan waktu produksi hormon ini, ketika ingin tidur malam dan kondisi kamar terang, maka produksi hormon ini akan terhambat sehingga mengganggu kualitas tidur Anda.

Cara mengatasi badan lemas ngantuk

  1. Kondisikan kamar tidur gelap

Matikan semua lampu yang ada di kamar Anda, terutama lampu LED. Lampu LED merupakan sumber sinar biru yang cukup besar.

  • Matikan layar tv, komputer, dan hp

Sebelum tidur, pastikan Anda sudah mematikan layar tv, komputer, dan juga hp Anda yang merupakan sumber lain dari sinar biru.

  • Gunakan lampu yang tidak terlalu terang jika ingin ke kamar mandi

Terbangun saat malam hari untuk buang air kecil tentu membuat Anda harus beranjak dari kasur. Jika Anda memerlukan penerangan, nyalakan lampu yang tidak terlalu terang agar tidak mempengaruhi tidur Anda. Untuk mencegah kondisi ini, disarankan agar Anda buang air kecil terlebih dahulu sebelum tidur.

  • Gunakan lampu sinar merah

Jika Anda sama sekali tidak bisa tidur dengan kondisi kamar yang gelap, Anda dapat mencoba tidur dengan menggunakan lampu sinar merah. Sinar merah memiliki efek yang lebih ringan terhadap produksi hormon melatonin.

Mengenal Obat Asam Traneksamat yang Mampu Hentikan Pendarahan

Asam traneksamat atau Tranexamic Acid adalah obat yang digunakan untuk membantu menghentikan pendarahan ketika seseorang mengalami mimisan, menstruasi, dan operasi. Asam traneksamat juga umum digunakan untuk mencegah pendarahan pada pasien hemofilia saat mencabut gigi.

Obat ini bekerja dengan memperlambat pemecahan bekuan darah, dengan begitu pendarahan, seperti pada saat operasi atau menstruasi berat dapat dicegah. Tergolong sebagai obat resep, asam traneksamat yang termasuk dalam kategori antifibrinolitik membutuhkan resep khusus dari dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Obat asam traneksamat dikemas dalam bentuk tablet, kapsul, dan suntik. Dosis dari obat ini bersifat individual yang berarti bahwa takaran antarsatu pasien dengan lainnya berbeda sesuai kebutuhan.

Aturan pakai obat asam traneksamat

Jika obat asam traneksamat diberikan dalam sediaan suntikan, maka hanya dokter yang boleh melakukan prosedur tersebut. Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai cara penggunaan obat ini. Sementara itu, asam traneksamat dalam bentuk tablet maupun kapsul dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Jika Anda mengonsumsi obat ini pada saat menstruasi, Anda baru dapat mengonsumsinya ketika periode menstruasi telah benar-benar dimulai. Obat ini tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi lebih dari lima hari secara berturut-turut. Jika terdapat efek samping, seperti gangguan pada penglihatan, maka segera hentikan penggunaan obat.

Dosis asam traneksamat

Tablet/kapsul

Sebagai penanganan pendarahan untuk jangka pendek:

  • Dewasa: 1-1,5 gram atau 15-25 mg/kgBB, 2-3 kali sehari.
  • Anak-anak: 25 mg/kgBB, 2-3 kali sehari

Angioedema Herediter

  • Dewasa: 1-1,5 gram, 2-3 kali sehari
  • Anak-anak: 25 mg/kgBB, 2-3 kali sehari

Sediaan suntik

Penanganan pada pendarahan jangka pendek

  • Dewasa: 0,5-1 gram atau 10 mg/kgBB, 3 kali sehari atau 25-50 mg/kgBB/hari melalui infus.
  • Anak-anak: 10 mg/kgBB, 2-3 kali sehari.

Interaksi obat asam traneksamat dengan obat lain

Obat asam traneksamat akan memberikan reaksi jika dikonsumsi secara bersamaan dengan obat lain. Ada pun risikonya, yaitu:

  • Meningkatkan risiko pembentukan trombus (pembekuaan darah) dengan estrogen
  • Meningkatkan risiko komplikasi trombotik fatal pada penderita leukemia promyelocytic akut dengan tretinoin.