Benarkah Beras Merah Organik Lebih Sehat dan Padat Nutrisi?

Beras merah atau dikenal juga dengan nama beras Asia adalah salah satu varietas beras yang memiliki pigmen warna merah. Beras merah memiliki kaya nutrisi dan rendah gula sehingga diklaim lebih menyehatkan dan sangat direkomendasikan bagi penderita diabetes. 

Agar lebih menyehatkan, beras merah diproduksi dengan cara alami tanpa pestisida atau bahan kimia lain yang disebut dengan beras merah organik. Sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia, masyarakat tak segan untuk membeli beras merah organik

Namun apakah beras merah organik benar-benar kaya manfaat seperti klaimnya? Simak artikel berikut untuk mengetahui fakta mengenai beras merah organik. 

Perbedaan beras merah, coklat, putih, dan hitam

Beras putih yang biasa kita makan sehari-hari tidak memiliki lapisan luar seperti sekam dan dedak, sehingga beras putih juga disebut beras yang dipoles. Oleh karena itu beras putih mengandung lebih sedikit vitamin dan mineral serta tinggi karbohidrat dan indeks glikemik dibandingkan dengan varietas beras lainnya. 

Pada beras coklat, kulit luarnya dihilangkan tapi tetap memiliki lapisan dedak sehingga mengandung lebih banyak serat dan nutrisi. Sedangkan beras merah mengandung antosianin yang kaya nutrisi juga dikemas dengan berbagai manfaat kesehatan. 

Sementara itu beras hitam memiliki semua lapisan luar kulit sehingga memiliki lebih banyak antioksidan dan serat yang tinggi dibandingkan dengan ketiga beras tersebut. 

Manfaat beras merah organik

Berikut ini manfaat beras merah bagi kesehatan.

  1. Membantu menurunkan berat badan

Beras merah efektif mendukung program diet dalam beberapa cara. Karena kandungan seratnya yang tinggi, beras merah membuat Anda lebih kenyang dan berenergi walaupun dimakan dalam porsi kecil. Makanan berserat tinggi juga membuat Anda kenyang lebih lama sehingga terhindar dari cemilan yang tidak menyehatkan.

Sistem pernapasan lebih sehat

Beras merah kaya akan magnesium yang akan membantu mengatur pola pernapasan serta meningkatkan sirkulasi oksigen. Mengonsumsi beras merah secara teratur juga dapat dijadikan sebagai cara untuk mencegah dan meringankan asma.

Menurunkan kolesterol tinggi

Komponen aktif dalam beras merah yang disebut monacolin K. efektif mengurangi kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (jahat) dalam darah. Bahkan efeknya sama seperti obat penurun kolesterol yang sering diresepkan dokter. Kadar kolesterol yang rendah akan menurunkan risiko penyakit jantung.

Menurunkan kadar gula darah tinggi

Beras merah telah lama disarankan untuk penderita diabetes karena terbukti memiliki indeks glikemik rendah. Kadar indeks glikemik yang rendah memperlambat kenaikan kadar gulkosa sehingga membuat gula darah lebih stabil.

Baik untuk kesehatan tulang

Sebagai sumber kalsium dan magnesium, beras merah dapat membantu meningkatkan tulang dan mencegah dari penyakit tulang seperti arthritis dan osteoporosis.

Menjaga kesehatan pencernaan

Beras merah merupakan sumber serat yang baik. Seperempat cangkir beras merah mengandung 2 gram serat atau mencukupi 8 persen dari kebutuhan serat harian orang dewasa. 

Serat sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan karena membantu memudahkan buang air besar serta meningkatkan fungsi usus. 

Beras merah organik diproduksi dengan cara alami, menggunakan pupuk lokal dan pestisida organik sehingga beras terjaga dari paparan bahan kimia yang bisa merugikan tubuh. Dengan manfaat dari beras merah, memilih beras merah organik tentunya membawa manfaat besar bagi kesehatan tubuh.

Catatan

Beras merah organik aman dikonsumsi mulai dari bayi hingga lansia. Namun beras merah bisa saja menyebabkan efek samping bagi beberapa orang, seperti perut kembung, mulas, dan pusing. Terlepas dari itu, beras merah organik terbukti menyehatkan.

Cari Tahu Penyebabnya, Agar Tidak Salah Mengonsumsi Obat Diare!

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan tinja yang encer dan berair saat buang air besar. Diare merupakan kondisi medis yang umum terjadi dan biasanya sembuh tanpa perawatan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak hal dan biasanya menghilang dengan sendirinya dalam 1-3 hari. Kanina suspensi adalah salah satu obat diare yang direkomendasikan.

Kanina Suspensi mengandung kaolin yang dapat menyerap racun dalam pencernaan termasuk memadatkan konsistensi tinja. Kanina Suspensi juga mengandung pektin yang dapat menyerap kelebihan cairan di usus serta memperlambat pergerakan tinja.

Pada umumnya, terdapat dua jenis diare yaitu diare akut dan diare kronis. Berikut penjelasannya.

  • Diare akut

Diare disebut diare akut jika berlangsung selama satu hingga dua hari. Diare jenis ini dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit, keracunan makanan, atau kondisi yang dikenal sebagai traveler’s diarrhea. Traveler’s diarrhea atau diare wisatawan merupakan kondisi yang terjadi pada saat sedang berlibur di negara-negara berkembang.

  • Diare kronis

Diare kronis adalah diare yang berlangsung lebih dari empat minggu. Kondisi ini biasanya hasil dari penyakit atau kelainan usus tertentu seperti penyakit celiac atau penyakit Crohn.

Beberapa jenis penyakit dan kondisi medis dapat memicu diare. Penyebab diare ini antara lain:

  1. Infeksi virus

Virus yang dapat menyebabkan diare adalah rotavirus, virus Norwalk, hepatitis, dan cytomegalovirus. Rotavirus adalah penyebab tersering diare akut. Virus Corona (COVID-19) juga dapat menyebabkan gejala pada sistem pencernaan. Contohnya, mual, muntah, dan diare.

  1. Infeksi bakteri dan parasit

Makanan atau minuman yang tercemar dapat menularkan bakteri serta parasit ke dalam tubuh. Diare akibat bakteri dan parasit ketika seseorang berlibur ke negara berkembang disebut traveler’s diarrhea.Salah satu jenis bakteri yang dapat menimbulkan infeksi berat dengan diare adalah Clostridium difficile.

  1. Obat-obatan

Beberapa jenis obat dapat menyebabkan diare, seperti antibiotik. Obat ini dapat membunuh bakteri baik sekaligus bakteri jahat, yang akan mengganggu keseimbangan bakteri dalam usus.Sementara obat lain yang dapat memicu diare meliputi obat kanker dan antasida dengan kandungan magnesium.

  1. Intoleransi laktosa

Laktosa adalah gula yang ditemukan di dalam susu dan produk susu lainnya. Jika tubuh tidak mampu mencerna senyawa ini, intoleransi laktosa akan muncul.Penderita intoleransi laktosa akan mengalami diare setelah mengonsumsi produk susu. Kondisi ini dapat membaik seiring bertambahnya usia penderita. Pasalnya, kadar enzim yang membantu dalam mencerna laktosa akan menurun setelah masa kanak-kanak.

  1. Fruktosa

Fruktosa adalah gula yang ditemukan di buah dan madu. Fruktosa seringkali ditambahkan sebagai sebagai pemanis untuk beberapa minuman. Pasien yang mengalami masalah dalam mencerna fruktosa akan mengalami diare.

  1. Pemanis buatan

Pemanis buatan seperti sorbitol dan mannitol yang sering ditemukan pada permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat memicu diare pada beberapa orang.

Diagnosis diare kronis akan ditentukan oleh dokter berdasarkan proses tanya jawab, pemeriksaan fisik, maupun pemeriksaan penunjang.

  1. Tanya jawab

Dokter akan menanyakan beberapa hal terkait keluhan yang Anda rasakan.

  1. Pemeriksaan fisik

Dokter kemudian melakukan pemeriksaan fisik, misalnya mengecek kondisi perut Anda, tekanan darah, atau detak nadi dan jantung.

  1. Pemeriksaan penunjang

Dokter juga bisa menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk menentukan penyebab dari diare kronis yang Anda alami. Beberapa jenis pemeriksaan ini dapat meliputi

  1. Tes puasa untuk menentukan intoleransi makanan atau alergi
  2. Pemeriksaan radiologi seperti USG atau CT scan untuk memeriksa peradangan dan kelainan struktural usus
  3. Pemeriksaan sampel tinja untuk memeriksa maupun infeksi bakteri, parasit, atau tanda-tanda penyakit lainnya
  4. Kolonoskopi untuk memeriksa seluruh usus besar
  5. Sigmoidoskopi untuk memeriksa rektum (usus bagian akhir) dan usus besar bagian bawah untuk tanda-tanda penyakit usus

Jadi sebelum mengonsumsi kanina suspensi atau obat diare lainnya, Anda harus mengetahui penyebab diare yang diderita. Dan Anda bisa berkonsultasi dengan dokter secara daring melalui SehatQ untuk menangani diare yang diderita.

Kenali Penyebab Anemia Defisiensi Zat Besi, Atasi dengan Nonemi

Anemia merupakan kondisi saat seseorang mengalami penurunan kadar hemoglobin dalam sel darah merah. Anemia defisiensi zat besi merupakan jenis anemia yang umum dialami banyak orang. Salah satu obat untuk kondisi ini adalah Nonemi Tablet.

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang fungsinya untuk mengangkut oksigen ke jaringan tubuh manusia. Anemia defisiensi zat besi bisa terjadi karena tubuh kekurangan zat besi mineral. Sedangkan hemoglobin membutuhkan zat besi.

Ketika dalam aliran darah kekurangan zat besi, maka tubuh tidak akan memperoleh jumlah oksigen yang dibutuhkan jaringan tubuh.

Penyebab Anemia Defisiensi Zat Besi

Anemia defisiensi zat besi memang merupakan kondisi umum yang banyak dialami oleh orang, bahkan tak sedikit yang sadar menderita anemia defisiensi besi ini. Bahkan kondisi ini terjadi selama bertahun-tahun tanpa pernah tahu penyebabnya apa. 

Mungkin kondisi yang dialami ringan, sehingga tidak menimbulkan komplikasi. Akan tetapi, jika anemia kekurangan zat besi ini dibiarkan begitu saja, bisa menyebabkan masalah kesehatan lain. 

Anemia defisiensi zat besi terjadi saat tubuh tubuh kekurangan zat besi untuk memproduksi hemoglobin. Hal ini bisa terjadi karena Anda tidak mengonsumsi zat besi yang cukup, atau karena Anda kehilangan zat besi terlalu banyak.

Berikut beberapa penyebab anemia defisiensi zat besi yang perlu Anda ketahui:

Kekurangan zat besi dalam makanan

Tubuh memang secara teratur mendapat asupan zat besi dari makanan yang dikonsumsi. Namun, jika Anda hanya mendapat asupan zat besi sedikit dalam waktu yang cukup lama, maka bisa menyebabkan tubuh kekurangan zat besi.

Maka dari itu, Anda perlu mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi, seperti daging, telur, sayuran berdaun hijau, serta makanan yang diperkaya zat besi.

Perlu diketahui bahwa bayi dan anak-anak juga membutuhkan zat besi untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Kehilangan darah

Darah mengandung zat besi. JIka tubuh kehilangan darah, maka tentu Anda juga akan kehilangan zat besi. Wanita yang memiliki menstruasi berat berisiko mengalami anemia kekurangan zat besi ini akibat terlalu banyak kehilangan darah ketika haid.

Selain itu, anemia defisiensi zat besi juga bisa disebabkan karena kehilangan darah yang lambat dan kronis, seperti penyakit tukak lambung, polip usus besar, hernia hiatal, hingga kanker kolorektal. Penggunaan rutin obat pereda nyeri yang bisa dibeli bebas, seperti aspirin, bisa menyebabkan perdarahan gastrointestinal.

Ketidakmampuan tubuh menyerap zat besi

Seseorang yang mengalami gangguan usus, seperti penyakit celiac, dapat memengaruhi kemampuan usus menyerap nutrisi dari makanan. Hal ini akan menyebabkan terjadinya anemia defisiensi besi. Sebab, zat besi dari makanan akan diserap dalam aliran darah yang ada di usus kecil.

Ketika bagian dari usus kecil seseorang sudah diangkat melalui pembedahan, maka bisa menyebabkan ketidakmampuan menyerap zat besi maupun nutrisi lain dari makanan.

Kehamilan

Kondisi anemia defisiensi besi ini bisa dialami oleh wanita hamil karena mereka perlu untuk meningkatkan volume darah untuk diri sendiri dan juga sumber hemoglobin untuk janin dalam kandungan. Tanpa adanya suplementasi zat besi, wanita hamil bisa mengalami kekurangan zat besi.

Gejala Anemia Defisiensi Besi

Gejala awal anemia defisiensi besi ini mungkin saja sangat ringan sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Namun, jika tubuh jadi lebih kekurangan zat besi dan kondisi anemia memburuk, maka gejala pun akan semakin parah.

Berikut beberapa gejala anemia defisiensi besi yang mungkin terjadi:

  • Lemah
  • Mengalami kelelahan ekstrim atau penderita cepat lelah
  • Kulit pucat
  • Pusing atau sakit kepala
  • Terasa nyeri dada, sesak napas atau detak jantung cepat
  • Kuku rapuh
  • Tangan dan kaki menjadi dingin
  • Nyeri lidah atau peradangan
  • Mengidam aneh atau tidak biasa, seperti es, pati, atau tanah
  • Memburuknya nafsu makan, terlebih pada bayi dan anak yang mengalami anemia defisiensi besi.

Segera obati atau temui dokter bila tanda dan gejala yang dialami sudah semakin parah.

Obati Anemia Defisiensi Zat Besi dengan Nonemi Tablet

Nonemi adalah obat yang mengandung mineral, multivitamin, dan asam folat yang berfungsi untuk anemia kekurangan vitamin B dan zat besi. Nonemi ini tergolong obat bebas yang bisa dibeli bebas di apotek.

Obat Nonemi ini bisa diberikan bersama atau tanpa makanan. Tujuan dikonsumsi berbarengan dengan makanan agar absorpsinya lebih baik atau apabila ada rasa tidak nyaman di saluran pencernaan. 

Efek samping setelah konsumsi obat Nonemi ini adalah feses jadi berwarna hitam. Jangan berikan obat ini pada penderita yang sensitif terhadap komponen obat.

Batuk Berdahak? Jangan Cemas, Atasi dengan Silex Sirup

Batuk dan pilek adalah kondisi yang sangat umum dialami oleh siapa saja. Terkadang, batuk bisa juga disertai dengan dahak. Apabila Anda mengalami hal ini, cobalah atasi dengan obat batuk silex sirup.

Obat ini cocok untuk digunakan oleh penderita batuk dewasa maupun anak-anak. Di dalamnya, terdapat campuran komposisi bahan alami dan kandungan kimiawi obat-obatan yang bekerja sama untuk menyembuhkan dahak atau lendir yang menyebabkan batuk.

Cara kerja obat silex sirup

Obat silex pada dasarnya bekerja dengan cara yang serupa seperti obat batuk pada umumnya. Hanya saja, kandungan di dalamnya mungkin berbeda dengan obat batuk lain. 

Berikut ini daftar komposisi utama dalam obat batuk silex:

  • Extract Thymi herba siccum sebanyak 41.67 mg
  • Extract Primulae radix siccum sebanyak 10 mg
  • Extract Althaeae folium siccum sebanyak 58.33 mg
  • Extract Droserae herba siccum sebanyak 25 mg
  • Extract Serphylli herba siccum sebanyak 35 mg

Kandungan-kandungan di atas merupakan ekstrak dari tumbuh-tumbuhan yang berkualitas. Semuanya sama-sama terbukti memiliki efek untuk mengencerkan dahak, membuat dahak lebih mudah dikeluarkan dan batuk Anda pun lebih cepat disembuhkan.

Oleh sebab itu, obat ini sangat cocok digunakan untuk meredakan batuk berdahak, serta melegakan tenggorokan yang terasa perih atau batuk yang disebabkan oleh pilek. 

Apa itu batuk berdahak?

Perlu diperhatikan, obat silex sirup ditujukan untuk menyembuhkan batuk berdahak. Jadi, obat ini kurang bisa bekerja dengan efektif apabila digunakan untuk mengobati batuk biasa yang tidak disertai dengan dahak.

Dahak merupakan sejenis lendir yang terbentuk di dalam dada Anda. Biasanya, dahak dihasilkan dalam jumlah yang normal. Dahak ini tidak akan terasa menganggu.

Akan tetapi, saat Anda menderita pilek atau kondisi medis lainnya, bisa saja dahak diproduksi secara berlebihan. Ini akan menganggu dan semakin terasa ketika Anda sedang batuk. Batuk inilah yang disebut batuk berdahak.

Pada dasarnya, dahak diproduksi secara alami guna menangkap kotoran agar tidak masuk lebih jauh ke dalam tubuh. Peradangan bisa membuat dahak ini tidak bekerja sebagaimana mestinya. 

Mengapa perlu menggunakan obat batuk silex?

Saat merasakan adanya gejala batuk berdahak, jangan menunggu sampai gejala semakin parah. Sebaiknya, langsung konsumsi obat batuk silex sirup untuk meredakannya. 

Apabila batuk berdahak tidak segera diatasi, maka bisa menimbulkan komplikasi yang lebih serius, seperti:

  • Menganggu pernapasan

Tenggorokan Anda tersambung dengan saluran pernapasan. Ketika dahak menumpuk secara berlebihan di tenggorokan, maka pernapasan Anda pun akan terganggu.

Tidak heran, orang-orang yang menderita batuk berdahak biasanya juga merasa sesak dan kesulitan bernapas. Apalagi jika batuk ini disertai juga dengan gejala pilek lainnya. 

  • Menghambat aktivitas sehari-hari

Bagi Anda yang pernah mengalami batuk, Anda tentu tahu bahwa batuk berdahak bisa membuat Anda kesulitan untuk beraktivitas. 

Batuk bisa berlangsung berkali-kali dalam intensitas yang cukup sering. Bisa saja, Anda batuk beberapa kali dalam lima menit. Lama-kelamaan, batuk ini akan membuat Anda kelelahan, sehingga kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Jangan abaikan gejala dari batuk berdahak yang Anda alami. Kondisi seperti ini memang cukup umum, namun bila dibiarkan bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Sebaiknya, jangan ragu untuk langsung menggunakan obat batuk silex sirup begitu merasakan adanya gejala. Gunakan dengan dosis yang tepat, sesuaikan dengan usia Anda. 

Sumber:

https://www.healthline.com/health/green-phlegm#when-to-see-your-doctor
https://www.nhs.uk/conditions/common-cold/

Tips agar Terhindar dari Masalah Gigi Copot

Mengalami gigi copot? Anda pasti akan langsung merasa tidak percaya diri dan mengalami sedikit kendala untuk makan maupun berbicara. Namun, tidak ada guna menyesali kondisi gigi yang sudah lepas dari gusi. Yang lebih baik, Anda harus memikirkan bagaimana cara agar kondisi tersebut tidak terulang. 

Sebagian besar gigi copot dipicu oleh gigi longgar. Di mana kondisi ini sangat berkaitan dengan kebersihan gigi dan mulut Anda. Meskipun demikian, ada juga penyebab lain dari gigi copot, seperti kecelakaan, penyakit, maupun kebiasaan menggertakkan gigi. 

Apapun penyebabnya, langkah terbaik supaya gigi copot tidak lagi Anda alami adalah melakukan pencegahan yang optimal. Berikut ini beberapa tips khusus untuk Anda guna terhindar dari masalah gigi copot kembali. 

Cara untuk Mencegah Gigi Copot Sendiri

Sikat Gigi Tiap Hari 

Kunci agar gigi tidak copot adalah menjaga kebersihan gigi dan mulut. Anda bisa melakukannya dengan sangat sederhana, yaitu dengan menyikat gigi tiap hari secara rutin. Setidaknya, sikatlah gigi Anda secara menyeluruh dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride. Sikat gigi yang rutin bisa menghindarkan Anda dari pembentukan plak yang menyebabkan karang gigi maupun gigi berlobang. Risiko gigi copot pun bisa dikurangi. 

Pakai Obat Kumur 

Selain menyikat gigi, Anda juga bisa memanfaatkan obat kumur untuk membersihkan mulut dan gigi. Pilihlah obat kumur antibiotik yang bisa mendisinfeksi mulut jika Anda memang memiliki masalah terkait peradangan. Namun jika tidak ada masalah, Anda bisa memakai obat kumur biasa untuk memastikan tidak ada sisa makanan terselip yang tidak bisa teraih oleh penyikatan gigi biasa. 

Periksa Gigi Rutin 

Anda mungkin sudah merasa maksimal menjaga kebersihan gigi tiap hari. Namun, bukan berarti Anda bisa memastikan tidak ada masalah pada gusi maupun mulut Anda yang bisa menyebabkan gigi copot. Untuk memastikannya, buatlah jadwal memeriksakan diri ke dokter secara rutin. Lakukan pemeriksaan minimal 2 kali dalam setahun ada 6 bulan sekali. Dalam pemeriksaan tersebut, jika ditemukan masalah gigi, seperti karang gigi, juga bisa langsung diatasi agar tidak menimbulkan masalah gigi goyang maupun copot.  

Penuhi Kebutuhan Vitamin D dan Kalsium 

Gigi copot sangat bisa disebabkan oleh kondisi osteoporosis yang menyebabkan tulang rahang menjadi kendur. Untuk mencegah hal ini, biasakanlah mengonsumsi makanan kaya vitamin D dan kalsium. Susu dan kacang-kacangan sangat dianjurkan bukan hanya untuk memperkuat tulang Anda, melainkan juga menghindarkan Anda dari masalah gigi copot yang datang terlalu cepat. 

Kurangi Makanan Manis

Makanan dan minuman manis bisa membuat gigi menjadi lebih mudah berlubang sehingga masalah gigi copot lebih rentan terjadi. Di samping itu, makanan dan minuman manis juga bisa menaikkan kadar gula darah menjadi sulit terkontrol sehingga menyebabkan diabetes. Penyakit ini ternyata merupakan salah satu sumber dari penyakit gusi yang juga memicu kerontokan gigi. 

Olahraga secara Teratur 

Melakukan olahraga pada dasarnya menyehatkan tubuh. Namun, tahukah Anda bahwa olahraga secara teratur juga bisa mencegah gigi copot? Pasalnya, olahraga akan meminimalkan risiko pengeroposan tulang maupun naiknya kadar gula dalam darah. Dengan demikian, gigi Anda pun bisa lebih kuat dan terhindar dari masalah pelepasan dari gusi. 

Stop Rokok dan Alkohol 

Rokok maupun alkohol akan membuat pengeroposan lebih mudah terjadi. Pengeroposan tersebut juga bisa terjadi pada gigi Anda. Jadi jika memang mau menghindar dari gigi copot, berhentilah merokok atau mengonsumsi alkohol sekarang juga. 

*** 

Kalaupun gigi copot sudah terlanjur Anda alami, periksalah ke dokter gigi. Ini untuk menghindarkan diri dari komplikasi. Anda juga bisa berdiskusi ke dokter mengenai penanganan apa yang bisa dilakukan untuk posisi gigi yang sudah hilang tersebut.

Batuk Pada Anak, Obati Dengan Anakonidin Sirup

Tubuh kecil anak dapat membuat suara yang keras saat batuk, dan mendengar hal ini tentunya akan membuat semua orang tua merasa khawatir. Untuk membantu anak dalam mengatasi batuk yang diderita, akan sangat membantu apabila para orang tua tahu dan dapat membedakan jenis batuk serta mengetahui perawatan yang sering digunakan untuk mengatasi batuk. Anakonidin sirup biasanya digunakan untuk meredakan gejala batuk pada anak. 

Anakonidin Sirup 30 mL harga terbaik 7505

Sebelum Anda memberikan anakonidin sirup pada anak, ketahui terlebih dahulu apa sebenarnya yang menyebabkan batuk terjadi. Batuk biasanya merupakan tanda tubuh Anda mencoba untuk membersihkan iritan yang ada di dalamnya, mulai dari lendir hingga obyek asing. Adapun beberapa penyebab batuk pada anak di antaranya adalah:

  • Infeksi. Demam dan flu dapat menyebabkan batuk yang terus menerus terjadi pada anak. Demam biasanya dapat menyebabkan batuk kering ringan hingga sedang, dan flu menyebabkan batuk kering parah. Infeksi virus tersebut tidak dapat diobati menggunakan antibiotik, namun gejala dapat dikontrol menggunakan obat-obatan lain seperti anakonidin sirup. 
  • Refluks asam. Gejala kondisi ini pada anak di antaranya adalah batuk, sering muntah, rasa tidak enak di mulut, dan sensasi terbakar di dada. Perawatan refluks asam akan sangat bergantung pada usia anak, kesehatan, dan gangguan atau kondisi lainnya yang dideritanya. Cobalah lakukan cara ini, misalnya jauhkan anak dari makanan yang dapat memicu refluks asam, seperti coklat, peppermint, serta makanan gorengan, pedas, dan berlemak. Anak juga tidak boleh minum minuman yang mengandung kafein dan minuman berkarbonasi. Cobalah untuk membuat anak makan dua jam sebelum waktu tidur, dan hanya makan makanan kecil saja. Jika Anda khawatir dengan kondisi refluks asam anak, hubungi dokter anak. 
  • Asma. Kondisi ini cukup sulit untuk mendapatkan diagnosis, karena gejala yang beragam dari satu anak ke anak yang lainnya. Namun, batuk mengi yang dapat berubah menjadi lebih parah di malam hari dapat menjadi sebuah tanda dan gejala anak menderita asma. Gejala lain adalah batuk yang tampak muncul seiring dengan meningkatnya aktivitas fisik anak. Perawatan asma anak akan sangat bergantung pada apa yang menyebabkan kondisi ini, dan dapat meliputi menghindari pemicu asma, seperti polusi, asap, ataupun parfum. Kunjungi dokter apabila anak Anda menderita asma. 
  • Alergi atau sinusitis. Kondisi ini dapat menyebabkan batuk pada anak, tenggorokan yang gatal, hidung yang meler, mata yang berair, tenggorokan yang serak, dan ruam. Bicarakan dengan dokter seputar tes alergi untuk menemukan alergen apa yang menyebabkan gangguan ini, dan tanyalah seputar saran untuk menghindari alergen. Beberapa hal yang dapat menyebabkan alergi di antaranya adalah makanan, serbuk sari, bulu hewan, dan debu. Dokter dapat merekomendasikan obat alergi ataupun suntikan alergi. 
  • Batuk rejan. Juga dikenal dengan istilah pertussis, batuk rejan dikarakterisasikan dengan adanya sering batuk dan diikuti oleh suara merejan. Gejala lain dari batuk jensi ini di antaranya adalah hidung yang meler, bersin, dan demam ringan. Batuk rejan merupakan sebuah kondisi yang sangat menular, namun sangat mudah dicegah dengan vaksin. Batuk rejan dapat diobati menggunakan antibiotik. 

Pada dasarnya, batuk merupakan sebuah kondisi yang normal pada anak. Batuk terjadi karena tubuh mencoba untuk mengeluarkan iritan dari dalam tubuh. Anakonidin sirup merupakan obat batuk yang biasa digunakan untuk mengatasi gejala ini. Apabila anak tidak kunjung sembuh meskipun sudah mendapatkan perawatan, hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Cara Mengobati dan Mencegah Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi adalah kondisi ketika penis tidak mampu ereksi atau tidak mampu mempertahankan ereksi. Seringkali, gangguan ini dianggap hal yang memalukan dan banyak penderita yang tidak percaya diri untuk memeriksakan dirinya ke dokter. Padahal, kondisi ini bisa berkaitan dengan gangguan seksual dan penyakit lainnya. Kondisi ini merupakan masalah yang umum terjadi dan bisa diobati. Semakin cepat Anda berkonsultasi dengan dokter setelah mengalami gejala disfungsi ereksi, maka semakin cepat juga mendapatkan penanganan dan pengobatan yang efektif. Perawatan yang diberikan untuk penderita disfungsi ereksi meliputi pemberian obat, tindakan medis, dan terapi psikologis.

Terapi disfungsi ereksi dengan terapis seks

Pemberian Obat

Dokter biasanya akan memberikan penanganan awal berupa pemberian obat-obatan. Ada beberapa jenis obat-obatan yang digunakan untuk merangsang terjadinya ereksi atau meningkatkan kadar hormon reproduksi di dalam tubuh. Obat mengatasi disfungsi ereksi bisa berbentuk obat minum, obat oles, atau obat suntik. Dokter akan memberikan resep sesuai dengan indikasi, penyebab, dan dikonsumsi dalam pengawasan dokter. Jenis obat yang biasa digunakan antara lain:

  • PDE5 Inhibitors

Beberapa obat yang termasuk dalam kategori ini yaitu sildenafil (viagra), tadalafil (cialis), vardenafil (levitra, staxyn), dan avanafil (stendra). Keempat obat tersebut bekerja dengan cara meningkatkan efek oksida nitrat. Zat tersebut diproduksi secara alami oleh tubuh untuk melemaskan otot-otot di penis. Proses meningkatkan efek zat tersebut akan meningkatkan aliran darah ke penis dan membuat seseorang mengalami ereksi jika diberikan rangsangan. Penggunaan obat untuk disfungsi ereksi tersebut tentunya harus dengan resep dokter. Obat ini juga tidak boleh diberikan untuk pasien penderita penyakit jantung atau dengan kondisi kontraindikasi. Sebabnya, obat ini bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah sehingga bisa mengakibatkan tekanan darah menurun.

  • Injeksi Alprostadil

Obat jenis ini diberikan untuk penderita disfungsi ereksi dengan cara menyuntikan sendiri jarum halus yang berisi alprostadil ke pangkal atau samping penis. Biasanya, dosis yang diberikan pada setiap suntikan akan membuat ereksi yang berlangsung tidak lebih dari satu jam. Jarum yang digunakan untuk menyuntik pun aman dan sangat halus sehingga rasa nyeri yang ditimbulkan tidak mengganggu dan cenderung terasa ringan.

  • Suppositoria Uretra Alprostadil

Selain melalui suntikan, alprostadil juga bisa diberikan dalam bentuk supositoria yang ditempatkan di dalam uretra penis. Penggunaan obat jenis ini biasanya dilengkapi dengan aplikator khusus untuk memasukkan supositoria ke dalam uretra di dalam penis penderita disfungsi ereksi. Setelah pemberian obat, ereksi biasanya akan dimulai dalam 10 menit dan bila efektif bisa berlangsung antara 30-60 menit.

Pemasangan Vakum

Vakum penis atau pompa penis merupakan cara mengobati disfungsi ereksi dengan menggunakan alat berupa tabung vakum yang dirancang khusus untuk merangsang darah masuk ke dalam penis. Caranya yaitu menempatkan penis ke dalam tabung yang sudah terhubung dengan pompa. Udara di dalam tabung kemudian dipompa keluar, sehingga darah akan mengalir ke penis dan membuatnya menjadi lebih besar serta lebih kencang dan ereksi bisa terjadi. Anda juga membutuhkan cincin elastis yang dipakai di bagian pangkal penis untuk menjaga darah mengalir kembali ke tubuh dan membantu mempertahankan ereksi.

Implan Penis

Pengobatan disfungsi ereksi ini melibatkan prosedur operasi, yaitu menempatkan implan di kedua sisi penis. Implan terdiri dari batang karet yang bisa ditiup atau ditekuk sehingga memungkinkan Anda untuk mengatur kapan dan berapa lama Anda bisa melakukan ereksi. Namun, penanganan disfungsi ereksi jenis ini biasanya tidak disarankan sebelum mencoba metode lain.

Terapi Hormon

Salah satu penyebab terjadinya disfungsi ereksi yaitu karena adanya gangguan pada hormon, yaitu kadar hormon testosteron di dalam tubuh terlalu rendah. Oleh karena itu, terapi hormon bisa menjadi salah satu cara mengobati disfungsi ereksi. Terapi ini bertujuan untuk meningkatkan energi, suasana hati, serta meningkatkan gairah seksual agar ereksi. Namun, pengobatan ini juga tidak dianjurkan jika kadar hormon tergolong normal karena bisa menimbulkan efek samping lainnya.

Terapi Psikologi

Konseling seksual dilakukan pada penderita disfungsi ereksi yang disebabkan karena faktor psikologis seperti stres berlebih, depresi, kecemasan, adanya perasaan bersalah, trauma masa lalu, atau masalah rumah tangga dengan pasangan. Psikolog atau psikiater akan melakukan terapi untuk membantu pasien mengidentifikasi tekanan emosional yang memicu disfungsi ereksi. Jika kondisi ini sudah memengaruhi hubungan pasien dengan pasangan, dokter akan menyarankan untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan konselor pernikahan.

Cara Mencegah Terjadinya Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi bisa dicegah dengan menjalankan pola hidup sehat, termasuk dengan rutin berolahraga. Beberapa olahraga yang disarankan di antaranya yaitu:

  • Latihan Kegel, bertujuan untuk memperbaiki proses terjadinya ereksi. Olahraga ini terdiri dari berbagai gerakan yang ditujukan untuk memperkuat otot panggul
  • Aerobik, berfungsi untuk meningkatkan aliran darah yang dibutuhkan saat proses ereksi. Olahraga ini bisa mengurangi disfungsi ereksi yang disebabkan oleh penyakit obesitas, hipertensi, atau penyakit jantung, serta meningkatkan kadar hormon testosteron karena pengurangan lemak tubuh
  • Yoga, bertujuan untuk menenangkan pikiran dan tubuh sehingga tingkat stres dan kecemasan yang menjadi penyebab psikologis disfungsi ereksi bisa berkurang

Selain itu, disfungsi ereksi juga bisa dicegah dengan cara berhenti merokok, mengurangi minuman beralkohol, menjaga berat badan ideal, dan perbanyak konsumsi makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Penyebab Rasa Logam di Mulut

Rasa logam di mulut, atau istilah medisnya disebut sebagai dysgeusia atau parageusia, merupakan masalah yang timbul di indera pengecap dimana penderita mengalami rasa pahit seolah-olah mereka mencicipi sesuatu yang terbuat dari bahan logam.

image Rasa Logam di Mulut

Masalah pada indera pengecap bisa membuat penderita mengalami rasa pahit di mulut, baik dalam waktu yang singkat maupun lama. Penderita juga bisa mengalami kondisi tersebut secara tiba-tiba.

Indera pengecap dikendalikan oleh saraf sensoris dimana saraf tersebut memiliki kegunaan dalam memberikan penciuman dan rasa. Kedua saraf tersebut juga memberikan tanggapan terhadap rasa di mulut.

Setelah zat masuk ke dalam mulut, ujung saraf indera perasa dan penciuman akan memberikan sinyal ke otak. Rasa dari zat yang ada di dalam mulut akan diubah menjadi rasa tertentu, baik manis, asam, asin, pahit, maupun campuran. Masalah yang terjadi pada fungsi neurologis bisa memicu ketidakteraturan pada rasa di mulut.

Gejala

Pada umumnya, rasa logam di mulut tidak membahayakan tubuh. Namun, pada kondisi yang lebih serius, rasa logam di mulut bisa memberikan tanda bahwa seseorang mengalami suatu penyakit seperti diabetes. Pasien yang mengalami kondisi yang lebih serius perlu bertemu dengan dokter supaya kondisinya bisa segera ditangani.

Berikut adalah gejala yang dialami penderita akibat rasa logam di mulut:

  • Mulut kering.
  • Mengeluarkan air liur secara berlebihan.
  • Gusi berdarah.
  • Nafas bau.
  • Kelelahan.
  • Batuk.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Demam.
  • Nyeri.
  • Hidung tersumbat.
  • Indera penciuman yang buruk.
  • Kehilangan selera makanan.

Berikut adalah gejala yang lebih serius akibat rasa logam di mulut:

  • Perubahan kesadaran.
  • Kesulitan untuk menelan.
  • Demam tinggi.
  • Gangguan pernafasan.

Penyebab

Rasa logam di mulut terjadi karena faktor berikut:

  • Usia

Semakin bertambah usia seseorang, mereka semakin lebih mudah mengalami risiko tertentu, termasuk rasa logam di mulut.

  • Kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk yang dapat memicu rasa logam di mulut adalah tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik, bernafas dari mulut, merokok, dan lidah tergigit atau terbakar.

  • Infeksi

Rasa logam di mulut juga dipengaruhi oleh jenis infeksi berikut:

  • Infeksi saluran pernafasan atas.
  • Infeksi kelenjar air liur.
  • Sinusitis.
  • Infeksi telinga bagian tengah.
  • Sakit tenggorokan.
  • Radang tenggorokan.
  • Periodontitis.
  • Radang gusi.
  • Kondisi medis

Rasa logam di mulut bisa terjadi jika seseorang mengalami kondisi berikut:

  • Maag.
  • Cedera kepala.
  • Demensia.
  • Kehamilan.
  • Alergi makanan.
  • Kekurangan vitamin B12.
  • Gangguan ginjal.
  • Gangguan di bagian sistem saraf pusat.
  • Sindrom.
  • COVID-19.
  • Obat-obatan

Berikut adalah obat-obatan yang dapat menimbulkan efek samping rasa logam di mulut:

  • Antibiotik.
  • Antihistamin.
  • Antidepresan.
  • Antijamur.
  • Rifampin.
  • Obat pereda asma.
  • Obat penghambat asetilkolinesterase (obat untuk penyakit Alzheimer).
  • Obat yang mengandung logam berat.
  • Vitamin yang mengandung kalsium dan zat besi.

Jika Anda Mengalami Rasa Logam Di Mulut

Jika Anda mengalami rasa logam di mulut, Anda sebaiknya temui dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang Anda gunakan (jika dokter memerlukannya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan menanyakan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda mengalami penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik. 

Pengobatan

Setelah melakukan diagnosis, dokter akan menentukan pengobatan berdasarkan seberapa parah kondisi tersebut dialami pasien. Obat resep dapat diberikan kepada pasien untuk mengatasi rasa logam di mulut.

Pencegahan

Cara-cara untuk mencegah rasa logam di mulut adalah sebagai berikut:

  • Mengkonsumsi air putih secara rutin.
  • Mengkonsumsi permen bebas gula.
  • Membersihkan mulut (termasuk gigi) secara rutin.
  • Tidak melakukan kebiasaan buruk (seperti merokok).

Kesimpulan

Walaupun rasa logam di mulut memberikan ketidaknyamanan pada mulut, kondisi tersebut tidak membahayakan tubuh (kecuali jika Anda mengalami kondisi lain). Jika Anda ingin mengatasi rasa logam di mulut, Anda bisa mencoba cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang rasa logam di mulut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Harga Lipstik Inez untuk Bibir Kering

Lipstik merupakan salah satu produk makeup yang menjadi favorit banyak wanita. Hal ini karena lipstik dapat memberikan perubahan yang dramatis pada tampilan seseorang. Akan tetapi, penggunaan lipstik mungkin dapat menimbulkan kendala ketika memiliki kondisi bibir kering. Selain harus mengetahui dari segi harga ketika membeli lipstik, seperti harga lipstik Inez, Anda juga dapat mengetahui berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi bibir kering tersebut. Berikut tipsnya untuk Anda.

1. Persiapkan Bibir Anda Sebelum Menggunakan Lipstik

Gunakan produk yang dapat mengeksfoliasi kulit mati bibir. Anda bisa memilih produk berbahan dasar gula yang dapat mengelupas kulit bibir Anda yang pecah-pecah. Setelah itu, gunakan pelembap bibir seperti lip balm untuk merawat kulit bibir.

Anda juga dapat menjaga bibir tetap terhidrasi apalagi ketika malam hari. Anda bisa menggunakan lip balm yang memiliki formula agak berat dan lengket pada malam hari, agar formulanya dapat bekerja dengan baik untuk mengunci kelembapan. Hal ini sangat penting untuk mengisi kembali hilangnya kelembapan kulit di siang hari, apalagi jika Anda sering menggunakan lipstik bertekstur matte dan cair atau liquid yang cepat membuat bibir jadi kering.

2. Oleskan Lip Balm Sebelum Mengoleskan Lipstik

Selain mengetahui harga lipstik Inez, Anda juga dapat mencari produk lip balm yang bagus untuk digunakan sebelum mengaplikasikan lipstik. Aplikasikan lip balm secara tipis-tipis saja ke seluruh bibir sebelum menggunakan lipstik. Saat Anda akan mengaplikasikan lipstik, cobalah untuk menghapus lip balm dengan perlahan. Hal ini karena lip balm jika tidak dihapus, dapat membuat lipstik Anda cepat hilang dan tidak awet tahan lama.

3. Hindari Formula Lipstik yang Membuat Bibir Jadi Kering

Anda mungkin sudah melakukan usaha untuk menghindari penggunaan lipstik yang memiliki formula yang membuat bibir jadi kering. Akan tetapi, banyak merek yang mengeluarkan formula yang dapat digunakan untuk waktu yang lama tanpa luntur.

Jika Anda sudah merasa kalau kulit bibir Anda menjadi kasar karena memakai lipstik sepanjang hari, Anda bisa beristirahat mengenakan lipstik sebentar, lalu oleskan lip balm atau lip gloss untuk membantu menenangkan bibir. Jika kulit bibir Anda mudah kering, pertimbangkan untuk menghindari formula lipstik yang matte, dan lebih memilih lipstik yang menghasilkan tampilan satin atau semi-matte.

Anda juga perlu untuk memeriksa zat aditif yang menjadi formula komposisi pembuatan lipstik tersebut. Jika Anda salah memilih lipstik, maka akan meningkatkan risiko membuat bibir Anda jadi lebih kering. Ada beberapa orang yang alergi atau tidak cocok dengan zat aditif seperti pewarna, pewangi, dan pengawet yang ada di dalam produk lipstik. 

Ada beberapa zat aditif yang sering ditemui di produk lipstik seperti methylparaben dan polyparaben. Kedua zat aditif tersebut berfungsi sebagai bahan pengawet yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur di produk lipstik. Selain itu, ada juga zat aditif pada lipstik yaitu zat antioksidan yaitu BHT (butylated hydroxy toluen). Jika jumlah kandungan zat aditif ini tidak sesuai dengan standar, maka BHT justru dapat menyebabkan iritasi kulit bibir.

Untuk Anda yang ingin mendapatkan lipstik yang melembapkan cocok untuk kulit bibir kering, Anda bisa memilih produk Inez Color Contour Plus Lipstick. Lipstik dari Inez ini memiliki banyak varian warna. Untuk warna yang cokelat, lipstik Inez mampu membuat riasan wajah Anda menjadi tampak natural. Tak hanya itu, lipstik Inez ini dibuat dengan formula moisture yang dapat menjaga kelembapan kulit bibir Anda. Harga lipstik Inez ini juga terjangkau, yaitu Rp51.000 saja.

Journaling Bisa Mengatasi Kesehatan Mental

Mengatasi kondisi kesehatan mental bisa jadi sulit, tetapi membuat jurnal dapat membantu. Menulis journaling dapat membantu Anda mengatasi stres, kecemasan, depresi, dan gangguan bipolar. Selain itu, Anda dapat menggunakan jurnal untuk membantu meningkatkan kebiasaan dan perilaku Anda. 

Untuk mulai menulis jurnal, pilih waktu yang tepat untuk menulis setiap hari dan tentang diri Anda untuk menulis apapun yang terlintas dalam pikiran Anda selama 20 menit. Gunakan jurnal Anda untuk memproses perasaan Anda atau bekerja pada tujuan perbaikan diri Anda.

Memulai kebiasaan menulis jurnal atau journaling

1. Putuskan apakah Anda ingin menyimpan jurnal kertas atau jurnal digital

Biasanya, menulis dengan tangan membantu Anda memproses pikiran dengan lebih baik. Namun, yang terbaik adalah memilih format mana yang paling nyaman bagi Anda. Pilih jurnal kertas jika Anda suka menulis dengan tangan, atau gunakan pengolah kata jika Anda lebih suka mengetik.

  • Jurnal kertas akan memudahkan Anda berkreasi dengan entri Anda jika Anda tertarik untuk memasukkan seni ke dalam jurnal Anda.
  • Anda mungkin dapat menambahkan ke jurnal digital Anda dari perangkat apa pun jika Anda menggunakan Google Documents. Unduh Google Documents secara gratis dari toko aplikasi. Kemudian, buat dan edit dokumen di perangkat apa pun yang memiliki Google Documents.

2. Tulis di jurnal Anda setiap hari untuk mendapatkan manfaat maksimal

Penting untuk membentuk kebiasaan jika Anda ingin menggunakan jurnal Anda untuk meningkatkan kesehatan mental Anda. Pilih waktu yang nyaman bagi Anda untuk menulis, lalu tentang diri Anda untuk menulis setiap hari. Jadwalkan waktu penjurnalan Anda ke dalam hari Anda seperti janji penting lainnya.

  • Misalnya, Anda mungkin menulis di jurnal Anda setiap pagi ketika Anda bangun, selama jam makan siang, atau sebelum tidur.
  • Jika Anda bepergian dengan bus atau kereta api, gunakan waktu itu untuk menulis di jurnal Anda.

3. Atur timer selama 20 menit dan coba tulis sampai berbunyi

Saat pertama kali mulai membuat jurnal, beri diri Anda waktu singkat untuk melakukannya sehingga tidak terasa berlebihan. Mulailah dengan 20 menit, tetapi jangan ragu untuk menyesuaikan waktu agar lebih sesuai dengan kebutuhan Anda. Saat penghitung waktu berjalan, catat atau ketik kata apa pun yang muncul di kepala Anda.

Meskipun tujuannya adalah untuk menulis tentang pikiran atau stres Anda, jangan khawatir tentang itu sekarang. Tidak apa-apa untuk menulis hal-hal seperti, “Saya tidak tahu harus berkata apa,” “Ini terasa bodoh,” atau “Saya tidak bisa memikirkan apapun sekarang.” Jika Anda terus berjalan, Anda akan mulai mengungkap pikiran batin Anda.

4. Jangan khawatir tentang ejaan atau tata bahasa

Journaling Anda adalah untuk Anda, jadi tidak masalah jika Anda menggunakan kalimat yang tepat atau mengeja kata dengan benar. Biarkan pikiran Anda mengalir bebas tanpa mengedit sendiri.

     Jika kesalahan tata bahasa Anda benar-benar mengganggu Anda, tidak apa-apa untuk kembali dan memperbaikinya di lain waktu. Namun, ini tidak perlu.

Journaling: Berurusan dengan Pikiran dan Perasaan

1.  Ekspresikan apa pun yang ada di pikiran Anda saat Anda duduk untuk menulis

Cara terbaik menggunakan jurnal untuk memproses pikiran dan perasaan Anda adalah dengan menulis tentang apa yang terjadi dalam hidup Anda hari itu. Diskusikan apa yang terjadi pada Anda, bagaimana perasaan Anda tentang berbagai hal, dan kekhawatiran apa pun yang Anda miliki. Teruslah menulis sampai penghitung waktu berbunyi atau Anda merasa lebih baik.

Anda dapat menulis sesuatu seperti, “Hari ini saya merasa sangat sedih karena hujan sepanjang hari. Saya pikir cuaca mempengaruhi suasana hati saya. Saya bertanya-tanya bagaimana saya dapat membantu diri saya sendiri merasa lebih baik di hari-hari yang suram.”

2. Tulis dalam arus kesadaran ketika Anda tidak yakin dengan apa yang Anda rasakan

Terkadang sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya ada di pikiran Anda, dan tidak apa-apa! Untuk menulis dalam arus kesadaran, tulis saja kata-kata yang terlintas dalam pikiran, meskipun tidak masuk akal. Jangan khawatir tentang tanda baca atau struktur kalimat. Teruslah menulis sampai Anda mengenali ide atau tema utama yang muncul, yang akan memberitahu Anda bagaimana perasaan Anda.

Sebagai contoh, aliran masuk yang sadar mungkin terlihat seperti ini: “Duduk di sini tidak tahu harus berkata apa, ini adalah hari yang panjang dan saya lelah tetapi saya tidak tahu mengapa saya merasa sedih hari ini dan saya pikir itu karena hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan saya jadi mungkin saya perlu mengubah sesuatu tetapi apa yang bisa saya ubah.”

Menggunakan Jurnal Anda untuk Peningkatan Diri

Lacak kemajuan Anda menuju tujuan, kebiasaan baik, dan perilaku positif. Gunakan jurnal Anda untuk menetapkan tujuan pribadi dan bekerja menuju kebiasaan atau perilaku positif yang ingin Anda sertakan dalam hidup Anda. Catat tindakan yang Anda ambil untuk mencapai tujuan Anda dan pantau kemajuan Anda. Selain itu, tulis atau tandai saat Anda melakukan kebiasaan atau perilaku baik Anda.

  • Misalnya, Anda mungkin menyimpan halaman di jurnal Anda untuk melacak kemajuan Anda pada tujuan Anda. Tulis rencana tindakan, dokumentasikan saat Anda mengerjakan tujuan, dan periksa setiap langkah.
  • Jika tujuan Anda adalah bermeditasi setiap hari, Anda dapat memblokir waktu untuk bermeditasi dalam jadwal Anda dan mengunduh aplikasi meditasi. Kemudian, catat seberapa sering Anda bermeditasi, berapa lama sesi Anda berlangsung, dan manfaat yang Anda rasakan setelah bermeditasi.
  • Atau, beri diri Anda stiker atau tanda centang pada hari-hari Anda bekerja untuk mencapai tujuan atau kebiasaan baru Anda. Sebagai contoh, beri diri Anda stiker wajah tersenyum setiap kali Anda melakukan perawatan diri, tanda centang untuk setiap gelas air yang Anda minum, atau bintang setiap hari Anda memasak makanan di rumah.

Dokumentasikan gejala Anda jika Anda merawat penyakit mental. Melacak gejala Anda dapat membantu Anda menentukan apakah Anda membuat kemajuan atau perawatan mana yang paling cocok untuk Anda. Tuliskan gejala yang Anda alami di bagian atas atau bawah entri journaling Anda untuk hari itu. Nilai tingkat keparahan gejala Anda pada skala numerik sehingga Anda dapat lebih memahaminya. Bandingkan gejala yang Anda alami dengan apa yang terjadi dalam hidup Anda hari itu untuk membantu Anda mencari pola.

  • Anda dapat menulis, “Hari ini saya merasa cemas  dan tidak yakin,” dengan angka-angka yang mewakili keparahan gejala Anda.
  • Jika Anda sedang menjalani pengobatan, pantau kapan Anda meminumnya untuk melihat apakah itu memengaruhi gejala Anda.