Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan, Bahan Utama Maagfit

maagfit

Kunyit jawa atau disebut juga dengan temulawak merupakan tanaman yang berasal dari hutan Indonesia dan Malaysia. Akar dan rimpang (batang bawah tanah) digunakan untuk membuat obat. Seperti pada obat herbal Maagfit, obat yang memiliki permasalahan maag.

Temulawak digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, sindrom iritasi usus besar, perasaan kenyang atau kembung setelah makan, gas usus, gangguan lambung, serta keluhan liver dan kandung empedu. Ini juga digunakan untuk meningkatkan nafsu makan dan pencernaan.

Ada berbagai macam jenis kunyit diantaranya seperti, Curcuma, Curcuma de Java, Curcuma Javanais, Cúrcuma Javanesa, Curcuma xanthorrhiza, Curcumae Xanthorrhizae Rhizoma, Java Turmeric, Safran des Indes, Témoé-lawacq, Témoé-lawaq, Temu Lawak, Temu Lawas, Tewon Lawa.

Gangguan jangka panjang pada usus besar yang menyebabkan sakit perut. Mengonsumsi ekstrak temulawak tampaknya tidak memperbaiki gejala pada penderita seperti 

  • Perasaan kenyang.
  • Masalah kandung empedu.
  • Gas (perut kembung).
  • Meningkatkan nafsu makan.
  • Gangguan pencernaan (dispepsia).
  • Masalah hati.
  • Masalah perut.
  • Kondisi lain.

Manfaat Kesehatan Kunyit Jawa

Di bawah ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang terkenal dari temulawak selain sebagai obat maag seperti pada obat maagfit. Temulawak juga bermanfaat bagi kesehatan lainnya diantaranya.

1. Mengatasi gangguan pencernaan

Berbagai gangguan kesehatan pada saluran pencernaan seperti perut kembung, dispepsia, dan gangguan pencernaan bisa diatasi dengan Kunyit Jawa. Penelitian menyatakan bahwa pasien yang mengalami gangguan kesehatan yang ditemukan pada penyakit kolitis ulserativa semakin membaik dengan mengkonsumsi suplemen Kunyit Jawa secara rutin.

2. Tingkatkan nafsu makan Anda

Bagi para orang tua yang memiliki anak dengan nafsu makan rendah, temulawak atau kunyit jawa bisa menjadi obat yang ampuh untuk menambah nafsu makan anak Anda. Pastinya dalam bentuk yang sudah diolah sehingga bisa sangat aman dan nikmat saat dikonsumsi anak Anda. Temulawak dapat mempercepat proses pengosongan perut sehingga nafsu makan akan segera meningkat kembali. 

3. Mengobati Kanker

Temulawak dapat mengontrol, mencegah, atau bahkan membunuh berbagai jenis penyakit kanker termasuk kanker usus besar, payudara, dan prostat. Penelitian juga menunjukkan bahwa temulawak dapat mencegah pertumbuhan dan penyebaran kanker prostat. Ramuan itu seharusnya bekerja dengan menghambat pertumbuhan pembuluh darah yang membantu pertumbuhan kanker. Efek pencegahannya diasumsikan didukung oleh aktivitas antioksidannya, yang melindungi sel Anda dari kerusakan.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Semua bagian temulawak efektif tetapi rimpang paling banyak digunakan. Rimpang terdiri lebih dari seratus macam senyawa seperti amilase, fenolase, lemak, pati, mineral, turunan fenol (kurkuminoid) dan minyak atsiri. Senyawa ini terbukti efektif meningkatkan daya tahan tubuh secara optimal.

5. Mencegah dan menyembuhkan jerawat

Temulawak memiliki atribut astringent yang menyebabkan mengecilnya pori-pori kulit sehingga secara tidak langsung akan mencegah munculnya jerawat di permukaan kulit.

6. Pengobatan alternatif untuk gangguan fungsi hati

Kurkuminoid memiliki khasiat untuk mengobati gangguan kesehatan hati dan mencegah sel-sel hati berlemak. Berbagai studi ilmiah dan uji klinis telah dilakukan oleh para ilmuwan baik dari Indonesia maupun dunia, dan hasilnya secara umum mendukung penggunaan temulawak sebagai obat tradisional yang dapat digunakan untuk penyakit liver dan pegal linu.

7. Menormalkan jaringan yang terkena

Dalam dunia fisioterapi, temulawak tergolong adaptogen, zat tidak berbahaya yang dapat mendorong peningkatan resistensi terhadap racun atau dapat berpengaruh secara fisik, kimiawi dan biologis. Secara umum, ini memiliki efek menormalkan jaringan yang terkena.

8. Meringankan osteoartritis

Osteoartritis adalah salah satu penyebab kecacatan paling umum di AS. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi temulawak selama 4 minggu dapat membantu meredakan nyeri yang terkait dengan osteoartritis pada orang-orang yang sudah memiliki kondisi tersebut.

9. Mencegah tumor

Temulawak juga memiliki khasiat untuk mencegah aksi enzim atau komponen lain yang menyebabkan tumbuhnya sel tumor. Jadi penggunaan temulawak secara rutin pada penderita tumor merupakan langkah yang tepat.

10. Mencegah munculnya demam berdarah

Kandungan minyak atsiri Kunyit Jawa memiliki kegunaan yang dapat menghambat nyamuk Aedes aegypti untuk lebih dekat dengan tubuh Anda. Hal ini akan menghindarkan Anda dari bahaya demam berdarah karena nyamuk jenis ini merupakan pembawa virus dengue.

Pencegahan & Peringatan Khusus:

Bukti lebih lanjut diperlukan untuk menilai efektivitas temulawak untuk penggunaan seperti itu. Temulawak terlihat aman bagi untuk semua orang, jika penggunaannya dilakukan dalam waktu singkat sampai 18 minggu. Tetapi temulawak tidak aman jika digunakan dalam jumlah banyak atau dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan mual. 

Sedangkan untuk Anda ibu hamil atau sedang menyusui tidak cukup diketahui tentang penggunaan temulawak yang tepat.

Jika gejala berlangsung lebih dari 2 minggu atau memburuk selama penggunaan obat, dokter atau praktisi perawatan kesehatan yang berkualifikasi harus melakukannya

Takaran yang tepat dari temulawak tergantung dari beberapa faktor seperti usia pengguna, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Saat ini belum ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan kisaran dosis yang tepat untuk temulawak. Ingatlah bahwa produk alami seperti obat herbal maagfit harus selalu dilakukan pengawasan dan perhatikan dosisnya penting. Pastikan untuk mengikuti petunjuk yang relevan pada label produk dan konsultasikan dengan apoteker atau dokter Anda sebelum menggunakan.

Cara Mudah Mengatasi Infeksi Pencernaan pada Anak

Infeksi pencernaan pada anak terkadang membuat kita sebagai orangtua sedikit panik, apalagi jika disertai dengan anak yang rewel dan terus menangis. 

Namun, sebetulnya hal ini wajar terjadi kok. Sebagai orangtua kamu tak perlu panik. Untuk itu, kamu wajib mengetahui pertolongan pertama yang harus dilakukan saat anak mengalami infeksi pencernaan seperti diare, radang lambung, muntah, hingga sembelit. 

Penyebab infeksi pencernaan pada anak

Infeksi pencernaan pada anak biasanya disebabkan karena virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh anak. Masuknya bakteri atau virus juga disebabkan karena beberapa hal ini, seperti:

  • Kebiasaan anak memasukkan tangan yang kotor ke mulut.
  • Anak mengonsumsi makanan yang kurang bersih
  • Anak mengonsumsi makanan yang mengandung gas secara berlebih seperti brokoli, kol, kacang-kacangan, hingga minuman bersoda

Selain itu, salah satu penyebab infeksi pencernaan pada anak juga bisa disebabkan karena virus, seperti norovirus, rotavirus, astrovirus, dan adenovirus. Beberapa jenis virus ini biasanya menular dengan cepat dari satu anak ke anak yang lain di sekolah, pusat penitipan anak, dan beberapa taman bermain anak.

Gejala infeksi pencernaan pada anak

Jika anak mengalami infeksi pencernaan, biasanya akan memunculkan gejala yang tidak biasa. Berikut ini beberapa gejala infeksi pencernaan pada anak yang wajib kamu tahu. 

  • Diare
  • Perut terasa kembung
  • Sering bersendawa
  • Sering melakukan buang gas
  • Mengalami sembelit
  • Nyeri di bagian perut

Gejala-gejala di atas juga biasanya disertai dengan gejala demam, napsu makan berkurang, dehidrasi, lemas dan anak tidak seaktif biasanya. 

Jika menunjukkan beberapa gejala ini, sebaiknya kamu segera menemui dokter untuk penanganan lebih lanjut, ya. 

Cara mengatasi infeksi pencernaan pada anak

Saat anak menunjukkan beberapa gejala di atas, jangan sampai kita panik. Sebagai orangtua, kita harus mengetahui pertolongan pertama saat anak mengalami infeksi pencernaan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kondisi di mana jarak rumah sakit dan rumah jauh, atau saat sedang berada di perjalanan. 

Pertolongan pertama untuk beberapa gejala di atas yakni dengan memberikan ASI, MPASI, atau makanan rumah seperti biasanya.

Terus ajak anak untuk minum dengan cukup, sehingga terhindar dari dehidrasi yang bisa membahayakan nyawa anak. Kamu juga bisa memberikan obat seperti paracetamol untuk meredakan gejala demam. 

Pertolongan pertama ini bisa membantu hingga kamu menemukan rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan. 

Selain itu, dr. Vina dari SehatQ juga memberikan beberapa cara untuk mengatasi infeksi pencernaan pada anak yang bisa kamu lakukan di rumah, seperti:

  • Memberikan minuman lactobacillus untuk menjaga kesehatan usus anak
  • Jangan memberikan makanan keju pada anak secara berlebihan
  • Jika anak diare, bisa diberikan makanan pisang dan air putih agar badan tidak lemas dan dehidrasi
  • Jika anak mengalami sembelit, bisa berikan makanan berupa sayur dan buah dalam jumlah yang banyak
  • Kamu juga bisa memberikan minyak kayu putih dan oleskan di bagian perut yang kembung

Jika keluhan seperti diare lebih dari 5 kali dan anak terlihat lemas, sebaiknya segera menemui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Bagaimana mencegah infeksi pencernaan pada anak?

Untuk menghindari infeksi pencernaan pada anak, sebaiknya selalu berikan anak makanan yang bersih, bergizi seimbang, cukup serat, dan juga selalu berikan makanan secara teratur. 

Hindari memberikan makanan yang memiliki banyak pengawet atau makanan junk food yang tidak bagus untuk anak. Pastikan anak juga selalu mengonsumsi air putih secara cukup. 

Agar kesehatan anak terlindungi, kamu juga bisa memberikan tambahan vitamin dan mineral, seperti Vitamin C, B6, zat besi dan juga zinc.

Sekali lagi, terus jaga kesehatan pencernaan anak dengan memberikan makanan yang baik dan bersih, sehingga infeksi pencernaan pada anak bisa dihindari.

Ragam Manfaat Beras Ketan Putih, Berkhasiat untuk Kesehatan!

Manfaat beras ketan putih bagi kesehatan ternyata sangat banyak. Bahan makanan yang bisa dengan mudah kita temukan di mana saja ini rupanya menjadi salah satu jenis nasi yang banyak ditanam di seluruh Asia selama kurang lebih 4.000 tahun lamanya.

Manfaat beras ketan putih salah satunya adalah mencegah diabetes

Beras ketan putih memiliki tekstur yang berbeda, yakni lengket seperti lem. Hal ini berkat kandungan amylose yang sangat rendah, tapi kandungan amylopectin yang tinggi di dalamnya. Kita bisa mengolahnya baik dalam bentuk makanan manis ataupun asin.

Nutrisi Beras Ketan Putih

Kandungan karbohidrat di dalam beras ketan putih terhitung sedikit lebih rendah, sehingga cocok digunakan sesekali sebagai pengganti nasi. Di Jepang, jenis nasi yang biasa digunakan untuk sushi menggunakan beras ketan putih. 

Jenis beras ini juga bebas gluten, maka dari itu sangat cocok untuk dikonsumsi oleh pengidap intoleransi gluten.

Nutrisi yang terkandung di dalamnya cukup unik. Terdapat protein yang sangat tinggi, sehingga beras ketan putih memiliki sebanyak 170 kalori. Sejumlah vitamin seperti vitamin B, selenium, zinc, magnesium, tembaga, dan fosfor juga terkandung di dalamnya.

Serat yang terkandung memang tidak terlalu banyak, tapi beras ketan putih sama sekali tidak mengandung lemak ataupun kolesterol sehingga cocok untuk dikonsumsi sebagai menu diet yang mengenyangkan.

Manfaat Beras Ketan Putih

Kita bisa mendapatkan beragam manfaat beras ketan putih yang baik untuk kesehatan. Beberapa di antaranya bisa untuk mencegah risiko terkena penyakit kronis juga, lho. 

1. Mencegah penyakit kronis

Kandungan selenium serta beragam vitamin dan mineral lainnya dalam beras ketan putih mempengaruhi kadar antioksidan dalam tubuh. Jumlah kadar antioksidan yang baik di dalam tubuh dapat menurunkan risiko terkena penyakit kronis dan juga mengurangi stres oksidasi di dalam tubuh.

2. Mencegah diabetes

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa mengonsumsi nasi ketan dalam satu hari saja bisa memperbaiki kontrol glikemik pada pasien pengidap diabetes tipe 2. Dengan catatan, pasien tersebut harus menjalani pemantauan glukosa secara terus-menerus.

3. Mencegah radang

Manfaat beras ketan putih terletak pada kandungan nutrisinya yang beragam. Beberapa di antaranya adalah tembaga, zinc, dan macam-macam vitamin B yang diketahui dapat mendorong kekuatan sistem kekebalan tubuh. Sehingga dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat dapat mengurangi risiko mengalami radang di dalam tubuh dan juga menurunkan tekanan pada sistem tubuh. 

4. Menguatkan tulang

Dengan beragam mineral penting di dalam beras ketan putih, mengonsumsinya dapat membantu tulang Anda lebih kuat dan menurunkan risiko terkena osteoporosis seiring bertambahnya usia. 

5. Menyehatkan jantung

Beras ketan putih sama sekali tidak mengandung lemak ataupun kolesterol di dalamnya. Oleh karena itu, jenis nasi ini merupakan pilihan terbaik bagi pengidap masalah jantung, tekanan darah tinggi atau hipertensi, ataupun orang yang bermasalah dengan berat badannya.

6. Memperbaiki metabolisme

Banyaknya jenis vitamin B yang terdapat di dalam beras ketan putih sangat terikat dengan metabolisme tubuh. Metabolisme yang dimaksud meliputi produksi enzim, keseimbangan hormon, dan proses metabolisme penting lainnya. Oleh karena itu, mengonsumsi ketan putih dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh kita. 

Cara Memasak Beras Ketan Putih

Memasak beras ketan putih tidak jauh beda dengan memasak nasi putih biasa. Hanya saja memerlukan persiapan yang lebih rumit dan juga proses memasak yang tidak terlalu lama. 

Anda bisa membuatnya dengan mudah di rumah. Sebagai catatan, jika ingin dikonsumsi secara rutin untuk kesehatan, jangan tambahkan apapun agar tidak mengurangi gizi dan nutrisi serta menghilangkan manfaat di dalamnya.

Langkah-langkah memasak beras ketan putih:

  • Sebelum dimasak, rendam terlebih dahulu beras ketan putih di dalam air selama kurang lebih 4-5 jam atau idealnya semalaman, dengan volume air lebih banyak dari beras
  • Buang airnya dan bilas menggunakan air dingin minimal tiga kali
  • Setelah membuang air terakhir, taruh beras ketan di pengukus. Anda juga bisa menggunakan rice cooker.
  • Kukus beras ketan putih di atas air mendidih selama kurang lebih 30 menit menggunakan api kecil. Tidak perlu diaduk.
  • Setelah matang, diamkan beras ketan sebentar sebelum menghidangkan dan mengonsumsinya. 

Hidangkan ketan putih hangat dengan beberapa lauk seperti kari ataupun daging. Anda juga bisa menambahkan sayuran atau buah-buahan untuk hidangan manis agar tetap mendapatkan manfaat beras ketan putih yang baik. Selamat menikmati!

Beragam Cara Alami dan Medis untuk Mengatasi Penis Bengkak

Penis bengkak menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas. Penis yang membengkak biasanya akan terlihat iritasi atau terasa gatal. Anda juga mungkin merasa nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual. 

Banyak faktor yang menyebabkan penis bengkak. Gejala yang tampak akan berbeda berdasarkan penyebabnya, sehingga penting untuk mengetahui tanda-tandanya. 

Pembengkakan disertai dengan ruam kemerahan biasanya disebabkan oleh alergi. Dalam kasus yang jarang terjadi, penis yang bengkak merupakan keadaan darurat medis yang butuh penanganan dengan segera.

Penyebab penis bengkak

Pembengkakan pada penis menandakan penis mengalami cedera. Cedera penis bisa terjadi selama berhubungan seksual, terbentur benda keras, goresan, gigitan, luka bakar, atau cedera internal yang disebabkan oleh benda yang dimasukkan ke dalam uretra. 

Bahan yang terkandung dalam produk perawatan area genital dapat menyebabkan reaksi alergi yang menyebabkan penis bengkak. 

Pada kasus yang serius, penis bengkak merupakan tanda dari penyakit kelamin, seperti balanitis, penyakit Peyronie, dan fimosis.  

Cara mengatasi penis bengkak

Untuk meredakan pembengkakan ringan pada penis, Anda bisa mencoba cara rumahan berikut ini:

  1. Kompres hangat atau dingin

Mengompres dengan air hangat atau dingin dapat membantu meredakan pembengkakan. 

Jangan letakkan es batu atau mengucurkan air dingin langsung ke area yang bengkak. Sebaiknya bungkus es dengan kain atau handuk bersih dan letakkan di penis bengkak. 

Selain kompres air hangat, Anda juga bisa berendam dengan air hangat. Namun pastikan suhu air tidak terlalu panas (hangat suam-suam kuku).

  1. Hindari aktivitas berat

Selama pemulihan, hindari melakukan aktivitas yang bisa membebani penis, misalnya berhubungan seksual dan masturbasi, sampai rasa sakitnya hilang. Aktivitas semacam ini dapat memperburuk gejala. 

  1. Hindari produk yang bisa mengiritasi

Hindari penggunaan produk yang mengandung pewangi dan bahan lainnya yang berpotensi menyebabkan iritasi. Jika Anda alergi terhadap suatu zat, Anda juga harus menghindari pemakaian produk yang mengandung zat tersebut. 

Misalnya, beberapa orang alergi terhadap kondom lateks sehingga membuat penis bengkak. 

  1. Mengoleskan gel lidah buaya

Lidah buaya merupakan anti-inflamasi alami yang berfungsi menenangkan kulit teriritasi. Oleskan gel lidah buaya segar ke area yang terdampak. Ini juga termasuk salah satu cara alami meredakan penis bengkak akibat balanitis. 

  1. Kenakan pakaian dalam yang longgar

Jangan kenakan pakaian dalam yang ketat karena dapat memperparah kondisi penis. Jika penis terluka, Anda bisa menutup area yang terluka dengan kain katun tapi jangan bungkus penis atau skrotum dengan perban, tourniquet, atau plester.

Sementara itu perawatan medis diberikan tergantung pada gejala dan penyebab pembengkakan. Pengobatan meliputi:

  • Krim antijamur
  • Krim steroid
  • Obat antijamur oral
  • Antibiotik oral atau intravena

Beberapa kasus penis bengkak, misalnya balanitis, fimosis, parafimosis, dan penyakit Peyronie, membutuhkan tindakan pembedahan. Dokter juga akan meresepkan obat pereda nyeri untuk mengontrol rasa sakit.

Kapan harus ke dokter?

Seringkali penis bengkak akan sembuh dengan sendirinya. Tapi jika pembengkakan semakin parah atau tidak kunjung sembuh, segeralah hubungi dokter. 

Anda juga harus segera mendapatkan perawatan medis jika mengalami cedera penis atau pembengkakan disertai dengan gejala diantaranya:

  • Keluarnya cairan dari penis
  • Gatal
  • Sulit atau sakit saat buang air kecil dan berhubungan seksual
  • Penis bengkok
  • Ereksi menyakitkan atau berlangsung lebih dari empat jam tanpa rangsangan seksual

Penanganan yang terlambat bisa menyebabkan komplikasi fatal, seperti disfungsi ereksi permanen atau jaringan penis mati.

Sabun Batang Vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Baik?

Sabun batang dan sabun cair adalah dua jenis sabun yang paling umum dipakai untuk mandi. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lantas, manakah yang sebenarnya lebih baik untuk digunakan? 

Baik sabun batang maupun sabun cair sama-sama memiliki fungsi untuk membersihkan tubuh Anda. Pemilihannya didasarkan pada kebutuhan serta selera masing-masing orang. 

Perbedaan sabun batang dan sabun cair

Dari segi kegunaan, sabun batang dan sabun cair memiliki kegunaan yang sama. Perbedaannya terletak pada bahan dan cara kerja sabun dalam membuang kotoran.

Sabun batang bekerja dengan cara melarutkan kotoran di permukaan kulit Anda. Kotoran ini biasanya meliputi keringat yang bercampur dengan minyak alami tubuh Anda. 

Ketika kotoran ini mengendap di permukaan kulit, kulit Anda akan dipenuhi dengan bakteri. Sabun batang akan mencegah pembentukan lapisan berminyak ini berkembang menjadi bakteri. 

Sabun cair sebenarnya bekerja dengan mekanisme yang serupa. Akan tetapi, sabun cair tidak hanya melarutkan kotoran, namun juga memberikan nutrisi lainnya yang diperlukan oleh kulit Anda dari bahan-bahan kimia dalam produk sabun. 

Biasanya, sabun cair bisa mengatasi masalah kulit seperti kekeringan, kulit mengelupas, dan pori-pori yang tersumbat. Fungsi ini tidak akan didapatkan dari sabun batang, karena sabun batang hanya berfokus untuk membersihkan saja. 

Akan tetapi, sabun batang mungkin lebih praktis untuk digunakan bagi beberapa orang. Namun, setelah memakainya, Anda tetap perlu memakai pelembab kulit. 

Memilih jenis sabun berdasarkan jenis kulit

Setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda-beda. Kondisi kulit Anda dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, mulai dari faktor genetik, pola makan, lokasi tempat tinggal, usia, dan lain sebagainya. 

Beberapa jenis kulit mungkin lebih cocok dibersihkan dengan sabun batang, sementara beberapa jenis lainnya lebih cocok menggunakan sabun cair. Berikut ini cara memilih jenis sabun berdasarkan kondisi kulit Anda:

  • Sabun untuk kulit rusak

Kulit yang rusak biasanya mengalami berbagai macam masalah kesehatan. Contohnya seperti kulit yang berjerawat, psoriasis, atau rosacea. Apabila Anda mengalami kondisi ini, biasanya sabun cair lebih cocok untuk Anda gunakan. 

Anda bisa mengonsultasikan hal ini dengan dokter kulit Anda. Dokter bisa saja merekomendasikan sabun khusus untuk pengobatan. Biasanya, sabun khusus ini hadir dalam bentuk sabun cair, bukan sabun batang.

  • Sabun untuk kulit kering

Kulit yang kering mengalami beberapa gejala tertentu, seperti kulit mengelupas, kemerahan, dan gatal. Kekeringan ini bisa terjadi karena berbagai macam faktor.

Untuk Anda yang memiliki jenis kulit kering, Anda lebih dianjurkan untuk menggunakan sabun cair. Karena, sabun cair biasanya dilengkapi juga dengan kemampuan untuk melembabkan serta formula lainnya yang penting untuk kesehatan kulit. 

  • Sabun untuk eksfoliasi

Eksfoliasi kulit biasanya diperlukan untuk mengikis lapisan sel kulit terluar yang sudah mati. Hal ini akan memunculkan lapisan sel kulit baru yang lebih sehat. Untuk eksfoliasi kulit, sabun yang dianjurkan adalah sabun batang. 

Sabun batang umumnya mengandung bahan pengelupas alami ataupun sintetis. Bahan ini akan berkontribusi dalam mengeksfoliasi kulit Anda. 

Baik sabun batang maupun sabun cair sama-sama memiliki kelebihan masing-masing. Keduanya pun sama-sama memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk membersihkan kulit. 

Apa pun jenis sabun yang akan Anda pakai nantinya, pastikan untuk selalu memilih yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda.