Bagaimana Chia Seed untuk Diet Dapat Menurunkan Berat Badan Anda?

Melakukan program diet atau penurunan berat badan dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan mengonsumsi chia seed untuk diet. Biji chia atau chia seed belakangan ini menjadi sangat populer untuk melakukan diet. 

Seperti diketahui, biji chia mengandung serat yang sangat tinggi, pun dengan protein yang terkandung di dalamnya. Namun, bagaimana biji chia dapat membantu Anda menurunkan berat badan? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini. 

Chia seed untuk diet

Chia seed atau biji chia tidak hanya sehat, tetapi mereka juga mudah dimasukkan ke dalam makanan Anda. menambahkan biji-bijian dalam makanan Anda adalah cara yang baik untuk mendapatkan nutrisi yang sehat untuk menjaga kebugaran tubuh. 

Chia seed berguna untuk kesehatan pencernaan Anda, laju metabolisme, zat besi tinggi, mengandung omega-3 dan lemak baik. Karena alasan itulah chia seed sangat baik untuk diet Anda dan mengurangi lemak di perut Anda. Nah, berikut bagaimana chia seed membantu diet Anda. 

  • Tinggi serat

Chia seed kaya akan serat, yang membantu Anda tetap kenyang untuk waktu yang lebih lama. Dua sendok makan biji chia mengandung hampir 10 gram serat. Diet tinggi serat telah dikaitkan dengan penurunan berat badan. Makan makanan kaya serat adalah salah satu cara paling sederhana untuk menurunkan berat badan. Kandungan serat yang ada di dalam biji chia juga mengandung pencernaan dan keteraturan usus yang lebih baik. 

  • Asam lemak omega-3

Biji chia memiliki asam alfa-linoleat (ALA) dalam jumlah tinggi, asam lemak omega-3. Karenanya, mereka bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Asam lemak omega-3 memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan peradangan pada tubuh dan menambah berat badan. Sebagai manfaat tambahan, biji chia memiliki banyak nutrisi seperti magnesium, kalsium, fosfor, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. 

  • Tinggi protein

Biji chia kaya protein yang membantu mengurangi nafsu makan dan asupan makanan, kandungan protein dalam biji sehat ini mendorong pertumbuhan dan perkembangan, membangun massa otot, dan dengan demikian mengurangi lemak tubuh Anda dengan banyak cara. 

Protein diklaim sebagai makronutrien paling efektif untuk menurunkan berat badan yang dapat mengekang nafsu makan. Selain itu, biji chia bebas gluten, menjadikan sumber protein yang baik untuk penderita penyakit celiac atau kepekaan biji-bijian. 

Apakah ada efek samping mengonsumsi biji chia?

Umumnya, biji chia tidak menyebabkan reaksi atau memicu gejala apa pun, seperti pada  beberapa makanan lain yang dikenal sebagai alergen aau memicu gejala terkait GI. Meskipun begitu, peningkatan asupan serat yang tiba-tiba dan drastis berpotensi menyebabkan beberapa gejala yang mungkin muncul, terutama pada orang yang sebelumnya mengonsumsi sangat sedikit serat. 

Di mana terlalau banyak serat sering kali menyebabkan diare dan kembung. Anda juga mungkin merasa lebih kenyang dari biasanya setelah makan biji chia. Jadi, jangan berlebihan dalam mengonsumsi biji chia. 

Apa yang terjadi jika Anda mengonsumsi chia seed secara rutin?

Biji chia memiliki nilai antioksidan dan kandungan omega-3yang realtif tinggi yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung, melawan lemak jahat dan radikal bebas dalam tubuh. Selain itu chian seed juga mengandung nol kolesterol yang merupakan cara terbaik untuk menjaga berat badan ekstra. 

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa biji chia sangat bermanfaat dalam membersihkan penumpukan racun di usus dan menjaga jaringan adiposa visceral yang tersimpan di sekitar area perut. Selain itu, saat Anda mengonsumsi biji chia setiap hari dapat membantu mengontrol diabetes dan tingkat tekanan darah. 

Jadi, kesimpulannya chia seed untuk diet dapat digunakan untuk menurunkan berat badan Anda. Tidak hanya itu, jika Anda mengonsumsinya secara rutin dapat membantu Anda dalam mengontrol tekanan darah dan diabetes. Namun, meski begitu Anda tidak boleh mengonsumsi secara berlebihan. 

9 Manfaat Jus Lidah Buaya yang Menyehatkan Tubuh

Sudah dari lama diketahui bahwa gel lidah buaya dikenal dengan berbagai manfaatnya untuk kulit. Tidak hanya gel, Anda juga dapat menerima manfaat lidah buaya dalam bentuk jus. Kandungan nutrisi pada lidah buaya dapat menjadikannya sebagai minuman yang menyehatkan. Lidah buaya juga mempunyai kandungan gula, vitamin, mineral, sterol, asam amino, asam salisilat, serta senyawa khusus seperti anthraquinones yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Manfaat Jus Lidah Buaya bagi Kesehatan Tubuh

Untuk mengkonsumsi lidah buaya sebagai minuman, Anda dapat membuatnya menjadi jus dengan menggiling daunnya dengan blender. Sebelum disajikan, Anda dapat menyaring cairannya terlebih dahulu. Beberapa manfaat jus lidah buaya bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:

  • Mencegah Dehidrasi

Lidah buaya kaya akan air sehingga dapat mencegah dan mengatasi terjadinya dehidrasi. Jus lidah buaya dapat menjadi minuman untuk memulihkan stamina tubuh dan juga membersihkan penumpukan asam laktat setelah berolahraga.

  • Detoks Alami

Manfaat jus lidah buaya yang kedua adalah sebagai detoksifikasi tubuh secara alami. Lidah buaya mempunyai kandungan polisakarida dan antioksidan yang kuat sehingga dapat membuat sistem kekebalan tubuh lebih kuat. Jus lidah buaya juga dapat mencegah pertumbuhan radikal oksidatif bebas pada tubuh,

  • Meningkatkan Metabolisme

Lidah buaya mengandung vitamin B yang mempunyai peran untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan menghentikan penumpukan lemak. Meningkatkan metabolisme dengan mengkonsumsi jus lidah buaya adalah dengan meredakan masalah seperti refluks asam dan mengatur pergerakan usus.

  • Mengatasi Sembelit

Jika Anda mengalami sembelit, Anda dapat mengkonsumsi jus lidah buaya. Hal ini dikarenakan jus lidah buaya dapat memiliki komponen antrakuinon sehingga dapat menjadi obat laksatif alami.

Untuk hasil yang baik, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengkonsumsi jus lidah buaya untuk mengatasi sembelit.

  • Kesehatan Kulit

Lidah buaya memiliki sifat menghidrasi sehingga tanaman ini dipercaya dapat menjaga kesehatan kulit. Jus lidah buaya mengandung antioksidan, vitamin, dan senyawa yang bisa menetralisir efek dari radiasi sinar ultraviolet dan mencegah kerutan.

  • Menjaga Fungsi Hati

Salah satu cara untuk menjaga fungsi hati adalah dengan mengkonsumsi jus lidah buaya. Jus lidah buaya dapat meningkatkan fungsi hati semakin maksimal karena memberikan asupan cairan yang dibutuhkan. Minuman ini juga mengandung fitonutrien yang baik bagi kesehatan tubuh.

  • Baik untuk Pencernaan

Manfaat jus lidah buaya selanjutnya adalah dapat menyehatkan sistem pencernaan. Minuman ini mengandung enzim yang dapat memecah lemak dan gula sehingga baik bagi sistem pencernaan.

Jus lidah buaya juga dapat meredakan iritasi pada lambung dan usus serta meredakan gejala irritable bowel syndrome (IBS).

  • Mengatasi Peradangan Gusi

Jika Anda mengalami peradangan gusi, maka jus lidah buaya dapat dikonsumsi untuk meredakan peradangan tersebut. Jus lidah buaya memiliki kandungan antimikroba dan antibakteri yang membuatnya dapat mengatasi peradangan gusi.

  • Meredakan Nyeri Ulu Hati

Kandungan senyawa pada jus lidah buaya dapat mengontrol sekresi asam di dalam lambung. Maka dari itu, jus lidah buaya dapat membantu Anda saat terserang nyeri ulu hati. Selain itu, minuman ini juga disebut dapat mengatasi tukak lambung.

Anda dapat menerima manfaat jus lidah buaya dengan mengkonsumsinya. Namun, Anda juga perlu memperhatikan beberapa efek samping yang mungkin muncul seperti akan mengganggu kinerja obat lain yang sedang dikonsumsi. Anda juga dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi jus lidah buaya secara rutin.

Maltitol, Pemanis Tapi Bukan Gula 

Maltitol adalah alkohol gula, sejenis karbohidrat yang bukan gula atau alkohol. Alkohol gula ditemukan secara alami di beberapa buah dan sayuran. Mereka juga dapat diproduksi secara komersial untuk digunakan sebagai bahan untuk berbagai makanan dan minuman yang biasa kita konsumsi.

Maltitol biasanya diproduksi daripada digunakan dalam bentuk aslinya. Mereka manis, tapi tidak semanis gula, dan memiliki hampir setengah kalori. Mereka biasanya digunakan untuk:

  1. Makanan yang dipanggang
  2. Permen
  3. Makanan manis lainnya

Maltitol juga dapat ditemukan di beberapa obat. Selain menambahkan rasa manis sebagai pengganti gula, maltitol dan alkohol gula lainnya membantu menjaga kelembaban makanan, dan membantu mencegah kecoklatan. Saat Anda memeriksa label, ketahuilah bahwa maltitol juga mungkin terdaftar sebagai sorbitol atau xylitol. Kadang-kadang bahkan terdaftar hanya sebagai alkohol gula, karena termasuk dalam kategori ini.

Seperti gula, maltitol adalah karbohidrat yang mengandung kalori. Tubuh Anda tidak menyerap semua kalori dalam maltitol, tetapi masih menyediakan sekitar 2 hingga 3 kalori per gram, dibandingkan dengan empat kalori per gram gula. Karena maltitol adalah karbohidrat dan memiliki kalori, maltitol juga mempengaruhi glukosa darah Anda.

Sirup maltitol memiliki indeks glikemik 52, yang mendekati gula meja di 60. Indeks glikemik adalah ukuran efek makanan pada peningkatan kadar glukosa darah Anda. Bentuk bubuk memiliki indeks glikemik 35, yang masih lebih tinggi dari kebanyakan gula alkohol lainnya dan lebih tinggi dari semua pemanis buatan.

Meskipun maltitol memiliki beberapa kekurangan dengan gula, maltitol memberikan beberapa manfaat yang patut diperhatikan. Manfaatnya antara lain:

  • Pengurangan kalori

Jika Anda menukar maltitol dengan gula dalam jumlah yang sama, Anda akan mengalami sedikit defisit kalori. Jika Anda adalah orang yang biasanya mengkonsumsi banyak kalori dari gula setiap hari, peningkatan defisit kalori mungkin bermanfaat. Selain itu, hal ini dapat membantu Anda untuk menghilangkan gula sepenuhnya jika Anda secara bertahap mengurangi jumlah yang Anda gunakan.

  •  Kesehatan gigi

Maltitol mungkin lebih baik untuk gigi Anda daripada gula. Para peneliti telah mempelajari penggunaan produk maltitol pada kesehatan gigi dengan beberapa temuan positif. Maltitol dapat memberikan manfaat kesehatan dan gigi tertentu bagi sebagian orang, tetapi penelitian telah memberikan hasil yang beragam tentang manfaat menggunakan pemanis ini.

Beberapa orang yang mengonsumsi maltitol, terutama dalam jumlah banyak, dapat mengalami gas usus dan kram. Orang lain bahkan mungkin mengalami kram dan diare yang lebih parah. Jika Anda memutuskan untuk makan atau minum produk dengan maltitol, mulailah dengan jumlah kecil pada awalnya untuk melihat bagaimana tubuh Anda bereaksi. Jika Anda melihat efek samping atau khawatir Anda mungkin sensitif terhadap maltitol, perhatikan di mana dan kapan Anda memakannya.

Jika Anda mengalami gejala yang parah, cobalah alternatif maltitol atau bicarakan dengan dokter Anda tentang gejala pencernaan Anda untuk menyingkirkan masalah lain yang mungkin Anda alami.

4 Produk untuk Merawat Luka Operasi Caesar

Perempuan yang pernah menjalani operasi caesar pada umumnya memiliki bekas luka di bagian bawah perut. Banyak yang merasa jika bekas luka ini mengganggu penampilan, sehingga banyak dari mereka yang mencari cara merawat luka caesar agar sedikit demi sedikit bisa memudar dan bekas operasi bisa hilang, meskipun tidak secara sempurna.

Operasi caesar dilakukan jika perempuan melahirkan secara tidak normal, seperti prosedur operasi lainnya jenis operasi ini juga akan meninggalkan bekas luka jahitan. Secara umum, bekas luka hanya terlihat samar tetapi meninggalkan bekas luka yang terlihat sangat jelas dan tak jarang bekas luka dari operasi ini akan berkembang menjadi keloid.

Cara Merawat Luka Caesar

Bekas luka operasi caesar memang akan memudar seiring waktu berlalu, namun tidak akan pernah hilang sepenuhnya. Jika bekas luka ini mengganggu, perempuan bisa menggunakan beberapa produk untuk melakukan pengobatan rumahan secara sederhana agar bisa menyamarkannya, berikut beberapa produk yang disarankan.

  1. Petroleum Jelly

Digunakan untuk menjaga sayatan agar tetap lembap dan tertutup, pakai krim ini untuk membantu mengurangi jaringan parut setelah operasi caesar. Agar maksimal, penting mengoleskan krim ini pada bekas luka dan tetap menutupinya untuk membantu menjaga bekas luka operasi caesar tetap rata.

  1. Gel Silikon

Tempatkan selembar gel silikon di atas lokasi sayatan, cara ini juga terbukti efektif dalam mengatasi bekas luka caesar. Lembaran lengket dan bening membantu menjaga bekas luka tetap lembap dan tertutup, sehingga dampak yang dihasilkan membuat bekas luka tetap lembut, lebih tipis dan tidak terlalu terlihat merah.

  1. Vitamin E dan Ekstrak Bawang

Penggunaan vitamin E dan ekstrak bawang digunakan untuk membantu mengurangi bekas luka, dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa kedua zat ini bahkan bisa mencegah munculnya bekas luka. Kedua kandungan tersebut bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan jaringan parut pada bekas luka caesar.

  1. Madu

Siapa sangka madu memiliki manfaat luar biasa dalam pengobatan atau perawatan bekas luka caesar pada ibu hamil. Madu ternyata dapat mengurangi peradangan kulit, dalam sebuah penelitian menyebutkan jika madu membantu dalam proses pembentukan jaringan baru. Hal ini juga bisa mengurangi jaringan parut atau mencegah timbulnya bekas luka.

Penyebab Munculnya Bekas Luka

Merupakan cedera yang melibatkan rusaknya jaringan tubuh dan pada umumnya terjadi di kulit sebagai lapisan perlindungan terluar. Terbentuknya bekas luka ini merupakan bagian alami dari proses penyembuhan luka, tampilan bekas luka ini tergantung dari bagaimana perawatan penyembuhan luka, usia, faktor genetik dan jenis luka termasuk luka operasi caesar.

Jaringan yang rusak karena sayatan dan jahitan operasi caesar akan pulih dengan sendirinya, namun kulit akan menjadi sama kuatnya seperti sebelum dijahit. Meski demikian, penampilan kulit bekas luka mungkin berbeda dengan kulit normal karena kulit tersusun atas dua protein, yakni kolagen yang memberi kekuatan kulit dan elastin yang memberi kelenturan kulit.

Kulit  tidak dapat memproduksi elastin baru pada bekas luka, namun ketika tubuh memproduksi terlalu banyak kolagen, maka bekas luka operasi caesar akan terlihat lebih tebal dan berwarna gelap. Kondisi ini disebut dengan luka hipertrofik dan keloid, untuk mengatasinya hanya bisa mengandalkan berbagai cara merawat luka caesar yang direkomendasikan oleh dokter.

Pada keloid, bekas luka akan menebal dan bahkan menjadi berukuran lebih besar ketimbang luka aslinya. Selain mengganggu penampilan juga bisa menimbulkan rasa gatal, kondisi ini tentu dapat menurunkan rasa percaya diri perempuan.

Mudah Kehilangan Motivasi Diet? Coba Tips Berikut Ini!

Untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal, diet bisa menjadi salah satu pilihan. Sayangnya, tidak semua orang mampu melakukan diet dengan tepat sebab sering kehilangan motivasi di tengah jalan. Minggu pertama ketika melakukan diet tentu Anda akan menjalaninya dengan semangat. Akan tetapi, ketika memasuki minggu ketiga, biasanya semangat tersebut telah luntur sehingga diet yang dijalani pun gagal. Agar proses pembentukan tubuh yang Anda inginkan berhasil, cobalah untuk mengikuti tips menjaga motivasi diet seperti berikut ini. 

  1. Pilih program diet yang realistis

Hindari menggunakan program diet yang terlalu muluk-muluk. Hal itu akan membuat Anda kehilangan motivasi saat target tidak tercapai. Anda hanya perlu memilih program diet yang realistis. Dengan begitu, motivasi diet pun dapat terjaga hingga akhir. Program diet pun biasanya berlangsung dalam jangka waktu Anda. Saat memilih, pastikan bahwa telah sesuai dengan motivasi diet Anda. Selain itu, pilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh. 

  1. Berpikiran positif

Saat menjalani diet, akan ada masa ketika berat badan stagnan padahal Anda merasa telah menjaga pola makan dan rajin olahraga. Hal itu biasanya menyebabkan banyak orang kehilangan motivasi diet. Untuk menjaga diri tetap termotivasi, Anda perlu berpikir positif selama melakukan evaluasi diet yang dijalani. Pastikan bahwa di dalam pikiran Anda terdapat kalimat berupa “tidak ada yang sia-sia”. Dengan begitu, motivasi diet Anda tidak akan mudah luntur. 

  1. Turunkan dengan perlahan 

Melakukan penurunan berat badan dalam jumlah banyak dengan waktu sangat singkat dapat membahayakan tubuh. Hal tersebut dikarenakan metabolisme tubuh tidak sempat mengalami penyesuaian. Oleh karena itu, diet yang benar akan membantu Anda menurunkan berat badan dengan melakukannya secara bertahap dan berjangka.  

  1. Gunakan target jangka pendek 

 Tips lain untuk mempertahankan motivasi diet adalah dengan menggunakan target jangka pendek. Hal ini cukup penting dilakukan sebab mampu menjaga kepercayaan diri Anda untuk menjalani program diet hingga selesai. Target jangka pendek membuat Anda lebih semangat sebab hasil selalu terlihat dan terhitung meski hanya sedikit. Cara menentukan target jangka pendek cukup mudah. Misalnya Anda ingin menurunkan berat badan sebanyak 15 kg dalam 3 bulan, gunakan target jangka pendek berupa penurunan berat badan sebanyak 1,5 kg saja setiap minggunya. Meski secara hitungan sama, namun psikologis Anda akan mendapat pengaruh berbeda dari hitungan berupa target jangka pendek tersebut. 

  1. Lakukan olahraga

Selain menjaga pola makan, Anda perlu melakukan olahraga. Tidak hanya mampu membantu menurunkan berat badan, olahraga ternyata juga bisa menjadi motivasi diet terutama jika dilakukan bersama teman atau orang tersayang. Pilih olahraga yang menyenangkan, bisa dilakukan berdua atau lebih, serta disertai musik agar motivasi diet terus menyala setiap harinya. Beberapa jenis olahraga yang dapat Anda coba yaitu zumba atau bersepeda. 

Sebelum mulai menjalani diet, Anda lebih baik berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Hal itu amat disarankan terutama bagi Anda yang memiliki penyakit atau kondisi medis tertentu. Pola makan diet perlu diatur sedemikian rupa menyesuaikan kondisi tubuh Anda sehingga tidak membahayakan. Pastikan pula motivasi diet yang Anda miliki cukup kuat sehingga semangat dalam diri tidak mudah padam. Apabila Anda ingin berdiskusi lebih lanjut tentang motivasi diet, tanyakan langsung pada dokter secara gratis melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store atau Google Play.  

Sama-Sama Menangani Kesehatan Mental, Ini Perbedaan Dokter Jiwa dan Psikolog

Dokter jiwa dan psikolog sama-sama memiliki kemampuan untuk mendiagnosis dan merawat pasien dengan gangguan kesehatan mental. Akan tetapi, keduanya tidaklah sama sebab masing-masing memiliki latar belakang pendidikan serta tugas dan peranan yang berbeda-beda. 

Latar belakang pendidikan

Dokter jiwa harus menempuh pendidikan dokter umum terlebih dahulu. Setelah mendapatkan gelar dokter, studi dilanjutkan ke bidang spesialisasi psikiatri selama kurang lebih 4 tahun. Lulusan spesialis kedokteran jiwa atau psikiatri mendapatkan gelar Sp.KJ. Tak hanya itu, dokter jiwa juga memiliki subspesialisasi antara lain:

  • Psikiatri anak dan remaja

Beberapa gangguan mental yang mungkin terjadi pada anak dan remaja yaitu gangguan cemas dan depresi, hiperaktivitas, school phobia, skizofrenia, serta kelainan bipolar. Rumah sakit biasanya menyediakan ruang terapi keluarga dan terapi bermain khusus sebagai rangkaian proses penyembuhan pasien. 

  • Psikiatri geriatri

Dokter jiwa subspesialis geriatri berfokus pada pasien lansia. Pada dasarnya, lansia tidak memiliki kebugaran dan kemampuan yang sama dengan orang dewasa sehingga perawatan dan pengobatannya pun harus disesuaikan dengan kondisi tubuhnya. 

  • Psikiatri adiksi

Dokter menangani pasien yang mengalami ketergantungan dan penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Terapi ini diharapkan mampu berdampak jangka panjang sehingga pasien tidak mengalami kecanduan lagi. 

Seseorang perlu menempuh pendidikan pendidikan strata 1 (S1) dalam bidang psikologi. Setelah itu, studi dilanjutkan dengan mengikuti program magister profesi psikologi (S2) selama 4 atau 5 semester. Apabila telah mengikui sidang profesi dan mendaftar keanggotaan, Anda dapat mengurus SIPP (Surat Izin Praktek Psikologi) dan menjadi psikolog profesional. Terdapat berbagai jenis psikolog, diantaranya psikolog klinis, psikolog industri dan organisasi, psikolog pendidikan, serta psikolog sosial. 

Penyakit yang ditangani

Dokter jiwa mendiagnosis pasien berdasarkan tes psikologi, tes laboratorium, dan one-on-one evaluations. Berikut ini beberapa penyakit yang ditangani dokter jiwa berdasarkan diagnosis yang telah ditetapkan: 

  • Gangguan kecemasan
  • Attention Deficit Hyperactivity Disoreder (ADHD)
  • Gangguan bipolar
  • Gangguan depresi mayor
  • Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)
  • Skizofrenia

Dokter jiwa juga memberikan resep dan menyarankan terapi sebagai bentuk pengobatan. Beerikut ini beberapa jenis terapi pasien gangguan kesehatan mental yang ditangani dokter jiwa:

  • Terapi elektrokonvulsif 

Terapi ini melibatkan arus listrik yang dialirkan ke otak. Terapi eletrokonvulsif biasanya digunakan bagi pasien dengan kasus depresi kronis yang tidak merespon jenis pengobatan dan perawatan lainnya. 

  • Terapi cahaya

Cahaya buatan digunakan untuk mengatasi depresi yang kambuh di waktu tertentu, terutama jika muncul di tempat yang terpapar banyak sinar matahari. 

Psikolog dan dokter jiwa sama-sama menangani pasien dangan ganguan kesehatan mental. Perbedaan besar keduanya yaitu psikolog tidak dapat meresepkan obat, meskipun terdapat juga beberapa negara yang melakukan hal tersebut. Sementara terdapat beberapa penyakit yang ditangani dokter jiwa juga mampu ditangani psikolog. 

Psikolog merawat pasien dengan cara berdialog. Caranya psikolog dan pasien duduk dan membicarakan masalah mental yang dialami. Terapi perilaku kognitif lebih sering digunakan dalam penanganan pasien dengan pendekatan yang berfokus pada pengelolaan pikiran, termasuk mengubah perspektif negatif pasien. 

Mana yang cocok sesuai kondisi Anda?  

Baik dokter jiwa atau psikolog, biasanya pasien mendapatkan rujukan dari dari dokter primer mengenai siapa yang harus ditemui untuk membantu mengatasi penyakitnya. Penting juga memilih dokter jiwa atau psikolog dengan pola komunikasi yang sesuai dengan pasien, memiliki pengalaman cukup, serta mempunyai jadwal konsultasi yang memadai sehingga pasien tidak perlu menunggu terlalu lama.

Pemahaman Soal Necrotizing Enterocolitis bagi Para Orang Tua

Saat masih bayi, kondisi seorang manusia amatlah rentan. Tubuh mereka belum siap betul dan mudah sekali terserang berbagai masalah kesehatan. Terlebih bayi yang lahir secara prematur atau lebih cepat dari waktu seharusnya. Ada satu masalah kesehatan yang disebut necrotizing enterocolitis atau NEC. Penyakit usus ini paling umum dan serius yang bisa diderita bayi prematur.

Sebagian besar kasus necrotizing enterocolitis terjadi pada bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 32 minggu. Tetapi bayi cukup bulan yang memiliki masalah kesehatan, seperti kelainan jantung, juga bisa mengalaminya. Bayi dengan NEC biasanya mulai terlihat tanda-tanda dan mulai terdeteksi dalam 2 sampai 4 minggu pertama kehidupan.

Bayi dikatakan mengalami necrotizing enterocolitis ketika jaringan di usus kecil atau besar terluka atau meradang. Hal ini dapat menyebabkan kematian jaringan usus dan, dalam beberapa kasus, terjadi lubang (perforasi) di dinding usus. 

Para orang tua perlu mengetahui ketika kondisi ini terjadi, artinya usus di dalam perut bayi mereka tidak bisa lagi menampung limbah. Jadi bakteri dapat masuk ke aliran darah dan menyebabkan infeksi yang mengancam jiwa. Limbah bisa masuk ke perut bayi dan membuat bayi sakit parah. Usus yang terluka, atau bagiannya, mungkin mati dan perlu diangkat.

Gejala necrotizing enterocolitis dapat bervariasi dari satu bayi dengan bayi lainnya. Namun, secara umum gejala yang ditimbulkan tak jauh berbeda dengan masalah pencernaan lainnya, seperti:

  • Terjadi bengkakan di perut, memerah, dan bertekstur lunak;
  • Menjadi sulit makan; 
  • Makanan tinggal di perut lebih lama;
  • Sembelit;
  • Diare, kadang tinja atau kotoran menjadi lebih gelap atau berdarah;
  • Menjadi kurang aktif atau lesu;
  • Suhu tubuh yang rendah atau tidak stabil;
  • Muntah hijau (mengandung empedu);
  • Apnea (berhenti bernapas);
  • Bradikardia (detak jantung melambat); hingga
  • Hipotensi (tekanan darah rendah). 

Gejala itu bisa timbul dari waktu ke waktu dan bisa terjadi satu atau beberapa sekaligus. Para orang tua harus dapat bereaksi dengan tepat dan tanggap ketika menduga apa yang dialami bayi Anda adalah necrotizing enterocolitis. Pemberian pertolongan medis yang cepat dan tepat berkaitan dengan hasil pengobatan nantinya.

Ketika seseorang memeriksakan bayi dengan gejala NEC, diagnosis dapat dipastikan jika pola gas abnormal muncul pada hasil pemindaian sinar X. Pola yang dimaksud tampak seperti munculnya gas yang bergelembung atau bergaris-garis di dinding usus.

Dalam kasus yang parah, udara keluar dari usus dan muncul di pembuluh darah besar hati atau rongga perut. Seorang dokter mungkin memasukkan jarum ke perut untuk menarik cairan untuk melihat apakah ada lubang di usus.

Jika sudah dapat dipastikan bayi mengalami necrotizing enterocolitis, hal pertama yang harus dilakukan orang tua adalah menghentikan segala bentuk pemberian makanan, termasuk pemberian ASI, melalui oral atau mulut. Pasalnya, dokter perlu “membereskan” masalah di organ pencernaan bayi hingga mereka kembali siap mencerna makanan secara normal.

Sebagai gantinya, pemberian makanan biasanya dilakukan secara langsung ke pembuluh darah, kita mengenalnya dengan teknik infus. Dalam kondisi seperti saat ini, wajar bila sebagai orang tua seseorang amat merasa khawatir dan frustasi terhadap kondisi bayinya.

Memang menyedihkan pada saat-saat seharusnya mereka mendapatkan asupan nutrisi terbaik dari orang tua, mereka malah tidak boleh melakukan itu. Akan tetapi percayalah bahwa semua itu merupakan hal terbaik yang bisa dilakukan selama masa pengobatan necrotizing enterocolitis. Jika masa-masa berat itu sudah terlewati, yakinlah orang tua nantinya dapat kembali menyusui bayinya secara penuh.

Bedah Perbedaan Asma dan PPOK dari Gejala

Penyakit paru-paru banyak jenisnya. Di antara berbagai jenis penyakit paru-paru, asma dan PPOK merupakan kondisi masalah pernapasan yang kerap ditemui dan dipersandingkan karena memiliki kesamaan dari segi pemicu. Meskipun demikian, kenyataannya perbedaaan asma dan PPOK lebih banyak lagi. 

Perbedaan asma dan PPOK dapat dilihat dari pemicu masalah pernapasan ini. Asma lebih mudah terjadi apabila seseorang menghirup debu ataupun mengalami stres. Sementara itu, gejala pada penderita PPOK kerap datang kapan saja secara konstan, namun akan memburuk apabila menerima paparan asap, khususnya yang berasal dari rokok. 

Selain dari pemicu, perbedaan asma dan PPOK sebenarnya lebih tampak jelas dari gejala yang ditimbulkan. Selain sama-sama mengalami sesak napas, nyatanya banyak gejala lain yang berbeda dari kedua masalah pernapasan ini. 

Gejala Asma 

Gejala asma setiap orang tidaklah sama. Selain sesak napas, berikut ini adalah beberapa gejala lain yang muncul mengawali gejala sesak napas pada penderita asma. 

  1. Mengi 

Penderita asma kerap mengeluarkan bunyi seperti siulan saat bernapas. Kondisi ini dikenal dengan istilah mengi. Umumnya, gejala mengi timbul pada penderita asma yang masih berusia kanak-kanak. 

  1. Kesulitan Tidur 

Orang-orang yang menderita asma cenderung kerap mengalami gangguan tidur. Penderita asma akan sulit tidur pada malam hari karena ketika berbaring, napas mereka akan lebih sulit. 

  1. Batuk 

Gejala lain dari asma adalah munculnya kondisi batuk pada penderitanya. Batuk pada penderita asma lebih sering terjadi pada malam hari. Batuk juga akan semakin parah apabila kondisi dingin. 

  1. Mudah Lelah 

Penderita asma akan lebih mudah merasa lelah karena saluran pernapasannya mengalami penyempitan. Rasa lelah akan semakin kuat setiap kali sehabis berolahraga. Serangan asma berupa sesak napas bahkan umum terjadi pasca penderita berolahraga atau beraktivitas fisik berat. 

  1. Bersin-bersin 

Bersin-bersin bukan hanya petanda Anda terkena gejala flu. Faktanya, bersin-bersin juga merupakan gejala asma yang muncul apabila serangan asma akan terjadi. 

Umumnya gejala asma tidak akan membuat penderitanya mengalami kondisi darurat. Bantuan oksigen dapat segera menghilangkan gejala sesak napas saat serangan asma terjadi. 

Gejala PPOK 

Perbedaan asma dan PPOK sangat mudah dilihat dari gejala selain sesak napas. Pasalnya, gejala yang mengarah ke bagian dada dan pernapasan akan lebih sering timbul pada penderita PPOK. Berikut ini adalah gejala-gejala yang kerap dialami penderita penyakit paru-paru kronis ini. 

  1. Napas Pendek 

Masalah pernapasan pada penderita PPOK akan mudah terlihat dari napasnya sehari-hari. Penderita PPOK memiliki napas yang pendek-pendek sehingga terlihat sedang kelelahan. Napas yang pendek ini bahkan terjadi ketika penderita sedang bersantai. 

  1. Batuk Berdahak

Penderita PPOK juga mengalami gejala batuk. Perbedaan asma dan PPOK dari gejala batuk ini dapat terlihat dari waktunya. Penderita PPOK rentan mengalami batuk kapan saja. Batuk dari penderita PPOK merupakan jenis batuk berdahak. 

  1. Nyeri Dada

Gejala PPOK yang satu ini kerap disangkutpautkan dengan gejala penyakit jantung. Padahal nyeri dada yang dialami oleh penderita PPOK lebih mengarah ke seluruh bagian dada.

  1. Pembengkakan Kaki 

Penderita PPOK akan lebih mudah ditandai. Pasalnya, banyaknya cairan di paru-paru akan membuat kaki membengkak. Pembengkakan pada penderita PPOK bisa dilihat di bagian pergelangan dan tungkai kaki. 

  1. Penurunan Berat Badan 

Jika diperhatikan dengan saksama, penderita PPOK yang sudah lama memiliki badan yang kurus. Ini karena PPOK rentan menimbulkan penurunan berat badan pada penderitanya. 

*** 

Sudah tidak pusing bukan perbedaan asma dan PPOK? Apapun gejalanya, lebih baik Anda segera berkonsultasi ke dokter apabila mengalaminya.

Berapa Banyak Anda Perlu Konsumsi Protein Setiap Harinya?

Jumlah konsumsi protein harian yang direkomendasikan untuk setiap orang beragam. Asupan Referensi Diet (DRI) adalah 0,8 gram protein per kilogram berat tubuh, atau 56 gram per hari untuk pria yang tidak banyak bergerak, dan 46 gram per hari untuk wanita yang tidak banyak bergerak. Angka tersebut mungkin sudah cukup untuk mencegah defisiensi; meskipun jumlah yang Anda butuhkan tergantung pada banyak faktor, seperti level aktivitas, usia, masa otot, tujuan fisik, dan kondisi kesehatan keseluruhan. 

Apa itu protein?

Konsumsi protein sangat penting karena protein adalah balok pembangun utama tubuh Anda. Protein digunakan untuk membangun otot, tendon, organ, dan kulit, serta enzim, hormon, neurotransmitter, dan berbagai molekul yang memiliki fungsi penting. Protein terdiri dari molekul lebih kecil yang disebut asam amino. Tubuh Anda memproduksi asam amino ini, namun Anda masih perlu mendapatkan asupan asam amino esensial lainnya dari makanan. 

Konsumsi protein tidak hanya sebatas masalah kuantitas saja, tetapi juga kualitas. Umumnya, protein hewani menyediakan semua asam amino esensial dalam rasio yang tepat untuk Anda menggunakannya. Hal ini masuk akal, mengingat jaringan hewan mirip dengan jaringan di dalam tubuh Anda. Apabila Anda mengonsumsi produk hewani seperti daging, ikan, telur, dan produk-produk susu setiap hari, ada kemungkinan Anda sudah mencukupi kebutuhan konsumsi protein setiap harinya. Akan tetapi, apabila Anda tidak mengonsumsi sumber makanan hewani, memenuhi kebutuhan semua protein dan asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh bukan merupakan perkara yang mudah.

Protein dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah pertambahan berat badan

Protein merupakan nutrisi penting apabila Anda ingin menurunkan berat badan. Seperti yang Anda tahu, kita perlu mengonsumsi kalori dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan yang dibakar agar Anda bisa menurunkan berat badan. Bukti menunjukkan bahwa mengonsumsi protein dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar dengan cara meningkatkan laju metabolisme Anda (kalori keluar) dan mengurangi nafsu makan (kalori masuk). Konsumsi 25 hingga 30 persen dari kalori harian total dari protein telah menunjukkan dapat meningkatkan metabolisme hingga 80 sampai 100 kalori setiap harinya, dibandingkan dengan diet rendah protein. 

Meskipun demikian, kontribusi terbesar protein dalam menurunkan berat badan ada pada kemampuannya dalam mengurangi nafsu makan, yang menyebabkan asupan kalori berkurang. Konsumsi protein jauh lebih baik dibandingkan dengan lemak atau karbohidrat dalam membuat Anda merasa kenyang. Dalam sebuah studi pada pria yang menderita obesitas, konsumsi 25 persen kalori dari protein dapat meningkatkan rasa kenyang, sekaligus mengurangi rasa ingin makan camilan di malam hari dan pikiran obsesif terhadap makanan sebesar 50 persen dan 60 persen. Dalam studi 12 minggu lain, wanita yang meningkatkan asupan protein mereka hingga 30 persen kalori, konsumsi kalori berkurang sebesar 441 kalori per hari dan berhasil menurunkan berat badan sebanyak 5 kg hanya dengan menambahkan protein ke dalam diet mereka.  

Konsumsi protein tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga mencegah pertambahan berat badan. Dalam sebuah studi, peningkatan konsumsi protein sebanyak 15 persen hingga 18 persen kalori mengurangi jumlah lemak yang didapat seseorang setelah menurunkan berat badan sebanyak 50 persen. Asupan atau konsumsi protein yang tinggi juga dapat membentuk dan menjaga massa otot. Konsumsi protein membuat Anda melakukan diet menurunkan berat badan dengan lebih mudah.

Cara Membersihkan Telinga Bayi dan Hal yang Tak Boleh Dilakukan

Kotoran telinga berfungsi menyaring kotoran dan bakteri yang akan masuk ke dalam telinga. Apabila sudah menumpuk, kotoran sebaiknya dikeluarkan. Sebagai orang tua baru, hal kecil seperti ini harus dikuasai agar kesehatan telinga anak terjaga.

Dalam membersihkan telinga si kecil, keamanan menjadi prioritas utama. Anda harus mengetahui cara membersihkan telinga bayi dengan menemukan metode yang aman dan paling cocok untuk anak Anda.

Sebab terjadinya kotoran telinga

Kotoran telinga atau cerumen adalah cairan lengket yang dihasilkan telinga untuk mencegah kotoran, debu, bakteri, dan benda asing lain masuk ke saluran telinga dengan memerangkap benda tersebut.

Semakin lama kotoran telinga semakin menumpuk, kemudian mengering dan keluar dengan sendirinya. Tapi adakalanya penumpukan terjadi lebih cepat. Bukan berarti cara membersihkan telinga bayi dilakukan dengan tidak benar, karena ada faktor lain yang menyebabkan kotoran menumpuk lebih cepat.

Faktor tersebut meliputi:

  • Faktor fisiologis, beberapa orang secara alami menghasilkan lebih banyak kotoran telinga daripada yang lain
  • Bayi terkena kondisi telinga perenang atau otitis eksterna
  • Kebiasaan ibu menggunakan cotton bud saat membersihkan telinga anak
  • Bayi menggunakan penutup telinga atau alat bantu dengar
  • Bayi mengalami masalah belajar atau sindrom down

Kapan harus membersihkan kotoran telinga si kecil?

Kotoran telinga berperan untuk menjaga kesehatan telinga, jadi Anda tak perlu membersihkannya terlalu sering. Hanya bersihkan ketika kotoran telah menumpuk.

Bayi mengomunikasikan sesuatu dengan cara merengek atau melalui perilakunya. Jika saluran bayi tertutup kotoran, ia akan mengalami masalah seperti gatal, sakit telinga, sulit mendengar dengan jelas, dan tinnitus.

Salah satu tanda kotoran telinga sudah menumpuk adalah ketika bayi mulai menggosok, menarik, bahkan memasukkan jari ke dalam telinganya. Biasanya, kotoran telinga yang sudah banyak dapat dengan mudah terlihat dari luar telinga. Terkadang ada kotoran kering berwarna kuning kecoklatan yang keluar dari telinga bayi.

Cara membersihkan telinga bayi dengan benar

Membersihkan telinga dengan cotton bud adalah metode pembersihan telinga yang paling umum. Namun jika digunakan pada bayi, cotton bud justru akan mendorong kotoran telinga jauh lebih dalam dan menyebabkan masalah.

Ada beberapa cara membersihkan telinga bayi yang aman dilakukan di rumah, yaitu sebagai berikut:

  • Dengan kain lembut

Membersihkan daun telinga anak dengan kain lembut sudah cukup menjaga kebersihan telinga si kecil. Gunakan air hangat untuk menyeka dan menggosok area luar telinga bayi.

  • Menggunakan minyak zaitun

Untuk mengatasi kotoran telinga yang menumpuk, Anda bisa meneteskan dua hingga tiga tetes minyak zaitun atau minyak almond ke telinga bayi Anda selama tiga atau empat kali sehari. Ini merupakan cara alami yang efektif untuk mengeluarkan kotoran yang menumpuk.

  • Menggunakan obat tetes telinga bayi

Jika dengan cara alami tidak berhasil, Anda bisa menggunakan obat tetes telinga khusus bayi. Meski dijual bebas, ada baiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk menentukan obat tetes telinga yang tepat.

Anak mungkin rewel, jadi pilihlah waktu pemberian ketika anak diam atau beristirahat dari sela-sela kegiatannya. Baringkan bayi di pangkaun Anda, lalu teteskan cairan secara bertahap sampai liang bayi penuh atau sesuai petunjuk yang disarankan. Tunggu beberapa menit hingga larutan mengendap.

Bayi Anda mungkin merasakan sensasi aneh, jadi pastikan dia tetap tenang. Selanjutnya bersihkan daun telinga bayi dengan waslap dan air hangat. Lakukan cara ini tiga sampai lima hari.

Jika Anda tetap kesulitan mengeluarkan kotoran telinga yang menumpuk dengan cara membersihkan telinga bayi di atas, ada baiknya Anda mengunjungi dokter. Selain itu, jika terdapat gejala infeksi seperti keluarnya cairan, sakit telinga, demam, atau gangguan pendengaran setelah pengangkatan kotoran, periksakan anak Anda ke dokter sedini mungkin.

Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui cara perawatan bayi yang tepat melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store.